Pihak kepolisian Irlandia Utara menemukan sebuah bom seberat 255 kilogram di sebuah mobil yang diparkir di jalan raya Dublin - Belfast, Minggu 10/04/2011. Ukuran bom tersebut sama dengan serangan bom di Omagh pada tahun 1998 yang menewaskan 29 orang. Polisi akhirnya berhasil menjinakkan bom itu.
Tim penjinak bom membutuhkan waktu 18 jam untuk melumpuhkan bom dan menutup seluruh jalan di sekitar lokasi penemuan bom. Sebelum penemuan bom polisi menerima dua kali peringatan melalui telepon dari orang-orang yang tidak dikenal pada hari Jumat.
Kepala kepolisian Irlandia Utara Alasdair Robinson mengatakan bom tersebut sama jenis dan beratnya dengan bom yang digunakan dalam serangan di Omagh pada tahun 1999. Bom itu kemungkinan ditinggalkan di tengah jalan untuk menghindari pemeriksaan polisi yang melakukan patroli di jalan raya Dublin - Belfast.
Robinson menduga pemilik bom tersebut adalah kelompok Republikan yang menentang perjanjian perdamaian Irlandia Utara tahun 1998. Minggu lalu kelompok Republikan melancarkan serangan bom di Omagh menewaskan seorang polisi.
Sumber : Reuters/United Kingdom - Northern Ireland Bomb.
Read More..Dari jauh warung itu tidak begitu terlihat menonjol dibandingkan dengan warung sebelahnya yang berjualan Bakwan Malang. Namun yang membedakan dengan warung disebelahnya dan juga warung lain yang bertebaran sepanjang Jalan Raya Pondok Kacang Ciledug Tangerang adalah tulisan Bahari di papan penunjuk usaha warung ini. Boleh jadi tulisan Bahari sebagai pengingat yang memang bersinggungan dengan nama kota asal pemilik warung ini, yaitu Kota Tegal Bahari.
Warung Tegal Bahari....begitulah nama Warung Tegal milik Bu Wartini, pemilik warung Tegal yang sudah delapan tahun membuka usaha di wilayah Desa Tajur Ciledug Tangerang. Ketika pagi yang cerah minggu lalu saat sehat kundalini reiki menyambangi usaha Bu Wartini sehabis olahraga jalan kaki pagi, warung ini masih sepi dari kunjungan pembeli. Di dapur yang cukup sederhana seorang kerabat tengah menyiapkan masakan oseng-oseng tempe dan sayur labu sebagai menu harian warung ini. Sedangkan Bu Wartini sendiri tengah mengiris sayatan benda putih mirip daging ayam lalu memasukkannya ke dalam wadah plastik.
"Ini Jamur Tiram untuk dibuat sayur dan oseng-oseng, " katanya sambil mempersilahkan sehat dengan kundalini reiki duduk di bangku panjang. Sepintas memang mirip suwiran daging ayam dan teksturnya begitu lembut mudah dicabik-cabik namun ketika dipegang terasa sedikit kenyal. "Saya berbelanja jamur tiram karena permintaan pelanggan yang hobi menyantap jamur cukup banyak di warungku ini," katanya dalam logat Tegal yang kental. Biasanya saya ke pasar Lembang Baru Ciledug jam lima pagi untuk berbelanja. Di pasar itu pedagang pemasok mendatangkan jamur tiram dari Cianjur Jawa Barat di mana banyak petani di daerah itu menanam jarum tiram sebagai usaha sampingan selain bertani.
Pembicaraan berlanjut terus tentang cara memasak jamur tiram ini. Namun tiba-tiba lamunan sehat dengan kundalini reiki berputar kembali ke tahun lalu ketika berkunjung ke Cianjur. Di daerah ini tepatnya di Desa Benjot Kecamatan Cugenang Cianjur Jawa Barat tempat pembudidayaan jamur tiram berada , sudah cukup dikenal di kalangan petani jamur. Pemilik usaha ...Ibu Hajjah Tuti Triono mengakui jamur tiram yang dihasilkannya belum mampu mencukupi permintaan pasar, meski dalam satu hari usahanya bisa menghasilkan sekitar 150 kilogram jamur tiram. Padahal jamur hasil produksinya hanya dipasok untuk memenuhi permintaan pasar Jakarta dan sekitarnya saja.
