
Saat belajar reiki akan diperkenalkan istilah chakra. Apakah chakra itu? Chakra adalah pintu gerbang energi dari alam semesta ke dalam tubuh energi manusia dan keluar kembali ke alam semesta juga lewat chakra. Ketika pertama kali mempraktekkan self healing, sehat dengan reiki belum merasakan aliran energi tetapi seiring berjalannya waktu aliran energi akan mengalir begitu saja ketika diniatkan bekerja.
Dalam pembelajaran reiki dalam tubuh kita terdapat sekitar 320 titik chakra yang masing-masing dihubungkan oleh 72.000 meridian. Berbagai penyakit dapat dideteksi sekaligus diterapi penyembuhannya melalui chakra. Namun ada juga yang menyebut keberadaan chakra dalam tubuh berjumlah 365. Chakra mengatur masuk dan keluarnya energi kepada organ-organ tubuh di sekitar chakra agar tetap berfungsi dengan baik dan sehat.
Walau Anda menggunakan mikroskop secanggih apa pun, titik chakra tak mungkin terlihat mata telanjang. Mengapa? Tubuh manusia terdiri atas tubuh fisik, eterik atau bioplasma (tubuh energi), tubuh astral dan roh. Menurut Sumarsono Wuryadi dalam Mind, Body and Soul Majalah Intisari menyebut, bahwa chakra ini berada dalam tubuh energi manusia. Karena itu maka ia tak bisa ditangkap dengan mata bugil kita.
Dari ratusan chakra tadi kita hanya perlu memahami tujuh chakra utama saja dalam tubuh energi yaitu chakra dasar, seks, solar plexus (pusar), jantung, tenggorokan, ajna dan mahkota. Chakra berfungsi sebagai pengendali dan pembangkit tenaga listrik, chakra juga memberi energi pada organ-organ yang ada didekatnya. Bahkan bisa pula mengendalikan kondisi phisik dan spiritual seseorang.
Bentuk chakra utama mirip cakram berputar dengan garis tengah 7.7 - 10.2 cm. Chakra minor bergaris tengah2.5 - 5 cm dan chakra super minor ( mini ) bergaris tenah kurang dari 2.5 cm. Dengan bentuk bagai corong yang mengecil diujungnya mengarah ke dalam dan membesar ke arah luar tubuh fisik. Karenanya chakra utama berfungsi mengendalikan dan memberi energi pada organ-organ vital di sekitarnya. Sementara chakra minor dan mini hanya ke bagian tubuh yang kurang penting.
Jika seorang penyembuh melakukan scaning pada chakra jantung yang terletak di antara dua puting susu, maka saat tangan diposisikan sekitar 10 cm di atasnya akan terasa chakra itu berputar seperti baling-baling. Sangat terasa ada gerakan menyerap energi positif dan kebalikannya akan membuang energi negatif. Dengan latihan teratur melakukan scaning chakra akan membuat peka telapak tangan penyembuh.
Bahkan ketika menyalurkan energi reiki ke pasien dengan sistem distance healing terkadang di tangan praktisi akan terasa kesemutan bahkan kebas. Ini menandakan bahwa energi negatif pasien yang direki mengumpul di tangan penyembuh dan untuk menghilangkan rasa ini segera gerakkan telapak tangan kanan dan kiri mengarah ke bumi dengan cepat sehingga rasa tak nyaman tangan ini akan hilang segera.
Kembali ke masalah chakra dapat dikatakan chakra berfungsi sebagai jendela dalam berhubungan dengan alam semesta. Selama energi alam semesta (kosmis) ini masuk ke dalam tubuh manusia, kita akan tetap hidup." Orang hidup karena adanya suatu pengaliran energi di dalam tubuhnya. Jika ia mati, maka auranya juga hilang," tandas Sumarsono yang menyandang gelar Lightarian Reiki Master ini.
Energi alam semesta juga masuk melalui pori-pori tubuh, tapi yang terbanyak melalui chakra. Oleh karena itu fungsi chakra mayor ini antara lain menyerap energi, memprosesnya, kemudian membagi-bagikannya kepada organ vital manusia. Begitu pentingnya chakra dalam belajar reiki, kita dituntut selalu membersihkan chakra setiap saat dengan melatih self healing, berpikiran positif dan menjalankan meditasi.
Sehat dengan reiki juga sependapat dengan Pak Sumarsono bahwa Energi Ilahi ( Reiki ) ini bekerja otomatis karena memiliki kecerdasan sendiri. Jadi tak perlu pusing apakah chakra perlu dibersihkan atau tidak. Asalkan kita rajin melakukan healing, maka chakra dalam tubuh penyembuh dengan sendirinya akan terjaga bersih sebab setiap saat akan dialiri energi Ilahi.
Sumber : Mind, Body and Soul Intisari ( diedit )
Read More..Kalau digambarkan dalam postingan sebelumnya bahwa Tarsius saja suka tersenyum, kenapa kita sebagai manusia yang dibekali akal dan budi tidak juga mau tersenyum kepada sesama? Boleh jadi di saat kita sedang gundah gulana dan dalam suasana kalut pikiran, dengan memberikan senyum iklas akan memberikan kelapangan hati. Kalau hati lapang dengan sendirinya kita juga nyaman saat berdekatan dengan orang lain. Karena itulah, orang bijak mengatakan hati manusia akan tertutup rapat bila dia sedang marah-marah atau sedang dipenuhi oleh emosi negative.
Orang dapat tersenyum artinya dia itu sehat. Karena suasana hatinya sedang gembira yang ditandai dengan senyumannya yang ikhlas, maka dengan sendirinya orang lain yang melihatnya akan senang. Coba kalau kita sedang menampakkan ulat peteng dan diam terus, orang lain akan segan mendekat. Jangankan mendekat, berbicaran pun tidak mau. Karena mereka tahu penampakan kita yang dijejali raut muka tidak sedap, menandakan kita sedang banyak masalah.
Sebaliknya dengan raut muka gembira, banyak senyum lepas akan membuat orang lain yang melihatnya menjadi simpati. Karena dengan banyak senyum, otak yang selalu menggiring kepada pikiran negative akan dikesampingkan. Akibatnya kondisi santai atau rileks akan dapat dicapai dengan gampang. Jika kita selalu mengkondisikan santai dalam suasana apa pun, dengan sendirinya jalan menuju hidup sehat akan terpenuhi.
Hidup sehat dengan senyum tentu menjadi sarana orang untuk mudah bersosialisasi dengan lingkungannya. Senyum menjadi pintu gerbang menuju sehat sekaligus menjadi obat mujarab bagi banyak masalah kesehatan. Dengan banyak tersenyum, pakar penyembuhan alternatif Reiki menyatakan, dominasi otak sebagai panglima kesadaran fisik akan dikurangi. Karena itulah saat seseorang melakukan penyembuhan dengan teknik Reiki, seyoganya kondisi senyum di awal sampai akhir penyembuhan harus tetap dipertahankan.
Banyak senyum dan tertawa akan membuat pikiran tenang. Dengan tersenyum pula maka stress akan hilang. Menurut penelitian hampir 90 persen penyakit terjadi karena dampak adanya strees yang menghinggapi manusia. Kondisi ini terjadi karena orang ini tidak dapat tersenyum dengan lepas dan ikhlas. Mereka memendam masalahnya sendiri dengan menampakkan wajah cemberut yang boleh jadi akan meledakkan rasa amarah.
Orang stress tanpa disadari oleh dirinya banyak menarik ke dalam dirinya emosi negatife yang ditandai seperti rasa frustasi, tidak berdaya, serba salah, marah bahkan benci terhadap sesuatu termasuk benci pada dirinya sendiri. Justru dengan berperilaku demikian akan berdampak kurang baik bagi kesehatannya. Emosi negative yang dipelihara akan menghasilkan energi negatife.
Tanpa disadari energi negatife akan menekan ke semua arah dalam tubuhnya, sehingga dapat merusak organ-organ vital tubuh seperti otak, lambung, jantung, hati ( liver ), ginjal, paru-paru dan kelenjar dalam tubuh. Jika tekanan sudah semakin berat, akan mengakibatkan energi negatife tidak dapat keluar dari tubuh. Dengan sendirinya energi negatife itu akan menumpuk dalam bentuk kotoran energi negatife. Akibatnya kondisi tubuhnya menurun karena imunitas tubuh sudah tidak berfungsi sama sekali dalam menghalau serangan energi negatife khususnya penyakit.
Tidak demikian halnya dengan orang yang mampu memanage stress menjadi sahabat yang menyenangkan. Dia dapat menghalau stress hanya dengan menyunggingkan senyum sekali pun cukup singkat waktunya. Dengan santai dia menjalani hidup apa adanya. Tidak ngoyo dalam berusaha dan tetap semangat penuh optimisme bahwa hidup ini bagaikan roda berputar. Ada kalanya seseorang dapat tergencet ada pada posisi paling bawah seperti lapisan roda saat sedang menyentuh tanah. Di lain kesempatan seseorang melambung ke posisi paling atas seperti burung yang sedang terbang tinggi di angkasa.
Selain menebarkan senyum persahabatan, orang yang banyak tersenyum dengan lepas tanpa beban, akan dapat melepaskan tumpukan energi negatife dalam rongga kepala sehingga pikiran menjadi jernih. Jika pikiran jernih dengan sendirinya tubuh pun menjadi lebih sehat dan energik. Getaran energi yang keluar memancar dari tubuh semakin lebih halus karena seringnya orang tersenyum dengan ikhlas dan nyaman.
Karena senyum dapat meningkatkan getaran energi semakin halus, ada baiknya kita hening sejenak dalam senyum. Anda dapat melakukannya di malam hari menjelang tidur. Di pagi hari saat mata mulai terjaga, tersenyumlah pada diri sendiri dalam bentuk ucapan syukur bahwa Tuhan masih berkenan memberikan umur sehingga bangun tidur dalam kondisi nyaman dan sehat.
Selanjutnya senyumlah kepada lingkungan sekitar sambil memancarkan energi kasih sayang keluar dari chakra jantung Anda dalam bentuk persahabatan yang tulus. Anda dapat melakukannya dengan keluarga terdekat, tetangga sekitar, dalam perjalanan ke sekolah atau ke kantor dan di saat menjalin relasi sosial dalam kegiatan sehari-hari. Dengan banyak senyum seperti Tarsius yang dikabarkan semakin turun populasinya, berikan semboyan pada diri sendiri bahwa untuk hari ini saja saya akan tersenyum.
Kenapa untuk hari ini saja? Sebab esok hari adalah kepunyaan Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta. Kita tidak tahu apakah esok hari kita masih diizinkan oleh-NYA untuk menghirup udara bumi ini. Jika masih diizinkan menghirup udara buminya, puji syukur kita panjatkan pada - NYA, bahwa kesempatan berbuat baik menanam benih kebajikan masih terbuka, lewat ucapan dan perbuatan nyata.
