Di zaman modern seperti sekarang ini siapa orang yang tidak kenal dengan istilah asam urat, kolesterol tinggi, kadar gula darah,triglesireda, lemak darah dan tentu saja jantung koroner. Sahabat sehat bersama waskita reiki tentu pernah mendengar bagaimana cemasnya bila seseorang telah divonis mengidap penyakit diabetes. Tentunya semua akan terkejut bagaimana penyakit ini bisa masuk kedalam tubuh kita. Bisa saja karena faktor makanan yang dikonsumsi sampai pola hidup tidak sehat dan jarang olahraga. Nah kalau makanan utama yang disantap sudah tidak memenuhi kadar kesehatan sesuai saran ahli gizi dan nasehat dokter,lantas dengan cara apalagi agar kita tidak cemas menghadapi kolesterol atau gula darah tinggi setiap kali kita menyantap makanan.
Kecemasan Anda tentu juga kecemasan kami semua praktisi reiki yang pernah terdeteksi kena kolesterol tinggi. Sebelum bergabung menjadi praktisi reiki rekan-rekan di paguyuban reiki pun sebagai manusia normal dan tidak sakti pernah juga kena diabetes, asam urat, tekanan darah tinggi dan seabrek penyakit modern lainnya. Tapi berkat latihan yang teratur dan tanpa kenal lelah perlahan tapi pasti Insya Allah gangguan penyakit tadi bisa direduksi dan dihilangkan. Ini memerlukan perjuangan berat dan disiplin tinggi termasuk masih tetap berkonsultasi dengan dokter yang pernah merawatnya.
Memang hidup di jaman yang serba cepat dengan gaya hidup menyantap makanan siap saji di restoran serba ada menjadikan seseorang terbiasa dengan jenis makanan ini. Tapi hendaknya kita cukup bijaksana bahwa makanan cepat saji ini pun tentu mengandung banyak kolesterol sehingga perlu kehati-hatian setiap kali hendak menyantap.Bukan berarti kita menghindari yang namanya kolesterol. Kita tetap menyantap makanan yang rendah kolesterol dan tinggi serat sehingga metabolisme tubuh tetap terjaga dalam kondisi semua normal.
Bagi Anda yang praktisi reiki tentu punya kiat sendiri bagaimana mengkonsumsi makanan tanpa kuatir dampak dari makanan ini. Tentu saja cara aman adalah menghindari makanan yang mengandung banyak kolesterol. Lantas cara kedua dengan mengalirkan Reiki atau energi non reiki ke makanan yang hendak kita santap melalui kekuatan affirmasi. Pertama kali kita buang dulu unsur kolesterol, kadar gula, asam urat dalam makanan ini yang bisa merusak kesehatan.
Caranya? Mengarahkan kedua telapak tangan kita ke makanan yang ada di atas piring.Lalu affirmasikan ke makanan ini agar kandungan kolesterol/asam urat/kadar gula darah tinggi yang ada dalam makanan ini menjadi netral atau pasif tanpa mengurangi rasa asli makanan tersebut dan tetap lezat bergizi. Apabila yang Anda takutkan bukan kolesterol tetapi asam urat atau kadar gula darah sehingga mengakibatkan gout dan faktor lain pengganggu kesehatan, affirmasikan agar kandungan faktor tidak baik dalam makanan ini menjadi pasif atau netral.
Selepas memberi affirmasi ke dalam makanan ini lalu alirkan reiki ke makanan ini. Tetap santai dan pasrah maka reiki akan mengalir ke makanan ini. Yang semula struktur molekul makanan mengandung kolesterol/asam urat/kadar gula darah menjadi makanan yang memiliki struktur molekul yang tidak lagi mengandung kolesterol. Buktinya? Coba saja makanan ini diperiksa dengan spectograph. Dalam memberikan affirmasi yang perlu kita jaga adalah jangan sampai mengubah atau menghilangkan rasa asli dari makanan ini. Sebab makanan dapat berubah rasa sesuai dengan affirmasi yang kita berikan dan arahkan ke makanan ini.
