ON LINE

Followers

ANGKA KEMATIAN IBU HARUS TURUN.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Selasa, 08 Januari 2013

Badan Perserikatan Bangsa-bangsa untuk Anak-anak ( Unicef ) menilai Indonesia telah mencapai kemajuan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Unicef mengatakan, sejak tahun 1990, angka kematian ibu dan anak Indonesia mengalami penurunan lebih dari setengah setiap tahunnya. Tentu saja hal ini merupakan kemajuan dalam mencapai Tujuan Pembangunan Milenium ( MDG ) 2015.

Keberhasilan menurunkan angka kematian ibu dan anak saat bersalin dikarenakan faktor kesehatan ibu dan bayi. Data menunjukkan, tingkat kematian balita di kalangan keluarga miskin lebih dari tiga kali lipat dibandingkan rumah tangga terkaya.  Oleh karena itu Unicef menyoroti disparitas antara masyarakat dan kelompok sosial-ekonomi yang jelas terlihat di sektor kesehatan.

Di antara ibu yang tak berpendidikan, hanya 15 persen dari mereka yang melahirkan di fasilitas kesehatan. Persentase kelahiran yang dibantu oleh petugas kesehatan terlatih meningkat, ketika pendapatan ibu atau status pendidikannya meningkat. Padalah,  Kementerian Kesehatan menetapkan target 90 persen persalinan ditolong oleh tenaga medis pada 2010.

Sementara itu, tiga faktor utama penyebab kematian pada ibu melahirkan, yaitu pendarahan, hipertensi saat hamil serta infeksi. Pendarahan menempati persentase tertinggi penyebab kematian ibu melahirkan, yaitu 28 persen.  Persentase tertinggi kedua penyebab kematian ibu, adalah hipertensi saat hamil sebanyak 24 persen.
Kesehatan bayi setelah ibu melahirkan harus tetap diperhatikan. Salah satunya memberikan bayi ASI eksklusif.
Kesehatan bayi setelah ibu melahirkan harus tetap diperhatikan. Salah satunya memberikan bayi ASI eksklusif.
Sementara itu persentase tertinggi ketiga penyebab kematian ibu melahirkan, adalah infeksi sebanyak 11 persen. Karena tingkat kematian ibu dan bayi saat bersalin cukup memprihatinkan, maka pada tahun 2010, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon meluncurkan Strategi GLobal untuk Kesehatan Perempuan dan Anak-anak. Tujuan utama peluncuran strategi ini adalah,  untuk mendukung perempuan dan kesehatan anak-anak.

Tujuan ini meliputi lebih banyak bidan terlatih, akses terhadap kontrasepsi dan perawatan melahirkan terampil, gizi yang lebih baik, pencegahan penyakit menular, serta pendidikan masyarakat yang lebih kuat. Unicef menyarankan sebaiknya Indonesia fokus kepada seluruh sistem pendekatan yang mengatasi semua komponen sumber daya manusia, pendidikan kesehatan manusia dan gizi.

Mereka juga menyarankan sebaiknya Indonesia memperhatikan akses ke perawatan kualitas pelayanan, peraturan dan standardisasi pelayanan, pemerintahan dan tingkat yang memadai serta penargetan pembiayaan. Melalui upaya ini, jumlah angka kematian ibu tahun depan diharapkan jauh berkurang dibandingkan tahun ini. ( INO ).

Sumber : Inspiratorial Hari Ibu.

0 komentar

Posting Komentar

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.