



Manusia hidup dengan segala pernak-pernik permasalahannya tentu mempunyai cara untuk mengatasi tekanan hidup melalui pengendalian tubuh dan mental. Saat memberikan respon terhadap tekanan hidup, setiap individu pasti mempunyai kiat untuk mengembalikan ke dalam kondisi normal dalam arti setiap pengambilan keputusan didasarkan atas pertimbangan rasional dan dalam suasana rileks. Karena itulah kekuatan rileksasi sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologis seseorang yang sedang dilanda ruwetnya pikiran.
Setiap orang mempunyai kemampuan untuk mendayagunakan kekuatan rileksasi dalam dirinya. Kekuatan rileksasi sebenarnya sangat mudah, sederhana dan tidak ruwet mempraktekkannya untuk dibangkitkan agar mental yang sudah mlorot bisa dikembalikan lagi ke dalam kondisi nyaman. Mengingat kondisi tubuh tidak dalam kondisi stimultan untuk tetap rileks dan tegang terus menerus, maka dengan mempelajari rileksasi dengan sendirinya kita dapat mengendalikan perasaan tertekan dan mampu menghindarkan diri dari kondisi tertekan tadi.
Setiap teknik menenangkan diri terhadap perasaan dan pikiran yang sedang kalut, dapat dipraktekkan setiap orang yang ingin hidupnya tetap nyaman sekalipun untuk itu harus belajar khusus tentang teknik rileksasi. Sebenarnya dengan modal dasar mengenal teknik pernapasan sederhana yang otomatis kita miliki, seseorang akan mampu mendayagunakan kemampuan itu untuk hidup rileks. Beberapa teknik rileksasi mungkin berguna pada diri seseorang, akan tetapi tidak effektif untuk meningkatkan kenyamanan. Karena itulah perlunya melatih teknik rileksasi dengan berkelanjutan agar didapat kondisi homeostatis dalam diri.
Salah satu teknik rileksasi untuk menenangkan diri adalah dengan mengendalikan pernapasan. Dalam kondisi stress yang memunculkan kecemasan dengan degup jantung berdebar-debar, coba perhatikan napas Anda? Jika Anda peka maka akan merasakan sesak napas dan pernapasan akan berjalan cepat yang menandakan seperti terengah-engah dengan tekanan pada ulu hati sedikit mengeras.
Apabila hal ini terjadi maka pernapasan yang kita lakukan adalah pernapasan dada dan bukan melalui diafragma ( pernapasan perut ). Bernapas melalui dada dalam kondisi seperti ini membuat paru-paru kita akan kekurangan oksigen. Effeknya akan terjadi perubahan kadar oksigen dalam darah yang akan meningkatkan pengeluaran adrenalin sehingga kadar kecemasan dalam diri semakin meningkat. Tubuh akan gemetar menahan napas yang terengah-engah karena napas berjalan cepat dan dangkal.
Sebaliknya jika dalam kondisi cemas seperti itu, Anda sedikit santai dan rileks tidak grusa-grusu, maka cepat ambil napas lewat diafragma yaitu bernapas alami lewat perut. Rasakan pergerakan napas akan lebih dalam dan pelan. Kondisi bernapas ini akan membuat oksigen ke dalam tubuh meningkat. Perasaan nyaman saat menarik dan membuang napas semakin meningkat.
Anda dapat mengecek kondisi pernapasan diafragma ini dengan melihatnya langsung. Anda dapat meraba perut dan merasakan perut bergerak menggelumbung ke depan saat menarik napas dan menggelumbung ke dalam saat membuang napas lewat lubang hidung. Kondisi itulah yang dinamakan bernapas lewat diafragma. Namun jika Anda bernapas lewat dada yang berlawanan dari kondisi pernapasan diafragma, maka effeknya dada akan terasa sesak seperti menahan beban karena napas dihimpun di dalam dada untuk beberapa saat.
Mengatur pernapasan diafragma dapat dilatih setiap hari untuk jangka waktu 15 menit bagi pemula. Jika kita mampu melakukannya dengan baik maka kondisi rileksasi akan cepat tercapai. Teknik penenangan diri seperti pernapasan diafragma diharapkan mampu meredam kecemasan alias stress untuk sesaat, sehingga kondisi mental yang sedang down dapat dikurangi secara bertahap.
