






Setiap kali selesai melakukan latihan pernafasan merpati putih sehat dengan reiki dibimbing Pelatih Senior melakukan relaksasi yang bertujuan mengembalikan stamina yang terkuras tatkala berlatih beban yang disertai menahan nafas dalam setiap gerakan ala Yoga. Begitulah dengan latihan beban disertai menahan nafas sekaligus mengencangkan otot lengan dan otot kaki bahkan badan setiap murid PPS Merpati Putih dari setiap tingkatan mampu memecahkan benda-benda keras hanya dengan pukulan dan tendangan.
Itulah sekilas kenangan masa silam tatkala bersama-sama praktisi PPS Merpati Putih melakukan latihan beban sekaligus jurus-jurus silat tangan kosong setiap minggunya. Sebagai pelengkap latihan setiap murid harus melakukan lari terlebih dulu sebelum berlatih olah nafas. Sebagai penutup latihan biasanya diberikan latihan relaksasi yang bertujuan mengembalikan stamina yang sudah terkuras habis saat latihan.
Sekarang sehat bersama reiki sudah menjadi praktisi reiki. Di setiap latihan reiki pun juga diajarkan latihan rileksasi. Bahkan di Tradisi Inti Reiki pun diajarkan teknik rilaksasi sebagai bagian berlatih menyalurkan energi Inti Reiki. Dalam buku Rahasia Inti Reiki yang ditulis oleh Dr. Riko Rahardian menyebutkan relaksasi dalam Inti Reiki diterapkan pada seluruh kegiatan dan berlaku baik pada praktisi maupun pada orang yang disalurkan energi reiki (pasien).
Latihan rileksasi untuk setiap orang apakah dia praktisi reiki atau non praktisi reiki sangat bermanfaat untuk memperbaiki kondisi mental emosional, bahkan untuk para penderita gangguan mental. Raskin M et all (1980) melaporkan dari 31 orang yang mengikuti latihan terapi rileksasi seperti transendental meditation selama 18 bulan, 40% di antaranya mengalami penurunan derajad ansietas (cemas dan depresi).
Salah satu teknik yang dilatih saat mendalami reiki adalah teknik rileksasi dengan napas. Cobalah ambil posisi duduk sempurna di kursi/bersila di lantai. Mula-mula ambil nafas melalui hidung lalu tarik nafas dalam hitungan 1-2-3-4 tahan di dada dalam hitungan 1-2-3-4 dan pelan-pelan buang nafas melalui mulut sebanyak 1-2-3-4 hitungan. Ulangi tarik dan buang nafas ini sebanyak 3 siklus.
Ulangi 3 siklus lagi dengan visualisasi (membayangkan) saat mengeluarkan nafas bayangkan seluruh keletihan tubuh dari ubun-ubun hingga telapak kaki dan emosi negatif semisal marah, benci, dendam kesumat, culas, iri, dengki, sakit hati dan sifat-sifat emosi negatif lainnya keluar bersama embusan nafas.Sangat disarankan ketika melakukan relaksasi memakai pakaian yang nyaman. Termasuk juga waktu, tempat dan suasana dibuat senyaman mungkin agar tidak mengalami gangguan yang datang dari suara maupun suhu udara.
Latihan relaksasi versi seni pernafasan menitikberatkan pada pernafasan perut selama kira-kira lima hitungan dengan menarik nafas dalam melalui hidung lalu nafas dilepaskan pelan-pelan melalui mulut. Soal lima hitungan bukan patokan, Jika Anda mampu menarik nafas panjang dalam 8 atau 10 hitungan lalu membuang nafas dalam hitungan 8 atau 10 hitungan silakan saja. Jangan dirisaukan dengan hitungan ini karena akan mengganggu konsentrasi Anda.
Mulai mengarahkan mata Anda ke satu titik di langit atau ruangan. Ulangi lagi tarik dan buang nafas ini dalam hitungan tadi sementara mata tetap menatap ke atas. Rasakan Anda semakin rilek termasuk kelopak mata juga rilek bahkan mulai terasa ngantuk. Nikmati saja suasana ini dan tetap tenang. Bila terasa mengantuk berat bawalah fantasi seluruh anggota badan semua terasa rilek.
Setelah semakin rilek dan tidak ada beban pikiran yang memasuki otak Anda ucapkan afirmasi di dalam hati dan akan direkam oleh alam bawah sadar Anda pernyataan seperti contoh ini, "Setiap kali saya melakukan latihan ini saya semakin tenang dan sehat...sehat...sehat...sehat...sehat...sehat, bebas kecemasan dan ketakutan. Seluruh beban hidup diri saya hilang dan tidak akan kembali kepada saya. Anda bebas merancang kalimat afirmasi lain yang intinya membuat suasana bhatin Anda tenang bebas ketakutan dan ketegangan dalam hidup ini. Silakan merancang afirmasi kalimat yang sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini.
