ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label praktek reiki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label praktek reiki. Tampilkan semua postingan

HEALING SEKALIGUS GROUNDING PADA PASIEN.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 09 Juni 2014 0 komentar

Praktisi reiki yang sudah mahir melakukan self healing juga distance healing diharapkan dalam tubuhnya senantiasa dialiri energi reiki, membuat tubuhnya senantiasa sehat dan bugar dalam keseharian. Akan tetapi kesehatan tubuh dalam diri tidak selamanya selalu ada . Bahkan energi penyakit akan selalu saja masuk tubuh, jika kita tidak bisa menjaga kesehatan dengan baik.

Terlebih dalam musim pancaroba yang tidak keruan batasannya tahun ini, penyakit gampang masuk tubuh, termasuk energi negatif yang ditimbulkan oleh virus juga energi negatif karena keracunan makanan. Untuk menyembuhkannya, energi negatif  itu harus dikeluarkan dari tubuh pasien dan menggantikannya dengan energi positip, yaitu reiki. Teknik penyaluran energi postingan terdahulu menitikberatkan pada pengeluaran energi negatif  pasien perorangan atau masal, dengan posisi salah satu telapak tangan ( kanan ) mengarah ke tubuh pasien, sementara telapak tangan satunya lagi ( kiri ) mengarah ke bumi / tanah.

Read More..

JANGAN MALAS PRAKTEK REIKI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 10 September 2012 0 komentar

Sering ada  pertanyaan dari sahabat yang menanyakan tentang gejala fisik seperti ada rasa mual, nyeri pada ruas tulang setelah dia menerima attunement reiki level 1. Ini adalah wajar dikarenakan adanya proses detoksifikasi fisik dalam bentuk rasa tidak nyaman untuk sementara waktu dalam rangka tubuh menyelaraskan dengan energi alam. Hendaknya detoksifikasi diterima dan dirasakan sebagai sesuatu yang positif sebagai jembatan menuju tubuh sehat, bugar dari sebelumnya tubuh sakit-sakitan.

Setelah praktek reiki, diharapkan praktisinya dapat memetik manfaat positif yaitu kesehatan fisik yang semakin baik, keluhan penyakit mulai ditinggalkan dan tentu saja gemar melakukan praktek reiki sekali pun dia tidak sakit. Oleh karena itu belajar reiki itu mudah, hanya butuh kemauan melawan rasa malas setelah menerima inisiasi, untuk mau mempraktekkan reiki nya baik ke diri sendiri juga orang lain. Bagi praktisi reiki yang sudah sadar betapa pentingnya arti hidup sehat, tentu anjuran mempraktekkan reiki dari Reiki Master akan diterima dengan lapang dada, sekali pun ada di antara praktisi reiki baru masih ragu-ragu untuk mempraktekkan reiki.

Read More..

REIKI UNTUK ORANG LAIN DAN DIRI SENDIRI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 28 November 2011 0 komentar


Sehat dengan reiki kembali melanjutkan uraian seputar reiki, di mana suatu penyakit timbul karena adanya penyumbatan aliran energi di dalam tubuh metafisik seseorang. Nah agar penyakit itu hilang, sumbatan energi dalam tubuh orang itu harus dibuang dengan cara dialiri energi Ilahi ( Reiki ). Itu sebabnya reiki tidak cuma dipakai oleh praktisinya, tetapi juga dapat dipakai untuk orang lain yang memang tidak menjadi praktisi reiki.



Bagi orang yang tidak belajar dan mengamalkan reiki dia tidak tahu bagaimana cara memasukkan reiki ke tubuhnya manakala dia sakit. Tapi bagi praktisi reiki pada saat ada gejala sakit secara reflek dia dapat menguasai keadaan dan dapat mengakses reiki untuk dirinya. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa praktisi reiki adalah orang yang dapat mengakses dan mengalirkan reiki untuk diri sendiri dan orang lain, sedangkan non praktisi reiki adalah orang yang hanya menerima apa adanya reiki ke dalam tubuhnya melalui bantuan praktisi reiki.



Di Amerika Serikat reiki bahkan sudah masuk rumah sakit sebagai progam terapi tambahan. Di sana reiki dikatagorikan sebagai terapi komplementer ( melengkapi terapi kedokteran ) yang menggunakan bio energi. Kedokteran Barat memang mengakui manfaat reiki bagi penyembuhan penyakit seseorang tetapi belum sepenuhnya memahami proses terjadinya reiki di dalam diri seseorang.



Di Indonesia sendiri juga ada klinik penyembuhan reiki yang dikembangkan dan dikelola oleh Praktisi Reiki yang telah belajar dan mengamalkan reiki untuk kebaikan sesama. Biasanya pusat pelatihan reiki juga membuka klinik penyembuhan reiki. Tak ada batasan jenis penyakit yang dibawa ke klinik reiki.



Juga tak ada kontradiksi antara penyembuhan oleh dokter dan praktisi reiki. Keduanya saling berjajar dan saling melengkapi. Di dalam sudut pandang reiki, tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan jika Tuhan sudah berkehendak. Seberat apa pun penyakit pasien, praktisi reiki akan melakukan yang terbaik untuk pasiennya dengan mengalirkan Reiki secara terus menerus.


Sentuhlah dengan lembut pundak pasien saat menyalurkan reiki. Reiki akan mengalir dengan deras jika disertai dengan senyum, dekonsentrasi, pasrah dan rileks.


Memang ada kode etik Reiki sebelum sesi penyaluran reiki, pasien dan praktisi reiki bersama-sama berdoa memohon berkat/rahmat penyembuhan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar dengan izin-Nya penyakitnya disembuhkan. Setelah itu salurkan reiki secara santai, dekonsentrasi, pasrah dan biarkanlah Tuhan berkarya dalam penyembuhan. Praktisi reiki hanyalah penyalur reiki semata dan berkat penyembuhan semata hanya ditangan Tuhan Yang Maha Kuasa.



Saat menyembuhkan diri sendiri ( self healing ) praktisi reiki mengalirkan reiki dengan kedua telapak tangannya ke bagian tubuh. Saat mengalirkan reiki ke orang lain, praktisi mengarahkan kedua telapak tangannya ke tubuh pasien dengan jarak 5 cm. Biasanya di klinik reiki seorang pasien ditangani beberapa praktisi reiki secara bersama ( healing groups ).



Karena sifat Reiki yang spiritual, penyembuhan ala reiki juga dibatasi dengan berbagai etika spiritual. Misalnya praktisi reiki tidak boleh menentukan tarif lebih-lebih kepada pasien yang tidak mampu. Kalau pun pasien memberi imbalan harus dilakukan secara sukarela, seikhlasnya. Pada umumnya praktisi reiki juga menyalurkan reiki jarak jauh secara bersama-sama untuk beberapa pasien yang ditangani, sebagaimana telah dilakukan oleh Yayasan Waskita Reiki setiap malam pukul 22-22.30 wib.



Di Indonesia reiki mempunyai banyak aliran. Masing-masing aliran mempunyai Reiki Master. Sekedar menyebut reiki master diantaranya Irmansyah Efendi, Tjiptadinata Efendi, Anand Krishna, Yan Nurindra, Dr. Riko Rahardian, Ismail Iskandar Iskak, R. Soegoro, Samsul Bakri, Prof Dr. Sutan Remy Sjahdeini, Sumarsono Wuryadi LRM, dan beberapa Reiki Master alumnus perguruan reiki tersebut. Reiki Master tersebut juga mengarang buku reiki yang best seller dan dengan bukunya itu turut mengenalkan reiki ke seluruh masyarakat Indonesia.



Pelatihan reiki pada umumnya dilakukan tatap muka di kelas kepada calon praktisi reiki. Seluruh materi reiki diberikan baik teori dan praktek oleh Master Pengajar Reiki. Setelah proses attunement satu per satu diberikan kepada calon praktisi reiki, maka saat itu juga calon praktisi reiki resmi menjadi praktisi reiki." Selamat mulai saat ini Anda berhak menyandang praktisi reiki level 1 dan berhak menyalurkan reiki ke diri sendiri atau orang lain secara tatap muka, " kata Bapak Ali Sudhana Reiki Master dari Yayasan Waskita reiki kepada sehat dengan reiki 8 tahun lalu.



Gambar kiri atas : www.padmajaya.com

Read More..

PASIEN SEMBUH ATAS IZIN TUHAN YME.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 19 November 2011 0 komentar

Setelah Anda menerima attunement dari reiki tradisi mana pun, Anda dapat dikatakan sebagai orang yang menyalurkan reiki untuk kasus penyembuhan penyakit. Sejak saat ini Anda telah resmi menjadi praktisi reiki. Anda telah mempunyai kemampuan untuk menyalurkan Reiki, Energi Ilahi.



Dengan adanya kemudahan yang cepat sejak menjalani attunement lalu praktek reiki, bukan berarti Anda dan saya...sehat dengan kundalini reiki lalu menjadi manusia sakti alias super. Bagaimana pun Anda dan saya masih tetap manusia biasa yang bisa juga sakit, kulit merasakan panas api atau kedinginan karena memegang es balok. Bahkan jika lama tidak praktek reiki, penyakit yang sudah lama menjauh karena tidak kuat menerima reiki, akan datang kembali bertamu, sambil merayu tanpa sungkan-sungkan lagi.



Karena itu yang perlu kita ingat sebagai praktisi reiki bahwa manusia sejatinya hanyalah sebagai perantara dari Zat Yang Maha Hidup yang mempunyai kewenangan dalam hal penyembuhan penyakit. Kalau Yang Maha Kuasa telah berkenan memberikan kesembuhan ada saja jalannya. Praktisi reiki dan pasien memang dianjurkan sebelum menyalurkan reiki harus berdoa lebih dulu memohon pertolongan kepada Yang Maha Kuasa sesuai dengan iman dan kepercayaannya. Barulah kita pasrahkan total kepada penyelenggaraan Ilahi dalam penyembuhan lewat metode Reiki.



Reiki memang memberikan efek yang luar biasa bagi tubuh praktisinya atau pun tubuh orang lain yang sekali lagi mau diberi terapi reiki. Peraturan dasar dari kode etik penyembuhan reiki adalah melarang seorang praktisi reiki untuk menyembuhkan seorang pasien tanpa izin lebih dulu. Seandainya ada izin dari pasien yang ingin diterapi dengan reiki, alangkah baiknya kita berikan deskripsi singkat apa itu reiki, bagaimana cara kerjanya dan efek apa yang akan diterima oleh pasien selama penyaluran energi reiki kepada pasien. Jadi dengan memberikan gambaran singkat tentang reiki, pasien akan legowo mau menerima energi reiki ke dalam tubuhnya.