Percobaan reiki kepada makanan atau minuman berlaku pula kepada jenis kegemaran pria kalau mau disebut jantan yaitu merokok. Setelah Anda jago dalam mereiki makanan dan minuman agar dampak negative dari makanan ini menjadi pasif tanpa mengurangi rasa makanan dan tetap lezat di lidah...mari sehat bersama waskita reiki ajak Anda untuk mempraktekkan 2 batang rokok yang hambar ketika diisap menjadi rokok yang manis dan apek/pahit ketika diisap. Kita abaikan saja merk rokok ini.
Ambil rokok (1) di tangan kiri lalu affirmasikan agar rokok ini menjadi manis ketika dihisap nantinya. Alirkan reiki atau energi non reiki ke batang rokok ini dan visualkan dalam mind Anda rokok ini tercelup larutan air gula manis dalam gelas. Berikutnya ambil rokok (2) di tangan kanan lalu affirmasikan agar rokok ini menjadi apek ketika dihisap nantinya. Alirkan reiki atau energi non reiki ke batang rokok ini sambil memvisualkan rokok ini tersentuh larutan brotowali. Tetap alirkan reiki ke kedua batang rokok ini untuk beberapa saat dan tetap santai dalam percobaan ini.
Setelah kedua rokok ini diberi reiki dan energi non reiki lalu suruh kedua sahabat Anda yang perokok aktip untuk menghisapnya. Apa rasanya? Rokok (1) akan terasa manis di mulut perokok aktip dan rokok satunya lagi (2) terasa pahit di mulut perokok aktip lainnya. Begitulah dampak pengaliran reiki dan energi non reiki ke makanan/minuman atau rokok. Semua dimungkinkan dengan menggunakan kekuatan pikiran (mind), affirmasi dan pasrah adanya. Reiki di samping untuk kesehatan, penyembuhan juga membuang hambatan pengganggu kesehatan dari makanan.
Peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan tampaknya membawa bencana angin puting beliung bagi Kabupaten Tuban. Angin puting beliung yang melanda beberapa kawasan menyisakan puluhan rumah rusak dan pepohonan tumbang. Meski tidak ada korban jiwa kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Peristiwa yang terjadi Kamis malam seminggu lalu terjadi di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Angin kencang yang menerjang kawasan desa itu berlangsung sekitar pukul 21.30 wib. Angin puting beliung setelah reda menyisakan atap rumah warga berantakan karena genting beterbangan dan pecah berserakan di tanah. Sedikitnya dua puluh enam rumah milik warga setempat yang sebagian besar terbuat dari dinding bambu mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan terjadi sebagian besar pada atap. Selain itu angin puting beliung yang oleh warga desa setempat dinamakan Lesus juga merobohkan sebuah pohon besar hingga tumbang.
Meski tidak ada korban jiwa dan luka akibat bencana angin puting beliung ini, tetap saja menyengsarakan warga yang rumahnya rusak. Menurut Kasmadi warga setempat menuturkan, "Kejadian angin puting beliung ini begitu cepat dan berlangsung selama 5 menit. Malam itu cuaca mendung diiringi angin kencang dan tiba-tiba atap genting rumah warga beterbangan," katanya. Tidak ingin terjadi korban jiwa atau luka, Kasmadi langsung membangunkan seluruh warga yang sudah terlelap tidur untuk segera keluar rumah menyelamatkan diri dari reruntuhan genting.
Hingga kini warga setempat belum semuanya membetulkan atau mengganti atap rumah mereka yang hancur akibat terjangan Si Lesus ini. Pasalnya, mereka tidak ada biaya untuk perbaikan atap rumah. Mereka sangat berharap ada dermawan yang bersedia membantu untuk membetulkan atap rumah mereka yang hancur gentingnya.
Sumber berita: Sahabat sehat dengan reiki... Heri Setiawan melaporkan dari Tuban untuk versi siaran berita televisi dan internet.
Gambar : Google Images.
Read More..
