Sinyal
radio yang dipancarkan dari pangkalan kapal selam tampaknya menjadi
biang keladi pintu garasi di Connecticut tenggara tidak dapat dibuka
atau ditutup. Akibatnya penduduk daerah ini kesulitan saat ingin membuka
pintu garasi mobilnya dengan remote control. Pintu terus tertutup
sekalipun sudah berusaha dibuka dengan menggunakan remote control.
Kenapa bisa terjadi?

Anehnya,
saat teknisi perusahaan itu mengecek ke pelanggan yang menggunakan
pintu garasi otomatis, peralatan pada pintu garasi otomatis tidak ada
masalah atau gangguan. Mereka tidak menemukan masalah pada perangkat
yang mereka buat.
Sondra
Tuchman dari Montville mengatakan, dia harus keluar dari mobil, berdiri
di depan garasi lalu menekan pengendali, barulah pintu terbuka. Dia
mengatakan, produsen pembuka pintu garasi otomatis meminta tambahan
biaya 300 dollar AS ( Rp. 2,8 juta ) supaya konsumen mendapat frekuensi
yang berbeda. Kini tinggal konsumen yang ada di daerah itu mau tidak
mengganti frekuensi agar berbeda dengan frekuensi pangkalan kapal selam.
Mereka hanya berujar, " Wah...bayar lagi ? " ( UPI/JOE ).
0 komentar