ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label ilmu tasawuf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu tasawuf. Tampilkan semua postingan

REIKI CARA CEPAT UNTUK SEHAT

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 17 September 2009 0 komentar

Dua hari lalu sehat berkat puasa datang ke salah satu toko buku di bilangan Jakarta Barat. Ketika menuju ke gerai kesehatan alami atau tepatnya di dekat pintu masuk toko, mata tertuju pada buku berjudul Mujizat Tasawuf Reiki. Inilah buku reiki ditulis oleh seorang sarjana santri lulusan pesanten Klaten Jawa Tengah yang mendalami reiki dari sudut pandang Islam. Buku reiki pengarang lain pun saat itu tandas alias kosong dalam persediaan sehingga penikmat reiki harus cukup puas menunggu terbitnya cetakan baru buku reiki. Kenapa buku reiki begitu laris manis? Sebenarnya di internet pun sudah banyak diulas reiki ditinjau dari kesehatan di samping aspek spiritual.

Memang benar bahwa dari sekian banyak jenis olah mental spiritual, reiki boleh disebut sebagai cara instan dalam belajar penyembuhan alami. Betapa tidak jika hanya belajar selama satu hari, seseorang segera bisa menyerap dan menggunakan energi ilahi. Untuk apa berlatih reiki? Ya reiki dilatih dan dipraktekkan oleh orang yang mau belajar reiki untuk tujuan penyembuhan diri sendiri dan orang lain atas kasus penyakit. Jadi tak berlebihan jika reiki dianggap cara cepat untuk sehat yang tujuan utama adalah meraih kesehatan, badan jadi lebih sehat, spiritualitas juga meningkat.

Tentu anda bertanya reiki itu apa ya? Sering sehat bersama reiki mendapat pertanyaan ini dalam komentar blog saya. Saya jawab dengan jujur sesuai materi pelajaran reiki yang pernah saya peroleh sewaktu lokakarya reiki 6 tahun lalu, bahwa reiki sebetulnya sudah ada sejak peradaban kuno. Tradisi reiki biasa dipraktekkan oleh para biksu Tibet, India dan China. Di Indonesia sendiri reiki baru masuk dan disebarluaskan sejak tahun 1996.

Mereka bertanya apa itu reiki? Reiki secara harafiah berarti energi ilahi ( divine energy ). Nama Re ini merujuk dari bahasa Jepang yang berarti sesuatu yang spiritual dan Ki berarti energi. Disebut demikian karena inti dari latihan adalah menyerap energi alam semesta untuk dialirkan ke dalam tubuh melalui chakra mahkota dan disalurkan lewat chakra telapak tangan kanan dan kiri. Energi sendiri dari sudut ilmiah Fisika adalah ukuran dari kesanggupan benda untuk melakukan suatu daya/usaha. Satuan energi adalah Joule.

Energi merupakan sesuatu yang tidak dapat dilihat atau tidak nyata atau tidak kasat mata. Artinya energi ini memang tidak dapat dilihat dengan mata kecuali bagi mereka yang terlatih atau mata bathinnya sudah terbuka khususnya chakra mata ketiganya.Melalui alat ukur elektronik energi ini dapat diukur besarnya. Bagi praktisi reiki bisa merasakan hadirnya energi dengan sensasi panas, hangat, dingin dan paduan panas dingin silih berganti.

Nah untuk bisa merasakan sensasi ini seorang pemula harus menjalani proses attunement reiki agar hanya dengan niat saja reiki akan on atau off. Disebut attunement karena tubuh energi calon praktisi reiki harus diselaraskan lebih dulu dengan getaran energi alam semesta yang selalu hadir tanpa diundang di sekitar kita. Tanpa prosedur attunement maka seseorang tidak dapat mengakses energi alam semesta ini. Tahap attunement berbeda dengan proses "pengisian" yang lazim dilakukan oleh perguruan tenaga dalam.

Saat attunement seorang pemula "tidak diisi energinya", melainkan diselaraskan pola getaran frekuensi tubuh energinya dengan pola getaran energi alam semesta ( reiki ). Bila sudah selaras, beresonansi getaran frekuensinya maka cukup dengan niat saja maka energi reiki akan masuk ke dalam tubuh lewat chakra mahkota. Master Reiki yang berwenang mengattunement calon praktisi reiki melakukan pembukaan sekaligus mengaktipkan chakra mahkota, chakra telapak tangan kanan dan kiri juga chakra jantung. Sebagai tambahan diaktipkan pula chakra mata ketiga calon praktisi reiki.