Tanamkan dalam diri semboyan tiada hari tanpa senyum sekali pun senyum itu dilakukan dalam kesendirian. Hilangkan pikiran negatife dalam diri bahwa senyum sendirian itu pertanda kita kurang waras. Kita masih waras kok...karena kita tahu bahwa lebih baik kita memancarkan energi senyum daripada memancarkan energi cemberut dalam hidup ini. Karena pentingnya arti senyum.....maka saat kita akan menarik energi alam semesta sebaiknya mengkondisikan bhatin dalam diri harus juga tersenyum. Setelah bhatin tersenyum maka lahir pun akan ikut senyum. Ikutilah Tarsius yang suka tersenyum. Semoga....
Read More..Prolog : Masih banyak saudara kita yang belum tahu apa itu reiki dan apa pula manfaatnya bagi kesehatan. Karena begitu penting untuk diketahui oleh pembaca, maka tidak ada salahnya sehat dengan kundalini reiki terbit ulangkan kembali postingan lama reiki ini agar segera diketahui, daripada mencari ke arsip reiki blog ini. Arsip reiki sudah ratusan jumlahnya dan ada beberapa postingan yang di blog lama pernah terbit, di blog ini sedapat mungkin akan diterbit ulangkan kembali dengan sedikit revisi ( editing ) menyangkut judul postingan dengan tidak mengurangi maknanya.
Pasien yang disembuhkan Mikao Usui melalui metode penyembuhan Reiki ternyata banyak dari kalangan dunia hitam, yaitu pasien yang memiliki riwayat hidup dalam dunia kejahatan kambuh kembali penyakitnya. Mengapa bisa terjadi demikian? Sebab sikap batin pasien ini tidak sehat. Usui berpendapat bahwa sikap batin yang tidak sehat akan mengakibatkan tubuh jasmani menjadi tidak sehat pula.
Pengalaman Usui tersebut membuktikan bahwa sekalipun tubuh jasmani pasien tadi telah disembuhkan dengan Reiki tetapi apabila orang-orang itu kembali kepada dunia hitam yang melakukan kejahatan, tubuh eterik mereka akan kembali dipenuhi dengan energi-energi negatif yang diproduksi oleh sikap batin pelakunya dan akibatnya tubuh jasmani mereka kembali didera penyakit. Sehubungan itu Mikao Usui lalu menyusun pedoman spiritual yang terdiri atas lima prinsip hidup yang harus dijadikan pegangan praktisi reiki. Maksudnya agar praktisi reiki tetap sehat dan mampu melaksanakan tugasnya dalam menyebarkan kesehatan bagi sesama.
The five spiritual principle of Reiki dalam bahasa Jepang disebut Gokai yang dijabarkan sebagai berikut:
1. Hari ini saja saya akan bersikap berterima kasih ( Just for today I will live the attitude of gratitude).
Maksudnya kebanyakan orang selalu berpikir mengenai apa yang mereka inginkan, tetapi belum tercapai dan hanya sedikit yang memusatkan perhatian pada apa yang telah dimilikinya. Harusnya rasa syukur kepada Zat yang Memberi Hidup dengan karunia di bumi ini. Alam raya menyediakan energi yang tak terbatas jumlahnya yang memberikan berkah dan kemakmuran dalam hidup kita. Kita harus menyadari apa yang telah kita miliki dan berterima kasih. Jangan memusatkan pada kepemilikan kebendaan semata, tapi juga ingat kesehatan, keluarga dan teman-teman. Berusahalah setiap hari untuk melihat kelimpahan yang diberikan alam ciptaan Tuhan sebagai anugerah. Dengan semakin bersyukur maka nikmat Tuhan akan selalu mengalir.
2.Hari ini saja saya tidak akan gundah (Just for today I will not worry).
Maksudnya ketika kita khawatir, kita memisahkan diri dengan alam semesta. Kita akan selalu berpikiran negatif dan menciptakan energi negatif yang pada akhirnya akan merugikan kesehatan kita dan membuat alam bawah sadar kita menciptakan kegagalan hidup kita.
Rasa cemas juga mempunyai getaran kurang lebih sama dengan rasa pesimis. Usahakan membuang sikap cemas dan pesimis dengan cara meditasi grounding atau meditasi gassho. Percayakanlah pengaturan alam semesta ini hanya di tangan Tuhan sebagai pemilik sekaligus pencipta, pemelihara juga penghancur alam semesta pada akhir jaman kelak.
3. Hari ini saja saya tidak akan marah (Just for today I woll not anger).
Maksudnya apabila situasi yang tidak sesuai dengan keinginan kita lalu marah. Marah adalah emosi yang sangat merusak ketika ditunjukkan secara berlebihan. Kemarahan menciptakan ketidakharmonisan energi dalam tubuh kita. Usahakan untuk melepaskan rasa marah yang muncul secepat mungkin. Sekalipun kita tidak suka akan hal yang membuat kita marah selalu usahakan tetap memberikan cinta kasih yang kelak menciptakan energi positif buat kesehatan diri kita. Marah jangan dipelihara kalau diri kita ingin tetap sehat.
4. Hari ini saja saya akan bekerja dengan jujur (Just for today I will do may work honestly).
Maksudnya menjalani hidup dengan jujur membuat kita menjadi searah dengan tujuan Pribadi Tinggi (Higher Self) kita. Dengan selalu jujur kepada diri sendiri dan selalu menyampaikan kebenaran dalam segala hal, kita menciptakan keharmonisan dalam hidup agar selaras dengan alam semesta.Tujuan kita hidup ini mendapat berkah dan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa agar hati mendapat kedamaian.
5.Hari ini saja saya akan menunjukkan rasa cinta dan hormat kepada setiap makluk hidup (Just for today I will show love and respect for every living thing).
Maksudnya tanpa cinta kasih semua ini tidak akan ada artinya. Cinta kasih adalah berbuat baik bukan saja kepada manusia tetapi juga kepada sesama ciptaan Tuhan di alam semesta ini yang lain, yaitu hewan dan tumbuhan yang selalu harus dirawat kelestariannya.
Kita manusia, hewan, tumbuhan, alam semesta dan isinya berasal dari sumber yang sama, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa. Apabila kita berbuat tidak baik kepada orang lain pada hakikatnya sama saja kita tidak mencintai dan menghargai diri sendiri. Jika kita selalu memusatkan perhatian pada kekurangan, khawatir, marah, buruk sangka (suudzon) dalam bentuk pikiran negatif maka getaran energi pikiran kita akan terkumpul menjadi energi negatif yang merusak kesehatan kita. Karenanya hilangkan atau tepatnya buang segala pikiran negatif tadi dengan meditasi.
Sebaliknya pula jika kita menyadari kelebihan yang diberikan Tuhan dengan selalu menebar kasih kepada orang lain, menolong yang kesusahan dengan iklas dan bersyukur setiap saat atas karunia Tuhan, semakin banyaklah energi positif mengalir dalam nadi kita yang pada akhirnya getaran energi positif terpancar dari tubuh kita.
Read More..Setiap kali blog walking ke blog sahabat pasti ada award yang dibagikan dengan gratis kepada sahabat blogger lain. Tak menyangka ketika sehat dengan reiki membaca di shout box tertulis ada award dari sahabat di Pontianak agar award ini segera diambil dan dipajang di blog saya ini. Terima kasih atas perhatian sahabat ini mau membagikan award pada blog sederhana apa adanya ini.
Thema award kali ini adalah Blogging for The Earts sebuah ajakan simpatik kepada semua manusia yang ada di bumi Indonesia bahkan luar negeri untuk mencintai bumi dengan cara merawatnya agar energi bumi bisa tetap lestari, udara bersih segar, hasil laut melimpah, hutan termasuk di dalamnya sebagai sumber daya hayati sebagai paru-paru dunia tidak rusak. Memang dengan majunya industri yang digerakkan dengan energi minyak bumi sebagai bahan bakarnya setiap pabrik industri akan membuang limbah berupa polusi asap dari cerobong pabrik.
Bukan itu saja... bahkan limbah dari pabrik juga dibuang ke sungai sehingga airnya keruh dan ikan pun mati karena hidup di air beracun. Ajakan menyelamatkan bumi agar energi bumi tidak cepat habis juga direspon oleh kalangan pencinta lingkungan bumi. Kita sebagai blogger pun dituntut untuk bisa menulis artikel tentang pentingnya menjaga kelestarian air,hutan,udara, minyak bumi yang mutlak diperlukan manusia untuk bertahan hidup.
Energi bumi sebagai sub energi dari alam semesta sebenarnya tersedia melimpah ruah di sekitar kita asal kita bisa menggunakan dengan baik. Di sini sehat dengan reiki pun selalu menggunakan energi alam semesta yang disebut Reiki untuk menjaga dan merawat tubuh agar selalu sehat setiap saat. Bahkan Reiki sebagai sebuah tradisi Esoterik yang berasal dari Tibet di Pegunungan Himalaya sudah menyebar ke Eropa, Amerika, Kanada, Auatralia dan Indonesia.
Energi Reiki memang tidak akan habis dipakai manusia di bumi ini. Selalu tersedia dalam jumlah yang tidak terbatas, ada di sekitar kita. Bahkan energi Reiki ini bisa diakses dari manapun manusia berada, apakah di darat, di atas laut dengan kapal/perahu dan di udara ketika kita sedang naik pesawat terbang. Saat energi Reiki itu kita akses untuk diri sendiri saat itu pula dalam waktu bersamaan dapat pula kita salurkan kepada orang lain di tempat yang jauh.
Itulah sekilas tentang blogging for the earth dan tentu saja award ini saya dedikasikan untuk semua sahabat blogger yang juga menjadi praktisi reiki.Tidak itu saja award ini juga saya sampaikan kepada:
1. Evi Yulianti di Jogja.
2. Enduro Indra di Salatiga.
3. Mulyati Matematika di Solo.
4. Anna Fardiana di Jogja.
5. Pacu Jalur Sungai Kuantan.
6. Denani musik di Bogor.
7. Budiawan Hutasohid di Medan.
Nah ketujuh sahabat saya ini, kalau Anda tidak berkeberatan saya persilakan mendownload energi alam semesta (reiki) yang saya akses dan pancarkan kepada kalian semua mulai jam 22-22.30 wib setiap malam dengan harapan Anda selalu terjaga dalam keadaan sehat walafiat. Selama 1 bulan energi Reiki ini saya progam bekerja terus menerus per hari 24 jam dan setiap hari saya update dan diperkuat hingga tak terhingga kali lipat.
Akhirnya untuk sahabat http://www.artiirhamna.blogspot.com yang telah memberikan award kepada sehat berkat reiki, saya ucapkan banyak terima kasih dalam mendesain logo award ini sekaligus membagikan kepada sahabat bloger lainnya. Salam sukses dan selalu sehat tentunya sehat bersama reiki.
