Seorang
peneliti memeriksa perangkap nyamuk di lingkungan Paris, Kolombia,
Selasa ( 26/1 ). Studi dan Program Pengendalian Penyakit Tropis dari
Antioquia's University, yang dirilis setahun lalu, menyebutkan, nyamuk
Aedes aegypti pembawa bakteri Wolbachia yang mencegah mereka dari
penularan virus zika dan dengue. Miturut Organisasi Kesehatan Dunia
alias WHO, virus zika, penyakit yang ditularkan melalui nyamuk dan
diduga menyebabkan cacat lahir yang serius, diperkirakan menyebar ke
semua negara di Amerika, kecuali Kanada dan Cile
Read More..
Tampilkan postingan dengan label bakteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bakteri. Tampilkan semua postingan
Serangan
bakteri ganas pada tanaman zaitun mengancam produksi zaitun di Eropa,
setelah merebak di Italia selatan. Menurut para ahli, konsekuensi utama
serangan itu adalah merosotnya panen dan mahalnya biaya pengendalian,
apalagi jika sebaran bakteri meluas. Peringatan itu dikeluarkan Otoritas
Keamanan Pangan Eropa.
Read More..
Resistensi
patogen terhadap antibiotik menempati urutan pertama penyebab krisis
kesehatan masyarakat. Namun, pada riset terkini, Prof Kim Lewis dari
Universitas Northeastern, di Boston, Massachusetts, AS, bersama
koleganya, menemukan metode baru. Satu di antara metode baru itu adalah
mengembangkan bakteri yang menghasilkan 25 antibiotik baru, salah di
antaranya amat menjanjikan.
Selama
beberapa dekade terakhir, hasil penemuan itu mengakhiri musim kemarau
temuan antibiotik kelas baru. Temuan baru antibiotik itu bisa
mengeliminasi patogen tanpa menimbulkan resistensi. Ini amat menjanjikan
bagi terapi infeksi kronik, seperti tuberkulosis. Riset yang disambut
hangat komunitas ilmuwan dunia itu dipublikasikan pada Rabu ( 7/1 ) di
jurnal Nature.
Read More..
Berbagai
studi menunjukkan, laba-laba bukan penyebab infeksi bakteri bagi
manusia. Studi yang dipimpin pakar serangga Universitas California di
Riverside, AS, menunjukkan, keberadaan bakteri pada taring dan mulut
laba-laba tak membuatnya otomatis menjadi vektor bagi bakteri. "Meski
gigitan laba-laba dapat menjadi agen penyebab yang menarik dan
menyebabkan infeksi, data menunjukkan sangat tidak mungkin, " kata
Richard S Vetter, penulis utama studi yang telah pensiun dari Departemen
Entomologi Universitas California.
Read More..
Kapsul
berisi tinja beku mengatasi infeksi bakteri Clostridium difficile pada
usus yang mengakibatkan diare parah. Metode itu dilakukan karena
penelitian sebelumnya menunjukkan transplantasi tinja dapat mengatur
ulang keseimbangan bakteri di dalam usus. Namun, para ahli mengingatkan
masyarakat untuk tidak membuat kapsul itu sendiri.
C
difficile hidup alami dalam usus berebut tempat dan makanan bersama
ratusan spesies lain. Namun, beberapa antibiotik dapat membunuh
kompetitor C difficile sehingga bakteri itu justru tak terkendali.
Penelitian ilmuwan AS dan Israel itu diuji pada 20 orang dengan infeksi
kronis C difficile, masing-masing diberi 15 kapsul selama dua hari
berturut-turut.
Read More..
Telepon
seluler merupakan pelabuhan bagi ribuan jenis bakteri dari tubuh dan
lingkungan. Dalam studi yang melibatkan 17 responden dengan mengambil
sampel dari telunjuk dan jempol serta ponsel layar sentuh mereka,
mengejutkan hasilnya. Hasilnya ditemukan 7.000 jenis bakteri.
Bakteri paling umum adala Streptococcus, yang bersarang di mulut, serta Staphyloccocus dan Corynebacterium
pada kulit. Sampel mikroba di ponsel 82 persen cocok dengan mikroba di
jari. Bakteri pada tubuh seseorang mirip bakteri di ponselnya dan
berbeda dengan di ponsel orang lain.
Anda
kenal dengan buah mengkudu yang sering ditelantarkan buahnya saat jatuh
ke tanah beberapa dekade lalu ? Kebalikannya dengan buah manggis si
hitam manis, dipungut lalu ditempatkan dalam keranjang saat panen
manggis telah tiba. Ternyata menurut penelitian seorang pakar farmasi
dari universitas terkenal di Yogyakarta, kedua jenis buah itu berpotensi
dapat meningkatkan sistem imun manusia.
Peneliti
Farmasi Universitas Gadjah Mada, Ediati Sasmito, mengatakan, kandungan
polisakarida dalam mengkudu bisa dimanfaatkan sebagai imunostimulator
untuk membantu menormalkan sistem imun. " Sistem imun harus normal. Jika
imun terlalu tinggi, akan mengakibatkan alergi. Sebaliknya, jika
imunnya rendah, tubuh rentan terhadap bakteri, " kata Ediati .