Tentunya kita semua mengharapkan hidup jauh dari stress agar kondisi tekanan darah tetap normal. Jika itu tercapai maka bergembiralah Anda. Dalam tubuh sehat terdapat jiwa sehat, pikiran sehat dan beradaptasi dengan lingkungan sehat pula. Sehat dengan kundalini reiki berharap semoga malam minggu ini Anda dalam kondisi relaks sehingga malam ini Anda dapat tidur nyenyak.
Read More..Melepas stress ibaratnya sama dengan membuang kentut yang membuat perut kembung karena energi negative masuk angin bercokol dalam rongga perut berhasil dikeluarkan. Setelah stress lepas dari tubuh badan pun sedikit rileks. Ada banyak cara melepas stress di antaranya mendatangi pusat layanan spa bagi orang yang punya duit tebal. Bagi yang kantongnya cekak alias tidak mampu mendatangi pusat kebugaran ada cara mudah dan murah yaitu melakukan pelepasan stress mandiri cukup di rumah dengan teknik pernapasan.
Soal berhasil tidaknya melepas stress mandiri di rumah hanya pelakunya saja yang bisa merasakan. Soal hasil bisa berbeda antara orang satu dengan lainnya namun tujuannya sama yaitu badan menjadi rileks. Dengan rileks kita seakan mendapatkan kembali energi yang hilang dan mencapai tingkat kesegaran tubuh dan pikiran yang lebih baik.
Sehat dengan reiki dan kundalini termasuk juga Anda pembaca blog ini tentu sepakat bahwa dalam kondisi tubuh yang lelah, sangat membutuhkan rileks sejenak dari kesibukan kerja yang mendera. Dengan merasa rileks tubuh akan merespon relaksasi yang dilakukan dengan memperlambat detak jantung. Rileks dapat menurunkan tekanan darah, memperlambat laju pernapasan, mengurangi kebutuhan akan oksigen, meningkatkan aliran darah ke otot besar dan menurunkan ketegangan otot.
" Rileksasi juga dapat mengatasi gangguan fisik seperti sakit kepala dan nyeri pinggang, meredakan respon emosional seperti marah dan frustasi, meningkatkan energi tubuh, " tulis I Gede Agung Yudono di Mind, Body and Soul 3. Selanjutnya Yudono menyebut manfaat rileks lainnya seperti meningkatkan konsentrasi, memperbesar kemampuan menangani masalah, serta lebih efisien dalam beraktivitas sehari-hari. Salah satu manfaat teknik relaksasi yang sudah dikenal orang selama ini adalah meditasi.
Meditasi sebagai teknik rileksasi menunjukkan pengaruh positif terhadap penurunan stress. Pada tahun 1970 buku-buku teknik rileksasi mulai masuk Indonesia sebagai deretan buku best seller yang membahas masalah rileksasi untuk mencapai kebugaran setelah kerja keras sepanjang hari dengan mengeluarkan seluruh kemampuan fisik termasuk pikiran dalam bekerja. Salah satu buku itu bertajuk The Relaxation Responce karya Prof. Herbert Benson, MD dan Miriam Z. Klipper dari Harvard Medical School yang diterbitkan pada 1975. Buku itu dianggap sebagai buku yang mempopulerkan meditasi di Amerika Serikat.
Hasil penelitian lanjutan yang dipublikasikan menunjukkan hubungan yang semakin kuat antara stress dan kesehatan serta memperlihatkan semakin banyaknya manfaat relaksasi dibandingkan dengan yang diketahui sebelumnya. " Kesadaran orang tentang manfaat relaksasi bagi kesehatan pun tumbuh dan hingga kemudian mereka mempraktekkan teknik rileksasi tersebut, " tulis I Gede Yudono lebih lanjut. Karena itu rileksasi boleh disebut sebagai cara efektif untuk mengelola stress.
Dengan melakukan rileksasi kita dapat mencegah stress berganti wajah menjadi distress yang merugikan kesehatan. Banyak penelitian yang hasilnya menunjukkan hubungan antara tingkat stress dengan kesehatan fisik dan emosional. Bahkan diperkirakan lebih dari 90% penyakit berhubungan erat dengan stress. Sejak tahun 1960 penelitian di Amerika Serikat telah memperlihatkan hubungan kuat antara tingkat stress seseorang dengan kesehatan fisik dan emosionalnya.
