Makan
pada jam tidur tak hanya memengaruhi kesehatan metabolisme, tetapi juga
mengakibatkan penurunan fungsi otak untuk belajar dan mengingat yang
dikontrol bagian otak hipokampus. Itu hasil riset sejumlah peneliti
dari University of California, Los Angeles, yang diterbitkan jurnal
eLife, seperti ditulis Science Daily, Rabu ( 23/12 ). Kesimpulan belum
dikonfirmasi pada manusia, masih pada tikus.
Tampilkan postingan dengan label otak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label otak. Tampilkan semua postingan
Kebiasaan
buruk sulit diubah. Kebiasaan apa pun, seperti gemar mengonsumsi
makanan manis, meninggalkan tanda abadi pada sirkuit tertentu di otak.
Riset ahli adaptasi otak Nicole Calakos, ahli pemodelan kebiasaan pada
hewan Henry Yin, dan mahasiswa neuorobiologi Justin O'Hare, semuanya
dari Institut Ilmu Otak Duke, Universitas Duke, Amerika Serikat,
menunjukkaan, kebiasaan buruk terkait bagian otak disebut ganglia basal,
jaringan kompleks pengontrol tindakan motorik dan perilaku kompulsif,
termasuk kecanduan obat.
Read More..
Gejala
umum sejumlah gangguan psikiatri, termasuk depresi dan skizofrenia,
adalah anhedonia atau ketidakmampuan merasakan kesenangan saat
beraktivitas, yang dalam kondisi normal seharusnya menyenangkan. Selama
ini, bagian otak pemicu anhedonia belum diketahui. Riset sebelumnya
menyebut, anhedonia terkait bagian otak di belakang dahi yang disebut
korteks prefontal medial ( KPM ) yang berfungsi berpikir tentang diri
dan orang lain, serta mengorganisasikan informasi.
Read More..
Meskipun
jumlah dan proses pengaktifan gen berbagai spesies vertebrata atau
hewan bertulang belakang mirip, ukuran dan kompleksitas otaknya
beragam. Riset Benjamin Blencowe dari Universitas Toronto, Kanada, dan
rekan menunjukkan perbedaan perkembangan otak vertebrata dipengaruhi
penyambungan alternatif ( AS ), saat gen-gen bergabung membentuk protein
tertentu. Proses AS meningkatkan keragaman tubuh vertebrata karena
bagian gen ekson diacak membentuk protein berbeda.
Mereka yang pernah dirawat di rumah sakit karena penyakit yang parah kemungkinan mempunyai tingkat kecerdasan ( IQ ) sedikit di bawah rata-rata. Temuan itu merupakan hasil penelitian ilmuwan dari University of Copenhagen dan Aarhus University di Denmark setelah memeriksa catatan medis 190.000 warga Denmark yang lahir pada 1974 dan 1994. Penelitian dipublikasikan pada jurnal Plos One, 13 Mei 2015.
Setelah melihat catatan IQ warga saat berusia 19 tahun dan mempertimbangkan faktor eksternal lain, ternyata mereka yang pernah dirawat di rumah sakit karena sakit parah sebelum tes IQ memiliki nilai IQ rata-rata 1,76 lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang belum pernah di rawat di RS sebelum tes IQ. Bahkan,semakin sering dirawat di RS, nilai IQ nya semakin rendah.
" Infeksi pada otak sangat memengaruhi kemampuan kognitif. Namun, banyak penyakit infeksi parah lain yang tak menyerang otak, tapi bisa merusak kemampuan kognitif seseorang, " ujar Michael Eriksen Benros, peneliti pada National Center for Register-Based Research, Jumat ( 22/5 ).
Sumber : Kilas Iptek / Livescience / ADH.
Read More..
Analisis
terhadap 1.129 jenis protein pada 200 orang kembar menunjukkan
kandungan kimia darah bisa mendeteksi penurunan fungsi otak yang memicu
penyakit otak, seperti alzheimer dan demensia.
Mereka yang fungsi otaknya menurun cenderung punya kadar protein
MAPKAP5 lebih rendah pada darahnya. Institut Penuaan Nasional Departemen
Kesehatan dan Bantuan Kemanusiaan Amerika Serikat menyebut demensia
sebagai gangguan otak yang berdampak pada komunikasi dan aktivitas
harian.
Read More..
Tenggang
rasa atau berempati kepada orang lain ternyata tak hanya unik pada
manusia. Tikus juga bisa berempati pada sesamanya. Di antara keduanya,
empati makin kuat kepada orang yang dikenal dan sebaliknya, empati tak
muncul kepada orang tidak dikenal.