Keunggulan ekonomis jamur tiram sangat bervariasi. Selain harga relatif mahal, tingkat keuntungan usaha relatif tinggi karena masa panennya singkat dan segera laku di pasaran. Biasanya jamur tiram yang dihasilkannya dipasok untuk memenuhi permintaan pelanggan yang umumnya adalah pengusaha restoran dan supermarket tanpa kecuali warung Tegal milik Bu Wartini itu tadi. Jadi selain pasar modern supermarket, di pasar tradisional pun jarum tiram mudah ditemui. Tak jarang di sekitar lokasi pembudidayaan jamur tiram pun ada pasar tradisionil desa juga menjual jamur tiram.
Jamur Tiram Putih atau dikenal dalam bahasa latin Plerotus Ostreatus merupakan salah satu jenis jamur yang dapat dikonsumsi manusia. Selain memiliki citarasa yang khas seperti daging ayam, jamur tiram juga memiliki kandungan gizi tinggi. Jamur tiram mengandung protein antara 19 hingga 35 persen dari berat kering jamur, juga mengandung karbohidrat sebanyak 46 koma 6 hingga 81 koma 8 persen. Artinya jamur tiram juga mengandung vitamin B-1, vitamin B2 serta unsur garam mineral lainnya.
Budidaya jamur tiram memiliki prospek ekonomi yang sangat baik. Jamur ini merupakan salah satu produk komersial dan dapat dikembangkan dengan teknik yang sangat sederhana. Pasar jamur tiram sangat jelas. Permintaan pasar yang cenderung tinggi bahkan kerap tak terpenuhi membuat para pembubidaya jamur tiram mudah sekali memasarkannya. Selain itu kondisi konsumsi masyarakat akan jamur tiram kini sangat tinggi sehingga produksi jamur tiram sangat dibutuhkan dalam skala besar. Saat ini harga jamur tiram di pasar tradisionil setiap kilogramnya 12 ribu rupiah. Jika dijual ke pasar modern supermarket bisa mencapai 22 ribu rupiah per kilogramnya.
Jarum tiram jelas memiliki keunggulan tersendiri saat dibudidayakan. Pertumbuhan jamur tiram sangat cepat jika sudah dipanen, maka jamur tiram harus dipanen setiap hari bahkan bisa dipanen pagi dan petang hari. Jika hari itu tidak panen, maka jamur yang sudah dibudidayakan akan mati dalam waktu tiga hari sejak jamur tumbuh. Satu bibit jamur tiram akan terus dipanen hingga empat bulan sampai media tanam mengering dan tidak lagi tumbuh jamurnya. Karena begitu pesat panennya, maka modal usaha budidaya jamur tiram bila disertai pemasaran yang semakin baik dan luwes akan cepat kembali modal hanya dalam jangka waktu dua bulan pertama memulai usaha budidaya jamur tiram.
Bukan itu saja...usaha budidaya jamur tiram harus dalam skala besar maka akan membuka kesempatan lapangan pekerjaan bagi penduduk sekitarnya. Di tempat usaha budidaya ini, telah bergabung sedikitnya 25 petani plasma yang sudah resmi bisa mandiri dengan menitipkan hasilnya untuk nantinya dipasarkan bersama induk plasma. Bahkan di tempat ini juga telah dibuka pelatihan bagi siapa saja....termasuk sahabat sehat dengan kundalini reiki yang berminat berwirasusaha budidaya jamur tiram. Anda tertarik dengan jamur tiram kenapa tidak dicoba saja?
"Monggo pun dahar sop jamur tiram puniko ?" lamunan sehat dengan kundalini reiki tiba-tiba kembali ke kesadaran phisik ketika tercium bau bumbu bawang putih goreng mengapung di atas kuah sop jamur tiram hasil olahan Bu Wartini ini dan menyadarkan bahwa diri ini sedang ada di Warung Tegal Bahari dan bukannya di Desa Benjot Kecamatan Cugenang Cianjur. Sambil sarapan pagi akhirnya sup jarum tiram ludes juga ke dalam perut dan sesekali terdengar dialog logat Tegal Bu War dengan pembantunya, " Enyong wis wareg."