Hutan wilayah K-R-P-H Tretes sebagai hutan tropis juga menyediakan alam yang indah untuk dikunjungi. Letaknya bukan di Kalimantan tetapi masih di wilayah Jawa Timur tepatnya di Kecamatan Temayang Bojonegoro. Saat ini sebagian warga Desa Kedungsari sering mendatangi hutan itu bukan untuk mencari kayu bakar apalagi piknik melainkan mencari ulat dan kepompong untuk dijual dan dimakan sendiri.
Setiap awal musim penghujan yang datang di akhir tahun, warga desa Kedungsari Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro yang mayoritas warganya mencari batu sebagai gantungan hidup untuk saat ini beralih profesi dadakan sebagai pengumpul kepompong. Di dalam hutan ini sejumlah wanita desa sedang mencari kepompong secara beramai-ramai. Pasalnya setiap musim penghujan tiba daun jati muda tumbuh dan pada saat bersamaan muncul ulat yang menggerogoti daun jati.
Sebagian ulat yang menggerogoti daun jati jatuh ke permukaan tanah. Jumlahnya bisa mencapai jutaan berserakan di sela-sela tanaman jati hutan dan menempel di daun jati yang rontok ke tanah. Ulat-ulat yang jatuh ini bersembunyi di balik berserakannya daun kering. Kondisi ini oleh warga setempat ditengarai terjadi di musim labuh awal musim hujan tiba. Warga desa itu mengaku sudah tiga hari mendatangai hutan jati. Dua atau tiga hari lagi kemungkinan kepompong itu berubah menjadi kupu-kupu.
Lantas untuk apa kepompong yang jumlahnya ribuan itu mereka kumpulkan ramai-ramai di tengah sunyinya hutan jati sekitar tempat tinggal mereka? Mereka mengaku kepompong yang telah dikumpulkan lalu dimasak oseng-oseng atau dimasak sayur asem-asem. Karena bisa dimasak, pencari kepompong itu merasa bisa mengirit biaya hidup keluarganya. Biasanya mereka harus mengeluarkan uang untuk membeli tempe atau tahu sebagai lauk santap makan tapi kali ini cukup dengan oseng-oseng kepompong dan sayur asem-asem sudah cukup terpenuhi keperluan lauk harian.
Bila warga desa ini mendapatkan banyak kepompong dan tidak dikonsumsi mereka menjualnya ke orang lain. Harga per satu wadah mencapai sepuluh ribu rupiah. Bahkan para pembeli banyak mendatangi tempat mereka mencari kepompong di dalam hutan jati. Namun disadari oleh warga setempat bahwa mencari kayu bakar atau kepompong mengandung resiko bahaya sebab di semak hutan belukar ini masih banyak ularnya. Karena itu demi keselamatan dalam menyusuri setiap jengkal areal hutan saat mencari kepompong dan ulat, warga memilih mencari kepompong secara bergerombol.
Anda sahabat sehat dengan reiki yang pernah merasakan sayur asem-asem dengan lauk pauk anak lebah muda tentunya bisa merasakan rasa sayur kepompong apalagi dibumbui dengan sedikit cabai dan garam plus 1 butir telor ayam kampung yang diceplok. Ada juga yang membuat tumis kepompong rasa sayur lodeh. Ada juga yang membuat menjadi peyek. Soal rasa kalau boleh menilai paling pas ditumis. Rasanya gurih bercampur asin jadi satu. Lumayan menu dadakan ini bisa menambah protein bagi penduduk desa.
Sayang musim enthung ini cukup singkat hanya sekitar 1-2 bulan saja waktunya antara Nopember dan Desember. Jika hujan turun lagi secara terus menerus maka ulat dan enthung kembali lenyap menghilang dan hutan kembali menghijau daunnya. Membaca gelagat alam ini kita pantas merenung bahwa Tuhan melalui alam semesta ciptaan-Nya begitu murah memberikan kehidupan terbaik buat manusia. Tinggal manusia sendiri mau berterima kasih atau tidak kepada alam ciptaan Tuhan ini.
Sumber berita: Sahabat sehat dengan reiki Heri Setiawan dari Televisi Jawa Timur ( diedit) dan gambar di http://berandakawasan.wordpress.com/
Teliti sebelum membeli. Itulah pepatah yang tepat untuk menggambarkan bagaimana seseorang menjatuhkan pilihan sebelum mengambil keputusan agar di kemudian hari tidak terjadi dengan hal-hal yang tidak diinginkan. Demikian halnya dalam belajar Tai Chi ada hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mulai latihan Tai Chi.
