


Sahabat sehat dengan kundalini reiki jumpa di awal pekan yang tentu sedang sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Semoga hari ini Anda tetap sehat bugar tak kurang suatu apa dalam meniti hari. Barangkali di tengah kesibukan siang hari ini Anda semua sudah menyempatkan diri sarapan pagi dengan menu sesuai selera Anda. Tak perlu menu wah...mahal...sederhana saja cukup asalkan memenuhi kriteria sehat dalam menunjung kinerja organ pencernaan. Betapa pentingnya menjaga organ pencernaan agar tetap sehat ada beberapa kunci yang mesti kita perhatikan bersama.
Kita pun tahu bahwa apa yang kita makan bisa mempengaruhi kesehatan. Boleh jadi apa yang kita makan dan enak ternyata berpengaruh pada kinerja perncernaan setelah makanan itu masuk lambung dan dicerna oleh organ pencernaan. Sebagai sistem yang memproses makanan, saluran pencernaan rentan mengalami gangguan. Ini wajar mengingat di dalam organ-organ pencernaan akan terjadi proses penyerapan nutrisi dari makanan yang diasup dan pembuangan zat-zat beracun.
Tentu Anda mengenal istilah sembelit, diare, dispepsia dan masih banyak lagi yang berhubungan erat dengan makanan. Padahal di satu sisi, pada sistem pencernaan ini juga terdapat sistem kekebalan tubuh. Sekarang ini dengan gaya hidup modern banyak kemungkinan pola konsumsi makanan tinggi lemak dan karbohidrat namun minim serat. Gaya hidup menyantap makanan ala ini erat kaitannya dengan keterbatasan waktu karena kesibukan mendera sehingga seseorang cenderung mencari makanan yang siap saji, mengenyangkan dan praktis penyajiannya, tidak bertele-tele tepat waktu sampai ke meja makan.
Alih-alih ingin cepat kenyang membuat orang kerap mengabaikan kandungan gizi yang seimbang dari makanan yang diasup. Hasilnya muncul keluhan adanya penyakit yang berhubungan dengan dengan sistem pencernaan maupun penyakit degeneratif yang siap mengancam. Karena itu sebagai salah satu langkah efektif untuk mengembalikan fungsi pencernaan dengan baik sekaligus mengontrol gula darah agar tetap normal, mulailah mengingkatkan konsumsi serat dalam makanan. Mulailah lengkapi menu makanan Anda setiap harinya dengan sayur dan buah.
Kedua jenis makanan tadi adalah contoh paling umum gampang didapatkan dan cukup terjangkau kocek Anda. Salah satu bahan makanan adalah beras dan produk turunannya juga diketahui memiliki sifat mudah dicerna dan kaya karbohidrat kompleks. Memberi variasi dalam makanan jenis tersebut sebagai pelengkap lauk dan makanan pokok dengan tujuan untuk mendapatkan komposisi nutrusi yang beragam. Apabila buah bisa langsung dimakan lain halnya dengan sayur yang bisa dimakan mentah untuk lalap atau pun matang.
Yang perlu diperhatikan ketika proses pengolahan bahan makanan kurang benar dengan sendirinya dapat menghilangkan beberap zat gizi dari satu bahan makanan yang diolah. Sekedar contoh adalah saat mengolah sayur menjadi hidangan sebagaimana hasil penelitian yang ditulis dalam buku Makan Sehat Hidup Sehat terbitan Buku Kompas, menyimpulkan bahwa sayuran yang direbus dengan air menghasilkan kadar serat makanan yang paling tinggi ( 6.4% ). Kemudian sayuran dikukus ( 6.24% ), sayuran masak santan ( 5.98% ) dan sayuran mentah ( 5.97% ). Jadi silakan pilih cara memasak mana yang sekiranya menghasilkan makanan yang tetap tinggi gizinya dan tidak rusak ketika dimasak.
Sumber : Kompas Klasika ( re-edit ).
