ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label bulan ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bulan ramadhan. Tampilkan semua postingan

BULAN RAMADHAN TELAH TIBA.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 31 Juli 2011 0 komentar

Bulan Ramadhan yang setiap tahun berlangsung adalah bulan ke - 9 dalam kalender Hijrah ( Islam ). Telah diwajibkan berpuasa kepada orang beriman dalam bulan Ramadhan merupakan salah satu Rukun Islam. Melalui Al Quran Allah berfirman, " Diwajibkan bagi kamu berpuasa sebagaimana diperintahkan kepada umat sebelum kamu, agar kamu bisa menjadi Al - Muttaqum." ( Surat Al Baqarah 2 : 183 ). Juga dinyatakan dalam ayat 2 : 185 Surah Al Baqarah, " Barangsiapa muslim atau muslimat melihat bulan sabit Ramadhan, maka wajib bagi mereka untuk berpuasa."



Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan di siang hari maknanya adalah menahan diri dari nafsu makan, minum, berhubungan seksual, marah, membicarakan keburukan orang lain serta nafsu buruk lainnya, sejak terbit fajar hingga matahari terbenam kurang lebih 14 jam lamanya untuk ukuran Indonesia. Dengan berpuasa di bulan suci Ramadhan bagi orang beriman adalah menyadari akan keberadaan Allah SWT, berlatih untuk mengendalikan diri, meninggalkan yang halal untuk sementara waktu selama berpuasa, merasakan sendiri bagaimana penderitaan saudara kita yang kelaparan, papa dan didera kemiskinan dan menderita sakit.



Selain itu pula hikmah berpuasa orang yang beriman adalah ingin mendekatkan diri kepada Sang Khalik yang telah memberikan nikmat berkecukupan selama ini dan hanya kepada-Nya rasa syukur ini pantas dipanjatkan. Selain itu pula hikmah luar biasa dari out put puasa adalah mendapatkan derajat kesehatan yang prima yang di sebelas bulan belum tentu kita peroleh, maka hanya satu bulan saja kita menahan diri terhadap penyakit jasmani dan rohani tadi, maka diharapkan pelaku puasa akan mendapatkan kesehatan yang semakin baik selepas bulan puasa usai.



Menurut pakar kesehatan, penyakit yang bisa timbul mengenai tubuh jasmani seseorang karena makan-makanan yang mengandung unsur lemak tinggi, kurang serat dan tentu saja kurang aktivitas fisik. Sedangkan penyakit rohani menyangkut hati yang kotor karena tertutup emosi negatife seperti rasa marah, benci, tidak suka, culas, mau menang sendiri, tamak, loba, dendam kesumat tidak mau bermaafan dan segudang emosi negative termasuk di dalamnya pikiran negatife yang tidak mudah lepas dari dalam diri. Karena itulah sifat negatife tadi harus dikikis dan dihilangkan selama kita berpuasa dan tidak itu saja dihilangkan selama bulan Ramadhan. Di luar bulan Ramadhan yang sebelas bulan pun perilaku penyakit rohani tadi harus dihilangkan dari dalam diri lewat praktek mengolah jiwa yang orang awam menyebutnya meditasi dengan terus mengendalikan diri lalu membuangnya jauh-jauh agar sifat negatife tadi hilang.


Puasa adalah proses pengendalian diri terhadap rambu-rambu di atas yang tidak boleh dilanggar oleh orang yang berpuasa. Pengendalian diri adalah salah satu ciri utama bagi jiwa yang sehat.


" Puasa adalah melatih mengendalikan diri dari hal negatife itu. Jika orang tidak mampu mengendalikan diri hawa nafsunya akan menjadi manusia yang kehilangan akal sehat, budi pekerti yang baik, karakter dan mentalitas yang tangguh, " tulis Dr. Said Aqil, Siroj Ketua Umum PBNU dalam kolom tulisannya di Kompas Minggu 31/07/2011. Jika seseorang berpuasa masih saja tidak mampu mengendalikan diri dari berperilaku demikian, maka seperti sabda Nabi Muhammad, " Betapa banyak orang yang berpuasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja dari puasanya." ( HR Ibnu Majah ).



