Studi
di Amerika Serikat menunjukkan, banyak pasien lanjut usia dengan
penurunan kemampuan kognitif ringan mendapat perbaikan fungsi otak
setelah ikut program kebugaran otak. Riset melibatkan 127 orang berusia rata-rata 71 tahun selama 12 minggu, mencakup latihan meditasi, terapi
perilaku kognitif, edukasi diet Mediterania, olahraga, pengurangan
stres, dan kebiasaan tidur cukup. Di akhir program, 84 persen peserta
mendapat perbaikan signifikan fungsi kognitif, seperti ditulis peneliti
pada Journal of Presentation of Alzheimer's Disease.
Read More..
Tampilkan postingan dengan label kognitif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kognitif. Tampilkan semua postingan
Menjadi
genius setelah mengalami cedera otak tentu merupakan pengalaman yang
menarik. Perempuan di Maybell, Negara Bagian Colorado, Amerika Serikat,
Leigh Erceg ( 47 ), mengalami hal tersebut. UPI melaporkan, Erceg
dulunya adalah seorang pekerja di sebuah peternakan di Colorado. Ia
kemudian jatuh ke dalam jurang pada 2009.
Ia
bisa diselamatkan tetapi kehilangan semua memori atau ingatannya. Semua
peristiwa yang terjadi sebelum ia terjatuh tak lagi bisa diingatnya. "
Saya tidak tahu bagaimana saya terjatuh, tetapi insiden itu pasti sangat
dramatis, " ujarnya.
Kerja
malam meningkatkan risiko kanker payudara, stroke, serangan jantung,
dan kegemukan. Penelitian terbaru tim Universitas Swansea, Inggris, dan
Universitas Toulouse, Perancis, menunjukkan, kerja malam juga merusak
kemampuan kognitif otak. Kemampuan otak menurun seiring pertambahan usia. Namun pada pekerja malam, penurunan kemampuan otak kian cepat.
Seorang
pekerja malam 10 tahun, kemampuan kognitif otaknya sama dengan orang
berumur 6,5 tahun lebih tua tetapi tidak bekerja malam. Meski demikian,
kemampuan otak bisa kembali normal, yang butuh wakttu lima tahun sejak
orang itu berhenti bekerja malam. " Potensi kesalahan kian besar saat
seseorang melakukan pekerjaan kognitif yang kompleks di malam hari, "
kata Philip Tucker dari Universitas Swansea kepada BBC, Selasa ( 4/11).
Read More..
Tipe
golongan darah yang jarang ternyata berkaitan dengan kehilangan memori.
Orang dengan golongan darah AB yang ditemukan pada 4 persen dari total
populasi, cenderung memiliki masalah kognitif dan memori dibandingkan
kelompok darah lain. Tim peneliti yang dipimpin Dr Mary Cushman dari
University of Vermont College of Medicine, Burlington, menganalisis
data sekitar 30.000 warga Amerika Serikat. Usia responden yang dijadikan
penelitian 45 tahun ke atas.
Mikroba
usus berperan penting menyerap zat gizi dalam makanan bagi tubuh. Pada
anak kurang gizi, mikroba itu rusak. Namun, pemberian suplemen dan
makanan dengan zat gizi tambahan tak bisa serta-merta menjadikan mikroba
usus membaik.
Akibatnya,
kurang gizi anak berdampak panjang, mengganggu pertumbuhan fisik,
kognitif, dan kekebalan tubuh. Demikian studi Sekolah Kedokteran
Universitas Washington, St Louis, AS, dan Pusat Penelitian Diare
Internasional di Dhaka, Banglades. Penelitian pada 64 anak kurang gizi
Banglades dibandingkan dengan 50 anak sehat.
Anda
hobi mendengarkan musik? Jika masih duduk di bangku sekolah alangkah
bahagianya jika sedang belajar juga diiringi dengan sayup-sayup iringan
musik teduh yang menenangkan pikiran. Begitu pentingnya arti musik bagi
seseorang untuk didengarkan, alat musik pun mampu menghasilkan nada
bunyi yang enak didengar telinga.

