Pemerintah Hongkong meningkatkan status kewaspadaan terhadap penyakit flu burung menjadi peringatan serius. Peningkatan status dilakukan setelah ditemukannya kasus flu burung di Hongkong yang menyerang seorang wanita berumur 59 tahun. Sekretaris bidang makanan dan kesehatan Dokter York Chow menyatakan Kamis 18/11 lalu bahwa resiko terjangkit flu burung di Hongkong tidak ada perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan kasus flu burung sebelumnya.
Namun dengan diketemukannya satu kasus flu burung belum lama ini, pemerintah Hongkong harus lebih hati-hati akan adanya kasus flu furung berikutnya. Belum dapat diperkirakan kasus berikutnya akan timbul di Hongkong atau diluar Hongkong. Pemerintah Hongkong dengan sendirinya harus menjalani seluruh upaya pencegahan agar dapat mengetahui secara dini gelaja penyebaran flu burung, apabila ada kasus flu burung baru di Hongkong.
Pasien terjangkit flu burung kini dalam kondisi serius dengan gejala mirip pneumonia. Untuk mendapatkan perawatan lebih intensif, nenek berusia 59 tahun tersebut harus dipindahkan ke bagian gawat darurat rumah sakit Tuen Mun. Sementara itu situs resmi pemerintah Hongkong menyebutkan, wanita yang terjangkit flu burung ini sebelumnya telah melakukan perjalanan ke Nanjing Shanghai dan Hangshou pada 23 Oktober hingga 1 Nopember lalu.
Dalam perjalanan ke wilayah itu, wanita tersebut mengunjungi pasar setempat dan mengkonsumsi ayam. Ia tidak melakukan kontak langsung dengan ayam hidup atau mengunjungi peternakan ayam. Pemerintah Hongkong akan akan melakukan serangkaian tes untuk mengetahui flu burung itu berasal dari luar atau dari Hongkong sendiri.
Sumber : Reuters/ China - Bird Flu.
0 komentar