Daun
beluntas berpotensi dimanfaatkan menjadi sayur, pakan ternak, dan obat.
Daun ini antara lain bisa digunakan sebagai penurun panas, pereda nyeri
rematik, dan penghilang bau badan. Daun beluntas mengandung senyawa
fitokimia, yaitu senyawa tanin, fenol, flavonoid, sterol, dan alkaloid,
yang bersifat antioksidan dan antibakteri.
Mahasiswa
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri
Yogyakarta ( UNY ), Anita Ekantini, Indarti, Sri Kusyani, Chandra Dewi
Puspitasari, dan Yuli Subekti memanfaatkan daun beluntas sebagai
semprotan penghilang bau badan. Penelitian mereka berjudul Deodorant Spray Ekstrak Pucuk Daun Beluntas ( Pluchea indica L ) Less.
Makanan tinggi serat dapat mengurangi peradangan pada paru. Demikian hasil penelitian pada mencit yang
dipublikasikan di jurnal Nature Medicine. Saluran napas penderita asma
mudah teriritasi dan meradang sehingga menyempit dan penderita sulit
bernapas. Solusinya bisa terletak pada organ tubuh lain, yakni usus,
dan bakteri yang hidup di dalamnya.
Penelitian
tim di Universitas Lausanne di Swiss menunjukkan, bakteri yang mampu
mengunyah serat buah sayuran akan berkembang biak pada mencit yang
mengonsumsi makanan tinggi serat. Bakteri itu memproduksi asam lemak
rantai pendek. Asam lemak jenis ini menjadi sinyal bagi sistem kekebalan
tubuh sehingga paru lebih tahan iritasi.
Mekanisme baru melawan bakteri penyebab penyakit pneumonia ditemukan. Dalam percobaan di laboratoriom, peneliti membuat bakteri Streptococcus mati
kelaparan dengan memberikan mineral seng. Temuan dari Universitas
Adelaide dan Universitas Queensland, Australia, ini diharapkan bisa
menjadi awal pembuatan zat antibakteri melawan S pneumonioe.
Temuan
mereka dipublikasikan dalam jurnal Nature Chemical Biology dan
disebarluaskan Sciencedaily, Senin ( 11/11 ). Peneliti Chrisopher
McDevitt dan kolega menunjukkan, pemberian seng bisa menghambat
pengangkutan protein pada bakteri. Akibatnya, pembawa protein tak bisa
membawa zat mangan, mineral penting yang dibutuhkan S pneumoniae untuk
menyebabkan penyakit pada manusia.
Rajin
pangkal pandai hemat pangkal kaya, peduli kesehatan pangkal sehat bugar
tubuhnya. Itulah barangkali pepatah lama yang dimodifikasi orang modern
untuk menggambarkan bagaimana perlunya jaga diri terhadap sesuatu di
masa datang. Karena begitu pedulinya akan kebersihan, ada sebagian orang
punya kebiasaan bersih-bersih setiap hari.
Ia
peduli akan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggalnya, juga
peduli akan kebersihan diri sendiri termasuk bersih dari kotoran yang
melekat tubuhnya. Salah satu suka bersih-bersih adalah kebiasaan mencuci
tangan berulang-ulang tanpa ia bersentuhan dengan sesuatu yang oleh
umum dianggap kotor. Meskipun kondisi kotor dalam pandangannya dianggap
menjijikkan, tak ada salahnya selalu menjaga kebersihan.
bakteri,
bersih,
cuci tangan,
kaya,
kontaminasi,
kotoran,
kritik,
lagu,
lingkungan,
pepatah,
sehat,
virus
|
|
Libur
panjang hari kejepit sungguh nikmat berkumpul dengan keluarga, apalagi
cucu kedua saat ini hampir 6 bulan usianya. Kebutuhan ASI sudah cukup
dan saat ini dibantu dengan susu formula plus energi air susu ibu nya yang setiap saat sehat dengan reiki akses
dan kirimkan agar menyatu dengan susu formula yang diminum dalam botol.
Pertumbuhan bayi cukup signifikan beratnya, imunitas tubuh meningkat,
sekaligus pembentukan antibodi seiring pemberian susu formula plus.
Menurut
kata dokter anak, bayi jelang usia 6 bulan sudah dipersiapkan untuk
menerima makanan pendamping ASI atau disingkat MPASI. Secara psikologis
dengan mengamati kondisi bayi setiap hari, terlihat bayi akan
memperlihatkan perilaku makan lanjutan, lebih mandiri dan eksploratif
dengan tangannya yang meraih benda di dekatnya. Saat lapar karena susu
formula lambat diberikan, akan menangis kencang dengan memajukan
tubuhnya ke depan ke arah makanan.