Read More..Seorang Praktisi Reiki setelah mempraktekkan Reiki dalam kehidupan sehari-harinya agar dapat hidup sehat dengan reiki diharapkan Kundalini miliknya akan bangkit dengan sendirinya seiring Praktisi Reiki ini menjalankan meditasi sebagai bagian gaya hidup sehatnya agar kombinasi penyembuhan antara Reiki dan Kundalini dapat harmonis bersinergi dengan baik. Reiki dan Kundalini saling membantu dengan sangat baik sekali.
Apabila Kundalini memulai pembersihan Sushumna dan Chakra-chakra dari bawah, Rei Ki membersihkannya dari atas. Penggabungan kedua energi Reiki dan Kundalini secara bersama-sama akan memberikan hasil yang luar biasa bagi Praktisi Reiki yang bersangkutan. Hidup sehat dengan reiki sendiri tertarik belajar Kundalini setelah sebelumnya mempraktekkan Reiki selama 3 bulan di tahun 2003 dan kebetulan ada rekan wanita di komunitas Reiki saya menawarkan pelatihan jarak jauh secara gratis melalui Majalah Nirmala, sebuah Majalah yang sering mengulas gaya hidup sehat alami seperti Yoga, Prana, Akupuntur dan sebagainya.
Ketika menerima penyelarasan Kundalini Reiki jarak jauh dari Mas Ir.Yan Nurindra, saya biasa saja menerima attunement itu. Namun selang beberapa hari ada perubahan besar dalam tubuh saya manakala saya mempraktekkan Reiki baik diri sendiri atau keluarga. Energi Reiki yang saya transfer/salurkan ke diri sendiri terasa biasa saja reaksinya, namun ketika meniatkan Reiki Kundalini mengalir terasa ada hawa panas dan dingin silih berganti begitu kuat masuk tubuh saya. Saya nikmati saja energi ini sampai saya bereksperimen menyalurkan Reiki Kundalini jarak jauh kepada orang tua dan kerabat di lain kota, beliau merasakan ada hawa yang sangat kuat merasuki tubuhnya ketika esok hari saya telepon untuk menanyakan transfer energi Reiki Kundalini ini.
Yang lebih mengesankan dari Reiki Kundalini ini adalah Praktisi Reiki tidak perlu menggunakan simbol-simbol Reiki untuk mengirim Reiki jarak jauh. Semua sudah didesain untuk bekerja secara bersama-sama dan saling melengkapi bagi penyembuhan kasus penyakit. Bila ada pertemuan dalam lokakarya Reiki sering diadakan forum tanya jawab masalah Kundalini Reiki. Banyak Praktisi Reiki memang aktif melakukan latihan self healing, menyatakan energi Kundalini mengalir sepanjang jalur Sushumna di tulang belakang bergerak ke atas dan energi Kundalini ini memancar keluar melalui Chakra Mahkota (Chakra Shahasrara).
Energi Kundalini yang biasanya memberikan tekanan yang cukup besar kepada kepala kita karena mengalir terus menerus dan kita jarang melakukan self healing lambat laun tekanan melemah apabila Energi Kundalini sudah sampai pada tahap pemurnian dan energi Kundalini sendiri berwarna biru muda. Dengan seringnya kita mereiki kepada orang lain diharapkan proses pembersihan tubuh kita yang berpenyakit akan semakin bersih dan output dari kesemuanya ini adalah tubuh sehat berkat reiki dan bisa juga sehat berkat reiki.
Reiki pada umumnya dititikberatkan pada penyembuhan kasus penyakit.Tetapi apabila dilihat lebih jauh lagi, manfaat-manfaat Reiki yang luar biasa dapat dilihat dengan mudah. Seseorang yang mempergunakan Reiki akan selalu terhubung dengan Cahaya Ilahi. Bukankah ini merupakan anugerah yang sangat luar biasa? Ingatkah bahwa cukup banyak orang melakukan berbagai latihan berat dengan waktu panjang tanpa dapat menghubungkan
dirinya dengan Cahaya Ilahi. Melalui pembelajaran Reiki ketika calon Paktisi Reiki level 1 pun selesai attunement/penyelarasan akan seketika merasakan Cahaya Ilahi bekerja untuk dirinya yang dapat dibuktikan dengan mengalirnya Reiki dalam tubuhnya ketika Praktisi Reiki ini meniatkannya, "Reiki mengalir."
Irmansyah Effendi dalam buku Reiki,"Kemampuan Penyembuhan Luar Biasa Secara Seketika" menyatakan seseorang yang semakin banyak mempergunakan simbol-simbol reiki sebagai alat komunikasi langsung dengan Energi Ilahi, maka Cahaya Ilahi yang turun akan menjadi sangat kuat. Cahaya Ilahi ini dengan mudah dapat kita rasakan apabila peka/sensitif dan dilihat oleh seorang yang waskita maka cahaya yang membungkus tubuh kita akan berwarna-warni. Jadi Reiki bukan sekedar teknik penyembuhan namun juga dapat bermanfaat untuk spiritualitas.
Untuk penyembuh Reiki dari semua tingkat perlu diketahui bahwa inti dari Reiki ialah menyebarkan cinta kasih kepada sesama dalam bentuk Cahaya Ilahi yang dapat menjadi berkat penyembuhan.Cahaya Ilahi ini tidak harus dibagikan kepada sesama melalui penyembuhan semata dengan menyalurkan Reiki, melainkan dapat berbentuk doa melalui senyum yang tulus dari seorang Praktisi Reiki. Hanya senyum yang tulus saja Anda telah membagikan Cahaya Ilahi dalam bentuk kegembiraan bagi orang lain. Bukankah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang begitu besar cinta kasihnya kepada semua mahkluknya di bumi ini?
Senyum dapat memberikan kegembiraan dan kebahagiaan bagi orang lain dan diri sendiri. Bagi semua penyembuh Reiki selalu dianjurkan berusaha melaksanakan prinsip-prinsip di bawah ini:
1. Untuk hari ini saja, saya akan selalu tersenyum penuh kegembiraan dan kebahagiaan untuk dibagikan kepada orang-orang di sekitar saya.
2. Untuk hari ini saja, saya tidak akan terpengaruh oleh sikap negatif orang lain.
3. Untuk hari ini saja, saya tidak akan menilai orang lain. Semua orang, semua makhluk akan saya cintai sebagaimana adanya. Anda pengunjung blog ini boleh menambahkan prinsip lainnya sesuai dengan pemikiran Anda.
Jikalau prinsip-prinsip Praktisi Reiki di atas tadi telah diterapkan dalam hidup keseharian dengan baik boleh jadi hidup sehat dengan reiki akan berdampingan dengan sehat berkat reiki selama-lamanya. Semoga Anda tetap dikaruniai sehat bugar dari Tuhan YME dan tekun berlatih reiki kundalini.
Di dalam tubuh setiap makhluk Tuhan termasuk tubuh manusia terdapat energi. Tubuh manusia penuh energi. Tanpa energi makhluk hidup akan mati. Demikian pula hal nya sehat dengan reiki pun dan Anda semua pembaca blogku ini memiliki energi yang terdapat di tubuh energi di samping tubuh fisik yang bisa kita lihat lewat indera mata ini.
Begitu bayi dilahirkan ke dunia di dalam tubuhnya sudah ada energi. Sejak lahir ke dunia bayi sudah mempunyai energi dan dari waktu ke waktu selama hidupnya mengalir pula energi dari luar tubuh manusia yaitu energi kehidupan yang di sebut REIKI atau Prana dalam bahasa Sanskerta. Energi ini masuk tubuh manusia melalui pernafasan. Choa Kok Sui seorang penyembuh Prana mengatakan," Kita mendapatkan sebagian energi vital atau Ki dari udara yang kita hirup." (Sui, 200:1).
Energi tersebut ada di seluruh tubuh yaitu diseluruh atom di dalam tubuh kita sebagaimana dikemukakan oleh Nicholas bahwa para ilmuwan menyadari atom itu sendiri bukan dibuat dari materi tetapi dari energi. Dalam kondisi inilah setiap makhluk hidup diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Tubuh manusia memperoleh energi dari berbagai sumber energi. Secara normal sumber energi bagi tubuh manusia berasal dari makanan yang dimakan, air yang diminum, udara yang dihirup melalui sistem pernafasan.
Energi yang berasal dari sinar matahari pun masuk diserap oleh kulit. Bumi termasuk di dalamnya unsur tanah, pohon-pohonan, hewan, laut, pegunungan memancarkan energi yang bisa kita serap melalui chakra tubuh. Alam semesta sendiri juga memancarkan energi yang kita sebut REIKI dan masuk tubuh manusia melalui gerbang energi yang disebut Chakra.
Chakra adalah gerbang tempat masuknya energi ke tubuh manusia dan keluar dari tubuh manusia juga melewati chakra. Nah keberadaan chakra ini bukan di tubuh fisik manusia tetapi di tubuh eterik. Choa Kok Sui selanjutnya mengemukakan bahwa terdapat tiga sumber utama energi vital yaitu matahari, udara dan bumi. Manusia memperoleh energi matahari yang berasal dari sinar matahari, energi udara diserap paru-paru melalui pernafasan dan chakra-chakra dalam tubuh manusia, sementara energi bumi diperoleh dari dalam bumi melawati chakra telapak kaki. ( Sui, 2002 :2)
Saat tubuh manusia dalam kondisi sehat energi mengalir tanpa hambatan melalui pembuluh energi yang disebut nadi atau meridian. Apabila penyaluran energi dalam tubuh mengalami hambatan atau blockage, tubuh yang tidak memperoleh energi tersebut menjadi sakit. Supaya sembuh harus diupayakan pengaliran energi ke bagian tubuh yang mengalami hambatan sirkulasi energi ini. Caranya dengan mengalirkan energi secara terus menerus ke bagian yang sakit.
Salah satu metode penyaluran energi dari alam semesta ke dalam tubuh manusia disebut REIKI, yaitu energi kehidupan alam semesta (the universal life of energy). Ada juga metode tusuk jarum, pijat refleksi, penyaluran energi pribadi (tenaga dalam yang diolah melalui latihan). Bukan manusia saja yang mengandung energi, binatang dan tumbuhan pun mengandung dan memancarkan energi.
Beberapa tumbuhan pun memiliki energi penyembuhan yang apabila kita konsumsi dapat menyembuhkan penyakit. Sebaliknya apabila kita sedang sakit pun bisa bersahabat dengan alam untuk sementara waktu dan berkunjung ke daerah pegunungan untuk mendapatkan segarnya hawa pegunungan. Sehat dengan reiki pun tentunya sependapat dengan Anda semua bahwa hawa pegunungan yang dingin, sejuk bisa menenangkan pikiran dan efeknya bisa menyembuhkan penyakit, Insya Allah.