Stress dianggap sebagai silent killer meski bukan satu-satunya penyebab serangan jantung atau stroke. Ia hanya faktor pencetus terjadinya penyakit itu jikalau pelakunya tidak mampu mengelolanya dengan baik. Karena itulah perlunya sesorang melakukan rileksasi sesibuk apa pun dalam hidupnya. Rileksasi ibarat makanan yang siap saji harus kita santap untuk menambah gizi menyangkut aspek mental dan emosional, agar ketegangan pikiran bisa direduksi sementara waktu.
Begitu besar manfaat rileksasi, tak ada salahnya bagi orang yang belum pernah praktek rileksasi perlu mempelajari tekniknya. Tidak susah mempelajari rileksasi karena rileksasi merupakan keterampilan seseorang untuk mengelola emosinya yang memang sudah ada dan dimiliki setiap orang. Akan lebih baik kita mampu mengubah emosi negative yang merusak tubuh menjadi emosi positif yang mengasihi bagi setiap insan manusia, binatang dan tumbuhan.
Begitu keterampilan rileksasi kita miliki, kemampuan kita mencapai kondisi rileks akan semakin meningkat. Salah satu cara mudah dan murah untuk mencapai rileks adalah melakukan olah napas sebagai mana prolog postingan ini. Cukup dengan mengatur napas Anda dapat mengistirahatkan tubuh menjadi rileks. Ingin tahu caranya?
Baiklah....sehat dengan kundalini reiki pandu Anda untuk melakukannya yaitu silahkan ( 1 ) Berbaring dengan nyaman di tempat tidur. Secara perlahan mulai rileks kan tubuh mulai ubun-ubun turun ke bawah memenuhi seluruh bagian tubuh hingga kedua kaki. Rileks kan pula seluruh otot dan organ-organ tubuh seakan-akan tubuh tidak punya tulang dan beban pikiran yang ada sementara waktu dibuang jauh-jauh.
( 2 ) Mulai menarik napas secara perlahan lewat hidung. Tahan sebentar di paru-paru agar udara memenuhi paru-paru selama 8 - 10 detik. Kemudian secara perlahan lepaskanlah udara dari dalam paru keluar lewat mulut mendesis. Tahan dan tunggu sekitar 5 detik lalu ulangi lagi siklus tarik dan buang napas ini beberapa kali ulangan semampu Anda.
( 3 ) Jika Anda merasa pusing itu pertanda saat menarik dan membuang napas tadi kondisi tubuh masih belum seluruhnya rileks. Karena itu istirahatlah sebentar dan ulangi lagi semampunya sehingga mata menjadi berat sampai kita tertidur. Jika sudah tidur lelap semoga bermimpi indah dan esok hari bangun tidur dalam kondisi tubuh sehat dan bugar.
Sumber : Nikmatnya Sensasi Pijat Rileksasi oleh I Gede Agung Yudono di Mind, Body and Soul 3/umm.edu ( diedit ).
Read More..Setiap kali blog walking ke blog sahabat pasti ada award yang dibagikan dengan gratis kepada sahabat blogger lain. Tak menyangka ketika sehat dengan reiki membaca di shout box tertulis ada award dari sahabat di Pontianak agar award ini segera diambil dan dipajang di blog saya ini. Terima kasih atas perhatian sahabat ini mau membagikan award pada blog sederhana apa adanya ini.
Thema award kali ini adalah Blogging for The Earts sebuah ajakan simpatik kepada semua manusia yang ada di bumi Indonesia bahkan luar negeri untuk mencintai bumi dengan cara merawatnya agar energi bumi bisa tetap lestari, udara bersih segar, hasil laut melimpah, hutan termasuk di dalamnya sebagai sumber daya hayati sebagai paru-paru dunia tidak rusak. Memang dengan majunya industri yang digerakkan dengan energi minyak bumi sebagai bahan bakarnya setiap pabrik industri akan membuang limbah berupa polusi asap dari cerobong pabrik.
Bukan itu saja... bahkan limbah dari pabrik juga dibuang ke sungai sehingga airnya keruh dan ikan pun mati karena hidup di air beracun. Ajakan menyelamatkan bumi agar energi bumi tidak cepat habis juga direspon oleh kalangan pencinta lingkungan bumi. Kita sebagai blogger pun dituntut untuk bisa menulis artikel tentang pentingnya menjaga kelestarian air,hutan,udara, minyak bumi yang mutlak diperlukan manusia untuk bertahan hidup.
