Praktisi
reiki yang sudah mahir melakukan self healing juga distance healing
diharapkan dalam tubuhnya senantiasa dialiri energi reiki, membuat
tubuhnya senantiasa sehat dan bugar dalam keseharian. Akan tetapi
kesehatan tubuh dalam diri tidak selamanya selalu ada . Bahkan energi
penyakit akan selalu saja masuk tubuh, jika kita tidak bisa menjaga
kesehatan dengan baik.
Terlebih
dalam musim pancaroba yang tidak keruan batasannya tahun ini, penyakit
gampang masuk tubuh, termasuk energi negatif yang ditimbulkan oleh virus
juga energi negatif karena keracunan makanan. Untuk menyembuhkannya,
energi negatif itu harus dikeluarkan dari tubuh pasien dan
menggantikannya dengan energi positip, yaitu reiki. Teknik penyaluran energi postingan terdahulu
menitikberatkan pada pengeluaran energi negatif pasien perorangan atau
masal, dengan posisi salah satu telapak tangan ( kanan ) mengarah ke
tubuh pasien, sementara telapak tangan satunya lagi ( kiri ) mengarah ke
bumi / tanah.