Pemicu
tidak munculnya empati kepada orang tak dikenal adalah stres. Namun
jika hormon pemicu stres ditekan dengan obat atau sesuatu yang
menyenangkan, seperti bermain video game, empati kepada orang asing akan
meningkat lagi. Penekanan hormon stres tersebut membuat rasa welas
terhadap orang asing akan muncul sama seperti kepada orang yang sudah
dikenal.
Read More..
Pemindaian
otak non-invasif seperti pencitraan resonansi magnetik memicu berbagai
temuan ilmu dasar tentang otak manusia. Namun, temuan-temuan itu hanya
terbatas pada dampak terhadap kehidupan sehari-hari di masyarakat. Studi
yang dipublikasikan dalam The Cell Press Journal Neuron, Rabu ( 7/1 ),
menunjukkan, pencitraan otak bisa membantu memprediksi perilaku terkait
kesehatan, perilaku kriminal, dan pembelajaran seseorang di masa depan
serta respons terhadap obat atau terapi perilaku.
Read More..
Peneliti
Universitas College London, Inggris, menemukan daerah di otak yang
berperan sebagai penunjuk arah atau kompas. Bagian itu disebut korteks
entorhinal yang tak hanya berperan memahami arah yang akan dituju,
tetapi juga memutuskan arah yang harus dipilih saat ingin menuju lokasi
baru. Mereka yang punya sinyal kuat di bagian korteks entorhinal jadi
penunjuk arah atau navigator yang baik.
Read More..
Miturut
sebuah studi oleh Joshua Goodmand dari Harvard Kennedy School of
Government di Cambride, Massachusetts, AS, orang kidal memperoleh
penghasilan 12 persen lebih rendah dibandingkan orang normal. Goodman
menganalisis hasil dari tiga survei yang dilakukan di AS dan dua survei
di Inggris dari periode 1970 hingga saat ini. Survei meliputi sekelompok
data tentang orang dengan kelompok tangan dominan, pendapatan mereka,
dan tingkat pendidikan.
Read More..
Pijat
dipercaya salah satu bagian penting dalam proses tumbuh kembang bayi.
Namun, jika tidak dilakukan dengan metode dan teknik yang benar, pijatan
pada bayi justru dapat menimbulkan kematian akibat pendarahan pada
otak. Pijatan pada bayi dapat dijadikan semacam rangsangan agar tumbuh
kembang bayi lebih optimal.
"Sering
kali dukun bayi memijat kepala bayi dengan alasan agar bentuknya
bagus. Pijatan ini jika terlalu keras bisa menyebabkan pendarahan otak
karena kepala bayi masih lunak, " ujar Guru Besar Fakultas Kedokteran
Universitas Gadjah Mada Sunartini Hapsara pada pelatihan pijat bayi
untuk awam di Rumah Sakit Akademik UGM di Desa Trihanggo, Sleman, DI
Yogyakarta, Jumat ( 21/11).
Read More..
Para
peneliti pada Wellcome Trust Sanger Institute, Inggris, yang dipimpin
Hayley Bennett, menemukan cacing pita pada otak pasien dengan gangguan
neurologi, seperti sakit kepala, hilang ingatan, dan kejang. Sebelum
pembedahan, citra rontgen menunjukkan obyek itu di otak pasien
berkebangsaan Tiongkok. Riset genom menemukan parasit itu berspesies
Spirometra erinaceieuropaei.
Read More..
Kerja
malam meningkatkan risiko kanker payudara, stroke, serangan jantung,
dan kegemukan. Penelitian terbaru tim Universitas Swansea, Inggris, dan
Universitas Toulouse, Perancis, menunjukkan, kerja malam juga merusak
kemampuan kognitif otak. Kemampuan otak menurun seiring pertambahan usia. Namun pada pekerja malam, penurunan kemampuan otak kian cepat.
Seorang
pekerja malam 10 tahun, kemampuan kognitif otaknya sama dengan orang
berumur 6,5 tahun lebih tua tetapi tidak bekerja malam. Meski demikian,
kemampuan otak bisa kembali normal, yang butuh wakttu lima tahun sejak
orang itu berhenti bekerja malam. " Potensi kesalahan kian besar saat
seseorang melakukan pekerjaan kognitif yang kompleks di malam hari, "
kata Philip Tucker dari Universitas Swansea kepada BBC, Selasa ( 4/11).
Read More..
Sebuah
konsorsiom ilmuwan dari 35 negara menemukan lebih dari 100 gen pemicu
skizofrenia, 83 di antaranya belum pernah diidentifikasi. Gen itu
ditemukan melalui studi genetika terhadap 37.000 penderita skizofrenia.
Sebagian gen terlibat dalam penyampaian pesan zat kimia di otak dan
sebagian lain berperan dalam sistem kekebalan tubuh yang melindungi
tubuh dari serangan penyakit.
Read More..