Energi bumi sebagai sub energi dari alam semesta sebenarnya tersedia melimpah ruah di sekitar kita asal kita bisa menggunakan dengan baik. Di sini sehat dengan reiki pun selalu menggunakan energi alam semesta yang disebut Reiki untuk menjaga dan merawat tubuh agar selalu sehat setiap saat. Bahkan Reiki sebagai sebuah tradisi Esoterik yang berasal dari Tibet di Pegunungan Himalaya sudah menyebar ke Eropa, Amerika, Kanada, Auatralia dan Indonesia.
Energi Reiki memang tidak akan habis dipakai manusia di bumi ini. Selalu tersedia dalam jumlah yang tidak terbatas, ada di sekitar kita. Bahkan energi Reiki ini bisa diakses dari manapun manusia berada, apakah di darat, di atas laut dengan kapal/perahu dan di udara ketika kita sedang naik pesawat terbang. Saat energi Reiki itu kita akses untuk diri sendiri saat itu pula dalam waktu bersamaan dapat pula kita salurkan kepada orang lain di tempat yang jauh.
Itulah sekilas tentang blogging for the earth dan tentu saja award ini saya dedikasikan untuk semua sahabat blogger yang juga menjadi praktisi reiki.Tidak itu saja award ini juga saya sampaikan kepada:
1. Evi Yulianti di Jogja.
2. Enduro Indra di Salatiga.
3. Mulyati Matematika di Solo.
4. Anna Fardiana di Jogja.
5. Pacu Jalur Sungai Kuantan.
6. Denani musik di Bogor.
7. Budiawan Hutasohid di Medan.
Nah ketujuh sahabat saya ini, kalau Anda tidak berkeberatan saya persilakan mendownload energi alam semesta (reiki) yang saya akses dan pancarkan kepada kalian semua mulai jam 22-22.30 wib setiap malam dengan harapan Anda selalu terjaga dalam keadaan sehat walafiat. Selama 1 bulan energi Reiki ini saya progam bekerja terus menerus per hari 24 jam dan setiap hari saya update dan diperkuat hingga tak terhingga kali lipat.
Akhirnya untuk sahabat http://www.artiirhamna.blogspot.com yang telah memberikan award kepada sehat berkat reiki, saya ucapkan banyak terima kasih dalam mendesain logo award ini sekaligus membagikan kepada sahabat bloger lainnya. Salam sukses dan selalu sehat tentunya sehat bersama reiki.
Read More..Minggu kemaren sehat dengan kundalini reiki menerima kiriman buletin Inti Reiki tempat dulu saya menimba reiki dari tradisi Inti Reiki. Salah satu artikel menarik yang ditulis oleh rekan Harlianto Inti Reiki kali ini mengupas masalah manfaat menahan napas yang di pembelajaran Inti Reiki ataupun Reiki tradisi lain, perlu dipraktekkan setiap praktisi reiki saat berlatih rileksasi menuju langkah meditasi. Kenapa belajar menahan napas perlu dibagikan ke pembaca?
Rekan Harlianto menulis...betapa banyaknya udara yang dihirup oleh paru-paru jika sel Hemoglobin atau sel darah merah di dalam darah jumlahnya kurang, maka kemampuan darah untuk menyerap oksigen dan menyalurkannya ke seluruh bagian tubuh juga akan berkurang. Di samping meningkatkan kemampuan paru-paru menghirup udara dari luar, jumlah Hb dalam darah juga perlu ditingkatkan. Caranya bagaimana?
Peningkatkan jumlah Hb dalam darah bisa dilakukan dengan teknik penahanan napas. Dengan menahan napas ketika paru-paru dipenuhi udara yang kita hisap maupun kosong ketika udara kita hembuskan, mengakibatkan proses pengambilan oksigen oleh darah terhenti sehingga terjadi kekurangan oksigen dalam darah. Kondisi ini merangsang darah untuk membentuk lebih banyak sel Hb sehingga ketika menarik napas oksigen yang diserap oleh darah jumlahnya pun meningkat. Demikian pula sebaliknya ketika napas kita hembuskan, maka jumlah CO2 juga dibuang pun cukup banyak sesuai dengan volume napas yang dibuang.
Menahan napas juga akan menyebabkan bekurangnya jumlah oksigen dalam jaringan tubuh yang menyebabkan meningkatnya keasaman jaringan tubuh. Cairan jaringan yang asam ini merangsang pembuluh darah kapiler dan pembuluh darah lainnya melebar sehingga jumlah darah yang mengalir pun lebih banyak. Pelebaran pembuluh darah berpengaruh terhadap tekanan darah yaitu memperkecil hambatan terhadap aliran darah, sehingga tekanan darah cenderung menjadi normal.