Read More..Ada sebuah prinsip yang menyatakan Life is Wonderful Thing if You Know How to See It. Hampir setiap kali saat kita merasakan sukses kita teriak girang, namun lupa bersyukur. Di saat kita mengalami kesulitan, terpuruk, terpinggirkan, tersia-sia dengan kata lain mendapat kesulitan atau kegagalan, kita menangis meraung-raung dan dengan lantang menyalahkan Tuhan. Padahal Tuhan telah memberi kita keberhasilan dan sekaligus kegagalan dalam hidup ini untuk maksud dan tujuan sebagai pembelajaran hidup ini.
Semua kondisi gagal sukses, girang sedih, atas bawah merupakan cerminan keseimbangan dalam hidup ini. Jadi intinya semuanya untuk kesimbangan. Kalau kita hanya pernah mengalami keberhasilan tanpa pernah gagal, kita tidak akan pernah tahu betapa indahnya saat kita bangkit dari keterpurukan. Demikian pula sebaliknya saat kita menikmati kegetiran hidup terus menerus kita akan tahu betapa nikmatnya meraih sukses karena usaha keras tanpa kenal lelah selama menjalani lakon kehidupan sebagai orang susah, telah menampakkan hasil setelah berjuang keras dengan segala daya dan upaya.
Keseimbangan hidup dari gambaran di atas itulah yang diungkapkan oleh seorang sahabat sehat dengan inti reiki, seorang Reiki Master dari tradisi Inti Reiki yang memberi pencerahan bagaimana seharusnya memandang hidup ini. Dituliskan olehnya bahwa kalau kita hanya pernah mengalami kegagalan tanpa pernah mengalami keberhasilan, kita tidak akan tahu sampai di mana batas kemampuan diri kita menerima kondisi ini. Karena itu kita harus berusaha agar kegagalan ini bisa dinikmati sebagai bagian hidup ini dan tidak perlu disesali menuju kesuksesan tertunda yang kelak akan membuahkan hasil.
Bagaimana agar hidup tetap seimbang karena di saat kita kehilangan keseimbangan maka bukan hanya berpengaruh kepada kesehatan fisik saja tapi juga berpengaruh kepada kesehatan psikis seperti frustasi, kecewa, rendah diri, tidak percaya diri dan merasa paling menderita hidup di dunia ini. Karena itulah.....Mbak Tindri....Reiki Master Inti Reiki akan mengajak kita praktek Meditasi Keseimbangan dengan Semesta Alam. Bagaimana caranya? ikuti saja yang satu ini!
Pertama kita butuh rileks dengan melenturkan tubuh agar tidak tegang lalu pejamkan mata beri affirmasi atau niat untuk mohon kepada Tuhan YME :
1> Ya.....Tuhan....sinkronkan pikiran-pikiran/rasa tubuh dan ruhku dengan energi semesta alam ini."
2> Seimbangkan pikiran/rasa tubuh dan ruhku seperti seimbangnya semesta alam.
Lakukan doa sesuai dengan Iman dan Kepercayaan Anda. Bagi Muslim membaca dzikir, bagi saudara-saudari kita Non Muslim dapat mengucapkan doa yang termaktub dalam kitab sucinya yang intinya , mengakui kebesaran Tuhan Pencipta Alam Semesta beserta segala isinya ini dan menyadari begitu kerdilnya kita dihadapan-Nya bila dibandingkan dengan Alam Semesta Ciptaan-Nya.
Selanjutnya biarkan diri ini lebur menyatu dengan alam sekitar kita. Lepaskan....jangan di tahan....ikuti saja putaran alam mengikuti porosnya. Amati dan renungkan, amati rasa sensasi yang muncul karena bergetarnya hati kita dengan kebesaran Zat Yang Maha Suci. Lihat matahari berputar terbit di ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat, angin semilir menerpa kulit kita, ombak di laut bergelombang, langit membentang di atas, pepohonan bergoyang ditiup angin semilir, bintang berkerlip nun jauh di atas sana di malam hari yang hening, binatang malam mulai keluar mencari makan sementara binatang siang menuju sarangnya untuk istirahat. Saat ayam berkokok matahari muncul di ufuk timur, binatang malam pulang ke sarangnya dan digantikan binatang siang mengais rejeki dengan caranya sendiri. Temukan rasa ini dan masukkan ke dalam hati nurani sanubari kita.
Kita rasakan betapa Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya. Ada siang ada malam, ada laki-laki ada wanita, ada panas ada dingin. Dari kebesaran bagi penciptaan alam semesta adalah malam. Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan, dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah yang terakhir kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya....Quran Surat Yasin ayat 36 - 40. Ternyata ada Sang Pencipta dan lebih takjub lagi ternyata alam dan seisinya berdzikir memuji Tuhan dan bergerak sebagai sunatullah yang tunduk dan patuh kepada Sang Pencipta tanpa membantah lagi.
Seperti yang kita affirmasikan tadi, untuk menyeimbangkan dan sinkron dengan alam sekitar kita, maka kita pun memasuki putaran alam sehingga tubuh menyatu dengan unsur alam dan selanjutnya sinkron dengan sikap alam yang tetap patuh dan memuji/dzikir kepada Sang Maha Pencipta. Al hasil ketika diri ini bergerak sesuai dengan porosnya atau fitrahnya dengan seimbang mencakup iman, akal dan rasa seperti seimbangnya putaran alam, maka akan dengan mudah mengkondisikan diri kita kepada keadaan yang tengah kita hadapi, sepahit atau semanis madu kondisinya. Semua kondisi yang ada akhirnya kita kembalikan kepada Sang Maha Pencipta. Ini lah kunci akhir yang menjadi kekuatan agar tetap seimbang.
Sumber : Tulisan Master Inti Reiki - Tindri di Buletin Inti Reiki Maret 2010.
Read More..Postingan dua hari lalu tentang penyembuhan mental dan emosional bagi orang yang depressi, seorang praktisi reiki dapat menggunakan simbol reiki SHK, CKR dan HSSZN. Versi lain dalam penyembuhan mental dan emosional, penggunaan simbol SHK dapat pula digambarkan di atas chakra telapak tangan kanan atau kiri. Jika menggambarnya di chakra telapak tangan kanan, maka tangan kiri lah yang bergerak melukiskan simbol SHK. Demikian pula sebaliknya jika simbol digambar di chakra telapak tangan kiri, maka tangan kananlah yang melukiskan simbol SHK.
Setelah simbol SKH dibuat biarkankanlah energi simbol ini bekerja membentuk bola energi padat lalu arahkan ke chakra jantung pasien jika dia ada di hadapan Anda. Akan tetapi jika dia ada di tempat jauh, cukup hubungkan diri Anda dengan pasien tersebut dengan simbol HSSZN lebih dulu. Setelah hubungan eterik terjadi kepada pasien, bola energi padat simbol SHK lalu arahkan ke chakra jantung pasien dengan niat saja. Salurkan energi simbol SHK pelan-pelan dan biarkankanlah chakra jantung pasien dibersihkan sehingga trauma negative yang menyebabkan depressi dibuang keluar. Untuk memperkuat penyaluran energi perkuat simbol SHK dengan simbol CKR.
Sebenarnya tata cara penyaluran energi reiki kundalini untuk kasus depressi dan trauma berkepanjangan dapat dilakukan tanpa menggunakan simbol reiki SHK, CKR dan HSSZN. Seandainya belum mahir melukis simbol reiki cukup anda gambarkan dalam pikiran bahwa saat ini saya niat melukis simbol SHK , CKR dan HSSZN. Setelah bola energi terbentuk dari hasil visualisasi pikiran arahkan kedua tangan anda kepada pasien baik yang ada di depan anda atau pun di tempat jauh. Semuanya dilakukan dengan kekuatan pikiran. Mengingat energi mengikuti pikiran, maka saat itu juga energi reiki yang dikirimkan akan sampai kepada pasien yang dituju.
Bagi praktisi reiki yang tidak menggunakan simbol reiki apa pun, cukup affirmasi saja mengiringi niat untuk mengirimkan energi reiki untuk penyembuhan mental, emosional dan psikis. Cara inilah yang dilakukan oleh praktisi kundalini reiki setiap kali dirinya melakukan healing jarak dekat ataupun jarak jauh, pasien perseorangan ataupun pasien masal seperti halnya para korban selamat bencana banjir bandang Wasior, Letusan Gunung Merapi dan Gempa Bumi mengiringi Tsunami di Mentawai. ( bersambung ).
Read More..Setiap orang dari suku bangsa mana pun bisa memperoleh attunement reiki. Untuk menjadi praktisi reiki terlebih untuk dapat menjadi reiki healer harus melalui tahapan penyelarasan energi atau istilahnya attunement dari seorang Reiki Master. Attunement sendiri adalah berasal dari kata to attune. Menurut A.S Horn dalam buku Sehat dengan Reiki dan Energi Non-Reki yang ditulis oleh Reiki Master Prof. Dr. Sutan Remy, menyebut bahwa attunement is to make something/somebody adjust to something new and become familiar or in harmony with it. Pendek kata to attune berarti menyelaraskan, membuat sesuatu atau seseorang menjadi selaras dengan sesuatu.
Dalam belajar Reiki kita diperkenalkan dengan istilah energi dalam tubuh manusia di balik tubuh phisik ini. Karena sumber reiki adalah energi alam semesta yang ada di mana-mana dan setiap orang bisa mengakses energi ini asal tahu caranya, maka sarana terhubung seseorang dengan sumber energi reiki adalah terlebih dulu mendapatkan penyelarasan. Penyelarasan energi reiki hanya dapat dilakukan oleh seorang Reiki Master dan syarat mutlak adalah power energi dalam diri Sang Master harus cukup kuat, mampu membuat progam energi dan selalu terhubung terus menerus dengan sumber energi reiki setiap saat.
Perlu dipahami bahwa gerbang masuk dan keluarnya energi dalam tubuh manusia melewati gerbang energi yang disebut dengan chakra. Pada waktu attunement chakra-chakra calon praktisi reiki baik chakra mayor ( chakra utama berjumlah 7 ) maupun chakra minor dibesarkan lebih dulu melebihi pembukaan standar normalnya. Chakra juga dibersihkan dan diseimbangkan, termasuk di sini jalur energi dalam tubuh manusia yang dalam reiki dikenal dengan jalur Ida-Pinggala dan Sushumna diaktipkan sekaligus dibersihkan bersama-sama. Jalur energi ini juga turut dilebarkan agar terhubung dengan masing-masing chakra utama dan chakra minor.
Tentu Anda semua sahabat sehat dengan kundalini reiki mempunyai pesawat radio, televisi bahkan sekarang ini internet di rumah Anda masing-masing. Agar Anda dapat terhubung dengan pemancar radio atau televisi stasiun tertentu maka pesawat Anda itu komponen resonansi dalam pesawat harus dibuat selaras lebih dulu dengan pemancarnya. Frekuensi getaran pesawat radio disamakan frekuensinya dengan sumber pemancar radio atau televisi. Penyelarasan ini dilakukan ketika pesawat sedang dirakit di pabrik. Begitu semua komponen pesawat penerima getaran frekuensinya sudah dibuat selaras dengan getaran frekuensi pemancar, maka tiba saatnya Anda dapat menghubungkan diri dengan sumber pemancar hanya dengan niat menekal tombol lalu mencari sumber pemancar yang diinginkan itu. Begitu terhubung Anda dapat mendengarkan atau melihat tayangan di pesawat penerima Anda itu.