Read More..Kota Salatiga yang berada di tengah ruas jalan raya antara Semarang-Solo memang mempunyai wisata kuliner berbau unik. Bagaimana tidak unik...di kota ini ada makanan gethuk tapi mempunyai nama khas binatang yaitu Kethek. Penyebutan nama binatang untuk nama sebuah produk makanan bukan berarti ingin melecehkan nama makanan itu tetapi hanya sekedar untuk pembeda saja dari jenis makanan singkong yang sudah ada dan di daerah lainnya menyebutnya dengan Gethuk. Dan di Salatiga inilah nama gethuk itu ditambah dengan kata "kethek" sehingga menjadi Gethuk Kethek.
Hermansyah seorang sahabat sehat dengan kundalini reiki dari Televisi Jawa Tengah yang baru-baru ini berkunjung ke pabrik gethuk tadi, mewartakan lewat streaming via FTP Internet, bahwa gethuk kethek adalah oleh-oleh khas Salatiga. Nama Kethek sengaja dipakai sebagai penanda untuk membedakan dengan pengrajin gethuk lainnya yang ada di kota ini.
Gethuk Kethek sebenarnya hanya sebuah nama saja tidak lebih. Pemberian nama ini hanya sebagai penanda bahwa Gethuk Kethek tetap sama dengan rasa Gethuk lainnya yang sudah terlanjur ada dan diperjualbelikan di kota ini. Penjual Gethuk Kethek dapat kita jumpai di Jalan Argo Tunggal pertigaan ABC Salatiga, tepatnya beberapa meter dari Jalan Jenderal Sudirman.
Agar pembeli tidak kehabisan disarankan memesan lebih dulu. Mengingat proses pembuatan gethuk hanya dilakukan di pagi dan sore hari dengan jumlah terbatas, maka kepada pembeli dapat memesan sehari sebelum gethuk dibuat. Gethuk yang diproduksi terbuat dari singkong rebus yang ditumbuk secara terpisah hingga halus. Tumbukan halus singkong rebus itu lalu dibentuk menjadi bola besar dan diisikan pada cetakan kotak. Sedikit demi sedikit adonan halus singkong rebus ini memenuhi kotak cetakan.
Gethuk yang telah dicetak lalu dikeluarkan lalu dikemas. Satu bungkus gethuk isi 20 potong dijual seharga 7000 rupiah. Cukup murah bukan makanan khas ini? Kelebihan gethuk ini adalah rasanya yang manis gurih ditambah tekstur adonan yang membentuk gethuk cukup halus sehingga cukup hanya mengulum saja di mulut maka gethuk akan tandas masuk kerongkongan. Selama proses pembuatan gethuk kethek tidak menggunakan bahan pengawet karena memang dipersiapkan untuk sehari dikonsumsi lantas habis dimakan sehingga gethuk tidak perlu disimpan di lemari pendingin.
Gethuk Kethek apa pun sebutannya sama juga dengan Anda menyebut Gethuk Lindri yang sudah terlanjur populer namanya sejak dulu. Sahabat sahabat sehat dengan kundalini reiki yang kebetulan melintas di kota ini, tidak ada salahnya mencoba makanan khas kota Salatiga dan rasakan gethuk monyet....eeh bukan....maksudnya gethuk kethek sambil menyantap pecel lele di Pemandian Air Bersih Sendang Senjoyo. Samar-samar kita akan mendengar suara Nur Afni Oktavia melantunkan sepenggal lirik seputar Getuk, " Getuk asale soko telo moto ngantuk tandane arep ngopo ?"
Read More..

Tradisi Mudik Tak Sekadar Silaturahmi.
Fenomena mudik di akhir ramadhan sudah menunjukkan kesibukan. Lihat saja di stasiun kereta api, terminal bis antar kota, pelabuhan laut dan bandara udara. Di sana akan anda temukan kesibukan orang bepergian dengan menenteng barang bawaan yang sarat dengan buah tangan. Inilah mudik di akhir ramadhan yang sudah membudaya sejak sehat dengan reiki kecil dulu. Perjalanan mudik adalah perjalanan sosial masyarakat kota ke desa atau kota asal yang telah lama ia tinggalkan. Di desa asal inilah manusia lahir, tumbuh dewasa hingga pergi keluar daerah untuk merantau mencari penghidupan baru dengan meninggalkan kampung halaman.
