ON LINE

Followers

TAI CHI UNTUK KESEHATAN TUBUH-2

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 09 Desember 2009

Belajar ilmu penyembuhan dan bela diri memang memerlukan ketekunan dan kesabaran. Demikian pula halnya dengan Perguruan Silat Awan Putih yang mengajarkan silat Tai Chi, merekomendasikan setiap calon murid agar belajar bela diri dulu sebelum belajar gerak Tai Chi. Kenapa bisa begitu? Menurut Suhu Prihatin sebaiknya belajar bela diri lebih dulu baru setelah mencapai tingkat 5 baru diajarkan Tai Chi. Di tingkat 5 ini diharapkan setiap murid sudah mampu mengendalikan emosi.


Penguasaan gaya gerakan, akal menyangkut taktik menetralkan gerakan lawan, rasa, refleks, naluri dan kekuatan tenaga luar adalah modal dasar untuk melangkah menjadi pesilat. Bila tujuan belajar tai chi hanya untuk kesehatan karena peserta sudah lanjut usia dan usia sudah tidak memungkinkan untuk latihan beban dan jurus silat, bisa saja seseorang langsung belajar tai chi. "Untuk belajar tai chi lewat jalan pintas ini, latihan tai chi diawali dengan latihan gerakan terlebih dahulu," jelas Suhu Prihatin yang juga mengajar murid untuk kelas tai chi khusus kesehatan.


Latihan gerakan dimulai guru memperagakan gerakan tunggal dan kemudian mengajak peserta untuk menggabungkan langkah demi langkah secara bertahap hingga menjadi gerakan panjang. Gerakan ini dapat dilakukan dengan perlahan atau cepat dan bertenaga namun gerakan selalu lemah gemulai, lembut dengan tetap memperhatikan pernapasan dan postur tubuh. Begitu menguasai gerakan selanjutnya peserta dilatih menyelaraskan pernapasan. "Maksudnya supaya gerakan dan napas sinkron. Kalau gerakan belum lancar, bagaimana bisa melakukan gerakan dan pernapasan secara tepat?" jelas Prihatin lebih lanjut.


Latihan pernapasan ini mirip dengan latihan pernapasan yang pernah sehat bersama waskita reiki latih tatkala masih bergabung di PPS Merpati Putih dulu. Pernapasan dada dan perut merupakan menu utama setiap latihan. Menarik napas panjang lewat hidung-menahan napas di dada-membuang napas lewat mulut mendesis sambil tentu mengejangkan seluruh otot badan. Latihan ini dimaksudkan untuk melatih otot agar lentur dan tatkala memukul benda keras maka tenaga yang dihasilkan mampu mematahkan besi dragon, balok es, per keong dan tumpukan potongan kayu.


Demikian halnya di silat Tai Chi dilatih pernapasan biasa saja. Biarkan kearifan tubuh memerintahkan kita untuk bernapas. Ketika tubuh perlu menarik napas, maka kita menghirup napas. Sebaliknya tatkala mengeluarkan napas, kita akan menghembuskan napas. Latihan pernapasan perut bersamaan dengan gerakan dilakukan setelah semua betul siap. Latihan napas perut di Tai Chi memang tidak dipaksakan. Semua latihan pernapasan dipelajari secara bertahap, langkah demi langkah hingga sinkronisasi napas dan gerakan menjadi padu serasi.


Anjuran setiap kali latihan sebaiknya dalam seminggu dua kali pertemuan dengan durasi latihan 1-2 jam. Latihan Tai Chi sebaiknya dilakukan di kebun atau lapangan terbuka yang dikelilingi pepohonan rindang. Ini dimaksudkan agar chi yang diserap peserta Tai Chi maksimal mengingat udara bersih dan chi cukup tersedia di tempat ini. Dalam setiap latihan selalu diakhiri dengan pendinginan dan kadang-kadang meditasi singkat sebagai penutup rangkaian latihan. Dalam jangka panjang minimal 2 tahun setiap peserta sudah mampu mengendalikan pikiran (mind) dan chi (tenaga dalam) sehingga kesehatan fisik setiap peserta akan tetap terjaga.