Demikian pula Anda bila sudah selaras dengan sumber reiki maka hanya dengan niat semata maka energi reiki dapat Anda akses sesukanya, sebanyak-banyaknya tanpa batas di mana pun Anda berada di muka bumi ini untuk keperluan menjaga tubuh tetap sehat sekaligus penyembuhan penyakit. Anda tidak perlu menggunakan power listrik atau baterai dan khawatir bakal kehabisan energi bila mengakses reiki. Justru semakin sering Anda mengakses reiki maka power energi reiki ini akan semakin terasah dan membuat saluran tubuh energi Anda menjadi bersih, chakra utama seimbang, kelopaknya merata dan inti chakra utama juga turut bersih. Effek semua ini adalah kesehatan phisik yang terus menerus ada pada diri Anda bila tanpa kenal lelah selalu terhubung dengan sumber energi Reiki. Bukankah kita senang bila diri kita selalu hidup selaras baik dengan alam ciptaan Tuhan juga kepada sesama ciptaan Tuhan yang ada di sekeliling kita ini dalam kondisi tubuh sehat dan bugar? Karena itu hidup selaras memang menjadi tujuan kita sebagai mahkluk sosial. Intinya hidup selaras antar umat manusia juga selaras hubungan vertikal kita dengan Sang Maha Pencipta menurut Iman dan Kepercayaan yang dianut.
Beberapa pertanyaan mampir ke blog sehat dengan kundalini reiki ini. Di antaranya ada yang menanyakan bahwa yang bersangkutan sudah pernah belajar Reiki tapi karena sesutu hal tidak pernah praktek reiki lagi, apakah masih mempunyai kemampuan reiki padanya. Sehat dengan kundalini reiki jawab bahwa sekali seseorang telah mendapatkan attunement untuk mampu terhubung dengan Reiki , maka kemampuan itu tidak akan pernah hilang selamanya. Kendatipun dia tidak pernah praktek reiki karena malas, ogah-ogahan dan berbagai penyakit malas lainnya. Setelah rasa malas ini hilang dan mendapatkan adanya blog yang mengulas seputar reiki ini maka yang bersangkutan ingin mempraktekkan reiki kembali, maka reiki yang telah ada pada dirinya akan mengalir lagi bila diniatkan untuk on. Sekali pun reiki mengalir tetapi perlu waktu lagi bagi orang itu untuk melatih kembali membersihkan jalur energi yang sudah terlanjur karatan karena tidak pernah dibersihkan dalam praktek self healing dan distance healing reiki.
Nah apakah Anda semua yang baru saja terhubung dengan blog sehat dengan kundalini reiki ini ingin melatih kembali reiki yang telah lama padam dalam diri Anda, tak ada salahnya kembali sadar untuk praktek reiki dengan tujuan satu ingin hidup sehat ala reiki apa pun tradisi reiki yang Anda pelajari. Bagi Anda yang bersemangat mengejar tingkatan level reiki hendaknya bisa menahan diri jangan hanya mengejar tingkatan level reiki tapi perbanyak praktek reiki. Berikan rasa empati kepada Saudara kita yang tengah sakit dan salurkan reiki padanya. Saya.....sehat dengan kundalini reiki masih setia mendampingi Anda semua untuk berbagi ilmu reiki. Setelah itu...."Apakah Anda praktek reiki atau tidak itu bukan urusan saya lagi.....? "
Read More..Ada sebuah prinsip yang menyatakan Life is Wonderful Thing if You Know How to See It. Hampir setiap kali saat kita merasakan sukses kita teriak girang, namun lupa bersyukur. Di saat kita mengalami kesulitan, terpuruk, terpinggirkan, tersia-sia dengan kata lain mendapat kesulitan atau kegagalan, kita menangis meraung-raung dan dengan lantang menyalahkan Tuhan. Padahal Tuhan telah memberi kita keberhasilan dan sekaligus kegagalan dalam hidup ini untuk maksud dan tujuan sebagai pembelajaran hidup ini.
Semua kondisi gagal sukses, girang sedih, atas bawah merupakan cerminan keseimbangan dalam hidup ini. Jadi intinya semuanya untuk kesimbangan. Kalau kita hanya pernah mengalami keberhasilan tanpa pernah gagal, kita tidak akan pernah tahu betapa indahnya saat kita bangkit dari keterpurukan. Demikian pula sebaliknya saat kita menikmati kegetiran hidup terus menerus kita akan tahu betapa nikmatnya meraih sukses karena usaha keras tanpa kenal lelah selama menjalani lakon kehidupan sebagai orang susah, telah menampakkan hasil setelah berjuang keras dengan segala daya dan upaya.
Keseimbangan hidup dari gambaran di atas itulah yang diungkapkan oleh seorang sahabat sehat dengan intinya inti reiki, seorang Reiki Master dari tradisi Inti Reiki yang memberi pencerahan bagaimana seharusnya memandang hidup ini. Dituliskan olehnya bahwa kalau kita hanya pernah mengalami kegagalan tanpa pernah mengalami keberhasilan, kita tidak akan tahu sampai di mana batas kemampuan diri kita menerima kondisi ini. Karena itu kita harus berusaha agar kegagalan ini bisa dinikmati sebagai bagian hidup ini dan tidak perlu disesali menuju kesuksesan tertunda yang kelak akan membuahkan hasil.
Bagaimana agar hidup tetap seimbang karena di saat kita kehilangan keseimbangan maka bukan hanya berpengaruh kepada kesehatan fisik saja tapi juga berpengaruh kepada kesehatan psikis seperti frustasi, kecewa, rendah diri, tidak percaya diri dan merasa paling menderita hidup di dunia ini. Karena itulah.....Mbak Tindri....Reiki Master ini akan mengajak kita praktek Meditasi Keseimbangan dengan Semesta Alam. Bagaimana caranya? ikuti saja yang satu ini!
Pertama kita butuh rileks dengan melenturkan tubuh agar tidak tegang lalu pejamkan mata beri affirmasi atau niat untuk mohon kepada Tuhan YME :
1> Ya.....Tuhan....sinkronkan pikiran-pikiran/rasa tubuh dan ruhku dengan energi semesta alam ini."
2> Seimbangkan pikiran/rasa tubuh dan ruhku seperti seimbangnya semesta alam.
Lakukan doa sesuai dengan Iman dan Kepercayaan Anda. Bagi Muslim membaca dzikir, bagi saudara-saudari kita Non Muslim dapat mengucapkan doa yang termaktub dalam kitab sucinya yang intinya , mengakui kebesaran Tuhan Pencipta Alam Semesta beserta segala isinya ini dan menyadari begitu kerdilnya kita dihadapan-Nya bila dibandingkan dengan Alam Semesta Ciptaan-Nya.
Selanjutnya biarkan diri ini lebur menyatu dengan alam sekitar kita. Lepaskan....jangan di tahan....ikuti saja putaran alam mengikuti porosnya. Amati dan renungkan, amati rasa sensasi yang muncul karena bergetarnya hati kita dengan kebesaran Zat Yang Maha Suci. Lihat matahari berputar terbit di ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat, angin semilir menerpa kulit kita, ombak di laut bergelombang, langit membentang di atas, pepohonan bergoyang ditiup angin semilir, bintang berkerlip nun jauh di atas sana di malam hari yang hening, binatang malam mulai keluar mencari makan sementara binatang siang menuju sarangnya untuk istirahat. Saat ayam berkokok matahari muncul di ufuk timur, binatang malam pulang ke sarangnya dan digantikan binatang siang mengais rejeki dengan caranya sendiri. Temukan rasa ini dan masukkan ke dalam hati nurani sanubari kita.
Kita rasakan betapa Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya. Ada siang ada malam, ada laki-laki ada wanita, ada panas ada dingin. Dari kebesaran bagi penciptaan alam semesta adalah malam. Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan, dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah yang terakhir kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya....Quran Surat Yasin ayat 36 - 40. Ternyata ada Sang Pencipta dan lebih takjub lagi ternyata alam dan seisinya berdzikir memuji Tuhan dan bergerak sebagai sunatullah yang tunduk dan patuh kepada Sang Pencipta tanpa membantah lagi.
Seperti yang kita affirmasikan tadi, untuk menyeimbangkan dan sinkron dengan alam sekitar kita, maka kita pun memasuki putaran alam sehingga tubuh menyatu dengan unsur alam dan selanjutnya sinkron dengan sikap alam yang tetap patuh dan memuji/dzikir kepada Sang Maha Pencipta. Al hasil ketika diri ini bergerak sesuai dengan porosnya atau fitrahnya dengan seimbang mencakup iman, akal dan rasa seperti seimbangnya putaran alam, maka akan dengan mudah mengkondisikan diri kita kepada keadaan yang tengah kita hadapi, sepahit atau semanis madu kondisinya. Semua kondisi yang ada akhirnya kita kembalikan kepada Sang Maha Pencipta. Ini lah kunci akhir yang menjadi kekuatan agar tetap seimbang.
Sumber : Tulisan Master Inti Reiki - Tindri di Buletin Inti Reiki Maret 2010. ( di edit seperlunya )
Read More..Sahabat sehat dengan reiki merasa sudah mendaftar untuk ikut attunement Minggu 21/02/2010 baik untuk level Kundalini Reiki 1 dan 2 mohon diperhatikan jam sesuai dengan level yang diikutinya. Pemberitahuan ini saya buat demi kenyamanan Anda semua dalam menguasai Reiki lewat proses attunement. Artinya jam yang saya buat sesuai dengan level yang diikuti dimaksudkan untuk menyalurkan energi reiki agar segera mampu diakses oleh peserta semua. Dengan kata lain pada saat peserta level 2 selesai mengikuti attunement maka sejatinya energi attunement masih terus mengalir hingga 1 atau 2 hari kedepan. Sedangkan untuk peserta level 1 pun mengalami sensasi adanya energi yang terus mengalir hingga 1 atau 2 hari kedepan.