Saat kita menyalurkan reiki kepada orang lain baik jarak dekat atau jarak jauh, anggaplah kita sedang mendoakan kesembuhan baginya. Berhasil atau tidak dalam penyembuhan kita serahkan kepada Zat Maha Penyembuh yaitu Tuhan YME. Dengan kata lain penyembuhan itu sendiri berasal dari Tuhan dan kita hanyalah seorang perantara yang memintakan kesembuhan bagi saudara kita sebagaimana tersurat dalam kesaksian salah seorang sahabat sehat dengan kundalini reiki....Faizzah dari Bondowoso Jawa Timur yang belajar reiki lewat blog ini beberapa waktu lalu. Berikut ini kesaksiannya yang masuk ke blog ini:



Selamat sore Mbk Arum…. Meditasi gasso hebatttt. Kemaren smpt sy ragu untk menyalurkan energi yang mbk suruh ke sdr sy. Tapi saya merasa Mbk menyuruh sy seakan-akan” cpt salurkan!!!”, akhirnya bdn sy panas dan tadi siang jam 01.00pm langsung kerumahnya dan sy salurkan tenaga keperutnya, terakhir ke 2 telapak kakinya. Seluruh tenaga alam sy salurkan selama 1jam. Akhirnya dia bisa duduk selama 1 jam smpai sy pulang jam 03.30. Ini sngat ajaib Mbk Wong dia klo duduk gk bisa ktnya rusuknya sakit. Sekarang kedua lututnya mash kaku tdk bisa grk. Terima kasih Mbk Arum. Sy tdk tau blsan apa yang akan di berikan ALLAH pada Mbak dan teman-teman Group Reiki. Terus terang selama 7 tahun saya dalam pencarian kebenaran …ternyata di sini tempat penjelasannya secara gamlang tanpa rahasia. Terimakasih MBK ….nanti malam sy akan ikut yang level 3.

Read More..

MENJAGA TETAP SEHAT BUKAN HANYA MILIK PRAKTISI REIKI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 25 September 2011 1 komentar


Inilah nasihat bijaksana yang sehat dengan reiki terima dari Master Reiki 8 tahun silam. Intinya begitu kita menerima attunement, seorang murid Reiki telah dapat dikatakan sebagai penyembuh. Jadi murid yang belajar dan praktek reiki... untuk seterusnya saya sebut Praktisi Reiki telah mempunyai kemampuan untuk menyalurkan Rei Ki, energi Ilahi kepada diri sendiri juga orang lain secara tatap muka.



Tetapi dengan telah menjadi Praktisi Reiki janganlah merasa menjadi seorang manusia super, sakti, tidak mempan dibacok bahkan sehat terus selama hidup. Tidak kawan....saya juga rekan-rekan Praktisi Reiki juga manusia biasa, bisa sakit, stress, marah, kecewa bahkan merasa panas juga bila tangan tersentuh api.



Sebab kita pun tetap seorang manusia biasa dan penyembuhan itu sebenarnya bukan karena jasa Praktisi Reiki. Yang perlu diingat bahwa Praktisi Reiki hanyalah seorang penyalur energi dari Reiki dan kesembuhan hanya mutlak milik Allah. Karenanya sebelum dan sesudah menyalurkan Reiki wajib hukumnya memanjatkan Doa kepada Sang Pemilik Energi Alam Semesta, yaitu Tuhan Yang Maha Esa..



Memang seorang yang telah belajar dan mempraktekkan Reiki untuk kebaikan umat manusia yang terganggu kesehatan badan dapat ditolong dengan menyalurkan Reiki kepada pasien. Dengan Izin Tuhan segala gangguan tadi Insya Allah dapat diatasi hanya dengan menempelkan kedua telapak tangan ke pasien baik jarak dekat atau jarak jauh.



Reiki memang memberikan effek yang luar biasa pada tubuh Praktisinya, tetapi kebutuhan-kebutuhan mendasar dari tubuh pun harus tetap kita jaga sendiri dengan disiplin tinggi, misalnya:
1. Melakukan diet yang sehat atas anjuran dokter.
2. Makan yang teratur dan makanlah secukupnya sebelum perut kenyang.
3. Istirahat yang cukup dan teratur.
4. Olah raga secara berkesinambungan dan cukup waktunya.
5. Hindari Stress, kalau perlu belajar managemen stress, berpikiran positif.
6. Makan berserat, buah dan sayuran dan kurangi makanan berkolesterol tinggi.
7. Anda bisa mengatur sendiri di samping olah raga rutin belajarlah Meditasi.
8. Gave Up Smoking, please....?



Dengan menjaga hal-hal di atas ditambah dengan penyaluran energi Rei Ki setiap hari, niscaya seorang Praktisi Reiki akan senantiasa sehat walafiat, segar dan jauh dari stress. Pertanyaan sehat melalui Reiki kepada Anda semua," Sudahkah untuk hari ini saja melakukan 2 bahkan 3 dari langkah di atas secara rutin, berkesinambungan secara disiplin?" Kalau ya.....selamat Anda telah melakukan pilihan tepat untuk hidup sehat....syukur mau hidup sehat dengan Reiki.

Read More..

Prolog : Masih banyak saudara kita yang belum tahu apa itu reiki dan apa pula manfaatnya bagi kesehatan. Karena begitu penting untuk diketahui oleh pembaca, maka tidak ada salahnya sehat dengan kundalini reiki terbit ulangkan kembali postingan lama reiki ini agar segera diketahui, daripada mencari ke arsip reiki blog ini. Arsip reiki sudah ratusan jumlahnya dan ada beberapa postingan yang di blog lama pernah terbit, di blog ini sedapat mungkin akan diterbit ulangkan kembali dengan sedikit revisi ( editing ) menyangkut judul postingan dengan tidak mengurangi maknanya.



Setelah menerima attunment reiki level 1 langkah apa yang harus saya lakukan? Demikian kira-kira pertanyaan sehat bersama reiki yang ditujukan kepada Master Reiki yang telah memberikan penyelarasan kepada saya satu hari sebelumnya. Memang benar, seorang praktisi reiki yang telah mendapatkan reiki sebaiknya mempraktekkan reiki sesering mungkin dengan cara menyalurkan energi reiki kepada diri sendiri yang diistilahkan self healing.



Tentu Anda yang awam masalah reiki bertanya apa itu penyaluran? Ya...penyaluran dalam reiki adalah sikap praktisi reiki dalam mengalirkan energi penyembuhan kepada diri sendiri dengan cara menempelkan kedua telapak tangan ke tubuh sendiri. Nah dalam penyaluran energi reiki ini kita dituntut pasrah, santai, senyum dan sekali lagi jangan konsentrasi.Saat penyaluran reiki inilah akan mengalir hawa hangat, dingin, sejuk saling bergantian memasuki tubuh mulai dari permukaan kulit hingga organ terdalam dari tubuh kita.



Penyaluran reiki secara berkesinambungan ini memakan waktu 21 hari kerja dan harus dilakukan setiap hari tanpa putus dan tidak boleh ada 1 hari yang lowong. Mengapa harus 21 hari? Itu salah satu pertanyaan lain dari seorang peserta yang kebetulan mendapatkan penyelarasan bersama-sama dengan sehat berkat reiki dalam kelas yang sama yaitu kelas 1 reiki. Nah bila dalam 21 hari kerja tadi ada 1 atau 2 hari lowong saat melakukan self healing maka harus diulang dari awal kembali sampai benar-benar selesai total 21 hari kerja tanpa putus. Kenapa 21 hari kerja,kaya ayam mengerami telurnya selama 21 hari hingga telur menetas menjadi anak ayam? Itulah pertanyaan cerdik dari Anda semua barangkali.



Dalam pembelajaran reiki menyebutkan bahwa Master Mikao Usui telah mendapatkan Attunement Reiki setelah menjalankan meditasi tanpa putus selama 21 hari di Gunung Kuri Yama Jepang. Nah mengacu pada ajaran Mikao Usui ini maka setiap siswa pelatihan reiki dianjurkan mempraktekkan reiki tanpa putus selama 21 hari kerja dengan asumsi setiap chakra utama dalam tubuh praktisi reiki membutuhkan waktu pengaktifan 3 hari. Total 7 chakra utama setiap manusia butuh waktu pengaktifan selama 21 hari kerja.



Sebagaimana diketahui bahwa dalam setiap tubuh energi manusia hidup mempunyai 7 chakra utama yang saling terhubung satu sama lain dengan 1 jalur besar utama disebut Sushumna dan 2 jalur penyeimbang yang disebut jalur bulan (ida) dan jalur matahari (pinggala). Jalur bulan bersifat dingin dan jalur pinggala bersifat panas. Agar ketujuh chakra utama tadi secara bersama-sama menjadi aktif secara keseluruhan maka diperlukan 21 hari kerja untuk mengaktifkannya. Dengan semakin aktifnya ketujuh chakra utama tadi maka semakin baguslah jalur energi dalam tubuhnya.



Selama 21 hari ini seorang praktisi reiki boleh juga melakukan penyembuhan kepada orang lain sekalipun dalam hatinya timbul keragu-raguan, apakah ia mampu melakukan penyembuhan? Sebaiknya hilangkan keragu-raguan tadi dan pasrahkan semuanya kepada kehendak Ilahi dan ingat bahwa penyembuh sejati baik di bidang medis kedokteran atau penyembuhan allternatif atas kasus penyakit hanyalah milik Tuhan YME. Yang perlu diingatkan kepada semua praktisi reiki bahwa kita semua hanyalah penyalur reiki semata tidak lebih. Biarkanlah Tuhan berkarya dalam penyembuhan ini melalui Reiki atau penyembuhan medis kedokteran.



Penyaluran energi kepada diri sendiri satu kali sehari adalah syarat minimum. Semakin sering melatih reiki semakin memperoleh manfaat akan kesehatan asalkan dipraktekkan sesering mungkin diluar waktu 21 hari. Bila waktu 21 hari tanpa putus melakukan self healing telah selesai alangkah baiknya kegiatan menyalurkan reiki tetap dilanjutkan minimal 1 kali sehari.Latihan dalam waktu 21 hari hanyalah cukup untuk memantapkan kemampuan secara tetap dalam diri praktisi reiki.



Latihan dalam jangka panjang tetap diharuskan sampai seorang praktisi reiki mampu mempraktekkan reiki dengan baik sehingga yang bersangkutan meraih gelar Guru Reiki atau disebut Master Reiki. Sebelum meraih gelar Reiki Master seorang praktisi reiki harus melalui latihan dalam jangka waktu panjang agar memperoleh pembersihan yang lebih baik tubuh energinya.Dengan semakin bersihnya tubuh energinya semakin baik pula kualitas kesehatan jasmaninya. Ini berlaku pula kepada setiap praktisi reiki dari semua tingkatan mulai reiki level 1 hingga reiki level 3.



