Dagger,
anjing Labrador retreiver hitam berusia 3 tahun, semua dilatih menjadi
anjng pembantu. Namun, dia takut naik turun tangga. Ternyata, Dagger
punya bakat lain, yakni melukis.
Dia
kerap menemani pemiliknya, Yvonne Dagger, melukis, hingga dibuatkan
kuas khusus yang disambung dengan tabung kertas sehingga mudah digigit. "
Dia selalu menemani saya melukus dan sangat senang ketika diberi kuas.
Setiap goresan yang Anda lihat adalah hasil goresan Dagger, " ujar
Yvonne kepada stasiun televisi ABC 7 seperti dikutip laman upi.com.
- Tak membutuhkan waktu lama bagi Dagger II untuk menguasai teknik melukis, ia juga paham dengan teknik pewarnaan, dan menuangkan segala inspirasinya di atas kanvas yang biasanya berukuran 41 cm x 51 cm. Uniknya, hasil lukisan Dagger tak pernah sama. Ia mampu membangun kreativitas dalam setiap hasil karyanya.
- Meski sebagian besar anjing jenis labrador berbakat menjadi seekor anjing penuntun, ternyata Dagger lebih tertarik memerhatikan Yvone melukis. Inilah hasil karya lukisan Dagger yang laku terjual senilai 50 - 200 dollar AS.
Yvonne
kemudian menjual hasil karya Dagger senilai 50 - 200 dollar AS dan
disumbangkan bagi Canine Companions for Independence, yayasan tempat
Dagger seharusnya bekerja mendampingi manula. Sejauh ini anjing yang
dijuluki Dog Vinci ini telah mengumpulkan hingga 1.000
dollar AS bagi yayasan itu. " Dengan caranya sendiri, dia membalas kasih
sayang orang padanya, " kata Yvonne.
UPI / WAS.







0 komentar