Yang sehat dengan reiki harapkan dari Anda semua adalah segera praktekkan reiki agar tubuh energi Anda segera bersih dan mulai sekarang ini belajar dan praktek meditasi kundalini reiki. Ada banyak buku teknik meditasi telah ditulis oleh Master Reiki dari berbagai tradisi Reiki yang ada di Indonesia ini. Satu hal yang perlu Anda ketahui jikalau dalam proses attunement tadi Anda tidak merasakan sensasi apa pun itu bukan berarti attunement pada diri Anda gagal. Hanya saja Anda tidak peka dan tentunya untuk dapat merasakan kepekaan akan energi reiki perlu latihan intensif dan berkelanjutan setelah attunement selesai. Dengan praktek reiki saja lewat self healing dan healing ke orang lain saja maka hasil dari praktek reiki dapat segera dirasakan. Sekali lagi proses attunement pada Anda yang tidak merasakan apa-apa bukan berarti attunement gagal dan membuat Anda kecewa. Banyak kasus terjadi demikian....tapi setelah yang bersangkutan menyalurkan reiki kepada orang lain, orang yang disalurkan reiki akan merasakan sensasi reiki berupa hawa panas, dingin, sejuk dan hawa dingin sejuk bahkan panas menyengat menerpa orang yang disalurkan reiki.
Karena itu sehat dengan reiki menghimbau bagi Anda yang tidak peka banyak latihan reiki. Latihan ini juga berlaku untuk rekan-rekan lain yang merasakan kepekaan energi luar biasa. Bagi Anda yang tidak peka...jangan kaget bila suatu saat nanti energi akan keluar menghentak dari chakra telapak tangan Anda dan merasakan sensasi hawa panas menyengat, itu berarti tubuh energi Anda telah beradaptasi dengan energi alam semesta dan memerlukan penyaluran energi untuk keluar lewat chakra telapak tangan Anda. Harapan Anda untuk meraih kesehatan dan kebugaran tubuh semoga segera terlaksana dan jadikan REIKI ini sebagai ladang Amal Anda selama hidup di dunia untuk mau peduli mengasihani orang lain yang sedang menderita sakit dan sedapatnya kita bantu dengan mengalirkan energi penyembuhan Reiki. Di sekitar Anda semua ada banyak pasien yang memerlukan penyembuhan, entah itu saudara dekat kita sendiri, tetangga bahkan tetangga yang tidak kita kenal yaitu para pasien di seluruh rumah sakit. Jadi mari kita praktekkan Reiki untuk berbagi kasih. Bagi rekan-rekan pengunjung blog ini yang memohon untuk ikut attunement tetap saya layani dengan baik, di mana nama Anda sudah sehat dengan reiki catat dan progam untuk attunnement sekali pun saya belum sempat menjawab satu persatu permohonan Anda dikarenakan kesibukan saya dalam tugas dan kendala jaringan internet yang ada di tempat saya tugas.
Read More..Setiap artikel yang mengulas tentang reiki tentu ada istilah energi alam semesta. Lantas sebenarnya apa pengertian energi ditinjau dari sisi ilmu fisika? Sehat dengan reiki mencoba membuka catatan ilmu fisika di sma dulu yang menyebut bahwa energi dari suatu benda adalah ukuran dari kesanggupan benda tersebut untuk melakukan suatu usaha daya. Satuan energi adalah youle. Dalam ilmu fisika energi terbagi menjadi bermacam jenis di antaranya energi potensional, kinetik, panas, air, minyak bumi, listrik, matahari, angin, kimia, nuklir, minyak bumi, mekanik, cahaya dan masih banyak lagi ( aku sudah tidak ingat lagi ).
Berdasar konsep energi setiap mahkluk hidup atau benda, baik mati dan hidup termasuk alam semesta ini adalah sebuah pendaran energi. Dalam hukum kekekalan energi menyebutkan bahwa energi tidak dapat dimusnahkan, tetapi bisa mengalami perubahan bentuk melalui manipulasi. Reiki atau energi alam semesta sebagaimana dikemukakan oleh Mikao Usui yang menemukan kembali reiki modern menyebut reiki sebagai universal life force energi atau energi asal.
Energi asal sebagaimana ditulis Prof. Dr. Sutan Sjahdeini S.H dalam buku Hidup Sehat dengan Reiki dan Energi-energi Non Reiki menyebut bahwa dalam penciptaan alam semesta, Allah SWT lebih dulu menciptakan energi asal. Dari energi asal ini lalu Allah menciptakan berbagai jenis energi. Selain energi alam semesta atau reiki ada juga disebut energi Teramai-Seichem, Sakara, Angeliclight, Sophi-El dan Karuna. Ada juga energi tenaga dalam di lembaga ilmu tenaga dalam atau prana.
Apakah semua praktisi reiki bisa melihat energi? Itulah salah satu pertanyaan yang pernah dilontarkan oleh peserta lokakarya reiki pada saat bakti sosial penyembuhan reiki. Secara jujur tidak semua praktisi reiki atau Master Reiki bisa melihat ujud energi. Hanya orang yang berbakat dan dikaruniai talenta oleh Allah SWT saja mampu melihat energi. Bagaimana wujud energi? Energi dapat dilihat dalam bentuk cahaya atau sinar. Yang berupa sinar dapat dilihat mata jasmani atau mata ketiga.
Mata ketiga atau disebut Chakra Ajna yang terletak di tengah dahi sejajar dengan kedua belah mata kita memang menyangkut aspek kewaskitaan. Disebut waskita karena sejak bayi hingga dewasa atau bisa juga mulai dewasa mendapatkan kewaskitaan melalui latihan instensip melihat energi juga talenta dari Yang Maha Kuasa. Fenomena anak indigo adalah contoh kasus kewaskitaan yang dimiliki oleh seorang anak sehingga ia mampu melihat energi halus di sekitarnya. Energi dapat juga ditangkap atau dilihat melalui electrophotography yang lazim dikenal dengan Kirlian Photography dan Corona Discharge Photography yang berfungsi untuk memotret aura seseorang atau saat mengalirkan energi reiki ke orang lain.
Sumber energi bisa dari dalam bumi, atas bumi seperti hewan, pepohonan, bebatuan, gunung, laut dan manusia. Energi juga bisa berasal dari benda-benda angkasa, selebihnya ada dan tersedia dalam jumlah tak terbatas di alam semesta ini. Salah satu energi yang terdapat di alam semesta adalah Reiki. Karena bersumber dari alam semesta maka disebut energi Ilahi ( divine energy ) yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Salah satu sumber energi yang ada di bumi dan bisa kita raba, rasakan dan kecap rasanya adalah energi air bumi.Tempat suci di bumi dari agama samawi yang mengucurkan air suci mengandung energi positip dan berguna untuk penyembuhan. Tengok saja Masjidil Haram dengan sumber air Zam-zam nya, Ka'bah, Masjidil Aqsa dan Gereja Vatikan. Air sendiri merupakan salah satu benda cair yang keluar dari perut bumi memiliki kemampuan menyimpan energi dengan baik. Apa itu air... khususnya air hexagonal dan kegunaannya sebagai media penyembuhan tunggu saja dalam postingan dari sehat sehabis puasa esok hari.
Dua hari lalu sehat berkat puasa datang ke salah satu toko buku di bilangan Jakarta Barat. Ketika menuju ke gerai kesehatan alami atau tepatnya di dekat pintu masuk toko, mata tertuju pada buku berjudul Mujizat Tasawuf Reiki. Inilah buku reiki ditulis oleh seorang sarjana santri lulusan pesanten Klaten Jawa Tengah yang mendalami reiki dari sudut pandang Islam. Buku reiki pengarang lain pun saat itu tandas alias kosong dalam persediaan sehingga penikmat reiki harus cukup puas menunggu terbitnya cetakan baru buku reiki. Kenapa buku reiki begitu laris manis? Sebenarnya di internet pun sudah banyak diulas reiki ditinjau dari kesehatan di samping aspek spiritual.
Memang benar bahwa dari sekian banyak jenis olah mental spiritual, reiki boleh disebut sebagai cara instan dalam belajar penyembuhan alami. Betapa tidak jika hanya belajar selama satu hari, seseorang segera bisa menyerap dan menggunakan energi ilahi. Untuk apa berlatih reiki? Ya reiki dilatih dan dipraktekkan oleh orang yang mau belajar reiki untuk tujuan penyembuhan diri sendiri dan orang lain atas kasus penyakit. Jadi tak berlebihan jika reiki dianggap cara cepat untuk sehat yang tujuan utama adalah meraih kesehatan, badan jadi lebih sehat, spiritualitas juga meningkat.
Tentu anda bertanya reiki itu apa ya? Sering sehat bersama reiki mendapat pertanyaan ini dalam komentar blog saya. Saya jawab dengan jujur sesuai materi pelajaran reiki yang pernah saya peroleh sewaktu lokakarya reiki 6 tahun lalu, bahwa reiki sebetulnya sudah ada sejak peradaban kuno. Tradisi reiki biasa dipraktekkan oleh para biksu Tibet, India dan China. Di Indonesia sendiri reiki baru masuk dan disebarluaskan sejak tahun 1996.
Mereka bertanya apa itu reiki? Reiki secara harafiah berarti energi ilahi ( divine energy ). Nama Re ini merujuk dari bahasa Jepang yang berarti sesuatu yang spiritual dan Ki berarti energi. Disebut demikian karena inti dari latihan adalah menyerap energi alam semesta untuk dialirkan ke dalam tubuh melalui chakra mahkota dan disalurkan lewat chakra telapak tangan kanan dan kiri. Energi sendiri dari sudut ilmiah Fisika adalah ukuran dari kesanggupan benda untuk melakukan suatu daya/usaha. Satuan energi adalah Joule.
Energi merupakan sesuatu yang tidak dapat dilihat atau tidak nyata atau tidak kasat mata. Artinya energi ini memang tidak dapat dilihat dengan mata kecuali bagi mereka yang terlatih atau mata bathinnya sudah terbuka khususnya chakra mata ketiganya.Melalui alat ukur elektronik energi ini dapat diukur besarnya. Bagi praktisi reiki bisa merasakan hadirnya energi dengan sensasi panas, hangat, dingin dan paduan panas dingin silih berganti.
Nah untuk bisa merasakan sensasi ini seorang pemula harus menjalani proses attunement reiki agar hanya dengan niat saja reiki akan on atau off. Disebut attunement karena tubuh energi calon praktisi reiki harus diselaraskan lebih dulu dengan getaran energi alam semesta yang selalu hadir tanpa diundang di sekitar kita. Tanpa prosedur attunement maka seseorang tidak dapat mengakses energi alam semesta ini. Tahap attunement berbeda dengan proses "pengisian" yang lazim dilakukan oleh perguruan tenaga dalam.
Saat attunement seorang pemula "tidak diisi energinya", melainkan diselaraskan pola getaran frekuensi tubuh energinya dengan pola getaran energi alam semesta ( reiki ). Bila sudah selaras, beresonansi getaran frekuensinya maka cukup dengan niat saja maka energi reiki akan masuk ke dalam tubuh lewat chakra mahkota. Master Reiki yang berwenang mengattunement calon praktisi reiki melakukan pembukaan sekaligus mengaktipkan chakra mahkota, chakra telapak tangan kanan dan kiri juga chakra jantung. Sebagai tambahan diaktipkan pula chakra mata ketiga calon praktisi reiki.
