





Aku Jemu demikianlah judul lagu Pop berirama beat dari Koes Plus yang terbit di tahun 1975. Kenapa Koes Plus yang sebelumnya bernama Koes Bersaudara yang hadir di blantika musik sejak tahun 1962 berani berkata "Aku Jemu" dalam judul lagunya itu? Tentunya Mas Yok Koeswoyo sebagai pencipta lagu itu bisa menjawab pertanyaan sehat dengan reiki untuk postingan kali ini. Jemu bahkan rasa jenuh bisa menghantui siapapun dalam hidup ini.
Memang beberapa pekerja kantor bahkan Anda semua penggemar blog tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah jenuh. Di antara mereka dan juga Anda yang biasa bekerja dari pagi hari hingga sore hari merupakan aktivitas wajib yang harus dilakukan setiap hari kerja, bisa dihinggapi rasa jenuh. Demikian pula sehat dengan reiki yang Minggu Pagi ini terpaksa menjaga gawang bekerja sejak subuh hingga tengah hari mendapatkan suasana kantor yang tidak biasanya. Maklum mengingat bekerja di media televisi tidak mengenal istilah libur di hari Minggu, jadi The Show Must Go On...itulah sekedar istilah bagi pekerja di mass media massa.
Tentunya Anda yang pernah bekerja dan saat ini bisa menikmati hari libur di Minggu bertanya-tanya apakah bekerja model begini tidak menimbulkan rasa jenuh bila ide sudah mentok dan otak sudah tidak mau lagi diajak berpikir? Jujur saja saya juga Anda lama kelamaan merasa jenuh namun karena tugas dan kewajiban yang harus dijalankan maka rasa jenuh tadi bisa kita halau dengan beberapa kiat yang telah sehat bersama reiki dan teman-teman kerabat kerja lainnya persiapkan bila bekerja over time di hari libur ini. Apa saja kiatnya teman?
Pertama, rasa jenuh bisa kita siasati dengan berolahraga. Tentunya olahraga bisa kita lakukan sehabis dinas di sore hari atau di pagi hari sebelum ke kantor. Memang disadari rasa jenuh biasanya muncul bila tubuh sudah terlalu letih bekerja. Apalagi bila bekerja di depan komputer atau monitor televisi lelah mata pasti akan mendera kita bila bekerja terlalu lama menatap layar komputer. Nah olah raga di sini adalah olah raga ringan di saat rehat bekerja dengan cara melakukan gerakan-gerakan senam kecil di luar ruangan sambil menghirup udara segar luar gedung. Bisa juga kita melintas di koridor yang ada tamannya membatasi blog bangunan satu dengan blog bangunan lainnya.
Gerakan-gerakan ringan senam seperti relaksasi otot kaki, otot tangan, otot bahu, memijit leher dan punggung sangat membantu mengurangi rasa penat. Bisa dilakukan sendiri atau meminta bantuan rekan sekerja agar saling membantu mengatasi keluhan rasa penat. Anda bisa juga rehat sejenak dengan berkunjung ke ruangan lain tempat rekan sekerja Anda berada. Syukur kalau ruangan kerja rekan ini dibatasi oleh taman dan berada di blog lain dari ruangan tempat Anda bekerja.
Kedua, memanfaatkan waktu istirahat makan siang untuk melepas penat. Kesibukan bekerja utamanya di depan komputer atau monitor layar televisi ketika sedang menyunting gambar dapat membuat orang menjadi "autis". Kalau ide sedang mengalir lancar ketika menyunting gambar rasanya jeda sejenak untuk istirahat kita abaikan saja. Ide bisa hilang bahkan menguap bila pekerjaan terputus karena perlu istirahat siang.
Agar tidak menjadi manusia autis di saat makan siang segera keluar dari kamar editing dan ajak teman sekerja bercakap-cakap sambil menikmati makan siang bersama di warung Tegal atau kantin kantor.Untuk meredakan strees membiasakan diri bersendau gurau dengan teman sekerja misal dengan mengomentari pertunjukan lawak di televisi malam harinya. Dengan melepaskan ketegangan otot wajah terapi tertawa sedikit membantu melepaskan kepenatan bekerja. Bila perut sudah kenyang segera tunaikan kewajiban ibadah siang di ruang ibadah kantor.