Reiki memang mudah dipelajari oleh siapa pun. Karena begitu mudahnya seharusnya kita pandai bersyukur dapat menggunakan reiki untuk kebaikan sesama di samping juga untuk menjaga kesehatan pribadi agar tetap sehat sepanjang hayat dikandung badan. Nah seharusnya kita berterima kasih kalau mengingat diri kita dahulu sering sakit dan berangsur sembuh setelah mengenal reiki. Apa salahnya pengalaman kita sakit dulu dibagikan kepada orang lain agar mereka yang sakit juga mendapat kesembuhan melalui reiki.



Orang-orang yang mendapatkan kesehatan kembali lewat reiki setelah jatuh bangun menderita sakit akan berusaha mempergunakan reiki semaksimal mungkin bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Sudah tentu kita berharap tetap sehat dan tidak dihinggapi oleh penyakit.Demikian pula sehat dengan reiki tidak ingin sakit kembali dan semaksimal mungkin membantu sesama baik diminta atau tidak untuk menyalurkan reiki kepada siapa yang membutuhkan.



Renungan atas pemantapan reiki selama 21 hari kerja tanpa putus tadi bukanlah latihan berat layaknya kita akan bertanding dalam arena perlombaan kesaktian. Tidak...bukan itu yang dimaksud. Latihan secara teratur akan memberikan peningkatan energi secara pasti. Setelah melewati 21 hari self healing setelah attunement dapat memberikan manfaat positif apabila reiki dipraktekkan secara terus menerus, syukur menyalurkan energi reiki kepada pihak lain baik tatap muka atau jarak jauh.



Memang apabila kita sudah biasa dengan energi reiki yang semakin lama getaran vibrasinya semakin tinggi, suatu saat akan mendapatkan sensasi yang tidak berasa sama sekali bahkan sensasi itu seakan-akan hilang. Tidak usah khawatir bahwa reiki sudah hilang dari diri kita...reiki tetap akan mengalir selama kita meniatkan mengalir dan bekerja menyehatkan badan kita.



Yang perlu diingat dalam mempelajari sebuah teknik penyembuhan ala reiki ini, sensasi bukanlah hal penting. Yang lebih penting adalah menjaga diri sendiri dan orang-orang di sekelilling kita tetap sehat. Itulah impian para praktisi reiki dari semua tingkatan, termasuk sehat dengan reiki sendiri...ingin sehat...keluarga sehat...teman sekerja sehat...tetangga sehat... masyarakat sehat melalui pembelajaran reiki.

Read More..

APLIKASI PRINSIP HIDUP PRAKTISI REIKI USUI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 07 Juli 2011 0 komentar

Setiap praktisi reiki selepas mendapatkan attunement Reiki apa pun tradisi yang dia pilih akan langsung bisa mengakses energi reiki. Dengan sendirinya pula ia mampu menyalurkan reiki untuk penyembuhan diri sendiri maupun orang lain jarak dekat atau jarak jauh. Lewat praktek reiki seperti self healing, healing ke orang lain, grounding dan membersihkan serta menyeimbangkan seluruh chakra dalam tubuhnya, diharapkan praktisi reiki ini akan memperoleh kesehatan jasmaninya dari waktu ke waktu seiring praktek reiki yang dia tekuni.



Self healing boleh berjalan terus akan tetapi kesehatan praktisi suatu saat pasti akan terganggu yang mengakibatkan bisa jatuh sakit. Sekali lagi praktisi reiki itu bukan orang sakti yang akan terus sehat. Peluang sakit akan tetap ada manakala praktisi reiki itu tidak mampu menjaga tubuh eteriknya tetap bersih dengan cara melakukan dan mengamalkan prinsip hidup praktisi reiki Usui.



Untuk tetap sehat jasmani tentu saja pembersihan tubuh eterik selain self healing reiki wajib juga dilakukan dengan cara menjaga tubuh eterik tidak tercemar dari hal negatife. Hal negatife itu antara lain praktisi reiki masih belum bisa menghilangkan pikiran negatife, perasaan negatife dan kehendak negatife dalam setiap tindakan dalam hidup ini. Singkat kata perasaaan negatife masih menyelimuti hati nuraninya sehingga tabir gelap masih belum sepenuhnya bisa dihilangkan dari dalam dirinya. Untuk itulah peranan meditasi sebagai cara membersihkan tubuh eterik harus benar-benar dipraktekkan sejalan dengan praktek reiki.



Sebagai contoh mempunyai perasaan negatife akan mengotori tubuh emosionalnya, berpikir negatife akan mengotori tubuh mentalnya sedangkan berkehendak negatife akan mengotori tubuh karsanya. Karena itu sejak dia resmi menjadi praktisi reiki, hendaklah ia berusaha agar dari waktu ke waktu menjadi insan yang penuh rasa cinta kasih kepada sesama bahkan kepada hewan yang ada di sekitarnya.



Selain itu pula praktisi reiki harus memberikan pertolongan kepada orang lain yang memerlukan bantuan, mengucapkan terima kasih atas budi baik orang yang telah menolongnya, mau memberi maaf orang lain jika ia bersalah kepada dirinya dan dengan ikhlas memberi maaf dan tidak berlaku dendam kesumat dalam hidup ini. Menjaga perasaan selalu positife thinking apa pun kondisi yang dia terima dalam hidup ini. Tidak lupa bersyukur kepada Tuhan YME atas segala rahmat, berkat, karunia dan berkah dan tetap sabar tidak buruk sangka kepada Tuhan YME, jika dirinya sedang ditimpa ujian ketidaknyamanan dalam hidup ini.



Membantu tubuh eterik tetap bersih tidak tercemar dari energi negatife yang datang dari cipta, rasa dan karsa adalah prinsip hidup praktisi reiki yang dikembangkan oleh Mikao Usui sang penemu Reiki modern dari Jepang di abad ke - 19. Prinsip hidup Reiki Usui bagi seorang praktisi reiki hendaknya setiap bangun tidur meniatkan untuk hari ini berbuat kebajikan, selalu berterima kasih kepada Tuhan dan sesama, menjaga pikiran, perasaan dan kehendak dalam kondisi positif.



Dengan cara menjaga pikiran, perasaan dan kehendak sesuai dengan tuntunan Mikao Usui, niscaya tubuh eterik yang terdiri atas tubuh mental, emosional, tubuh karsa serta tubuh spiritual milik praktisi reiki akan terpelihara kesehatannya dengan baik. Lebih lanjut tubuh eterik yang tetap terpelihara dalam kondisi bersih dan sehat dengan sendirinya pula akan menyehatkan pula tubuh jasmani praktisi reiki yang bersangkutan.



Prinsip hidup sehat tubuh eterik dan tubuh jasmani praktisi reiki harus diamalkan bukan hanya diucapkan. Tanpa mengamalkan konsisten sikap hidup ini, tetap saja tubuh eterik praktisi reiki terus tercemar. Jika sudah tercemar sekalipun rajin self healing, tubuh jasmani masih berpeluang untuk sakit. Jadi untuk sehat secara spiritual, mental dan emosional, hendaklah berbuat kebajikan dalam hidup ini sesuai dengan iman dan keyakinan agama yang dianutnya.

Read More..

INTUISI SAAT PRAKTEK REIKI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Selasa, 05 Juli 2011 0 komentar

Manusia diciptakan Tuhan selain diberi lima indra yang sering disebut sebagai pancaindra, juga diberi kemampuan intuisi. Intuisi sebagaimana dikemukakan Van Praagh disebut sebagai indera keenam atau the sixth sense. Menurutnya setiap manusia yang dilahirkan ke muka bumi ini selain mempunyai lima indra juga dilengkapi satu indra yaitu indra keenam atau inner voice atau kesadaran waskita ( psychic awareness ).



Kekuatan ini ada pada setiap orang akan tetapi pada kebanyakan orang kemampuan ini masih terpendam dan belum digali. Van Praagh menyatakan kemampuan akan keindahan seni, pengalaman-pengalaman spiritual yang religius dan solusi pemecahan masalah semua bersumber dari intuisi. Intuisi adalah sense of knowing ( indra untuk mengetahui ) yang bekerja secara spontan dan bukan hasil analisis. Jika kita berupaya untuk merasakan intuitif, kita akan menghalangi prosesnya.



Dengan kata lain intuisi terjadi begitu saja yang muncul apabila cipta kita dalam kondisi sangat santai dan tidak terjadi karena kita memusatkan perhatian ( konsentrasi ). Sebagian besar orang tidak sadar mengenai keberadaan intuisi dan tidak paham bagaimana cara bekerjanya. Selain itu pula orang tidak mempercayai informasi yang diperoleh melalui intuisi. Adakalanya informasi yang diperoleh lewat intuisi dianggap sebagai sugetsi yang tidak perlu dipercayai apalagi sangat diandalkan dalam mengambil keputusan.



Namun sekali lagi intuisi adalah sesuatu yang nyata. Apabila kita mengandalkan logika berdasarkan penggunaan otak kiri yang mengarah pada hal eksakta tidak akan mampu mengungkapkan intuisi. Namun bila kita lebih mengandalkan kemampuan otak kanan, intuisi dapat ditangkap oleh alam bawah sadarnya. Karena intuisi bekerja bukan pada tataran kesadaran ( conscicous ) melainkan pada tataran alam bawah sadar ( unconscious ) dan tataran yang lebih tinggi ( superconscious atau higher self ).



Bawah sadar memperoleh informasi melalui kesadaran tinggi yang mengambil informasi tersebut dari kalbu universal ( universal mind ). Informasi yang diperoleh oleh bawah sadar ( subconscious ) melalui kesadaran tinggi ini selanjutnya disampaikan kepada kesadaran untuk ditindaklanjuti. Sekali lagi informasi yang diperoleh lewat intuisi bukan merupakan hasil analisis otak ( penggunaan otak kiri ) akan tetapi terjadi dan timbul seketika dengan sendirinya.



Menurut Naparstek sebagaimana diulas dalam buku Hidup Sehat Dengan Reiki dan Energi Non Reiki karya Prof. Dr. Sutan Remy Sjahdeini, SH menyatakan informasi yang diperoleh melalui intuisi kebenarannya 100%, sedangkan yang diperoleh melalui hasil analisis otak tidak selalu benar. Masalahnya bagi kita yang sudah terbiasa menggunakan kemampuan otak kiri selama ini, informasi berdasarkan intuisi masih perlu dipelajari, dianalisis sampai dapat dibuktikan dengan logika kebenarannya. Selalu diperdebatkan mana informasi intuitif dan mana informasi yang merupakan hasil analisis otak kita.