1. Alangkah baiknya bila berkonsultasi kepada dokter lebih dulu bila kita sudah mempunyai keluhan seputar persendian. Tanyakan kepada dokter gerakan apa yang mesti dihindari.
2. Sekalipun belajar Tai Chi dimungkinkan lewat video atau buku ada baiknya belajar kepada guru Tai Chi yang sudah berpengalaman. Guru berpengalaman bisa memantau pergerakan tubuh kita dan mengarahkan untuk melakukan gerakan yang tepat.
3. Anda sahabat sehat bersama inti reiki yang barangkali memiliki masalah persendian alangkah bijaksana dalam memilih guru. Pastikan guru pembimbing mempunyai pengetahuan tentang sendi ketika mengajar orang yang menderita arthritis dan bisa memandu Anda untuk melakukan gerakan paling aman saat latihan.
4. Dalam setiap latihan lakukan pemanasan sebelum mulai gerakan lalu akhiri latihan dengan pendinginan sesudahnya. Tai Chi mungkin tidak terlalu berat, tapi itu lho....gerakannya bekerja pada sendi dan otot.
5. Sebaiknya lakukan modifikasi gerakan bila dianggap perlu. Contohnya untuk penderita arthritis, lakukan penyesuaian gerakan yang sekiranya membebani lutut agar gerakan ini menjadi aman dan nyaman.
6. Bila ketahuan sendi membengkak atau sakit jangan memaksa untuk berlatih. Para ahli menyatakan kondisi itu masih memungkinkan berlatih asal dilakukan dengan hati-hati. Berkonsultasi dengan dokter bila tidak yakin atau segera hentikan latihan bila gerakan ini membuat kita lebih sakit atau merasa nyeri dua jam usai latihan.
7. Ukur kemampuan tubuh Anda dalam setiap gerakan dan jangan memaksakan diri saat berlatih. Guru yang arif bijaksana percaya bahwa efek meditatif dari Chi sama pentingnya layaknya latihan fisik.
8. Latihan Tai Chi berbeda dengan latihan olahraga biasa karena dalam gerakan Tai Chi yang dilatih bukan tenaga luarnya tetapi tenaga dalamnya.
Itulah anjuran yang akan memandu peserta olahraga bela diri Tai Chi agar berhati-hati saat latihan. Dengan tubuh sehat mari kita lawan penyakit yang hendak menyerang kita. Anda bisa melawan penyakit dengan jurus yang telah dikuasi melalui olahraga bela diri Tai Chi. Selamat berlatih semoga sukses dan sehat bersama inti reiki akhiri postingan ini seraya mengucapkan salam olahraga. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa sehat dan dalam keheningan kita bisa mendengarkan kata hati dan mengetahui tujuan hidup ini.
Gambar : Google Images. Read More..Belajar ilmu penyembuhan dan bela diri memang memerlukan ketekunan dan kesabaran. Demikian pula halnya dengan Perguruan Silat Awan Putih yang mengajarkan silat Tai Chi, merekomendasikan setiap calon murid agar belajar bela diri dulu sebelum belajar gerak Tai Chi. Kenapa bisa begitu? Menurut Suhu Prihatin sebaiknya belajar bela diri lebih dulu baru setelah mencapai tingkat 5 baru diajarkan Tai Chi. Di tingkat 5 ini diharapkan setiap murid sudah mampu mengendalikan emosi.
Penguasaan gaya gerakan, akal menyangkut taktik menetralkan gerakan lawan, rasa, refleks, naluri dan kekuatan tenaga luar adalah modal dasar untuk melangkah menjadi pesilat. Bila tujuan belajar tai chi hanya untuk kesehatan karena peserta sudah lanjut usia dan usia sudah tidak memungkinkan untuk latihan beban dan jurus silat, bisa saja seseorang langsung belajar tai chi. "Untuk belajar tai chi lewat jalan pintas ini, latihan tai chi diawali dengan latihan gerakan terlebih dahulu," jelas Suhu Prihatin yang juga mengajar murid untuk kelas tai chi khusus kesehatan.