Read More..Menjaga agar tetap sehat adalah langkah bijaksana dalam hidup yang sekali ini. Daripada penyakit telah datang kita baru sadar mencoba mengobatinya dengan usaha ke medis atau alternatif. Lebih baik kita harus memelihara kesehatan dari waktu ke waktu untuk jangan sampai jatuh sakit. Jatuh sakit itu benar-benar menderita....demikian pernyataan sahabat dengan reiki ketika dirinya divonis penyakit demam berdarah dan hari itu juga harus masuk rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Semua orang mempunyai peluang sakit apakah dirinya seorang dokter, orang awam bahkan praktisi reiki sekalipun . Harap dipahami bahwa praktisi reiki ataupun dokter bukan orang sakti yang dengan mudahnya mengelak serangan sakit. Hanya dengan langkah bijaksana saja orang yang sadar akan kesehatan bisa menjaga dirinya agar tidak sakit dengan....tentu saja mematuhi anjuran dokter agar menerapkan pola hidup sehat secara medis. Bagi praktisi reiki yang bukan dokter pun mempunyai kiat agar dirinya tetap sehat. Caranya bagaimana?
Praktisi reiki bisa melakukan pencegahan penyakit dengan cara rajin membuang energi negative (penyakit) dari dalam tubuhnya melalui metode grounding (terhubung ke bumi) atau meditasi gassho, menyeimbangkan semua chakra-chakra tubuhnya serta membuang semua sumbatan energi negative dalam pembuluh energi. Kalau dalam istilah kedokteran banyak melakukan aktivitas aerobik, misalnya bersepeda, berenang, jalan kaki agar semua sumbatan dalam pembuluh darah dari plak lemak terbakar dan pembuluh darah dalam sistem tubuhnya terbuka dan melebar sehingga aliran darah ke organ tubuh tertentu menjadi lancar.
Melalui langkah grounding sehat berkat reiki membersihkan chakra dalam tubuh dengan pembersihan cahaya chakra per chakra dimulai dari chakra mahkota-ajna-tenggorokan-chakra telapak tangan kanan/kiri-jantun-solar plexus-sex dan chakra dasar. Setelah energi negative dari masing-masing chakra yang berhubungan dengan organ tubuh tertentu dibuang keluar melalui chakra tadi sisa energi negative di bagian kaki atau tubuh bagian bawah dikeluarkan dari dalam kaki masuk ke dalam bumi tanpa merugikan mahkluk lain.
Setelah grounding dilakukan sempatkan juga untuk self healing ke seluruh bagian tubuh termasuk organ dalam tubuh dengan menempelkan kedua telapak ke tubuh. Sejak praktisi reiki di level satu rajin melakukan self healing melalui meditasi penyaluran energi reiki akan terhindar dari penyakit organ atau jaringan, baik jaringan syaraf, otot dan pembuluh darah dan diharapkan terhindar dari penyakit jantung, hati (liver), ginjal, prostat, kista, tumor jinak di payu dara, diabetes, kanker jenis apapun dan jenis penyakit lain.
Banyak praktisi reiki yang dulunya mempunyai riwayat penyakit tertentu dengan rajin self healing dan healing ke orang lain berangsur-angsur sembuh dari penyakit bawaan,termasuk sehat berkat reiki yang dahulu juga mempunyai penyakit wasir kini telah sembuh. Untuk itulah Puji Syukur Kepada Ilahi atas karunia energi-Nya lewat Reiki, Insya Allah gangguan penyakit bisa diatasi secara mandiri tanpa bantuan obat.
Kalaupun masih dengan obat agar efek samping dari obat tadi tidak berdampak buruk bagi organ tubuh tertentu ada kiat sendiri untuk mengatasi dampak pemakaian obat-obatan kimia. Apa itu...nanti dalam postingan berikutnya sehat bersama reiki akan jelaskan...harap sabar ya? Memang reiki di samping untuk penyembuhan kasus penyakit seseorang, reiki bisa juga untuk hewan, tanaman dan satunya untuk pemakaian obat agar tidak berdampak negative bagi tubuh pasien. Tentunya masih banyak lagi manfaat reiki dari hanya sekedar penyembuhan penyakit.
Kalaupun praktisi reiki bisa menyalurkan reiki untuk orang lain apakah dia perlu bantuan praktisi reiki lainnya? Ibaratnya seorang dokter yang tentu saja bisa sakit tentunya memerlukan bantuan rekan sejawat dokter untuk mengatasi penyakitnya itu. Dalam reiki pun diperlukan bantuan praktisi reiki lain untuk menyalurkan reiki kepadanya.