Daripada memperdebatkan soal di atas yang tidak akan selesai dalam sehari kerja, melalui latihan intensif setiap orang dapat memperoleh kemampuan untuk dapat membedakan kedua jenis informasi tersebut. Bagi praktisi reiki yang sudah mahir, memperoleh informasi lewat intuisi sangat penting saat dirinya melakukan healing. Saat praktek reiki, misalnya informasi intuitif harus dijadikan acuan untuk menentukan bagian tubuh mana yang lama mendapatkan penyaluran reiki dibandingkan bagian tubuh lainnya.



Saat penyaluran energi reiki bagi sahabat sehat dengan kundalini reiki yang baru pertama kali praktek reiki setelah mendapatkan attunement lebih baik melakukan penyaluran bagian per bagian tubuh minimal selama 3 menit. Ikuti saja proses penyaluran energi ini apa adanya termasuk sensasi yang keluar dari kedua chakra telapak tangan. Jika di salah satu bagian tubuh milik Anda yang sedang bermasalah karena gangguan kesehatan, biasanya saat tangan menempel kebagian tubuh ini akan menimbulkan sensasi reiki kundalini yang luar biasa kerasnya.



Sensasi yang terasa di bagian tubuh ini seperti dialiri aliran listrik yang menimbulkan panas menyengat atau dingin menyengat layaknya kita sedang memegang sebongkah es batu. Hal ini menandakan bahwa bagian tubuh ini sangat memerlukan penyaluran energi reiki kundalini cukup lama. Jika keluhan di bagian tubuh ini sudah berkurang, itu pertanda bagian tubuh ini sudah cukup memperoleh penyaluran reiki kundalini. Selanjutnya kedua telapak tangan bisa digeser ke bagian tubuh lain. Termasuk juga saat membersihan setiap chakra utama dalam tubuh, menyeimbangkan nadi Ida, Pinggala dan Sushuma, menggunakan intuisi sangat dianjurkan jika memang Anda sudah cukup lama praktek reiki.



Pendapat Van Praagh sebagaimana dikemukakan di atas untuk memperoleh informasi intuisi tidak dapat dipaksakan. Menurut pengalaman saya saat prakteki reiki dan tentu saja pengalaman semua sahabat di blog ini yang telah lama malang melintang praktek reiki, tentu sepakat bahwa jika kita berkonsentrasi untuk memperoleh informasi dari intuisi, yang akan diperoleh adalah informasi yang bersumber dari kesadaran fisik dan bukan dari bawah sadarnya.



Informasi yang kita peroleh dari conscious akan benar kalau berdasarkan pancaindra dan bukan dari intuisi. Sekali lagi intuisi sebagai perangkat indra keenam manusia adalah indra spiritual yang bekerja pada tataran sub-conscious, bukan dari indra jasmaniah yang bekerja pada tataran conscious alias sadar. Tentunya untuk mengasah intuisi sejalan dengan praktek reiki kundalini harus dimulai sekarang ini sejak seseorang menjadi praktisi reiki.



Latihan mempertajam intuisi salah satunya belajar meditasi sebagai pelengkap praktek reiki kundalini dan tidak gampang menyerah jika di tahap awal belajar reiki kundalini belum peka merasakan getaran reiki kundalini. Dengan latihan teratur hambatan itu akan diatasi dengan mudah. Kuncinya tekun praktek reiki dengan satu tujuan mendapatkan kesehatan jasmaniah dan ruhaniah tanpa melupakan ibadah kepada Tuhan YME sesuai iman dan kepercayaannya.

Read More..

PRAKTEK MENYALURKAN ENERGI KUNDALINI PLUS REIKI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 22 Juni 2011 0 komentar

Teknik penyaluran energi kundalini reiki setelah seseorang menjadi praktisi reiki adalah praktek reiki. Bagaimana praktek reiki itu dilakukan? Banyak sahabat sehat dengan reiki yang berkunjung ke blog ini menanyakan praktek reiki seputar penyaluran energi reiki. Dalam benak Anda tentunya yang masih awam dengan istilah reiki tentu bingung dengan penyaluran energi. Kalau penyaluran air dalam kejadian sehari-hari adalah memakai sarana pipa selang yang ujung satunya dimasukkan ke keran air yang mengucur dan ujung satunya lagi menyemprotkan air ke objek yang disiram.



Tapi ini adalah energi yang tidak kasat mata. Lantas bagaimana cara menyalurkan energi reiki ini? Setelah Anda resmi menjadi praktisi reiki dari tradisi kundalini reiki maka latihan pertama dari tradisi ini adalah healing. Teknik penyaluran energi reiki dan kundalini sangat mudah dan gampang dipraktekkan hanya dengan niat semata dan bertujuan untuk penyembuhan diri sendiri atas keluhan penyakit. Anda cukup menempelkan kedua belah telapan tangan di kepala, leher, pundak, dada, perut atas, perut bawah dan bagian tubuh belakang serta kedua belah paha berikut lutut dan kaki kanan dan kiri. Masing-masing titik penempelan tangan ke tubuh minimal 3 menit lalu tangan pindah ke titik berikutnya.



Terhadap orang lain pun sama. Anda cukup menempelkan kedua belah telapak tangan ke pundak pasien, alirkan sekitar 5 hingga 8 menit. Ukuran waktu ini relatif. Seandainya memerlukan healing yang serius terhadap kasus penyakit maka waktu penyaluran energi diperpanjang waktunya. Baik pasien atau Anda sahabat sehat dengan reiki...harus dalam kondisi santai, rileks, pasrah dan sekali lagi "jangan konsentrasi". Kenapa kita tidak boleh konsentrasi? Sebab dalam penyaluran reiki tubuh kita hanyalah sarana tempat lewatnya energi reiki yang bersumber dari alam semesta.



Selepas niat dicetuskan dalam hati atau Anda ucapkan lewat mulut maka segera kita ambil sikap pasrah kepada penyelenggara Ilahi atas segala kuasanya dalam penyembuhan. Biarlah Tuhan yang menyembuhkan penyakit kita ataupun penyakit pasien yang kita terapi. Semakin kita meditatip dalam bersikap dan tidak ada usaha (ngoyo) maka semakin deraslah energi reiki kundalini Anda bekerja mencari sumber penyakit yang dikeluhkan pasien. Karena itu sebaiknya praktisi reiki juga harus melengkapi latihan reiki dengan belajar meditasi. Hanya dengan meditasi saja Anda bisa mengontrol ego, kemauan dan keinginan yang selalu muncul dari diri kita.



Kemampuan lain dari tradisi kundalini reiki adalah distance healing yaitu pengiriman energi kundalini reiki jarak jauh tanpa simbol reiki kepada orang lain yang berbeda tempat tinggal. Teknik penyembuhan jarak jauh dilakukan dengan visualisasi (niat) ingin menyalurkan energi kundalini reiki kepada, misalnya Nuraeni di Manado jalan Cucak Rowo nomer 17 Sulawesi Utara. Setelah pasien diberi tahu tata cara penerimaan energi ini maka praktisi (anda) cukup mengarahkan kedua telapak tangan Anda ke depan sambil membayangkan Nuraeni ada di depan Anda. Pada saat bersamaan andaikan Nuraeni yang ada di Manado peka maka dia akan merasakan adanya energi yang masuk ke dalam tubuhnya. Tubuh Nuraeni akan bergoyang menerima energi reiki ini dan ada kalanya rasa mengantuk akan menyerang dia selama proses penyaluran energi berlangsung.



Di samping penyaluran energi jarak jauh Anda pun dapat menyalurkan energi kundalini reiki untuk keperluan Cleansing Room/House. Kenapa rumah perlu dibersihkan? Kita pun tahu bahwa sebuah tempat yang dihuni manusia, ruang atau pekarangan akan kotor manakala penghuninya tidak mau menyapu dan membersihkan kotoran yang tampak di mata. Demikian pula halnya dengan energi negatife yang mengganggu tempat tinggal kita perlu kita netralisir dan bersihkan setiap saat minimal 1 minggu sekali. Energi negatife bisa berupa penyakit, gangguan mahkluk halus yang ada di rumah kita atau energi negatife yang dikirimkan kepada kita untuk mencelakai pemilik rumah. Energi Kundalini Reiki sangat effektif untuk keperluan ini apalagi jika praktisi reiki sudah bangkit dan aktip kundalininya.



Cara membersihkan cukup meniatkan energi bekerja untuk membersihkan unsur negatife baik nyata dan tidak nyata dari dalam ruangan dan pekarang dan mulai saat ini diproteksi dengan energi Kundalini Reiki. Lalu arahkan kedua tangan Anda kedalam ruang kamar pribadi atau milik kerabat Anda yang ada di tempat lain secara jarak jauh hanya dengan membayangkan saja selama 10 menit.



Teknik penyaluran energi kundalini level satu adalah Healing The Carmic Band. Sebuah teknik yang digunakan untuk memperbaiki relasi antar seseorang dengan lainnya yang kurang harmonis misalnya sering bertengkar tiada hentinya. Langkahnya dengan meniatkan relasi yang akan diselaraskan (misal antar A dan B yang bermusuhan) lalu arahkan kedua telapak tangan Anda ke lembar kertas yang telah ditulis nama A dan B. Teknik penyaluran energi model ini bisa juga disebut dengan teknik writing release yaitu menuliskan situasi yang akan dibentuk ke telapak tangan secara virtual cukup membayangkan saja. Penyaluran energi kundalini ini cukup dilakukan 10 menit saja dan bisa lebih tergantung keperluan.



Masih ada satu teknik lagi dari level 1 yaitu Situation Qualities Healing yang berarti memperbaiki suatu kondisi. Teknik ini sama dengan Karmic Healing. Mungkin untuk mempraktekkan teknik tadi memerlukan waktu panjang untuk bisa menguasainya. Tapi sehat dengan kundalini reiki hanya bisa berpesan utamakan saja dulu praktek self healing dan other healing atas kasus penyakit secara teratur agar Anda segera terbebas dari penyakit dan kembali memperoleh kesembuhan menuju hidup sehat penuh kualitas.



Harapan sehat dengan kundalini reiki kepada sahabat semua yang belajar teknik ini agar tetap sabar dan jangan pantang menyerah untuk mempraktekkan reiki dalam kehidupan sehari-hari, syukur Anda dapat berbuat baik menolong sesama dalam hal penyembuhan penyakit. Siapa saja bisa menjadi pasien. Apakah Anda sendiri yang saat ini sering sakit-sakitan atau orang lain yang Anda kasihi sedang memerlukan perhatian atas kasus penyakitnya. Dari sinilah Kundalini Reiki dapat berperan dalam penyembuhan penyakit atas izin Tuhan Yang Maha Kuasa.