Sebagaimana ditulis oleh I Gede Yudana dalam Mind, Body and Soul, Tai Chi telah diakui dunia kedokteran Barat dapat memperbaiki kondisi musculoskeletal karena dapat memperbaiki kelenturan dan membangun kekuatan otot secara bertahap. "Tidak ada yang membantah bahwa Tai Chi bila dilakukan dengan benar, dapat bermanfaat bagi penderita asma," jelas Prihatin lebih lanjut yang mengakui sejak kecil telah menderita asma. Berkat olah napas disertai gerakan tubuh maka asma dapat diatasi.


Orang yang menderita asma mengalami hambatan dalam menarik napas sehingga tidak memiliki tenaga. Melalui olah napas perut, menurut pemahaman Prihatin, penderita asma akan mendapatkan tenaga lebih yang bisa membantu penderita bernapas normal kembali. Sebaliknya untuk penyakit degeneratif termasuk kanker, Tai Chi memang tidak bisa membantu banyak dalam arti menyembuhkan total, tetapi mampu menghambat perkembangan penyakit itu sehingga kualitas hidup penderita tidak menurun. "Tai Chi tidak bisa menyembuhkan penyakit itu kecuali ada mukzizat dan izin Tuhan semata," tegas Prihatin.


Bagi penderita diabetes pun ada yang merasakan manfaat dari olah gerak silat Tai Chi. Entang Saputra ayah dua orang anak oleh dokter yang merawatnya dinyatakan menderita diabetes. Di samping diabetes ia juga over weight dengan berat badan 91 kg di tahun 2000 padahal tinggi badannya cuma 160 cm. Dengan tekad kuat ia berusaha menurunkan berat badannya karena dokter yang merawat sering mencandainya, "Apakah kamu bisa menurunkan berat badan?" kata dokter ini. Ucapan dokter ini bagai menampar mukanya. Maka Entang bertekad untuk menurunkan berat badannya. Dengan cara apa ia akan menurunkan berat badannya?


"Dengan berlatih Tai Chi saya akan menurunkan berat badan sekaligus mengendalikan kadar gula darah," kata Entang sembari mempraktekkan jurus silat Tai Chi yang telah dilakoninya sejak tahun 2003. Betul juga sejak rutin berlatih selama 1 tahun bobot badannya turun menjadi 74 kg. Selain Tai Chi Entang juga berlatih Karate yang telah dikuasainya sejak tahun 1986. Latihan Tai Chi lebih difokuskan kepada gerakan tubuh untuk membakar lemak sekaligus menurunkan berat badan. Dengan turunnya berat badan maka penyakit diabetes akan dapat diatasi dengan baik.


Sekalipun gerak silat Tai Chi lembut bagaikan penari keraton, lemak tubuh ikut terbakar. Tatkala memperagakan gerak jurus Tai Chi terlihat Entang berkeringat banyak. Ini menandakan di dalam tubuhnya terjadi proses pembakaran lemak. Sebaliknya Chi yang diserap melalui olah napas akan tersimpan di tubuh. Bisa dimengerti mengapa Tai Chi bisa membantu menurunkan berat badan. Seperti dinyatakan Prihatin Wiratna guru bela dirinya, chi sekali lagi chi bisa membantu memperbaiki fungsi organ tubuh, termasuk kelenjar pankreas yang menghasilkan insulin. Dari sini kadar gula darah dapat dikendalikan. Sementara bagi penderita asma mengakui berkat latihan Tai Chi, maka energi lebih dari latihan mampu membuka bronkus dan bronkiolus paru-paru yang memungkinkan penderita bernapas lega.


Akhirnya dengan bernapas lega
Senam Tai Chi untuk kesehatan tubuh sekaligus membuat pesertanya awet muda tetap cantik.
Gerakan lembut jurus Tai Chi mirip tarian puteri keraton.
Sehat bersama Waskita Reiki mengakhiri postingan seputar gerak silat Tai Chi sebagai seni bela diri sekaligus sebagai jurus mengatasi penyakit. Anda...sahabat sehat berkat reiki... yang telah divonis penyakit dan belum sembuh ada baiknya belajar bela diri sekaligus menjadi penyembuh diri sendiri dengan bergabung di PSAP yang mengajarkan jurus Tai Chi. Tak ada salahnya mencoba.

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.