Ketiga, sebelum bekerja kembali sempatkan waktu sejenak untuk membaca majalah atau surat kabar. Pekerjaan yang menumpuk akan membuat otak cepat lelah. Sebaiknya membaca berita ringan seputar olah raga, infotainment atau membaca cerita komik atau silat Kho Ping Ho. Tetap rilek sejenak dengan mengolah nafas agar stamina muncul kembali untuk bekerja di paruh berikutnya.
Keempat, coba berjalan ke arah taman kantor yang pohonnya rindang. Tatap hijaunya dedaunan sejenak dan tahan lalu hembuskan nafas secara berulang-ulang dengan rilek agar energi positif dari hijaunya daun terserap ke pori-pori tubuh. Masih dalam kondisi santai affirmasikan dalam hati, "Semoga energi hijaunya daun menambah stamina saya agar produktivitas bekerja kembali meningkat." Untuk kesehatan mata sebaiknya menatap rimbunnya daun pohon dilakukan juga di sore hari menjelang jam bubar kantor.
Berdiam diri di dalam kantor secara terus menerus memang terasa membosankan. Bila ditambah dengan terpaan dinginnya AC ruangan tempat kita bekerja dan kondisi tubuh tidak fit, akan gampang terkena influenza. Sebaiknya sempatkan sejenak berjalan ke luar ruangan. Tidak perlu jauh cukup disekitar ruangan tempat kita bekerja.Hirup udara segar sebanyak-banyaknya.
Kelima, yang saat ini sedang ramai dibicarkan adalah fenomena Face Book yang menjangkiti anak sekolah dan pekerja kantoran. Untuk rehat sejenak Anda bisa membuka blog pribadi, membuka email dan menatap Face Book menjalin relasi sosial di jejaring internet. Sebaiknya kegiatan ini jangan sampai Anda malah keasyikan sehingga lupa melanjutkan pekerjaan. Kalau Anda tanya kepada sehat bersama reiki pekerjaan utama lainnya selepas jam kantor apa saja?... saya jawab,"Terkadang saya ada OB rekaman di luar studio sampai malam hari."

Setelah berkelana dalam posting di luar tema Reiki, hari ini sehat dengan reiki kembali memenuhi sebagian pembaca blogku ini untuk menjelaskan kembali apa itu Reiki. Barangkali ini sekaligus memenuhi dahaga sobat-sobatku untuk mau hidup sehat ala reiki sehingga mereka tertarik belajar dan kemudian mengamalkannya. Hidup sehat dengan reiki memang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari setelah kebutuhan sandang, pangan dan papan.
Dari sekian banyak jenis olah mental-spiritual tak berlebihan jika reiki dianggap paling instan. Hanya dengan pelatihan selama satu hari seseorang segera bisa menyerap dan menggunakan energi Ilahi (Reiki). Manfaatnya bukan hanya menyembuhkan diri sendiri, tapi juga orang lain baik jarak dekat atau jarak jauh. Badan jadi lebih sehat spiritualis juga meningkat.
Sebagai sebuah tradisi spiritual, reiki sebenarnya sudah ada sejak peradaban kuno.Tradisi ini sudah biasa dipraktekkan Biksu di Tibet, India dan China. Memang kehadirannya di Indonesia sejak tahun 1996 telah menjadikan reiki cukup populer setelah praktisi reiki dari berbagai tradisi yang belajar lalu mengamalkannya merasakan langsung efek kesehatan jasmani dan rokani setelah menjadi praktisi reiki.
Secara harfiah reiki berarti energi Ilahi ( divine energy ) yang diambil dari bahasa Jepang yang berarti Re ialah sesuatu yang spiritual/Ilahi dan Ki adalah Energi.Disebut demikian karena inti dari latihan ini ialah penyerapan dan pengaliran energi Ilahi itu sendiri. Mirip meditasi, reiki juga didasarkan pada konsep tentang Chakra ( pusat energi ) yang ada di dalam tubuh manusia.
Menurut konsep Chakra bahwa dalam tubuh kita terdapat 7 Chakra Mayor yaitu Chakra Mahkota ( terletak di ubun-ubun ), Chakra Ajna/mata ketiga (terletak di antara dua alis mata ), Chakra Visudi ( terletak di pita suara/tenggorokan ), Chakra Jantung ( terletak di tengah dada antara 2 puting susu ), Chakra Pusar/Solar Flexus ( terletak di uluhati ), Chakra Sex ( terletak di kelamin )dan Chakra Dasar ( terletak di dasar tulang ekor ). Sedangkan Chakra Minor ialah Chakra di kedua telapak tangan kanan dan kiri yang berfungsi mengalirkan Energi Reiki ke diri sendiri atau orang lain.