Menstimulasi
bagian otak tertentu dengan gelombang magnet dari arus listrik tanpa
bedah bisa memulihkan ingatan. Demikian hasil riset para pakar dari
Norhtwestern University, AS, yang dipublikasikan majalah Science, Jumat (
29/8 ). Para peneliti yang dipimpin Prof Joel Voss menstimulasi saraf
penghubung tertentu pada otak yang disebut hippocampus.
Selama
ini hippocampus berperan sentral memproses ingatan dasar yang
mengompilasi sejumlah fakta bersama. Sebanyak 16 sukarelawan
diperlihatkan gambar sambil mendengar kata tertentu yang tak relevan
untuk tiap wajah.
Read More..
Tim
dari Pusat Penyakit Tumor Nasional di Heidelberg, Jerman, mengembangkan
vaksin demi mencegah tumor otak. Vaksin itu meningkatkan sistem
kekebalan tubuh untuk menyerang sel-sel abnormal pemicu tumor. Guru
Besar Neurologi dari Universitas Heidelberg Michael Platten memaparkan,
vaksin didesain untuk menyerang sel-sel tumor otak.
Selama
ini terapi bagi penderita stroke memakai obat-obatan untuk menormalkan
kerusakan otak akibat matinya sel-sel otak. Namun, terapi harus cepat
dilakukan sesaat setelah kena stroke. Tim Sekolah Kedokteran Universitas
Stanford, AS, menemukan metode agar terapi bisa lebih lama hingga
beberapa bulan sesuai serangan stroke. Metode yang digunakan menangani
penderita stroke adalah teknik optogenetik.
Teknik
ini dilakukan dengan mengirim cahaya ke otak memakai serat optik untuk
mengaktifkan sel otak yang sudah direkayasa genetik guna guna merespon
cahaya. Metode itu akan meningkatkan senyawa kimia yang memengaruhi
pembentukan koneksi baru di antara sel otak dan merangsang koneksi di
antara neuron. Neuron sendiri adalah sel penyimpan dan pengirim
informasi yang ada di korteks motor ( bagian otak yang bertanggungjawab
pada gerakan sukarela ).
Bencana
mengubah struktur otak manusia. Perubahan itu berlangsung sepanjang
hidup. Adapun kemampuan seseorang pulih dari stres yang dipicu peristiwa
traumatik, seperti bencana, sangat bergantung pada diri mereka.
"
Otak tidak bersifat dinamis, bereaksi terhadap apa pun yang terjadi
pada diri dan lingkungannya, " ujar profesor psikiatri pada Sekolah
Kedokteran Yale, AS, Rajita Sinha, kepada Livescience, Selasa ( 29/4 ).
Penelitian pemindaian otak 37 mahasiswa sebelum dan sesudah gempa besar
di timur Jepang tahun 2011 menunjukkan, volume hipokampus dan korteks
orbitofrontal responden menurun sesaat pasca bencana. Setahun kemudian,
volume hipokampus terus susut seiring tingkat depresi dan kecemasan
responden yang tak membaik.
Sekelompok
ilmuwan internasional yang dipimpin peneliti dari King's College London
mengidentifikasi gen penentu ketebalan zat abu-abu pada otak yang
terkait dengan kecerdasan. Penelitian yang dimuat diMolecular Psychiatry
itu bisa membantu ilmuwan memahami mekanisme biologi yang
melatarbelakangi gangguan kecerdasan.
Mereka
meneliti cerebral cortex, lapisan terluar dari otak manusia. Bagian ini
dikenal sebagai zat abu-abu dan berperan penting dalam proses
mengingat, perhatian, kesadaran perseptual, pemikiran, bahasa,dan
kesadaran. Tim King's College menganalisis contoh DNA dan hasil
pemindaian MRI dari 1.583 remaja sehat berusia 14 tahun.
Selama
ini hipotesis pemicu disleksia atau gangguan kemampuan belajar yang
membuat seseorang kesulitan membaca atau menulis secara benar, adalah
representasi bunyi yang salah di otak. Penelitian psikolog klinis dari
Universitas Katolik Leuven, Belgia, Bart Boets, dan rekan menggunakan
citra otak orang disleksia menunjukkan, representasi bunyi dasar di otak
orang disleksia sama lengkap dan kuat dengan orang yang tidak mengalami
disleksia.
Yang
membedakan, kata Boets kepada Livescience Kamis ( 5/12 ), adalah
interkoneksi otak orang disleksia buruk, terutama di bagian otak yang
disebut daerah Broca, yaitu di lobus frontal otak yang mengolah
pengucapan dan di bagian korteks pendengaran kiri dan kanan. Hasil
penelitian yang dimuat di jurnal Science ini menunjukkan, penyebab
disleksia adalah koneksi yang lemah yang membuat kemampuan membaca atau
berbicara orang disleksia buruk.
Sumber : Livescience / MZW.
Read More..