Akhirnya sehat berkat reiki menganjurkan latihan ini sebaiknya dilakukan sekitar 20 sampai 30 menit. Tujuan latihan ini bukan membebani Anda dengan tugas berat latihan namun mengajak Anda agar mendapat ketenangan dan kesehatan bhatin yang efeknya juga akan membawa kesehatan jasmani secara keseluruhan dalam diri Anda. Anda mau sehat bukan?
Di dalam tubuh setiap makhluk Tuhan, termasuk tubuh manusia terdapat energi. Tubuh manusia penuh energi. Tanpa energi makhluk hidup akan mati. Demikian pula hal nya sehat dengan reiki pun dan Anda semua pembaca blogku ini memiliki energi yang terdapat di tubuh energi di samping tubuh fisik yang bisa kita lihat sekarang ini.
Begitu bayi dilahirkan ke dunia di dalam tubuhnya sudah ada energi. Sejak lahir ke dunia bayi sudah mempunyai energi dan dari waktu ke waktu selama hidupnya mengalir pula energi dari luar tubuh manusia yaitu energi kehidupan yang di sebut REIKI atau Prana dalam bahasa Sanskerta. Energi ini masuk tubuh manusia melalui pernafasan. Choa Kok Sui seorang penyembuh Prana mengatakan," Kita mendapatkan sebagian energi vital atau Ki dari udara yang kita hirup." (Sui, 200:1).
Energi tersebut ada di seluruh tubuh yaitu diseluruh atom di dalam tubuh kita sebagaimana dikemukakan oleh Nicholas bahwa para ilmuwan menyadari atom itu sendiri bukan dibuat dari materi tetapi dari energi. Dalam kondisi inilah setiap makhluk hidup diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Tubuh manusia memperoleh energi dari berbagai sumber energi. Secara normal sumber energi bagi tubuh manusia berasal dari makanan yang dimakan, air yang diminum, udara yang dihirup melalui sistem pernafasan.
Energi yang berasal dari sinar matahari pun masuk diserap oleh kulit. Bumi termasuk di dalamnya unsur tanah, pohon-pohonan, hewan, laut, pegunungan memancarkan energi yang bisa kita serap melalui chakra tubuh. Alam semesta sendiri juga memancarkan energi yang kita sebut REIKI dan masuk tubuh manusia melalui gerbang energi yang disebut Chakra.
Chakra adalah gerbang tempat masuknya energi ke tubuh manusia dan keluar dari tubuh manusia juga melewati chakra. Nah keberadaan chakra ini bukan di tubuh fisik manusia tetapi di tubuh eterik. Choa Kok Sui selanjutnya mengemukakan bahwa terdapat tiga sumber utama energi vital yaitu matahari, udara dan bumi. Manusia memperoleh energi matahari yang berasal dari sinar matahari, energi udara diserap paru-paru melalui pernafasan dan chakra-chakra dalam tubuh manusia, sementara energi bumi diperoleh dari dalam bumi melawati chakra telapak kaki. ( Sui, 2002 :2)
Saat tubuh manusia dalam kondisi sehat energi mengalir tanpa hambatan melalui pembuluh energi yang disebut nadi atau meridian. Apabila penyaluran energi dalam tubuh mengalami hambatan atau blockage, tubuh yang tidak memperoleh energi tersebut menjadi sakit. Supaya sembuh harus diupayakan pengaliran energi ke bagian tubuh yang mengalami hambatan sirkulasi energi ini. Caranya dengan mengalirkan energi secara terus menerus ke bagian yang sakit.
Nah salah satu metode penyaluran energi dari alam semesta ke dalam tubuh manusia disebut REIKI, yaitu energi kehidupan alam semesta (the universal life of energy). Ada juga metode tusuk jarum, pijat refleksi, penyaluran energi pribadi (tenaga dalam yang diolah melalui latihan). Bukan manusia saja yang mengandung energi, binatang dan tumbuhan pun mengandung dan memancarkan energi.
Beberapa tumbuhan pun memiliki energi penyembuhan yang apabila kita konsumsi dapat menyembuhkan penyakit. Sebaliknya apabila kita sedang sakit pun bisa bersahabat dengan alam untuk sementara waktu dan berkunjung ke daerah pegunungan untuk mendapatkan segarnya hawa pegunungan. Sehat dengan reiki pun tentunya sependapat dengan Anda semua bahwa hawa pegunungan yang dingin, sejuk bisa menenangkan pikiran dan efeknya bisa menyembuhkan penyakit, Insya Allah.
Mari saya ajak Anda rehat sejenak dari hirup pikuknya kesibukan kota yang penuh polusi asap kendaraan dengan mengunjungi tempat-tempat wisata.Kapan lagi kita mengenal lingkungan kalau tidak sekarang?