Selama
puluhan tahun, lebih dari 124 peneliti dari 35 negara berusaha
menciptakan jamur dan bakteri untuk membasmi rayap secara ramah
lingkungan. Namun, usaha itu gagal karena rayap mampu membangun
mekanisme pertahanan diri. Demikian hasil penelitian rayap jenis Formosan Subterranean ( Captotermes Formosanus ).
Kerugian
yang ditimbulkan rayap mencapai 40 miliar dollar AS di seluruh dunia.
Peneliti menganalisis bakteri dari material yang dikumpulkan dari lima koloni rayap di Florida. Hasilnya menunjukkan, 70 persen bakteri secara aktif memerangi sejumlah besar jamur dan bakteri lain.
Upaya
pencarian antibiotik alamiah terbaru untuk keperluan medis terus
dilakukan. Hal yang terbaru, peneliti menemukan bahwa mikroba di perut
serangga tongkat hijau raksasa ( Diapherodes gigantea ) dapat melawan
racun dan infeksi dengan cara yang tidak lazim.
Penelitian
terhadap serangga pemakan daun eukaliptus ini tengah dilakukan di John
Innes Centre ( JIC ) di Norwick, Inggris. " Itu bisa membantu kita untuk
membuat antibiotik, " ujar Prof Tony Maxwell, Kepala Bagian Kimia JIC,
seperti ditulis BBC, Sabtu ( 31/8 ).
Pengobatan
modern tak dapat dipisahkan dari antibiotik yang berkait dengan
penemuan penisilin oleh Alexander Fleming tahun 1928. Penemuan obat
ajaib itu secara signifikan telah mengurangi risiko kematian akibat
berbagai penyakit. Kajian yang telah dipublikasikan oleh The American
Journal of Physical Anthropology menunjukkan, antibiotik kemungkinan
telah digunakan sejak 2.000 tahun lalu.
Kelangkaan
bahan bakar solar di tanah air dalam minggu ini sungguh memprihatinkan.
Banyak pengusaha otobis antar kota mengistirahatkan armadanya karena
tidak tersedianya bahan bakar solar untuk menjalankan armadanya. Dalam
siaran berita di televisi ataupun situs internet, terlihat antrian
kendaraan mengantri hingga 2 kilometer, menunggu SPBU kembali dibuka
menjual solar lagi.
Namun
kenyataannya solar tidak ada, entah raib kemana. Apakah solar sudah
tidak dijual lagi sehingga kendaraan yang semula menggunakan solar
sebagai bahan bakarnya harus berganti suku cadang yang bisa menampung
bensin sebagai bahan bakarnya. Kalau solar ada persediaan terbatas dan
pembeli juga dibatasi jumlah literannya dan harganya mahal.
Penelitian
terbaru menunjukkan tes air liur yang sederhana dapat menjadi alat
efektif untuk memprediksi perilaku kasar pada anak laki-laki. Penelitian
dilaksanakan di Pusat Medis RS Anak Cincinnati dan dipublikasikan di
jurnal daring Psychiatric Quarterly. Mengutip Science daily, Selasa (
26/3 ) laporan penelitian menyatakan, ada hubungan antara konsentrasi
air liur dengan hormon tertentu dan agresi.
Salah
satu penyakit berbahaya saat banjir adalah leptospirosis. Gejala
penyakit ini mirip demam berdarah dan tifus sehingga banyak orang tidak
waspada. Padahal tingkat kematian cukup tinggi. " Sekitar 30 persen
orang yang diduga menderita demam berdarah ternyata menderita
leptospirosis, " kata Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang,
Kementerian Kesehatan, Rita Kusriastuti, di Jakarta, Selasa ( 22/1 ).
Para
peneliti di Kampus Ilmu Kehidupan Universitas Pertanian Nanjing, China
menemukan zat antimikroba dalam peredaran darah, mampu membunuh sebagian
besar bakteri. Di antaranya bakteri yang resisten terhadap antibiotik.
Seperti dikutip Livescience, Senin ( 7/1 ) berdasarkan laporan Daily
Telegraph Inggris, analisis DNA pada gen binatang terancam punah itu
menunjukkan antimikroba jenis cathelicidin-AM.

Setiap
ibu muda yang baru saja melahirkan tentu akan menjaga agar ASI miliknya
tetap lancar untuk diberikan kepada buah hatinya. Untuk itu Pekan ASI
Sedunia yang diadakan pada tanggal 1 - 7 Agustus 2012 lalu selalu
mengingatkan masyarakat Indonesia tentang pentingnya ASI. Kegiatan ini
terus diadakan karena tingkat pemberian ASI ekslusif secara global masih
37 persen.
Organisasi
Kesehatan Dunia ( WHO ) menargetkan 50 persen bayi di bawah usia enam
bulan harus sudah mendapatkan ASI eksklusif pada tahun 2025. Tak hanya
Pekan ASI Sedunia yang menjadi alarm bagi masyarakat Indonesia, tetapi
juga PP No. 33/201 2 tentang Pemberian ASI Eksklusif. Peraturan
Pemerintah yang telah disahkan pada 1 Maret 2012 ini menjadi peringatan
bahwa semua pihak harus mendukung ibu menyusui.