Penahanan napas juga membantu meningkatkan daya konsentrasi dan menstabilkan emosi. Fikiran dan emosi terasa lebih mantap dan mudah berkonsentrasi pada saat melakukan penahanan napas. Coba Anda perhatikan, ketika Anda memasukkan ujung benang ke lubang jarum jahit, Anda akan lebih mudah memasukkan ujung benang tersebut dengan menahan napas dibandingkan jika anda tidak menahan napas ketika memasukkan ujung benang ke lobang jarum.
Di saat latihan meditasi penahanan napas sangat membantu dalam meningkatkan konsentrasi. Penahanan napas dalam ilmu pernapasan bisa dilakukan dua kali yaitu pada saat udara penuh di rongga dada atau kosong di rongga dada ketika napas sudah dibuang penuh keluar, atau satu kali menahan napas. Saat udara penuh atau kosong di rongga dada, tahan napas Anda dalam beberapa detik hitungan. Penahanan napas dua kali disebut pernapasan segiempat, sedangkan penahanan napas satu kali disebut pernapasan segitiga. Untuk pemula bagi yang baru berlatih teknik pernapasan biasanya dipilih pernapasan segitiga, karena yang berat dirasakan adalah pada saat menahan napas.
Teknik menahan napas dalam rileksasi latihan reiki bertujuan sebagai persiapan masuk meditasi. Sedangkan teknik menahan napas sembari konsentrasi mengejangkan seluruh otot tubuh mulai dari bahu lalu keseluruh tubuh dan anggota badan hingga kedua kaki kanan dan kiri berguna untuk melatih kekuatan otot, pernah saya latih 16 tahun silam sebelum sehat dengan kundalini reiki mengenal Reiki. Setelah otot kuat dan tubuh mampu mengejang keras maka power dari hasil olah napas disalurkan ke lengan tangan kanan atau kiri digunakan untuk memecahkan benda keras seperti batu kali, pipa besi dragon, pipa kikir, balok es, balok kayu dan benda keras lainnya. Teknik memecahkan benda keras bisa dilatih di sini sesuai dengan tingkatan kelasnya.
Sumber : Buletin Inti Reiki Nopember 2010.
Read More..Saya ingin berhenti merokok itulah tanggapan salah satu artikel postingan lama sehat dengan reiki yang memberi komentar 1 minggu kemaren. Sayang pemberi komentar ini tidak menyebutkan alasannya kenapa ingin segera berhenti merokok. Barangkali keinginan berhenti merokok ini patut kita sambut dengan hati gembira mengingat dampak kesehatan seseorang akibat merokok sudah

- Anak kecil pun menikmati asap rokok.
sering dibahas oleh para dokter ahli kesehatan paru dan jantung. Bukan berarti sehat berkat reiki ingin memanasi seseorang agar segera berhenti merokok, tetapi ingin mengingatkan juga bahwa perokok pasif pun bisa terkena imbas dari perokok aktip jika sama-sama menghirup asap rokok.
Keputusan melanjutkan merokok atau berhenti sama sekali dari merokok ada di tangan Anda sekarang juga. Kita pun sadar bahwa bahaya dan kerugian akibat merokok sangat besar bagi kesehatan paru dan jantung seseorang. Ikatan Kesehatan Masyarakat dan Komnas Pengendalian Tembakau memprediksi sebanyak 8 juta orang akan meninggal akibat rokok pada tahun 2030. Kecenderungan angka perokok aktip semakin meningkat dan yang memprihatinkan banyak perokok baru yang masih usia dini di bawah 10 tahun.
Berita itu tentu saja mengejutkan kita semua. Yang sedikit menyenangkan ketika ada seseorang yang ingin berhenti merokok setelah yang bersangkutan terdeteksi penyakit TBC. Sebenarnya 70% perokok ingin berhenti merokok, namun hanya 5-10% yang benar-benar berhasil tanpa bantuan orang lain. Keberhasilan melawan untuk segera berhenti merokok karena faktor lingkungan dan penyuluhan Dinas Kesehatan yang memberi terapi berhenti merokok.