Selanjutnya jalur energi calon praktisi reiki pun yang mencakup jalur sushumna, jalur ida dan pingala juga diaktipkan dan diseimbangkan agar keseimbangan Yin ( unsur dingin ) dan Yang ( unsur panas ) tetap terjaga manakala reiki sedang mengalir ke dalam tubuh energi praktisi reiki. Proses penyelarasan reiki berjalan lancar manakala calon praktisi reiki rilek,pasrah total kepada Tuhan YME dan tetap santai selama proses penyelarasan. Sebagai tambahan dari proses penyelarasan ini calon praktisi reiki harus berusaha tersenyum lepas yang meluncur dari hati nuraninya dan bukan senyum yang dipaksakan. Karena senyum yang lepas berasal dari hati nuraninya adalah bekal setiap saat yang bersangkutan melakukan praktek reiki.
Dalam reiki unsur paling utama adalah niat yang dicetuskan dalam hati dan kepasrahan total kepada pemilik sekaligus pencipta reiki yaitu Sang Khalik. Bagaimana pun teknik reiki yang tiap aliran berbeda, kepasrahan tidak akan pernah ditinggalkan. Reiki sejauh ini hanya dikenal sebagai teknik penyembuhan penyakit yang pernah dilakukan manusia kuno di jamannya. Tetapi sejatinya reiki hadir sebagai sebuah jalan spiritual untuk mendekatkan diri hamba kepada-Nya.
Bahwa reiki bisa mengatasi kesehatan fisik dan mental memang benar adanya sebagai bonus kesehatan jasmani dari orang yang mendambakan kesehatan dalam hidupnya. Lebih dari itu reiki adalah jalan menuju pencapaian spiritual. Begitu pentingnya spiritualitas maka dalam belajar reiki banyak ditemukan konsep ajaran agama seperti hati nurani, kesadaran jiwa dan tujuan hidup. Meski sangat spiritual para master reiki menjamin teknik reiki ini seratus persen lintas agama. Unsur spiritualisme yang dilatih adalah spiritualisme universal.
Bila unsur spiritualisme semacam tasawuf dalam Islam maka buku Mujizat Tasawuf Reiki karya Syamsul Bakri dalam prolog postingan di atas layak Anda baca dan praktekkan. Kesehatan jasmani dan rukhani Anda meningkat pesat dan Anda tanpa ragu-ragu lagi mempraktekkan reiki sebagai sebuah teknik mengakses energi alam semesta semata tanpa mencederai iman dan kepercayaan anda. Salam sehat bersama reiki di hari Raya Lebaran 1430 Hijrah Mohon Maaf Lahir dan Bhatin.
Lima prinsip hidup Praktisi Reiki salah satunya adalah berbunyi : Untuk hari ini saja saya akan bersikap berterima kasih. Demikian seharusnya sikap seorang praktisi reiki menghadapi hidup ini menyangkut hal kebendaan duniawi. Dengan kata lain kita harus memusatkan pada apa yang telah dimiliki dan segera bersyukur kepada Allah SWT atas berkah, karunia yang telah diberikan kepada kita dalam hidup ini.
Memusatkan dengan apa yang telah diberikan Allah kepada kita selain kebendaan duniawi adalah berkah sehat dalam hidup ini. Tak dapat dipungkiri bahwa nikmat sehat adalah nikmat yang perlu kita camkan dalam hidup ini. Sehat bisa kita capai bila kita rajin olah raga, menjaga asupan makanan serta berpikiran positip. Kita harus menyadari bahwa apa yang telah kita miliki selain kecukupan finansial untuk mencukupi kebutuhan hidup ini juga sehat jasmani.
Alam raya telah menyediakan energi yang tak terbatas jumlahnya yang berwujud berkah-berkah dan kemakmuran dalam hidup ini. Langkah pertama dari prinsip praktisi reiki adalah menyadari apa yang telah kita miliki dan segera berterima kasih. Apa yang telah kita miliki adalah berkah sehat dan sebagai praktisi reiki tentunya kita sudah tahu cara untuk meraih sehat. Jangan memusatkan pada kepemilikan kebendaan saja. Yang perlu diingat selain sehat jasmani dan rohani adalah hubungan sosial yang lebih akrab dengan sesama, saling tolong menolong dalam kebaikan.
Akan lebih baik bila setiap hari melihat kelimpahan dari alam terhadap kita misalnya masih diijinkan oleh-Nya menghirup udara dengan gratis, merasakan semilirnya angin menerpa kulit kita, hangatnya sinar mentari, dinginnya udara pegunungan dan lebih dari itu mendapatkan energi alam semesta yang bisa kita akses untuk menjaga kesehatan dan kebugaran melalui praktek reiki kepada sesama dan diri sendiri.
Jika kita melakukan hal kebajikan dalam hidup ini dengan sendirinya berkat kasih sayang Allah SWT akan terus mengalir kepada kita. Sebagai orang yang pandai bersyukur diharapkan akan lebih banyak lagi berkah Tuhan menyapa kita. Namun bila kita tidak pandai bersyukur siksa Allah sangat pedih. Dengan pandai bersyukur berarti menempatkan energi pikiran kita yang positip untuk meraih cita-cita yang belum tercapai.
Nah untuk hari ini saja saya akan berterima kasih, boleh jadi hari esok pun kita harus melakukan sikap sama dalam berterima kasih atas karunia Tuhan Yang Maha Kuasa. Pengaruhilah hidup ini dengan energi pikiran positip kita yang berisi kebaikan dan cinta kasih karena kita, termasuk sehat berkat Tuhan lewat Reiki sendiri dan Anda semua adalah refleksi dari sinar cinta kasih Ilahi.
Reiki atau energi alam semesta adalah energi penyembuh baik kepada manusia, hewan bahkan tumbuhan. Mikao Usui sebagai penemu reiki modern menyebut reiki sebagai energi yang cerdas dimana metode penyembuhan dengan mengalirkan reiki ini selanjutnya disebut Reiki-Ho. Sehat dengan reiki menerima penjelasan dari Master Tibetan Usui sewaktu mengikuti temu alumni Mahameru Reiki saat persiapan penyelarasan Tradisi Kundalini Reiki.
Reiki Ho sebagai salah satu sistem penyembuhan holistik memanfaatkan reiki secara optimal. Lebih populer lagi Reiki-Ho juga dikenal sebagai salah satu seni penyembuhan dengan menggunakan kedua telapak tangan yang diarahkan ke tubuh pasien atau tubuh diri sendiri. Memang pada umumnya saat penyaluran energi reiki peranan kedua telapak tangan sangat berperan hanya dengan menempelkan telapak tangan atau tidak ke tubuh pasien. Sensasi yang akan dirasakan praktisi ataupun pasien adalah sama-sama merasakan hawa hangat,panas, sejuk bahkan dingin saling bergantian.
Sebagai teknik penyembuhan holistik yang memanfaatkan energi alam semesta, Reiki-Ho merupakan penyembuhan holistik yang paling populer di seluruh dunia. Memang sebelumnya belum pernah ada teknik penyembuhan holistik model reiki ini. Setelah diketemukan dan digali oleh Mikao Usui reiki dengan cepat menyebar ke lima benua. Amerika Serikat menjadi salah satu negara pusat pengembangan Reiki-Ho tercepat dengan jumlah praktisi Reiki-Ho mencapai lebih dari 200.000 orang di tahun 2002.
Rumah sakit di USA pun menempatkan Reiki-Ho sebagai salah satu treatment resmi di samping penyembuhan medis berdasarkan ilmu kedokteran Barat. Rumah sakit tersebut antara lain Tucson Medical Center (Arizona), Portsmouth A Regional Hospital ( New Hampshire) dan California Pasific Medical Center. Di Indonesia rumah sakit yang telah melengkapi dirinya dengan Reiki-Ho sebagai treatment di samping treatment kedokteran Barat, antara lain rumah sakit Kanker Darmais dan Rumah Sakit Yayasan Suryani di Bandung.
Di samping kedua rumah sakit itu sejumlah klinik reiki pun bermunculan yang didirikan oleh alumni tradisi reiki berbagai aliran. Masing-masing praktisi pun juga mengabdikan ilmunya ini memberikan pelayanan kesehatan baik secara pribadi atau saat bakti sosial penyembuhan reiki kepada masyarakat luas. Dengan semakin aktipnya setiap praktisi reiki dalam penyembuhan maka semakin percaya dirilah setiap praktisi reiki dalam mengamalkan ilmunya.Jadi hilangkanlah sifat ragu-ragu dalam mempraktekkan reiki. Dalam lingkup kecil Anda dapat menyalurkan reiki kepada keluarga terdekat, tetangga bahkan kenalan yang berada di tempat jauh sekalipun asalkan ada niat dan kemauan mereiki maka reiki akan bekerja saat itu juga.
Setiap orang dapat memperoleh kemampuan Reiki-Ho. Tidak perlu bakat tertentu dalam belajar reiki apalagi bakat kemampuan kewaskitaan. Tidak perlu menjalani ritual agama tertentu untuk dapat belajar reiki karena Reiki-Ho tidak ada hubungannya dengan agama tertentu.Cukup seorang praktisi reiki memperoleh attunement dari seorang Reiki Master saja maka ia dapat mengakses Reiki-Ho saat itu juga.
Kewenangan memberikan attunement hanya ada pada seorang Reiki Master Pengajar saja. Attunement adalah penyelarasan seseorang dengan Reiki atau lebih tepatnya sumber Reiki yang ada di alam semesta. Umpama Anda atau sehat berkat reiki sebelum menjadi praktisi reiki, diibaratkan sebagai pesawat radio/televisi yang sedang dirakit di pabrik, agar nanti pesawat ini bisa tunning dengan pemancar maka penyelarasan getaran frekwensi radio/televisi dengan pemancar disamakan lebih dulu getaran energinya.
Getaran energi calon praktisi reiki melalui chakra dalam tubuh energinya. Utamanya chakra mahkota dan chakra kedua telapak tangan calon praktisi reiki diaktipkan secara bersama-sama lebih dulu baru chakra jantung dan chakra ajna. Agar kemampuan Reiki-Ho semakin meningkat maka praktisi reiki harus rajin melatih menyalurkan reiki sesering mungkin.Latihan bisa dalam bentuk self healing, healing ke orang lain tatap muka dan healing berkelompok dalam kelas reiki. Bila praktisi reiki sudah naik kelas maka ia mampu menyalurkan reiki ke objek lain yang tak terbatas jarak jangkauannya bahkan dengan membuat progam penyaluran reiki, maka reiki akan bekerja sesuai dengan niat praktisi membuat progam penyaluran reiki ini.
Sumber: Mahameru, Light Healing Institute, Reiki 1 dan 2 Januari 2004 halaman 5-6 (disunting).
Penerangan sudah menjadi simbol penting bagi peradaban manusia. Namun masih ada sumber penerangan lain yang lebih menakjubkan. Apa itu? Tentu Anda pencinta blog ini pernah menjumpai cahaya kecil yang menerangi kegelapan malam di tengah hamparan luas tanaman padi desa Anda. Cahayanya sungguh kuat dan terang, namun sumber penerangan itu berbeda dengan bola lampu. Ia bukan benda melainkan makhluk hidup.