Latihan gerakan dimulai guru memperagakan gerakan tunggal dan kemudian mengajak peserta untuk menggabungkan langkah demi langkah secara bertahap hingga menjadi gerakan panjang. Gerakan ini dapat dilakukan dengan perlahan atau cepat dan bertenaga namun gerakan selalu lemah gemulai, lembut dengan tetap memperhatikan pernapasan dan postur tubuh. Begitu menguasai gerakan selanjutnya peserta dilatih menyelaraskan pernapasan. "Maksudnya supaya gerakan dan napas sinkron. Kalau gerakan belum lancar, bagaimana bisa melakukan gerakan dan pernapasan secara tepat?" jelas Prihatin lebih lanjut.
Latihan pernapasan ini mirip dengan latihan pernapasan yang pernah sehat bersama waskita reiki latih tatkala masih bergabung di PPS Merpati Putih dulu. Pernapasan dada dan perut merupakan menu utama setiap latihan. Menarik napas panjang lewat hidung-menahan napas di dada-membuang napas lewat mulut mendesis sambil tentu mengejangkan seluruh otot badan. Latihan ini dimaksudkan untuk melatih otot agar lentur dan tatkala memukul benda keras maka tenaga yang dihasilkan mampu mematahkan besi dragon, balok es, per keong dan tumpukan potongan kayu.
Demikian halnya di silat Tai Chi dilatih pernapasan biasa saja. Biarkan kearifan tubuh memerintahkan kita untuk bernapas. Ketika tubuh perlu menarik napas, maka kita menghirup napas. Sebaliknya tatkala mengeluarkan napas, kita akan menghembuskan napas. Latihan pernapasan perut bersamaan dengan gerakan dilakukan setelah semua betul siap. Latihan napas perut di Tai Chi memang tidak dipaksakan. Semua latihan pernapasan dipelajari secara bertahap, langkah demi langkah hingga sinkronisasi napas dan gerakan menjadi padu serasi.
Anjuran setiap kali latihan sebaiknya dalam seminggu dua kali pertemuan dengan durasi latihan 1-2 jam. Latihan Tai Chi sebaiknya dilakukan di kebun atau lapangan terbuka yang dikelilingi pepohonan rindang. Ini dimaksudkan agar chi yang diserap peserta Tai Chi maksimal mengingat udara bersih dan chi cukup tersedia di tempat ini. Dalam setiap latihan selalu diakhiri dengan pendinginan dan kadang-kadang meditasi singkat sebagai penutup rangkaian latihan. Dalam jangka panjang minimal 2 tahun setiap peserta sudah mampu mengendalikan pikiran (mind) dan chi (tenaga dalam) sehingga kesehatan fisik setiap peserta akan tetap terjaga.
Sebagaimana ditulis oleh I Gede Yudana dalam Mind, Body and Soul, Tai Chi telah diakui dunia kedokteran Barat dapat memperbaiki kondisi musculoskeletal karena dapat memperbaiki kelenturan dan membangun kekuatan otot secara bertahap. "Tidak ada yang membantah bahwa Tai Chi bila dilakukan dengan benar, dapat bermanfaat bagi penderita asma," jelas Prihatin lebih lanjut yang mengakui sejak kecil telah menderita asma. Berkat olah napas disertai gerakan tubuh maka asma dapat diatasi.
Orang yang menderita asma mengalami hambatan dalam menarik napas sehingga tidak memiliki tenaga. Melalui olah napas perut, menurut pemahaman Prihatin, penderita asma akan mendapatkan tenaga lebih yang bisa membantu penderita bernapas normal kembali. Sebaliknya untuk penyakit degeneratif termasuk kanker, Tai Chi memang tidak bisa membantu banyak dalam arti menyembuhkan total, tetapi mampu menghambat perkembangan penyakit itu sehingga kualitas hidup penderita tidak menurun. "Tai Chi tidak bisa menyembuhkan penyakit itu kecuali ada mukzizat dan izin Tuhan semata," tegas Prihatin.