Read More..

PERTANYAAN TENTANG REIKI LEWAT EMAIL.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 13 Juni 2011 0 komentar


Kamis siang di hari libur kejepit di kesunyian kota kecil di Jawa saat ini, saya...sehat dengan kundalini reiki tengah membuka email yang ada di inbox gmail dan yahoo, mendapatkan pertanyaan dari beberapa sahabat tentang praktek reiki dalam kehidupan sehari-hari. Juga ditanyakan kendala apa yang harus dihadapi seorang praktisi reiki bila mendapatkan kesulitan dalam praktek reiki dan tentunya sudah berapa tahun mempraktekkan reiki serta sejarah reiki itu sendiri. Semua pertanyaan yang terangkum itu tampaknya menyiratkan ketidaktahuan sahabat itu tentang reiki di Indonesia yang sudah hadir di tanah air tercinta sejak tahun 1996 lalu. Karena itulah saya munculkan kembali tulisan lama dari file blogger agar diketahui pembaca apa itu reiki dan manfaatnya.



Jujur saja sehat berkat reiki jawab email tadi di blog ini. Bahwasanya pada hari pertama sejak attunement seseorang sudah bisa menyembuhkan diri sendiri lebih dulu tentang keluhan jasmani yang ia derita bila ia mempunyai penyakit. Bahkan dengan latihan teratur ia yang semula mengidap misal penyakit tekanan darah tinggi yang mengharuskan yang bersangkutan berpantang makanan yang mengandung lemak, dapat menormalkan tekanan darahnya lewat praktek self healing reiki lalu dengan teratur mengukur tensi darahnya secara tepat. Selebihnya menjaga tubuh tetap sehat atau mengatur pola hidup sehat ala dokter juga harus ditaati.



Memang seiring berjalannya waktu seseorang tanpa latar belakang apapun dalam penyembuhan atau spiritualis dapat mempraktekkan reiki dengan mudah. Pengetahuan reiki akan diketahui lebih dalam seiring dia mempraktekkan reiki secara konsisten. Reiki sendiri tidak membutuhkan latihan khusus dan rumit dan membebani praktisinya dengan latihan berat layaknya kita masuk pelatnas bulutangkis. Tidak sahabat sehat berkat reiki...latihan reiki dapat dilakukan sambil menyalurkan energi melalui kedua telapak tangan kita yang menempel ke tubuh sendiri atau orang lain tanpa melakukan usaha apa pun.



Wah tentunya kata "tanpa usaha apa pun" sedikit membingungkan Anda ya? Kalau begitu apa makna kalimat di atas itu? Baik izinkanlah sehat bersama reiki menjelaskan bahwa dalam belajar mengenal Reiki kita diarahkan terhubung ke kesadaran yang lebih tinggi dari kesadaran fisik kita yaitu kesadaran yang menggunakan pikiran logika otak sebagai panglimanya agar kita mengenal lebih dekat ke kesadaran alam semesta sebagai bagian dari penciptaan alam semesta oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.



Tanpa melakukan usaha apapun lantas siapa yang melakukannya? Tentu saja sebelum menyalurkan reiki setiap praktisi reiki harus berdoa menurut iman dan kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Selepas berdoa niatkan saja dalam hati sebagai niat awal untuk menyembuhkan diri sendiri atau orang lain. Secepat proses penyaluran energi reiki dimulai, praktisi reiki tidak perlu memikirkan bagaimana teknik menarik energi, menyalurkan energi, membersihkan kotoran energi negative penyakit dalam tubuh bahkan berusaha untuk lebih bisa menyembuhkan.



Begitu energi mengalir masuk ke chakra mahkota dan keluar lewat chakra telapak tangan kanan-kiri bersikaplah tetap santai dan pasrah kepada penyelenggara Ilahi. Biarkanlah Tuhan berkarya dalam penyembuhan dan fisik kita sebagai media energi reiki yang mengalir melewati nadi-nadi yang ada dalam tubuh energi kita. Seluruh proses pembersihan kotoran penyakit oleh Reiki berjalan secara otomatis dan membuang energi penyakit keluar secara otomatis pula.



Energi reiki yang praktisi reiki akses tidak seluruhnya disalurkan ke pasien tetapi tubuh praktisi juga ikut dibersihkan saat itu juga. Setiap kali menyalurkan energi, energi penyembuh akan semakin menjadi meningkat secara kualitatif dan kuantitatif. Praktisi reiki juga tidak perlu kuatir akan tertular dengan energi penyakit milik pasien. Energi penyakit pasien akan dibuang ke bumi lewat chakra telapak kaki kanan-kiri pasien.



Selama 8 tahun 6 bulan mempraktekkan reiki, sehat dengan reiki lebih banyak melakukan healing jarak jauh melalui komunitas almamater yang meminta saya mentransfer energi reiki kundalini untuk penyembuhan penyakit. Selain itu juga menyalurkan reiki kepada kerabat dan sahabat di lain kota. Sekalipun tidak setiap saat mengadakan perjanjian menyalurkan reiki, energi reiki pun bisa kita atur waktu penyalurannya dengan sistem pemograman reiki jarak jauh. Melalui sinkronisasi energi dengan Master Reiki dan gabungan sesama praktisi reiki akan diperoleh jumlah energi yang besar dan disalurkan kepada pasien dalam jumlah tak terbatas pula.



Untuk penyakit yang cukup berat yang mengharuskan pasien menerima reiki secara terus menerus dalam waktu panjang, praktisi reiki dapat membuat progam energi reiki yang ditaruh di tubuh pasien. Melalui progam ini maka penyaluran energi kepada pasien tetap berjalan dengan sendirinya, kendatipun sehat dengan reiki telah menghentikan penyaluran energi.



Setiap hari energi yang sedang disalurkan di update dan diperbarui dengan penguatan energi reiki kundalini tak terhingga kali lipat bersama praktisi reiki lain. Dengan demikian progam yang telah ditempatkan pada tubuh pasien akan menggantikan tugas praktisi reiki dalam menarik energi Ilahi. Seorang praktisi reiki yang mahir membuat progam energi akan mampu membuat progam penyaluran energi selama beberapa hari sampai beberapa bulan.



Jadi kendala yang sehat dengan reiki hadapi dalam praktek reiki tidak ada. Namun dengan penyaluran energi reiki secara teratur semua praktisi reiki berharap tetap dapat hidup sehat, dan reiki saat ini menjadi terapi komplementer di samping terapi kedokteran. Reiki diharapkan menjadi teknik penyembuhan alternatif setelah metode chikung, accupresur, prana, akupuntur dan pengobatan dengan herbal.

Read More..

PRAKTEK REIKI SETIAP HARI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 02 Juni 2011 1 komentar

Setelah menerima attunment reiki level 1 langkah apa yang harus saya lakukan? Demikian kira-kira pertanyaan sehat bersama reiki yang ditujukan kepada Master Reiki yang telah memberikan penyelarasan kepada saya 8 tahun lalu. Seorang praktisi reiki yang telah mendapatkan reiki sebaiknya segera mempraktekkan reiki sesering mungkin dengan cara menyalurkan energi reiki kepada diri sendiri yang diistilahkan self healing.



Tentu Anda yang awam masalah reiki bertanya apa itu penyaluran? Ya...penyaluran dalam reiki adalah sikap praktisi reiki dalam mengalirkan energi penyembuhan kepada diri sendiri dengan cara menempelkan kedua telapak tangan ke tubuh sendiri. Dalam penyaluran energi reiki ini kita dituntut pasrah, santai, senyum dan sekali lagi jangan konsentrasi. Saat penyaluran reiki inilah akan mengalir hawa hangat, dingin, sejuk saling bergantian memasuki tubuh mulai dari permukaan kulit hingga organ terdalam dari tubuh kita.



Penyaluran reiki secara berkesinambungan ini memakan waktu 21 hari kerja dan harus dilakukan setiap hari tanpa putus dan tidak boleh ada 1 hari yang lowong. Mengapa harus 21 hari? Itu salah satu pertanyaan lain dari seorang peserta yang kebetulan mendapatkan penyelarasan bersama-sama dengan sehat berkat reiki dalam kelas yang sama yaitu kelas 1 reiki. Bila dalam 21 hari kerja tadi ada 1 atau 2 hari lowong saat melakukan self healing maka harus diulang dari awal kembali sampai benar-benar selesai total 21 hari kerja tanpa putus.



Kenapa 21 hari kerja, kaya ayam mengerami telurnya selama 21 hari hingga telur menetas menjadi anak ayam? Itulah pertanyaan cerdik dari Anda semua barangkali. Menurut sejarah penemuan kembali Reiki di abad 19 oleh Mikao Usui menyebutkan bahwa, Master Mikao Usui telah mendapatkan Attunement Reiki setelah menjalankan meditasi tanpa putus selama 21 hari di Gunung Kuri Yama Jepang. Mengacu pada ajaran Mikao Usui ini maka setiap siswa pelatihan reiki dianjurkan mempraktekkan reiki tanpa putus selama 21 hari kerja dengan asumsi setiap chakra utama dalam tubuh praktisi reiki membutuhkan waktu pengaktifan 3 hari. Total 7 chakra utama setiap manusia butuh waktu pengaktifan selama 21 hari kerja.


Posisi kedua belah telapak tangan saat self healing reiki.


Sebagaimana diketahui bahwa dalam setiap tubuh energi manusia hidup mempunyai 7 chakra utama yang saling terhubung satu sama lain dengan 1 jalur besar utama disebut Sushumna dan 2 jalur penyeimbang yang disebut jalur bulan (ida) dan jalur matahari (pinggala). Jalur bulan bersifat dingin dan jalur pinggala bersifat panas. Agar ketujuh chakra utama tadi secara bersama-sama menjadi aktif secara keseluruhan maka diperlukan 21 hari kerja untuk mengaktifkannya. Dengan semakin aktifnya ketujuh chakra utama tadi maka semakin baguslah jalur energi dalam tubuhnya.



Selama 2i hari ini seorang praktisi reiki boleh juga melakukan penyembuhan kepada orang lain sekalipun dalam hatinya timbul keragu-raguan, apakah ia mampu melakukan penyembuhan? Sebaiknya hilangkan keragu-raguan tadi dan pasrahkan semuanya kepada kehendak Ilahi dan ingat bahwa penyembuh sejati baik di bidang medis kedokteran atau penyembuhan allternatif atas kasus penyakit hanyalah milik Tuhan YME. Yang perlu diingatkan kepada semua praktisi reiki bahwa kita semua hanyalah penyalur reiki semata tidak lebih. Biarkanlah Tuhan berkarya dalam penyembuhan ini melalui Reiki atau penyembuhan medis kedokteran.