Esok hari ketika matahari terbit di ufuk timur bertepatan dengan 1 Agustus 2011 atau 1 Ramadhan 1432 H, umat Islam akan menjalankan ibadah puasa. Puasa ibarat sebuah lomba dimana ada tiga babak yang harus dilalui setiap peserta, masing-masing babak terdiri 10 hari. Sepuluh hari babak pertama adalah babak penyisihan di mana semua kontestan ikut ambil bagian. Lalu sepuluh hari babak kedua masuk babak perempat final dan semi final di mana semua konstentan sudah mulai berguguran. Puncaknya final di sepuluh hari babak ketiga yang tinggal menyisakan peserta yang benar-benar sudah mempersiapkan diri dengan baik jauh sebelum kompetisi digelar.



Bagi rekan-rekan praktisi kundalini reiki yang tidak berpuasa, sekali lagi saya terus mendoakan Anda semua agar tetap sehat dalam keseharian dan terus mempraktekkan reiki kundalini atau pun reiki tradisi lain untuk juga meraih pahala sehat dengan menyebarkan kasih sayang kepada sesama yang memerlukan pertolongan karena kesehatannya terganggu. Marilah terus kita amalkan dan praktekkan teknik penyembuhan ini untuk berbagi kepada sesama yang sedang terganggu kesehatannya. Hubungan silaturahmi tetap kita jalin kepada sesama tanpa membedakan sekat, ras dan keyakinan.



Karena itu lah sehat dengan berpuasa yang mengelola blog ini sekali lagi mohon maaf sebesar-besarnya semua sahabat sehat dengan kundalini reiki yang masih rajin bertandang ke blog ini, jika ada tulisan yang tidak mengenakkan hati, mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya. Jika ada tulisan yang bermanfaat ambillah dan mari kita jadikan pembelajaran untuk menuju hidup sehat. Namun jika ada tulisan yang tidak atau kurang bermanfaat mohon tinggalkan saja. Sekali lagi untuk rekan-rekan praktisi kundalini reiki dan reiki tradisi lain, bagi Anda yang esok hari akan menjalankan ibadah puasa, sehat dengan kundalini reiki berharap semoga dengan kembali kita menjalankan ibadah wajib yang harus ditunaikan yaitu ibadah puasa di bulan Ramadhan, Tuhan YME berkenan menganugerahkan kita semua nikmat sehat di sepanjang sisa umur hingga masing-masing diri kita bila waktunya telah tiba, pulang ke haribaan Tuhan YME dengan membawa iman sesuai dengan keyakinan yang kita anut.



Selamat menjalankan ibadah puasa. Salam...

Read More..

SANGGIRING KOLAK ISTIMEWA GRESIK DARI AYAM.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 04 September 2010 0 komentar

Berbuka puasa menyantap kolak barangkali sudah menjadi hal biasa bagi sahabat sehat dengan kundalini reiki. Ketika di tahun 1994 saat melakukan liputan film dokumenter ke Sulawesi Tengah, saya menjumpai dan ikut acara buka puasa cukup unik dengan warga setempat, yaitu didahului menyantap buah durian kemudian ketan putih dan ditutup dengan makanan buka puasa berupa ikan laut bakar plus nasi putih dengan seteguk teh manis hangat. Tradisi buka puasa itu ada di pemukiman Suku Laut di perairan Sulawesi Tengah bagian timur tepatnya di Kabupaten Banggai.



Didaerah itu santapan buka puasa tidak mengenal kolak apalagi minuman es dingin kelapa muda sekalipun di daerah itu buah kelapa tumbuh subur di sepanjang pantai. Yang ada hanya buah durian sebagai pencuci mulut dan kalau takut kena effek kolesterol tinggi bolehlah air kelapa hijau diminum selepas kita menikmati santap buah durian. Jika tiba datang bulan Romadhon kebetulan tidak sedang musim durian, maka buah cempedak pun enak menemani santap buka puasa sebagai gantinya.