Bagi penderita diabetes pun ada yang merasakan manfaat dari olah gerak silat Tai Chi. Entang Saputra ayah dua orang anak oleh dokter yang merawatnya dinyatakan menderita diabetes. Di samping diabetes ia juga over weight dengan berat badan 91 kg di tahun 2000 padahal tinggi badannya cuma 160 cm. Dengan tekad kuat ia berusaha menurunkan berat badannya karena dokter yang merawat sering mencandainya, "Apakah kamu bisa menurunkan berat badan?" kata dokter ini. Ucapan dokter ini bagai menampar mukanya. Maka Entang bertekad untuk menurunkan berat badannya. Dengan cara apa ia akan menurunkan berat badannya?
"Dengan berlatih Tai Chi saya akan menurunkan berat badan sekaligus mengendalikan kadar gula darah," kata Entang sembari mempraktekkan jurus silat Tai Chi yang telah dilakoninya sejak tahun 2003. Betul juga sejak rutin berlatih selama 1 tahun bobot badannya turun menjadi 74 kg. Selain Tai Chi Entang juga berlatih Karate yang telah dikuasainya sejak tahun 1986. Latihan Tai Chi lebih difokuskan kepada gerakan tubuh untuk membakar lemak sekaligus menurunkan berat badan. Dengan turunnya berat badan maka penyakit diabetes akan dapat diatasi dengan baik.
Sekalipun gerak silat Tai Chi lembut bagaikan penari keraton, lemak tubuh ikut terbakar. Tatkala memperagakan gerak jurus Tai Chi terlihat Entang berkeringat banyak. Ini menandakan di dalam tubuhnya terjadi proses pembakaran lemak. Sebaliknya Chi yang diserap melalui olah napas akan tersimpan di tubuh. Bisa dimengerti mengapa Tai Chi bisa membantu menurunkan berat badan. Seperti dinyatakan Prihatin Wiratna guru bela dirinya, chi sekali lagi chi bisa membantu memperbaiki fungsi organ tubuh, termasuk kelenjar pankreas yang menghasilkan insulin. Dari sini kadar gula darah dapat dikendalikan. Sementara bagi penderita asma mengakui berkat latihan Tai Chi, maka energi lebih dari latihan mampu membuka bronkus dan bronkiolus paru-paru yang memungkinkan penderita bernapas lega.
Sahabat dengan inti reiki tentu pernah dan sering melihat film kungfu maupun silat tai chi di gedung bioskop atau menonton gerakan silat melalui layar televisi di rumah. Apa yang Anda lihat dengan gerakan Tai Chi tadi? Kita lihat bagaimana seorang pesilat tadi melakukan Tai Chi dalam gerakan lembut yang dimaksudkan untuk melatih seluruh otot tubuh. Itu yang kasat mata. Tetapi yang tidak terlihat mata dari gerakan tadi sesungguhnya mereka sedang berlatih memperbaiki aliran energi utama kehidupan yang menunjang kesehatan sehinggap pikiran dan jiwa menjadi tenang.
Menurut Prihatin yang berlatih Tai Chi sejak umur 12 tahun gerakan lembut tadi dimaksudkan untuk mendapatkan Chi lebih dari ukuran biasanya yang bersumber dari alam. Gerakan lembut termasuk di dalamnya gerakan Tai Chi akan mengambil udara di sekitar kita dan menjadikan energi melalui pernapasan perut. Pernapasan perut ini menghirup udara lewat hidung lalu ditahan sebentar agar tersimpan di dalam perut setelah itu baru udara dihembuskan keluar lewat mulut. Yah...teknik pernapasannya mirip olah raga bela diri yang pernah dan sering sehat dengan inti reiki praktekkan hingga sekarang ini. Teknik pernapasan ini memang terbukti mampu membuat tubuh selalu bugar dan tentunya sehat. Untuk jelasnya sahabat bisa menengok ke yang satu ini
setelah saya jeda sebentar untuk menarik napas segar agar tulisan kembali lancar ke alinea berikutnya.