Penyaluran energi kepada diri sendiri satu kali sehari adalah syarat minimum. Semakin sering melatih reiki semakin memperoleh manfaat akan kesehatan asalkan dipraktekkan sesering mungkin diluar waktu 21 hari. Bila waktu 21 hari tanpa putus melakukan self healing telah selesai alangkah baiknya kegiatan menyalurkan reiki tetap dilanjutkan minimal 1 kali sehari. Latihan dalam waktu 21 hari hanyalah cukup untuk memantapkan kemampuan secara tetap dalam diri praktisi reiki.



Latihan dalam jangka panjang tetap diharuskan sampai seorang praktisi reiki mampu mempraktekkan reiki dengan baik sehingga yang bersangkutan meraih gelar Guru Reiki atau disebut Master Reiki. Sebelum meraih gelar Reiki Master seorang praktisi reiki harus melalui latihan dalam jangka waktu panjang agar memperoleh pembersihan yang lebih baik tubuh energinya. Dengan semakin bersihnya tubuh energinya semakin baik pula kualitas kesehatan jasmaninya. Ini berlaku pula kepada setiap praktisi reiki dari semua tingkatan mulai reiki level 1 hingga reiki level 3.



Reiki memang mudah dipelajari oleh siapa pun. Karena begitu mudahnya seharusnya kita pandai bersyukur dapat menggunakan reiki untuk kebaikan sesama di samping juga untuk menjaga kesehatan pribadi agar tetap sehat sepanjang hayat dikandung badan. Sudah seharusnya kita berterima kasih kepada Tuhan YME yang telah memberikan kesembuhan lewat metode reiki. Mengingat diri kita sering sakit dan berangsur sembuh setelah mengenal reiki, apa salahnya pengalaman kita sakit dulu dibagikan kepada orang lain agar mereka yang sakit juga mendapat kesembuhan melalui reiki.



Orang-orang yang mendapatkan kesehatan kembali lewat reiki setelah jatuh bangun menderita sakit akan berusaha mempergunakan reiki semaksimal mungkin bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Sudah tentu kita berharap tetap sehat dan tidak dihinggapi oleh penyakit. Demikian pula sehat dengan reiki tidak ingin sakit kembali dan semaksimal mungkin membantu sesama baik diminta atau tidak untuk menyalurkan reiki kepada siapa yang membutuhkan.



Renungan atas pemantapan reiki selama 21 hari kerja tanpa putus tadi bukanlah latihan berat layaknya kita akan bertanding dalam arena perlombaan kesaktian. Tidak...bukan itu yang dimaksud. Latihan secara teratur akan memberikan peningkatan energi secara pasti. Setelah melewati 21 hari self healing setelah attunement dapat memberikan manfaat positif apabila reiki dipraktekkan secara terus menerus, syukur menyalurkan energi reiki kepada pihak lain baik tatap muka atau jarak jauh.



Memang apabila kita sudah biasa dengan energi reiki yang semakin lama getaran vibrasinya semakin tinggi, suatu saat akan mendapatkan sensasi yang tidak berasa sama sekali bahkan sensasi itu seakan-akan hilang.Tidak usah khawatir bahwa reiki sudah hilang dari diri kita. Reiki tetap akan mengalir selama kita meniatkan mengalir dan bekerja menyehatkan badan kita.



Yang perlu diingat dalam mempelajari sebuah teknik penyembuhan ala reiki ini, sensasi bukanlah hal penting. Yang lebih penting adalah menjaga diri sendiri dan orang-orang di sekelilling kita tetap sehat. Itulah impian para praktisi reiki dari semua tingkatan, termasuk sehat dengan reiki sendiri...ingin sehat...keluarga sehat...teman sekerja sehat...tetangga sehat... masyarakat sehat melalui pembelajaran reiki.

Read More..

B.MENYEHATKAN AURA SESEORANG.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 24 April 2011 0 komentar

Aura manusia mempunyai daya atau tenaga. Tenaga dari aura sebagian orang menyebut tenaga dalam, prana, chi atau qi, psychic energy, bio energy dan sebagainya. Tapi sehat bersama waskita reiki lebih senang menyebut daya aura sebagai pendaran cahaya warna pelangi yang mengelilingi tubuh manusia di mana warna aura orang satu dengan orang lain berbeda warnanya. Ada warna tua atau muda tebal dan tipis. Secara umum tenaga aura berbeda tapi hakikatnya sama, yaitu Far Infra-red Rays (FIR) dengan panjang gelombang antara 6-14 mikron.



Sewaktu belajar fisika di sekolah dulu sehat bersama waskita reiki diperkenalkan berbagai macam energi yang ada di alam semesta ini. Energi itu mencakup energi gerak, panas, kimia, listrik, sinar dan nuklir. Energi sinar misalnya energi sinar matahari menyentuh aura tubuh manusia melalui gerbang energi yang disebut chakra. Ada tujuh chakra utama dalam tubuh energi manusia yang dimulai dari bawah badan hingga ubun-ubun. Setiap chakra mempunyai warna. Misalnya chakra dasar di ujung tulang ekor akan menyerap warna merah, chakra seks menyerap warna orange, chakra solar plexus menyerap warna hijau, chakra jantung menyerap warna pink, chakra tenggorokan menyerap warna biru, chakra ajna menyerap warna ungu dan chakra mahkota menyerap warna putih terang benderang.



Berkaitan dengan kesehatan seseorang yang mengalami gangguan ada baiknya mendeteksi kesehatan auranya dengan bantuan praktisi prana, karena praktisi prana lebih mahir dan mengkhususkan diri dalam hal aura dibanding energi. Kiranya pendeteksian ini bisa juga menggunakan alat bantu Kirlian Elektro Fotografi Aura-200 atau disebut Aura Video Station (AVS). Bagi yang mahir dan terlatih dapat mendeteksi aura orang lain atau diri sendiri melalui gerakan tenaga dalam. Pendeteksian mencakup ketebalan dan tipisnya aura dalam hal kualitas maupun kuantitas aura.



Sebagai contoh aura yang kurang energinya karena kecil tampak pucat dan kotor yang ditandai dengan warna gelap mengandung limbah dan mudah mencemari yang disebabkan adanya energi asing akan menyebabkan turunnya daya tahan seseorang sehingga mudah jatuh sakit. Dengan menderita sakit maka dengan sendirinya daya tahan mental juga ikut terganggu yang terlihat seseorang tersebut mudah marah, sedih berkepanjangan, tegang, gelisah, takut dan depressi. Melalui deteksi aura dapat dilihat adanya energi pengganggu pada orang itu.



Sehat adalah dambaan setiap orang. Sehat secara seimbang tidak berlebihan, kekurangan atau menyimpang. Upaya pertama dalam penyehatan seseorang adalah penyehatan aura lebih dulu agar lebih sehat dari kondisi sebelumnya. Upaya kedua meningkatkan kesehatan aura dengan mencegah faktor pengganggu yang mungkin ada di sekitar kita. Misalnya ketika akan bepergian ke suatu tempat di mana tempat tersebut barangkali ada orang yang bermaksud jahat menggunakan ilmu gendam, pelet dan hipnosis maka pencegahan dini perlu dilakukan.



Menurut dr. Erwin Kusuma, Sp. K.J di gaya hidup sehat mind,body and soul memaparkan penyehatan aura melalui langkah (1) penyehatan struktur mencakup ukuran, bentuk dan tepi aura. (2) Penyehatan isi yang mencakup kelengkapan, keseimbangan, kecerahan, kebersihan dan kemurnian warna dasar aura. Setelah itu baru dilakukan pendeteksian lanjutan apakah kesehatan aura sudah sehat sepenuhnya. Setelah semua selesai maka aura dikunci agar upaya penyehatan aura lebih mantap. Ini bisa dilakukan sendiri olah praktisi aura (prana) melalui latihan atau dengan bantuan praktisi prana.



Terapi aura dapat juga dilakukan dengan cara pernapasan aura-chakra, senam aura- chakra, jurus-jurus kesehatan aura-chakra dan sebagainya. Aura yang telah dibahas ini dinamakan aura kesehatan. Masih ada aura dalam dan luar yang perlu juga disehatkan. Bila semua aura telah disehatkan dan tetap dipelihara langkah selanjutnya adalah penyehatan chakra mencakup chakra utama dan chakra telapak tangan kanan dan kiri. Dengan membangkitkan energi di ketujuh chakra utama yang telah disehatkan mulai dari chakra dasar hingga chakra mahkota, maka terjadi proses pencerahan (enlightenment) yang membentuk halo yang semakin cerah.



Sehat bersama waskita reiki dan teman-teman sesama praktisi reiki mengakui bahwa pendalaman masalah aura memerlukan waktu panjang untuk mempelajarinya. Pengetahuan aura memerlukan keterampilan dalam berlatih. Dalam belajar reiki pengetahuan aura sedikit saja dibahas. Dalam praktek reiki semakin orang itu sehat dengan sendirinya auranya semakin tebal sehingga pengaruh energi negative penyakit akan mudah dihalau. Jadi untuk mencapai derajat kesehatan ada berbagai cara untuk meraihnya. Bisa dengan prana, akupresur, chikung, tenaga dalam dan reiki. Semua bersinergi dan saling melengkapi satu sama lain.

Read More..

MENGEMBANGKAN DIRI SEBAGAI PRAKTISI REIKI ( 1 ).

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 11 Juni 2010 0 komentar

Sangat menarik memperhatikan uraian Reiki Master Prof. Dr.Sutan Remi SH dalam buku yang ditulisnya berjudul Hidup Sehat dengan Reiki dan Energi Non Reiki perihal pengembangan diri sebagai praktisi reiki. Dalam buku itu ditulis bagaimana beliau sedikit khawatir apabila reiki hanya dikejar levelnya saja tapi selesai attunement tidak dipraktekkan lagi. Lebih jelasnya beliau menulis dalam bukunya itu, seseorang yang telah memperoleh attunement atau disebut juga inisiasi agar mampu mengakses reiki lalu mempraktekkannya, tidak otomatis yang bersangkutan disebut sebagai praktisi reiki. Lho kenapa tidak bisa disebut praktisi reiki?



Menurut beliau....seseorang baru disebut praktisi reiki setelah menerima attunement, yang bersangkutan terus meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan untuk praktek reiki, baik untuk penyembuhan diri sendiri lebih dulu baru penyembuhan ke orang lain. Selain aplikasi reiki untuk penyembuhan, yang bersangkutan juga harus rajin membuat terobosan dalam praktek reiki di luar penyembuhan, misalnya membuat bola energi reiki untuk materialisasi, perlindungan diri, menyalurkan reiki ke makanan dan minuman atau pun ke obat-obatan dan sebagainya.