Waktu praktisi reiki sakit kemampuannya mengalirkan energi menjadi lemah. Artinya energi yang dia akses sebenarnya deras tetapi karena adanya penyumbatan pada saluran energinya maka nadi energi mengalami penyumbatan. Apabila seorang praktisi reiki sakit sulit baginya untuk menyembuhkan diri sendiri baik itu praktisi reiki yunior, senior maupun reiki master. Semua mempunyai peluang sama untuk jatuh sakit. Ibarat tukang cukur rambut maka dia tentu tidak bisa mencukur rambutnya sendiri. Pasti meminta bantuan tukang cukur rambut untuk memangkas rambutnya.
Ada kiat bagi praktisi reiki untuk menjaga atau memelihara kesehatan dari waktu ke waktu di samping grounding, self healing, healing ke orang lain yaitu melakukan meditasi reiki. Menurut Goldberg mengatakan bahwa dengan meditasi secara berkesinambungan dan cukup lama, orang tersebut dapat mengatasi stres, menurunkan tekanan darah, menormalkan denyut nadi darahnya, meningkatkan batas daya tahan tubuhnya akan serangan penyakit (pain threshold), bernafas dengan santai serta memusatkan pikiran (Goldberg, 1997:10).
Meditasi yang dilakukan teratur setiap hari sekalipun mengambil waktu tidak lama, sangat baik untuk kesehatan tubuh. Dr. Herbert Benson, seorang Cardiologist dan guru besar di Harvard Medical School telah mengadakan penelitian terhadap dampak Transcendental Meditation (TM). Bersama ilmuwan lainnya menemukan semua metode TM memiliki empat keistimewaan sama yaitu: (Goldberg, 1997:49-50)
1. Setiap metode dilakukan di tempat tenang, ruang sejuk, kamar teduh, kuil (temple), ruangan gereja (chapel) atau masjid/mushala.
2. Setiap metode memusatkan ke satu objek konsentrasi, misal simbol atau bunyi tunggal seperti mengucapkan :"Ooooooohm yang sangat terkenal itu".
3. Lakukan meditasi dengan nyaman sesuai dengan postur tubuh, sikap pasif dengan membiarkan pikirannya lepas.
Jangan bebani pikiran apakah meditasi ini benar atau salah. Lakukan saja apa adanya dengan harapan latihan meditasi ini dapat menghasilkan keadaan tubuh dan jiwa menjadi tenang (a calming state of body and spirit). Bila kondisi tubuh tenang rasa nyaman akan ada dalam diri ini. "Silakan praktekkan meditasi ini mulai dari yang sederhana dulu lalu beranjak ke tahap meditasi yang menggunakan simbol reiki.Misalnya meditasi Reiki Tummo, Yung Dung dari Tradisi G'Tummo Reiki", papar Reiki Master saat Lokakarya Reiki Level 3 kepada sehat dengan reiki dan kawan-kawan.
Akhirnya tulisan ini sehat dengan reiki haturkan kepada Mas Budiawan Hutasoid Medan dan Mas Setiawan Dirgantara yang berkeinginan menjadi praktisi reiki. Semoga dengan metode reiki nantinya dapat mengatasi gangguan penyakitnya secara mandiri dan bisa mendarma baktikan ilmunya ini untuk membantu sesama kelak dikemudian hari. Saya harap ada yang mengikuti jejak Mas Budiawan Hutasoid dan Mas Setiawan Dirgantara...semoga saja.
Sumber : Hidup Sehat dengan Reiki karya Prof.Dr. Sutan Remy Syahdeini, S.H Reiki Master dan Energi Healer (disunting).


Saat belajar reiki akan diperkenalkan istilah chakra. Apakah chakra itu? Chakra adalah pintu gerbang energi dari alam semesta ke dalam tubuh energi manusia dan keluar kembali ke alam semesta juga lewat chakra.Ketika pertama kali mempraktekkan self healing, sehat dengan reiki belum merasakan aliran energi tetapi seiring berjalannya waktu aliran energi akan mengalir begitu saja ketika diniatkan bekerja.