Proses menghirup-menahan-membuang napas dengan teknik pernapasan perut kalau boleh sehat bersama inti reiki sebut sebagai teknik mengolah tenaga dalam. Power yang dihasilkan dari teknik ini memang bisa untuk tenaga bela diri sekaligus mematahkan benda-benda keras hanya dengan teknik sabetan tangan atau tendangan kaki dalam satu gerakan silat. Hanya saja untuk mendapatkan power yang kuat saat berlatih pesilat harus mampu menahan napas dan mengkondisikan tubuhnya seluruhnya kejang...kejang...kejang kecuali daerah kepala. Menurut Suhu Prihatin Master Tai Chi menjelaskan lebih lanjut bahwa tenaga yang dihasilkan oleh otot disebut tenaga luar. "Tai Chi mencari tenaga dalam melalui gerak dan pernapasan perut," katanya.
Ilmu kedokteran China menjelaskan bahwa chi mengalir ke seluruh saluran tubuh secara otomatis kendati pun kita tidak menyadarinya. Untuk membangkitkan aliran chi ini tubuh harus dalam kondisi rileks dan pikiran tenang serta tidak membebani perut. Tai Chi Chuan menekankan upaya menjaga tubuh dalam kondisi selalu rilek lalu mengarkan chi ke tan tien (area di bawah pusar). Orang China mengatakan, "Biarkan chi masuk atau turun ke tan tien. Jika tubuh rileks kita akan merasakan adanya kekuatan di dekat tan tien. Karena itu dengan sering mempraktekkan Tai Chi secara benar, chi bisa dibuat tetap bertahan pada tan tien."
"Memang kedengarannya sulit belajar Tai Chi ini. Tapi sebenarnya tidak," ucap dr. Paul Lam (52) seperti dikutip Situs Arthritis Today. Dr Lam adalah seorang guru Tai Chi bermukim di Sydney dan telah mempraktekkan Tai Chi lebih dari 30 tahun lalu hanya untuk mengatasi masalah osteoarthritis yang menderanya ketika masih berumur 20 tahun. Menurut ilmu kedokteran China dipercaya penyakit terjadi karena terhambatnya atau tidak seimbangnya aliran chi. Selama aliran chi lancar tidak ada hambatan maka tubuh akan sehat. Jika aliran chi dalam tubuh tiba-tiba tidak seimbang orang akan sakit. Karena itu orang China lalu mempraktekkan gerakan silat Tai Chi di samping untuk bela diri sekaligus juga untuk menjaga kesehatan badan.
Selain di Sydney Tai Chi juga dipraktekkan di New York. Penelitian ilmiah di Medical Academy of Shanghai Thangsam Medical Center dan Bellevue Hospital di New York City menunjukkan Tai Chi Chuan dapat merangsang sistem saraf pusat, menurunkan tekanan darah, meredakan stress dan secara lembut memperkuat otota tanpa membebaninya. Tai Chi juga memperbaiki pencernaan, pembuangan sisa metabolisme tubuh dan sirkulasi darah. Gerakan Tai Chi secara teratur tanpa disadari juga ikut memijit organ dalam dan memperbaiki fungsi organ tersebut. Kiranya masih ada manfaat lain dari olahraga bela diri Tai Chi untuk menjaga kesehatan tubuh. Apa saja? tunggu serial Tai Chi Chuan lanjutan yang tersisa esok hari.
Sumber gambar di http://beladiri.silat.blogspot.com Read More..Siapa pun orang tentu mengakui bahwa dengan olahraga kesehatan raga bakal didapat. Aktivitas yang bersifat relaksasi menuju ketenangan jiwa melalui gerakan Tai Chi saat ini sudah banyak dipraktekkan orang sebelum mereka beraktivitas kerja di pagi hari. Tai Chi dipraktekkan dengan bergerak lembut dan tentu saja mengatur napas. Ya inilah seni bela diri dari negeri Tirai Bambu China.