Kembali ke tanah Jawa tepatnya di daerah Gresik, Anda akan bertambah heran lagi manakala mendapati hidangan kolak yang bahan utamanya adalah ayam. Barangkali anda akan merasa aneh membayangkan rasanya. Sedikit geli atau heran apakah bisa ayam disandingkan dengan rasa manis layaknya ubi atau pisang sebagai penyerta resep kolak pisang pada umumnya. Tidak usah heran sahabat...hal itu biasa bagi warga Desa Gumeno, Kecamatan Manyar Gresik, Jawa Timur. Setiap tanggal 23 Ramadhan seperti hari kemaren itu, hidangan istimewa ini menjadi santapan berbuka puasa bagi warga desa setempat.


Hidangan ini setiap kali disajikan pada malam 23 Ramadhan, dan sudah menjadi tradisi warga desa Gumeno untuk menyantap menu buka puasa. Bahkan masyarakat setempat meyakini kolak ayam yang disajikan dalam menu khas berbuka puasa ini bisa menyembuhkan segala penyakit bila dimakan.


Sebagaimana kita ketahui bersama selama ini bahwa pada umumnya hidangan kolak terbuat dari bahan pisang atau ubi. Namun kolak istimewa sebagai santapan buka puasa ini juga terasa manis. Masyarakat desa menyebutnya Sanggiring. Untuk menyantapnya biasanya dipadukan dengan nasi ketan. Bahan baku sanggiring terdiri dari ayam jantan ( jago ) yang telah berumur satu tahun, bawang daun, gula merah, jinten serta santan kelapa.



Hidangan ini dalam proses pembuatannya cukup unik. Semua juru masak kolak ayam yang disebut sangguring ini, mulai dari yang menyediakan bahan hingga yang memasaknya harus laki-laki. Cara memasaknya juga tergolong cukup rumit hingga membutuhkan waktu hampir tiga hari. Bayangkan jika Anda memasak kolak untuk berbuka puasa paling banter 2 jam memasak, maka hidangan kolak akan sudah siap tersaji di meja dapur menjelang bedug azan Mahgrib tiba.


Kolak umumnya menggunakan bahan baku Buah Pisang, Ketela maupun singkong, tetapi di Gresik Jawa Timur, kolak justeru dibuat dengan bahan baku daging Ayam, Santan Buah Kelapa, dan Daun Berambang. Menu tradisional warisan Sunan Dalem, Putera Sulung Sunan Giri ini, hanya tersedia pada malam ke 23 bulan Suci Ramadhan, dan diyakini berkhasiat bangkitkan Stamina dan Sembuhkan berbagai macam penyakit.


Sekalipun unik cara memasaknya yang melibatkan juru masak semua laki-laki, warga desa setempat menolak jika terdapat unsur sirik di dalam tradisi memasak kolak ayam alias si sanggiring ini. Memang sampai saat ini warga tetap mengadakan tradisi tersebut semata-mata hanyalah untuk mempertahankan tradisi Desa Gumeno yang diwariskan leluhurnya sejak dulu kala. Tradisi ini ternyata sudah ada sejak lima abad lalu sejak dimulai pertama kalinnya ketika Sunan Dalem, putra Sunan Giri membangun mesjid untuk syiar agama Islam di daerah tersebut.



Balik ke masa lima abad lalu ketika tiba-tiba Sunan Dalem sakit yang tidak mampu disembuhkan dengan obat apapun. Hingga akhirnya pada malam ke-23 bulan Ramadhan, Sunan Dalem menjalankan sholat istikhoroh dan akhirnya mendapat petunjuk dari Allah. Keesokan harinya Sunan Dalem meminta pada santrinya untuk menyiapkan ayam jago kampung untuk dimasak menjadi kolak ayam jago. Ajaib, ketika petunjuk itu dilaksanakan, penyakit Sunan Dalem yang sebelumnya tidak bisa disembuhkan dengan cara apa pun baik obat dan metode kesembuhan yang digunakan memberi terapi kepada Sunan Dalem, tiba-tiba berangsur sembuh.



Maka sejak saat itu, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME, Sunan Dalem lalu menganjurkan para santrinya untuk melestarikan tradisi memasak kolak ayam si Sanggiring yang memang sangat manis kuahnya. Seandainya semua sahabat sehat dengan reiki tertarik dengan masakan kolak rasa ayam tak ada salahnya jika tanggal 23 Ramadhan tahun depan nanti, Anda berkunjung ke Desa Gumeno untuk mencicipi sekaligus melihat sendiri proses pembuatan si Sangguring ini.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.