Tradisi mudik tidak saja dilakukan orang kota.Orang desa pun melakukan mudik sekalipun hanya sejarak tak kurang dari 100 km. Semua lapisan masyarakat melakukan mudik. Tidak pandang status sosial pelaku mudik ini. Kebiasaan mudik tidak saja dilakukan masyarakat Jawa saja. Tapi sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia apakah dia dari kalangan sosial kelas atas, bawah atau pun menengah. Telah disepakati bahwa ritual mudik adalah untuk berkumpul dengan orang yang dicintainya secara hubungan batiniah baik antara anak dengan orang tua, kerabat dan handai taulan lain di kampung halaman.
Demi mudik orang tidak peduli lagi dengan masalah transportasi. Tidak ada kendaraan umum yang memberikan kenyamanan mudik naik sepeda motor pun dijalani sekalipun dengan resiko tinggi. Berboncengan mereka menempuh perjalanan panjang nan melelahkan demi ingin segera bertemu dengan kerabat di kampung yang sudah lama ia tinggalkan. Untuk sebagian orang mudik dianggap sebagai kegiatan yang tidak rasional. Bagaimana tidak rasional?
Untuk mendapatkan tiket mudik dengan angkutan umum mereka rela antri berdesak-desakan membeli tiket sejak pagi hari. Tiket pun dijual diatas normal apakah lewat loket resmi atau perantara calo. Setelah dapat tiket perjalanan panjang melelahkan akan ditempuh. Kereta api,pesawat terbang dan kapal laut sebagai angkutan massal memang anti macet. Kalau pun tiba di tempat tujuan sedikit molor dari jam kedatangan adalah biasa di saat padatnya lalu lintas mudik lebaran.
Namun tidak demikian halnya dengan angkutan umum jalan raya. Tengok saja di sepanjang jalur mudik pasti ada kemacetan di sana-sini. Di perjalanan mereka terjebak kemacetan panjang. Tidak sedikit terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengambil korban jiwa. Kerawanan lalu lintas selalu mengintai. Tetapi toh semua ini dijalani dengan keceriaan dengan harapan memenuhi tradisi mudik yang setahun sekali terjadi. Bagi mereka yang mampu mencarter pesawat, kereta api eksekutip atau pun kapal pesiar mewah sekali pun taripnya selangit demi segera sampai ke kota tujuan akan dijalaninya demi mudik.
Nah di hari yang fitri ini tidak salahnya sehat dengan reiki mengucapkan menjalankan ritual mudik, tetap taati lalu lintas dan selamat berkendara sampai tujuan dengan selamat. Tetap rendah hati di hadapan orang sekampung halaman kendati pun telah sukses di perantauan dan jangan lupa untuk mendahului meminta maaf kepada orang yang dituakan dan tetap gunakan bahasa daerah bila ada di kampung halaman sendiri.
Banyak kalangan keluarga tak ada alasan untuk berkata tidak bila dihadapkan pada mudik atau tidak mudik. Sesulit apa pun ekonomi keluarga yang merantau bisa dipastikan jutaan warga masyarakat urban dari berbagai kota besar akan menjalani ritual mudik. Sekali lagi mudik pulang kampung halaman.Nah...untuk lebaran tahun ini sudahkah Anda bersiap mudik lebaran untuk sungkem kepada kedua orang tua yang masih ada? Jikalau kedua orang tua atau kerabat dekat sudah dipanggil Yang Maha Kuasa sambungkanlah silaturahmi mudik dengan iringan doa semoga dilapangkan kuburnya, diampuni dosa-dosanya dan ditempatkan di tempat yang layak sesuai dengan imannya.
Dengan tradisi mudik pada hakekatnya kita pun diingatkan bahwa cepat atau lambat kita sebagai pribadi tentu akan menjalankan mudik yang sesungguhnya yaitu menuju ke haribaan Allah Yang Maha Rahim.