Tentu saja penyuluhan dini tentang bahaya merokok dari Dokter Penyakit Dalam sangat berperan akan keberhasilan menghambat laju perokok aktip. Seorang dokter kesehatan paru pernah berujar kepada sehat ala reiki ketika bersama teman-teman sekantor sedang melakukan general tes kesehatan di Pusat Kesehatan Olah Raga di Kawasan Senayan. Beliau...bapak dokter itu berujar bahwa makin dini usia merokok, berarti paparan asap rokok akan lebih panjang. Pengaruh negatif yang diterima juga lebih banyak dan bervariasi.
Dalam jangka pendek efek samping asap rokok mungkin hanya berupa iritasi atau bronkitis akut. Dalam jangka panjang bisa terjadi bronkitis kronik yang disebut PPOK kepanjangan dari istilah penyakit paru obstruksi kronik sampai kanker paru. Lantas kalau seseorang telah benar-benar berhenti merokok apakah bekas kuat dari pengaruh merokok pada organ pernapasan juga akan bersih dengan sendiri dari pengaruh asap rokok yang telah lama dia hisap dengan nikmatnya?
Terus terang Bapak Dokter yang sudah sepuh dan juga praktisi dari Ilmu Pernapasan ini enggan menceritakan dampak buruk dari dosa merokok, tetapi ketika didesak dengan pertanyaan yang sedikit memancing, beliau berujar bahwa dosa lama dari merokok tidak bisa hilang. Artinya dampak merokok sudah membekas pada organ saluran pernapasan. Terjadinya anatomis di bronkus dan cabang-cabangnya yaitu rusaknya sebagian besar sel-sel kelenjar (sel goblet) sudah berproliferasi memperbanyak diri sehingga produksi dahak berlebihan dan memudahkan infeksi. Akibat paparan asap rokok, sel-sel makrofag alveolar yang berfungsi menghancurkan kuman menjadi lemah.
Segi positip dari keinginan seseorang berhenti merokok lebih karena bujukan kawan, dukungan keluarga dan menanamkan pengetahuan tentang kesehatan organ pernapasan. Sekali lagi perlu penyuluhan yang terus menerus perlunya kita hidup sehat bebas dari asap polusi rokok. Faktor yang paling penting adalah faktor budaya atau nilai-nilai sosial. Misalnya ketika ada larangan merokok di ruangan ber-ac atau katakanlah di bangsal rumah sakit, masih ada seseorang yang dengan bebasnya merokok, dengan sendirinya kita yang melihat akan kesal dan menganggap orang ini tidak punya etika sopan santun dan kurang berbudaya.
Karena itu berhenti merokok butuh keinginan kuat dan merupakan suatu proses atau tahapan yang memerlukan waktu agar keinginan merokok berhenti sama sekali. Dukungan dari orang lain yang telah berhasil dari berhenti merokok bisa membantu. Bila perlu dokter dapat memberikan farmakoterapi yaitu terapi obat untuk membantu. Dalam metode reiki dari berbagai tradisi pun dapat juga membantu memberikan terapi berhenti merokok.
Di lingkungan kantor sehat bersama reiki pun mayoritas pekerja laki-laki sebagian ada yang merokok. Bahkan ruangan tempat bekerja yang didesain bebas asap rokok pun sering kecolongan dengan adanya sisa bau asap rokok di pagi hari ketika ruangan ac ini dibuka. Pasalnya pekerja laki-laki yang lembur malam hari tanpa sungkan dan jengah pun sering mencuri waktu untuk merokok di ruangan ini. Kalau sudah begitu apa boleh buat kita menjadi perokok pasif dalam arti sebenarnya dan korbannya tidak lagi memilih jender. Karyawan wanita pun sering jadi korban menjadi perokok pasif.
Perokok pasif sering berisiko terhadap berbagai gangguan kesehatan. Zat apa saja yang sebenarnya terkandung dalam asap rokok? Rokok mengeluarkan asap dalam bentuk main stream dan side stream. Main stream adalah asap rokok yang langsung dihisap oleh perokok. Ini merupakan asap yang terjadi akibat pembakaran yang cukup sempurna sampai 900 derajat celcius. Side stream adalah asap yang timbul karena orang mengisap rokok. Asap ini terjadi karena pembakaran yang tidak sempurna sehingga kadar zat racun lebih banyak. Perokok pasif akan mengisap side stream yang terbakar tidak sempurna ini. Melihat bahayanya asap rokok maka dari sekarang ini sehat ala reiki ajak Anda berhenti merokok, mau?
Read More..