Ia adalah seekor kunang-kunang. Mahkluk kecil ciptaan Tuhan ini menghasilkan cahaya dari dalam tubuhnya meski ia sendiri tidak mempunyai bola lampu. Sungguh penciptaan yang luar biasa dari Sang Pemilik Hidup ini. Meski kunang-kunang tidak menggunakan listrik, ia memiliki teknologi yang jauh lebih hebat. Teknologi ini lebih efektif dari bola lampu yang mampu merubah 10% saja dari energinya menjadi cahaya, sedangkan 90% sisanya berubah dan hilang menjadi panas.
Sebaliknya kunang-kunang mampu menghasilkan hampir 100% cahaya dari energi yang ada.Ini karena desain sempurna pada sistem penghasil cahaya yang dimilikinya. Tubuh kunang-kunang berisi zat kimia bernama lusiferin dengan enzim yang disebut lusiferase. Untuk menghasilkan cahaya dua zat kimia ini bercampur dan hasil pencampuran menghasilkan energi dalam bentuk cahaya.
Molukel kompleks ini telah didesain khusus oleh Tuhan untuk memancarkan cahaya. Penempatan setiap atom yang membentuk molekul itu telah ditentukan sesuai tujuan. Tidak ada keraguan bahwa desain biokimia ini bukan sebuah kebetulan. Ia sengaja diciptakan secara khusus sebagaimana Allah SWT telah memberi semua makhluk hidup di bumi ini dengan ciri masing-masing. Dia juga telah mengajarkan kunang-kunang cara membuat cahaya sebagaimana Allah juga menciptakan lebah untuk membuat sarang-sarang di dahan kayu di hutan, bukit, pepohonan sebagai persiapan menghasilkan madu untuk obat bagi manusia.
Untuk apa kunang-kunang membuat cahaya? Cahaya ini sangat penting bagi kunang-kunang sebagai alat komunikasi. Kunang-kunang menggunakan sinyal cahaya untuk berkomunikasi sebagaimana menyerupai sandi morse. Kunang-kunang jantan menyalakan dan memadamkan cahayanya untuk mengirim pesan kepada kunang-kunang betina.Pesan ini berupa kode tertentu dan kunang-kunang betina menggunakan kode yang sama untuk mengirim pesan balik kepada sang jantan. Akhirnya setelah masing-masing mengirim pesan sang jantan bertemu sang betina untuk memadu kasih. Sungguh penciptaan yang agung dari fenomena alam jagad semesta ini yang bisa kita rasakan setiap harinya selama kita hidup.
Sejak dilahirkan kunang-kunang mengetahui bagaimana mengirim pesan dan memahami pesan yang diterima dari lawan jenisnya. Singkatnya masing-masing dari ribuan bahkan jutaan kunang-kunang yang dilihat manusia secara bersama-sama di kegelapan malam adalah sebuah keajaiban penciptaan yang luar biasa dari Allah SWT. Dialah sebaik-baiknya pencipta yang maha sempurna hingga kiamat datang. Salah satu penciptaan lain dari makhluk Tuhan di dalam laut adalah ubur-ubur.
Diantara mahkluk bercahaya di dasar lautan adalah ubur-ubur yang memiliki tubuh lunak dan lembut. Mereka tidak mempunyai akal atau kecerdasan dan juga tidak tahu bagaimana cahaya dalam tubuhnya terbentuk. Sungguh tidak rasional berpikir bahwa makhluk yang demikian komplek sistem hidupnya di dalam laut muncul secara kebetulan. Mahkluk Tuhan yang satu ini juga diciptakan dengan desain khusus agar dapat hidup berkembang biak di dalam lautan.
Cahaya yang muncul di kegelapan lautan dalam di dasar laut sebenarnya mengungkapkan kepada manusia akan kekuasaan Allah. Dia menciptakan secara khusus. Segala yang ada di laut, darat dan juga udara semua adalah kepunyaan-Nya. Dan Dia memiliki ilmu dan pengetahuan yang tak terbatas. Dalam sebuah ayat Al Quran dinyatakan, " Dialah Allah yang Menciptakan, Mengadakan, Membentuk Rupa, Mempunyai Nama-nama yang Baik. Bertasbillah kepada-Nya apa yang ada di langit dan bumi dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. Al-Hasyr: 24).
Inilah kunang-kunang yang bisa Anda jumpai malam nanti. Perhatikan bagaimana dia memancarkan cahaya dari dalam tubuhnya.
Makhluk kecil sebangsa lalat itu, suka terbang di malam hari dan mengeluarkan cahaya yang berkelap-kelip. Apalagi kalau malam gelap tak ada cahaya bulan, tak ada sinar listrik cahaya kunang-kunang makin terang. Kunang-kunang barangkali menjadi inspirasi bagi pengarang lagu, “Kunang-kunang tunjukkan aku jalan, kutersesat di tengah gelap malam. Ooo Kunang-kunang terangi jalan. Oo Kunang-kunang kumau pulang. Kunang-kunang aduhai engkau datang…”.
Bahan tulisan hasil editing Solo Pos edisi 13 Juni 2008 dan gambar dannumurik.wordpress.com

Pasien yang disembuhkan Mikao Usui melalui metode penyembuhan Reiki ternyata banyak dari kalangan dunia hitam, yaitu pasien yang memiliki riwayat hidup dalam dunia kejahatan kambuh kembali penyakitnya. Mengapa bisa terjadi demikian? sebab sikap batin pasien ini tidak sehat. Usui berpendapat bahwa sikap batin yang tidak sehat akan mengakibatkan tubuh jasmani menjadi tidak sehat pula.
Pengalaman Usui tersebut membuktikan bahwa sekalipun tubuh jasmani pasien tadi telah disembuhkan dengan Reiki tetapi apabila orang-orang itu kembali kepada dunia hitam yang melakukan kejahatan, tubuh eterik mereka akan kembali dipenuhi dengan energi-energi negatif yang diproduksi oleh sikap batin pelakunya dan akibatnya tubuh jasmani mereka kembali didera penyakit. Sehubungan itu Mikao Usui lalu menyusun pedoman spiritual yang terdiri atas lima prinsip hidup yang harus dijadikan pegangan praktisi reiki. Maksudnya agar praktisi reiki tetap sehat dan mampu melaksanakan tugasnya dalam menyebarkan kesehatan bagi sesama.
The five spiritual principle of Reiki dalam bahasa Jepang disebut Gokai yang dijabarkan sebagai berikut:
1. Hari ini saja saya akan bersikap berterima kasih ( Just for today I will live the attitude of gratitude).
Maksudnya kebanyakan orang selalu berpikir mengenai apa yang mereka inginkan, tetapi belum tercapai dan hanya sedikit yang memusatkan perhatian pada apa yang telah dimilikinya. Harusnya rasa syukur kepada Zat yang Memberi Hidup dengan karunia di bumi ini.
Alam raya menyediakan energi yang tak terbatas jumlahnya yang memberikan berkah dan kemakmuran dalam hidup kita. Kita harus menyadari apa yang telah kita miliki dan berterima kasih. Jangan memusatkan pada kepemilikan kebendaan semata, tapi juga ingat kesehatan, keluarga dan teman-teman. Berusahalah setiap hari untuk melihat kelimpahan yang diberikan alam ciptaan Tuhan sebagai anugerah. Dengan semakin bersyukur maka nikmat Tuhan akan selalu mengalir.
2.Hari ini saja saya tidak akan gundah (Just for today I will not worry).
Maksudnya ketika kita khawatir, kita memisahkan diri dengan alam semesta. Kita akan selalu berpikiran negatif dan menciptakan energi negatif yang pada akhirnya akan merugikan kesehatan kita dan membuat alam bawah sadar kita menciptakan kegagalan hidup kita.
Rasa cemas juga mempunyai getaran kurang lebih sama dengan rasa pesimis. Usahakan membuang sikap cemas dan pesimis dengan cara meditasi grounding atau meditasi gassho. Percayakanlah pengaturan alam semesta ini hanya di tangan Tuhan sebagai pemilik sekaligus pencipta, pemelihara juga penghancur alam semesta pada akhir jaman kelak.
3. Hari ini saja saya tidak akan marah (Just for today I woll not anger).
Maksudnya apabila situasi yang tidak sesuai dengan keinginan kita lalu marah. Marah adalah emosi yang sangat merusak ketika ditunjukkan secara berlebihan. Kemarahan menciptakan ketidakharmonisan energi dalam tubuh kita. Usahakan untuk melepaskan rasa marah yang muncul secepat mungkin. Sekalipun kita tidak suka akan hal yang membuat kita marah selalu usahakan tetap memberikan cinta kasih yang kelak menciptakan energi positif buat kesehatan diri kita. Marah jangan dipelihara kalau diri kita ingin tetap sehat.
4. Hari ini saja saya akan bekerja dengan jujur (Just for today I will do may work honestly).
Maksudnya menjalani hidup dengan jujur membuat kita menjadi searah dengan tujuan Pribadi Tinggi (Higher Self) kita. Dengan selalu jujur kepada diri sendiri dan selalu menyampaikan kebenaran dalam segala hal, kita menciptakan keharmonisan dalam hidup agar selaras dengan alam semesta.Tujuan kita hidup ini mendapat berkah dan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa agar hati mendapat kedamaian.
5.Hari ini saja saya akan menunjukkan rasa cinta dan hormat kepada setiap makluk hidup (Just for today I will show love and respect for every living thing).
Maksudnya tanpa cinta kasih semua ini tidak akan ada artinya. Cinta kasih adalah berbuat baik bukan saja kepada manusia tetapi juga kepada sesama ciptaan Tuhan di alam semesta ini yang lain, yaitu hewan dan tumbuhan yang selalu harus dirawat kelestariannya.
Kita manusia, hewan, tumbuhan, alam semesta dan isinya berasal dari sumber yang sama, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa. Apabila kita berbuat tidak baik kepada orang lain pada hakikatnya sama saja kita tidak mencintai dan menghargai diri sendiri. Jika kita selalu memusatkan perhatian pada kekurangan, khawatir, marah, buruk sangka (suudzon) dalam bentuk pikiran negatif maka getaran energi pikiran kita akan terkumpul menjadi energi negatif yang merusak kesehatan kita. Karenanya hilangkan atau tepatnya buang segala pikiran negatif tadi dengan meditasi.
Sebaliknya pula jika kita menyadari kelebihan yang diberikan Tuhan dengan selalu menebar kasih kepada orang lain, menolong yang kesusahan dengan iklas dan bersyukur setiap saat atas karunia Tuhan, semakin banyaklah energi positif mengalir dalam nadi kita yang pada akhirnya getaran energi positif terpancar dari tubuh kita.