Di dalam tubuh manusia energi ini mengalir melalui pembuluh energi antara chakra satu dengan chakra lainnya saling terhubung satu sama lain. Pembuluh energi terpenting dalam reiki adalah pembuluh/jalur Shusumna yang ada di sepanjang tulang belakang mulai dari tulang ekor sampai puncak kepala.Di samping jalur Shusumna ada juga jalur Ida dan Pingala yang berfungsi menyeimbangkan energi Yin dan Yang. Jalur Ida adalah jalur bulan sedangkan jalur Pinggala adalah jalur matahari.
Energi yang dipakai ini bukan dari hasil olah nafas atau tenaga dalam melainkan dari alam semesta dengan jumlah tak terbatas dan tidak mengenal blank area di seluruh permukaan bumi baik daratan, lautan bahkan angkasa.Kedengarannya memang wah...ya memang demikianlah adanya dan tersedia kapan pun waktunya untuk kita akses ( down load ) baik kita sedang berkendara, berjalan kaki, duduk diam manis sambil menonton televisi dan dengan mudah kita transfer ke orang lain melalui media udara,gelombang radio/televisi bahkan dengan media internet sekali pun.
Pernahkan Anda ketika kecil dahulu terantuk batu lalu tiba-tiba ibu mengusap kaki kita yang terantuk batu tadi dengan tangannya penuh kasih sayang sambil mengusap-ngusap bagian kaki yang sakit. Nah demikianlah praktek reiki dalam kehidupan sehari-hari. Secara reflek tangan ibu memegang bagian tubuh kita yang sakit lalu ada semacam hawa/energi mengalir ke bagian yang sakit tadi walaupun energi itu kecil sekali karena ibu bukan praktisi reiki.
Barulah setelah melalui tahapan attunement/penyelarasan, sang ibu atau orang lain dapat mengalirkan reiki untuk diri sendiri atau kepada orang lain. Proses attunement berbeda dengan proses "pengisian" yang biasa dilakukan di tradisi tenaga dalam.Pada saat attunement getaran energi yang ada di dalam tubuh diselaraskan dengan frekuensi energi alam semesta ( reiki ) sehingga chakra-chakra dalam tubuh seketika aktif dan bersinergi satu sama lain dan siap menerima energi alam semesta. Hanya dengan niat di hati maka energi Reiki akan mengalir kepada kita.
Ibaratnya kita ini pesawat radio, agar nanti bisa menerima siaran radio dari pemancar, maka frekuensi radio kita diselaraskan dengan frekuensi pemancar sehingga hanya dengan memutar tombol gelombang radio, siaran pun dapat diterima di radio kita. Proses attunement dalam reiki hanya bisa dilakukan oleh Master Reiki dengan jalan mengaktifkan Chakra Mahkota,Chakra Jantung,Chakra Telapak Tangan Kanan dan Kiri calon praktisi reiki.
Sensasi setelah kita menerima attunement reiki badan terasa panas, berkeringat, telapak tangan serasa ada hawa hangat/dingin bergantian mengalir dan sepanjang jalur Shusumna tulang belakang mengalir hawa hangat bahkan panas berlebihan sepanjang hari. Namun seiring kita berlatih self healing secara rutin maka hawa panas/dingin akan berkurang intensitasnya. Efek positifnya tubuh yang tadinya sakit-sakitan akan berkurang dan diri ini akan merasa sehat, bugar dalam aktifitas sehari-hari.
Anda ingin membuktikan apakah reiki bisa menyembuhkan diri sendiri dan orang lain? Sehat dengan reiki yang sudah mempraktekkan selama 6 tahun ini dengan Izin Tuhan sudah mengalami sendiri kemajuan kesehatan pribadi. Kini tinggal Anda juga mempunyai peluang sama untuk dapat jauh lebih sehat dari saya. Ingin tahu reiki secara gratis silakan datang dan pelajari di sini ya? Materi penyelarasan dan pelatihan jarak jauh dilakukan melalui media internet.