Dalam pembelajaran reiki dalam tubuh kita terdapat sekitar 320 titik chakra yang masing-masing dihubungkan oleh 72.000 meridian. Berbagai penyakit dapat dideteksi sekaligus diterapi penyembuhannya melalui chakra.Namun ada juga yang menyebut keberadaan chakra dalam tubuh berjumlah 365. Chakra mengatur masuk dan keluarnya energi kepada organ-organ tubuh sekitar chakra agar tetap berfungsi dengan baik dan sehat.
Walau Anda menggunakan mikroskop secanggih apa pun, titik chakra tak mungkin terlihat mata telanjang. Mengapa? Tubuh manusia terdiri atas tubuh fisik, eterik atau bioplasma (tubuh energi), tubuh astral dan roh. Menurut Sumarsono Wuryadi dalam buku Mind, Body and Soul Majalah Intisari menyebut bahwa chakra ini berada dalam tubuh energi kita. Itulah maka ia tak bisa ditangkap dengan mata bugil kita.
Dari ratusan chakra tadi kita hanya perlu memahami tujuh chakra utama saja dalam tubuh energi kita yaitu chakra dasar, seks, solar plexus (pusar), jantung, tenggorokan, ajna dan mahkota.Chakra berfungsi sebagai pengendali dan pembangkit tenaga listrik, chakra juga memberi energi pada organ-organ yang ada didekatnya. Bahkan bisa pula mengendalikan kondisi phisik dan spiritual seseorang.
Bentuk chakra utama mirip cakram berputar dengan garis tengah 7.7 - 10.2 cm. Chakra minor bergaris tengah2.5 - 5 cm dan chakra super minor ( mini ) bergaris tenah kurang dari 2.5 cm. Dengan bentuk bagai corong yang mengecil diujungnya mengarah ke dalam dan membesar ke arah luar tubuh fisik. Karenanya chakra utama berfungsi mengendalikan dan memberi energi pada organ-organ vital di sekitarnya. Sementara chakra minor dan mini hanya ke bagian tubuh yang kurang penting.
Jika seorang penyembuh melakukan scaning pada chakra jantung yang terletak di antara dua puting susu, maka saat tangan diposisikan sekitar 10 cm di atasnya akan terasa chakra itu berputar seperti baling-baling. Sangat terasa ada gerakan menyerap energi positif dan kebalikannya akan membuang energi negatif. Dengan latihan teratur scaning chakra akan membuat peka telapak tangan penyembuh.
Bahkan ketika menyalurkan energi reiki ke pasien dengan sistem distance healing terkadang di tangan praktisi akan terasa kesemutan bahkan kebas. Ini menandakan bahwa energi negatif pasien yang direki mengumpul di tangan penyembuh dan untuk menghilangkan rasa ini segera gerakkan telapak tangan kanan dan kiri mengarah ke bumi dengan cepat sehingga rasa tak nyaman tangan ini akan hilang segera.
Kembali ke masalah chakra dapat dikatakan chakra berfungsi sebagai jendela dalam berhubungan dengan alam semesta. Selama energi alam semesta (kosmis) ini masuk ke dalam tubuh manusia, kita akan tetap hidup."Orang hidup karena adanya suatu pengaliran energi di dalam tubuhnya. Jika ia mati, maka auranya juga hilang," tandas Sumarsono yang menyandang gelar Lightarian Reiki Master ini.
Energi alam semesta juga masuk melalui pori-pori tubuh, tapi yang terbanyak melalui chakra. Oleh karena itu fungsi chakra mayor ini antara lain menyerap energi, memprosesnya, kemudian membagi-bagikannya kepada organ vital manusia.Begitu pentingnya chakra dalam belajar reiki, kita dituntut selalu membersihkan chakra setiap saat dengan melatih self healing, berpikiran positif dan menjalankan meditasi.
Sehat dengan reiki juga sependapat dengan Pak Sumarsono bahwa Energi Ilahi ( Reiki ) ini bekerja otomatis karena memiliki kecerdasan sendiri, Jadi tak perlu pusing apakah chakra perlu dibersihkan atau tidak. Asalkan kita rajin melakukan healing maka chakra dalam tubuh penyembuh dengan sendirinya akan terjaga bersih sebab setiap saat akan dialiri energi Ilahi.
Sumber : Mind,Body and Soul Intisari ( telah diedit )