Bukan itu saja tuntutan yang harus dijalankan oleh seseorang dalam praktek reiki. Masih banyak latihan yang harus dilakukan oleh praktisi misalnya mampu membuat pemograman energi reiki, membersihkan chakra utama baik dengan simbol reiki ataupun cukup dengan affirmasi. Itu pun belum cukup. Praktisi harus mampu membersihkan sumbatan energi dalam tubuh energinya lewat olah jiwa yaitu meditasi yang menunjang praktek reiki, di samping juga rajin menyalurkan reiki ke objek di luar manusia misalnya tumbuhan, binatang kesayangan bahkan pembersihan ruangan tempat tinggal dari unsur negative yang dapat mengganggu kenyamanan anggota keluarga kita.




Getaran energi reiki bisa dideteksi saat bermeditasi.

Memang reiki dapat diperoleh dalam waktu 1 hari kerja ikut pelatihan tatap muka di kelas atau pun diperoleh lewat attunement jarak jauh. Dalam permulaan saja setelah ikut attunement, yang bersangkutan rajin menjalankan apa yang diperintahkan oleh gurunya, tetapi setelah beberapa waktu kemudian, kegiatan itu tidak lagi dipraktekkan lagi, entah alasan malas, buang waktu saja, terlalu banyak PR yang harus dikerjakan, pulang kerja sudah capai, banyak urusan di luar dan seabrek alasan lain yang membuat yang bersangkutan malas praktek reiki. Akhirnya kemampuan untuk mengakses reiki dan memanfaatkannya akan sia-sia. Kalau sudah begitu sayang sekali...



Sebenarnya sahabat sehat dengan kundalini reiki tidak perlu cemas bila rasa malas sudah datang dan bertanya dalam hati, " Apakah reiki yang sudah saya peroleh lewat attunement ini akan hilang," begitu celetuk hati Anda suatu saat. Saya jawab, " Sebenarnya kemampuan Anda tidak akan hilang sekalipun tidak pernah dipraktekkan dalam kegiatan reiki sehari-hari." Hanya sayang karena kemampuan itu lama tidak dipraktekkan dengan sendirinya keyakinan akan kemampuan reiki sedikit memudar alias pesimis. Mudah-mudahan Anda sahabat sehat dengan kundalini reiki tetap optimis dan tidak patah semangat mau mempraktekkan reiki untuk kebaikan saudara sendiri terutama dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Karena itu bagi sahabat sehat dengan kundalini reiki yang malas dan tidak mau memberikan umpan balik di blog ini tetapi rajin terus mendaftar ikut attunement ke level atasnya lagi, sehat dengan kundalini reiki jadi sangsi apakah reiki yang sudah diikuti sejak level 1 hingga 8 akan jadi pajangan saja?



Untuk itulah saya mengetuk pintu hati nurani Anda yang sedang tiarap tidak pernah sharing di forum blog ini, untuk mau sharing seputar praktek reiki Anda, sudah sejauh mana dipraktekkan? Ataukah reiki hanya diletakkan saja di bawah bantal untuk menemani tidur malam hari. Karena kondisi itulah....terpikir oleh sehat dengan kundalini reiki untuk rehat sejenak dari pemberian attunement dan mempersilahkan Anda mempraktekkan reiki dan mau sharing di forum blog ini. ( bersambung )



Sumber tulisan : Hidup Sehat dengan Reiki dan Energi Non Reiki karya Prof. Dr. Sutan Remi SH ( diedit )

Read More..

ATTUNEMENT HINGGA PRAKTEK REIKI

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 10 Mei 2010 0 komentar

Setiap orang dari suku bangsa mana pun bisa memperoleh attunement reiki. Untuk menjadi praktisi reiki terlebih untuk dapat menjadi reiki healer harus melalui tahapan penyelarasan energi atau istilahnya attunement dari seorang Reiki Master. Attunement sendiri adalah berasal dari kata to attune. Menurut A.S Horn dalam buku Sehat dengan Reiki dan Energi Non-Reki yang ditulis oleh Reiki Master Prof. Dr. Sutan Remy, menyebut bahwa attunement is to make something/somebody adjust to something new and become familiar or in harmony with it. Pendek kata to attune berarti menyelaraskan, membuat sesuatu atau seseorang menjadi selaras dengan sesuatu.



Dalam belajar Reiki kita diperkenalkan dengan istilah energi dalam tubuh manusia di balik tubuh phisik ini. Karena sumber reiki adalah energi alam semesta yang ada di mana-mana dan setiap orang bisa mengakses energi ini asal tahu caranya, maka sarana terhubung seseorang dengan sumber energi reiki adalah terlebih dulu mendapatkan penyelarasan. Penyelarasan energi reiki hanya dapat dilakukan oleh seorang Reiki Master dan syarat mutlak adalah power energi dalam diri Sang Master harus cukup kuat, mampu membuat progam energi dan selalu terhubung terus menerus dengan sumber energi reiki setiap saat.



Perlu dipahami bahwa gerbang masuk dan keluarnya energi dalam tubuh manusia melewati gerbang energi yang disebut dengan chakra. Pada waktu attunement chakra-chakra calon praktisi reiki baik chakra mayor ( chakra utama berjumlah 7 ) maupun chakra minor dibesarkan lebih dulu melebihi pembukaan standar normalnya. Chakra juga dibersihkan dan diseimbangkan, termasuk di sini jalur energi dalam tubuh manusia yang dalam reiki dikenal dengan jalur Ida-Pinggala dan Sushumna diaktipkan sekaligus dibersihkan bersama-sama. Jalur energi ini juga turut dilebarkan agar terhubung dengan masing-masing chakra utama dan chakra minor.



Tentu Anda semua sahabat sehat dengan kundalini reiki mempunyai pesawat radio, televisi bahkan sekarang ini internet di rumah Anda masing-masing. Agar Anda dapat terhubung dengan pemancar radio atau televisi stasiun tertentu maka pesawat Anda itu komponen resonansi dalam pesawat harus dibuat selaras lebih dulu dengan pemancarnya. Frekuensi getaran pesawat radio disamakan frekuensinya dengan sumber pemancar radio atau televisi. Penyelarasan ini dilakukan ketika pesawat sedang dirakit di pabrik. Begitu semua komponen pesawat penerima getaran frekuensinya sudah dibuat selaras dengan getaran frekuensi pemancar, maka tiba saatnya Anda dapat menghubungkan diri dengan sumber pemancar hanya dengan niat menekal tombol lalu mencari sumber pemancar yang diinginkan itu. Begitu terhubung Anda dapat mendengarkan atau melihat tayangan di pesawat penerima Anda itu.



Demikian pula Anda bila sudah selaras dengan sumber reiki maka hanya dengan niat semata maka energi reiki dapat Anda akses sesukanya, sebanyak-banyaknya tanpa batas di mana pun Anda berada di muka bumi ini untuk keperluan menjaga tubuh tetap sehat sekaligus penyembuhan penyakit. Anda tidak perlu menggunakan power listrik atau baterai dan khawatir bakal kehabisan energi bila mengakses reiki. Justru semakin sering Anda mengakses reiki maka power energi reiki ini akan semakin terasah dan membuat saluran tubuh energi Anda menjadi bersih, chakra utama seimbang, kelopaknya merata dan inti chakra utama juga turut bersih. Effek semua ini adalah kesehatan phisik yang terus menerus ada pada diri Anda bila tanpa kenal lelah selalu terhubung dengan sumber energi Reiki. Bukankah kita senang bila diri kita selalu hidup selaras baik dengan alam ciptaan Tuhan juga kepada sesama ciptaan Tuhan yang ada di sekeliling kita ini dalam kondisi tubuh sehat dan bugar? Karena itu hidup selaras memang menjadi tujuan kita sebagai mahkluk sosial. Intinya hidup selaras antar umat manusia juga selaras hubungan vertikal kita dengan Sang Maha Pencipta menurut Iman dan Kepercayaan yang dianut.



Beberapa pertanyaan mampir ke blog sehat dengan kundalini reiki ini. Di antaranya ada yang menanyakan bahwa yang bersangkutan sudah pernah belajar Reiki tapi karena sesutu hal tidak pernah praktek reiki lagi, apakah masih mempunyai kemampuan reiki padanya. Sehat dengan kundalini reiki jawab bahwa sekali seseorang telah mendapatkan attunement untuk mampu terhubung dengan Reiki , maka kemampuan itu tidak akan pernah hilang selamanya. Kendatipun dia tidak pernah praktek reiki karena malas, ogah-ogahan dan berbagai penyakit malas lainnya. Setelah rasa malas ini hilang dan mendapatkan adanya blog yang mengulas seputar reiki ini maka yang bersangkutan ingin mempraktekkan reiki kembali, maka reiki yang telah ada pada dirinya akan mengalir lagi bila diniatkan untuk on. Sekali pun reiki mengalir tetapi perlu waktu lagi bagi orang itu untuk melatih kembali membersihkan jalur energi yang sudah terlanjur karatan karena tidak pernah dibersihkan dalam praktek self healing dan distance healing reiki.



Nah apakah Anda semua yang baru saja terhubung dengan blog sehat dengan kundalini reiki ini ingin melatih kembali reiki yang telah lama padam dalam diri Anda, tak ada salahnya kembali sadar untuk praktek reiki dengan tujuan satu ingin hidup sehat ala reiki apa pun tradisi reiki yang Anda pelajari. Bagi Anda yang bersemangat mengejar tingkatan level reiki hendaknya bisa menahan diri jangan hanya mengejar tingkatan level reiki tapi perbanyak praktek reiki. Berikan rasa empati kepada Saudara kita yang tengah sakit dan salurkan reiki padanya. Saya.....sehat dengan kundalini reiki masih setia mendampingi Anda semua untuk berbagi ilmu reiki. Setelah itu...."Apakah Anda praktek reiki atau tidak itu bukan urusan saya lagi.....? "

Read More..

PENGALAMAN SPIRITUAL DENGAN REIKI

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 05 Maret 2010 3 komentar

Tidak henti-hentinya saya mengucapkan banyak puji syukur kepada Allah yang memberi saya kenikmatan duniawi, kenikmatan materi dan kenikmatan fisik. Sedikitnya lima kali sehari saya mengangkat tangan saya di hadapan Sang Pencipta, memuji Asma-Nya atas karunia yang telah Dia anugerahkan kepada saya. Kesempatan belajar, putera-puteri yang sehat, suami yang Insya Allah soleh selalu memberikan dukungan atas kegiatan saya selama ini dalam praktek reiki.