Menurut seorang teman sehat dengan reiki yang mendalami seni bela diri Tai Chi menerangkan bahwa bela diri ini lahir antara tahun 1300 an dan 1600 an. Siapa yang mengembangkan olahraga ini tidak seorang pun tahu. Sebagian mengatakan olahraga ini dikembangkan oleh biarawan, sementara lainnya menyatakan Tai Chi lahir dari seorang pensiunan jendral perang pasukan China saat itu. Akhirnya daripada berdebat mereka sepakat bahwa Tai Chi Chuan berakar dari sebuah seni pertarungan pendekar China di jaman keemasan kekaisaran China kala itu.
Melihat gerakan Tai Chi yang tidak agresip sehat dengan reiki membayangkan gerakan seni bela diri ini layaknya aksi penari Keraton Jogjakarta. Sesekali Sang Guru mendatangi dan membetulkan gerakan silat murid agar tampak rapi dan sempurna. Karena begitu lembutnya gerakan silat ini tak salah kalau sebagian orang menganggapnya sebagai gerakan lembut. Saking fokusnya kepada pengaturan napas dan kombinasi serangkaian gerak, Tai Chi boleh disebut juga sebagai "meditasi bergerak". Praktisi Reiki yang tidak bisa melakukan gerakan olahraga beladiri dapat meniru gerakan silat setelah mempraktekkan meditasi gerak di alamat ini.
Seni bela diri Tai Chi didasarkan kepada gerakan berat tubuh melalui serangkaian gerakan ringan dan terkontrol mengalir teratur berkesinambungan menjadi satu bahasa tubuh yang panjang dan anggun. Setiap gerakan dinamakan gerakan binatang misalnya gerakan bangau putih membentangkan sayap, mengayun pelangi, kuda liar mengibaskan ekor atau membelakangi awan. Semua gerakan ini terdengar puitis sebagaimana dikatakan Prihatin Wiratna pendiri sekaligus Guru Master Perguruan Silat Awan Putih di Bogor.
"Dengan gerakan perlahan akan didapat kekuatan," ungkap Sang Guru ini. Gerakan-gerakan Tai Chi menggunakan tubuh dan dilakukan perlahan disertai pengaturan napas dan ketenangan di dalam. Prinsip dasar Tai Chi yang meliputi sung (seluruh tubuh dalam keadaan rileks), wen (pemusatan perasaan), man (bergerak lembut) dan yin (mengatur napas). Gerakan tubuh dalam Tai Chi harus sinkron dengan napas. Setiap awal gerakan diawali tarikan napas lalu diakhiri dengan pelepasan napas.
Gerakan Tai Chi dimaksudkan untuk menyeimbangkan aliran chi di tubuh dan pikiran. Konsep Chi memang merupakan jantung dari Tai Chi. Kondisi rileks sangat penting dalam praktek Tai Chi Cuan. Tubuh dan sendi, otot dan pikiran harus kondisi rileks. Mulai bernapas tenang membuat organ dalam tubuh perlahan-lahan diarahkan semakin rileks. Aplikasi Tai Chi sendiri di samping untuk bela diri juga untuk kesehatan.
Untuk bela diri atau pun kesehatan Tai Chi Cuan difokuskan dalam memperkuat tubuh dengan mengalirkan energi utama ke dalam tubuh. Bila sudah terampil dalam berlatih tubuh akan kuat sehingga bisa kebal baik dalam pengertian fisik maupun kebal dari serangan penyakit. Jadi Tai Chi bukan saja cara mencapai hidup sehat tetapi juga mencegah dan mengatasi segala jenis penyakit yang akan menyerang tubuh. Biarkan tubuh kita imun dengan sendirinya selama menjadi praktisi Tai Chi Cuan.
Akhirnya sehat dengan reiki memberanikan bertanya kepada sahabat ini, apakah berlatih Tai Chi bisa dilakukan siapa saja? Jelas...Tai Chi bisa dipelajari dan dipraktekkan oleh siapa saja yang ingin hidup sehat juga mampu membela diri dari ancaman orang lain. Tai Chi bisa dipelajari sejak kanak-kanak hingga lansia. Hanya dalam prakteknya mereka yang berusia dewasa saja yang lebih banyak mempraktekkan gerakan Tai Chi.
Sumber tulisan : Mind, Body and Soul (diedit) gambar : Google Images.
Read More..