Rasanya kebutuhan saya sudah terpenuhi. Saya bahagia, tenteram setelah terbebas dari penyakit hati. Dengan kesungguhan hati saya berkarya dan dengan segala ketulusan mencintai seluruh ciptaan-Nya. Inilah affirmasi yang alhamdullilah tak pernah saya lupa ucapkan seusai sholat lima waktu sehari. Ternyata affirmasi ini memberi saya energi yang luar biasa. Semakin hari semakin saya rasakan Energi Ilahi mengalir deras dalam tubuh saya. Saya begitu bersemangat melewati hari-hari saya. Berbagai kegiatan saya lakukan dengan optimis tanpa rasa lelah dan jenuh.




Penyaluran reiki secara terus menerus kepada diri sendiri dan orang lain menjadikan tubuh energi sehat yang berdampak pada kesehatan jasmani. Anda ingin sehat dan bugar setiap hari? Praktekkan reiki dengan baik.


Saya merasa semakin kreatif di mana ide-ide muncul begitu saja, insight mengalir tanpa dapat dibendung lagi. Peristiwa kebetulan yang secara sadar saya alami membuat saya berpikir terus bukankah ini karena energi Ilahi? Energi yang datang dari Allah SWT, sumber segala sumber energi? Yah...saya yakin akan kekuatan-Nya karena setiap hari saya selalu berhubungan dengan-Nya melalui sholat, kegiatan reiki dan tentu saja grounding, lalu bertafakur atau meditasi. Mungkin inikah yang sering disebut dengan pencerahan? Wallauallam.



Saya merasa kurang PD dan tidak ingin muluk-muluk, tetapi yang jelas saya semakin terdorong untuk terus latihan, mempelajari ilmu ini lebih dalam lagi agar dapat menolong orang lain, keluarga, teman dan siapa saja yang membutuhkan penyembuhan. Dapat dikatakan saat ini pengalaman saya belum seberapa, namun saya terus mencoba meningkatkan kemampuan saya dengan praktik reiki di lingkungan keluarga lebih dulu. Setelah mengikuti Reiki 2 Tumo saya merasakan tangan saya lebih peka dan hangat yang menjadikan saya lebih percaya diri untuk menolong orang lain.



Pengalaman pertama saya dalam praktek reiki adalah dengan anak-anak dan suami, Kemudia ibu mertua, ayah mertua dan adik-adik ipar. Hampir semua mengatakan hal yang sama, yaitu terasa ada hawa hangat di sekujur tubuh terasa sepergi kesemutan, seperti ada gelombang arus, merasa tenang hingga tidur nyenyak. Sampai saat ini pasien tetap saya adalah ibu mertua dan anak-anak di rumah. Ketika saya mengadakan umroh dari tanggal 25 Desember hingga 2 Januari lalu selain sholat, kegiatan reiki dan grounding tetap saya lakukan dengan lebih intens. Manfaatnya...alhamdullilah saya sehat, tidak cepat lelah dan mengantuk padahal saya tidak membawa suplemen atau vitamin ke Tanah Suci Mekah.



Sepulang dari Tanah Suci rasa percaya diri semakin meningkat, Ketika ada khabar seorang tante saya mengalami stroke di rumah sakit, saya langsung datang dan tergerak untuk menolong dengan reiki. Malam itu tante saya tidak bisa bicara, Saya pandang wajah dan tubuhnya dengan kasih. Saya sentuhkan tangan saya dengan halus sambil berdoa, memohon energi kepada Allah YME. Saya lakukan ini selama 3 malam berturut-turut. Alhamdullilah tante saya dapat berbicara kembali. Bahkan menurut dokter yang memeriksa lewat hasil MRI tanda-tanda itu hilang tidak terlihat lagi. Apakah ini karena reiki? Sekali lagi wallauallam. Yang pasti semua kesembuhan datang dari Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Saya hanyalah hamba-Nya yang berusaha untuk bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan. Semoga ilmu yang telah saya pelajari tidak membuat saya takabur dan sombong, tapi justru membuat saya lebih mengenal-Nya, mencintai-Nya serta meningkatkan ketakwaan saya. Amin ya Rabbal Alamin.



Sahabat sehat dengan kundalini reiki tercinta di hari Minggu ini, begitulah ungkapan tulus dari seorang Ibu bernama Rani sebagaimana diungkapkan dalam kesaksian di buku Pemantapan dan Pemanfaatan Hidup Sehari-hari...Reiki yang ditulis oleh Master Irmansyah Effendi. Dari ungkapan tulus tadi terbersit kata demi kata yang jika kita telaah lebih lanjut dari praktek reiki adalah cinta kasih, menyebarkan cinta kasih kepada sesama dalam bentuk cahaya Ilahi (daya hidup bersumber pada Allah yang dijadikan berkat/rahmat penyembuhan). Kesadaran akan anugerah tersebut adalah sikap santai dan pasrah kepada kehendak Ilahi. Sikap total tadi adalah kita menjadi alat-Nya, mengakui dengan kerendahan hati bahwa Tuhanlah yang berkarya dalam penyembuhan. Kepada-Nya lah kita memohon kesembuhan atas penyakit yang ada dalam diri sendiri atau orang lain dan selepas itu kita pasrah total.



Sumber Tulisan ini untuk memotivasi para sahabat sehat dengan kundalini reiki agar mau praktek reiki dan berbuat sebagaimana dilakukan oleh Ibu Rani dalam hal penyembuhan baik diri sendiri atau orang lain. Jangan pernah putus asa jikalau dalam menerima attunement dan selepas praktek reiki Anda tidak lagi merasakan sensasi reiki, Anda lalu putus asa dan behenti jadi praktisi reiki. Anda tetap bisa melatih reiki kendatipun sensasi reiki belum menyapa Anda. Kita praktek reiki bukan untuk mengejar sensasi reiki. Yang kita kejar adalah kebutuhan akan kesehatan dan kebugaran tubuh melalui praktek reiki setiap hari.

Read More..

ENERGI SUMBER KESEHATAN TUBUH

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Selasa, 29 September 2009 1 komentar


Setiap mahluk hidup termasuk manusia selalu dialiri energi vital yang dikenal dengan sebutan Chi untuk istilah China, Prana sebutan Indonesia dan Ki untuk Jepang. Dalam tubuh manusia seperti tubuh sehat sehabis puasa sendiri terdapat organ-organ tubuh, sel-sel dan DNA. Untuk sehat seluruh organ tubuh harus cukup dialiri energi sehingga kebutuhan energi harus didistribusikan secara merata ke seluruh sel jaringan tubuh, sistem kelenjar, sel syaraf, sel DNA termasuk juga rangka tubuh.


Agar kecukupan energi Ki ( khusus praktisi reiki) maka tata cara mengaktipkan seluruh chakra utama dalam tubuh energi mutlak dilakukan setiap hari. Mengaktipkan chakra utama bisa menggunakan simbol reiki utamanya simbol CKR dan SHK. Cara lain adalah melalui meditasi keseimbangan unsur Yin dan Yang, keseimbangan jalur Ida, Pingala dan Sushumna dengan mengalirkan energi chakra ke-14.


Bila kecukupan energi Ki kurang akan terjadi gangguan kesehatan pada tubuh. Untuk itu kita harus selalu menjaga aliran energi tetap lancar dengan cara yang kasat mata, misalnya rajin berolahraga, melatih gerakan yoga atau seni pernapasan. Dengan olahraga maka chakra-chakra dan nadi baik ida, pingala dan sushumna diaktipkan. Dengan aktipnya jalur energi ini maka sumbatan energi kotor yang menumpuk di dorong keluar tubuh lewat chakra terdekat dan sebaliknya energi bersih dipompa masuk juga lewat chakra terdekat.


Bicara energi memang sesuatu yang tidak nyata atau tidak kasat mata. Energi tidak dapat dilihat dengan mata telanjang kecuali bagi mereka yang waskita mempunyai mata ketiga ( chakra ajna ) sudah terbuka/aktip. Bagi praktisi reiki dengan sering menyalurkan energi reiki maka dia dapat merasakan hadirnya energi ini dengan sensasi hawa panas menyengat, hangat dan dingin sekali di sekeliling tubuh.


Coba perhatikan tatkala kita bernapas. Kita menghirup udara bersih ( O2) dan mengeluarkan CO2. Demikian pula adanya energi vital kehidupan manusia masuk ke dalam tubuh manusia lewat pintu gerbang energi yang disebut chakra. Chakra ini selalu berputar searah dan kebalikan arah jarum jam. Selain chakra tubuh manusia juga memiliki jalur energi yang disebut nadi. Nadi besar adalah Sushumna dan nadi kembar ialah Ida dan Pingala.


Setiap manusia hidup mempunyai Kundalini. Kundalini adalah suatu kekuatan spiritual yang amat dahsyat terletak di antara otot kemaluan dan otot dubur. Letak Kundalini ada di perinium. Sebagai seorang praktisi reiki kebangkitan kundalini dari tidur panjangnya adalah harapan setiap orang baik yang belajar olah spiritual atau tidak. Namun seberapa jauh kebangkitan Kundalini tergantung kepada seberapa sering yang bersangkutan melakukan penyaluran energi reiki, meditasi kundalini reiki serta latihan dalam membangkitkan Kundalini.


Saat Kundalini bangkit maka energinya akan merayap sepanjang jalur sushumna lewat chakra dasar, sex, solar plexus, jantung, visudi, ajna lalu keluar lewat chakra mahkota. Bila Kundalini telah aktip kebangkitan ini akan dirasakan seperti panasnya suhu badan tetapi bukan panas demam. Rasa panas ini sebagai akibat pembakaran energi negative dalam tubuh energi oleh tenaga Kundalini. Bila rasa panas telah tiada maka suhu badan akan normal dengan sendirinya.


Pembersihan sumbatan energi negative oleh Kundalini memang besar manfaatnya. Tubuh energi akan selalu bersih sehingga kesehatan tubuh jasmani akan terpelihara dengan baik, chakra utama semakin bersih dan aktip dengan sendirinya. Untuk mengimbangi sensasi hawa panas yang berlebihan dalam tubuh energi maka kita melakukan grounding sehingga panas badan akan dikurangi dan dibuang masuk bumi.


Tentunya sahabat dengan reiki bertanya, "Bisakah orang lain yang tidak belajar Prana, Ki dan Chi bisa dibantu agar tubuh energinya juga bersih seperti layaknya praktisi reiki?" Saya jawab bisa namun tindakan ini adalah pasif dalam arti orang yang minta bantuan ini akan selalu tergantung kepada praktisi reiki. Agar menjadi aktip mandiri maka yang bersangkutan ditawarkan cara praktis yaitu mau menjadi praktisi reiki dan mempraktekkan reiki secara berkesinambungan dalam hidupnya. Dengan praktek reiki maka kesempatan hidup lebih sehat dari orang lain akan terbuka lebar. Masalahnya apakah mereka mau?


Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.