Selanjutnya jalur energi calon praktisi reiki pun yang mencakup jalur sushumna, jalur ida dan pingala juga diaktipkan dan diseimbangkan agar keseimbangan Yin ( unsur dingin ) dan Yang ( unsur panas ) tetap terjaga manakala reiki sedang mengalir ke dalam tubuh energi praktisi reiki. Proses penyelarasan reiki berjalan lancar manakala calon praktisi reiki rilek,pasrah total kepada Tuhan YME dan tetap santai selama proses penyelarasan. Sebagai tambahan dari proses penyelarasan ini calon praktisi reiki harus berusaha tersenyum lepas yang meluncur dari hati nuraninya dan bukan senyum yang dipaksakan. Karena senyum yang lepas berasal dari hati nuraninya adalah bekal setiap saat yang bersangkutan melakukan praktek reiki.

Dalam reiki unsur paling utama adalah niat yang dicetuskan dalam hati dan kepasrahan total kepada pemilik sekaligus pencipta reiki yaitu Sang Khalik. Bagaimana pun teknik reiki yang tiap aliran berbeda, kepasrahan tidak akan pernah ditinggalkan. Reiki sejauh ini hanya dikenal sebagai teknik penyembuhan penyakit yang pernah dilakukan manusia kuno di jamannya. Tetapi sejatinya reiki hadir sebagai sebuah jalan spiritual untuk mendekatkan diri hamba kepada-Nya.

Bahwa reiki bisa mengatasi kesehatan fisik dan mental memang benar adanya sebagai bonus kesehatan jasmani dari orang yang mendambakan kesehatan dalam hidupnya. Lebih dari itu reiki adalah jalan menuju pencapaian spiritual. Begitu pentingnya spiritualitas maka dalam belajar reiki banyak ditemukan konsep ajaran agama seperti hati nurani, kesadaran jiwa dan tujuan hidup. Meski sangat spiritual para master reiki menjamin teknik reiki ini seratus persen lintas agama. Unsur spiritualisme yang dilatih adalah spiritualisme universal.

Bila unsur spiritualisme semacam tasawuf dalam Islam maka buku Mujizat Tasawuf Reiki karya Syamsul Bakri dalam prolog postingan di atas layak Anda baca dan praktekkan. Kesehatan jasmani dan rukhani Anda meningkat pesat dan Anda tanpa ragu-ragu lagi mempraktekkan reiki sebagai sebuah teknik mengakses energi alam semesta semata tanpa mencederai iman dan kepercayaan anda. Salam sehat bersama reiki di hari Raya Lebaran 1430 Hijrah Mohon Maaf Lahir dan Bhatin.





Read More..

REIKI PENYEMBUHAN DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 22 November 2008 0 komentar

Berubahnya pola makanan, pola hidup dan kehidupan menyebabkan manusia merasakan sakit yang berkepanjangan. Mulai dari penyakit yang sangat ringan sampai penyakit yang berat. Jika manusia sakit tentu ia akan mendatangi dokter untuk berobat dan menyembuhkan penyakitnya. Ada yang bisa disembuhkan melalui medis tapi tak jarang juga tidak kunjung sembuh. Berbagai upaya dilakukan agar penyakitnya segera hilang dan sembuh total.

Sementara Allah berjanji dalam firmannya, "Apabila kamu sakit, AKU akan sembuhkan". Bagi yang tidak sembuh penyakitnya mencoba mendatangi pengobat alternatif yang dianggap mampu menyembuhkan penyakitnya. REIKI adalah salah satu penyembuhan penyakit yang saat ini semakin diminati generasi tua dan muda dalam upaya mencari kesembuhan. Penyembuhan melalui Reiki tidak memerlukan banyak biaya. Namun bagaimana sebenarnya Reiki dilihat dari Hukum Islam? Apakah dibolehkan berobat dengan Reiki atau tidak?

Pertanyaan itu sering muncul di kalangan umat Islam untuk berobat melalui Reiki. Sebelum menjawab pertanyaan itu digambarkan lebih dulu apa itu Reiki. Reiki berasal dari bahasa Jepang yang artinya REI adalah alam semesta, sedangkan KI berarti energi. Karenanya REIKI adalah energi alam semesta dan jika dikatakan berobat dengan Reiki berarti memasukkan enegi alam semesta ke dalam diri sendiri dan orang lain. Lantas siapa yang berperan memasukkan energi alam semesta itu ke pasien? Jawabannya adalah Praktisi Reiki.

Energi ini sangat efektif untuk penyembuhan karena dapat langsung mencapai sasaran tanpa harus melalui benda-benda atau bagian tubuh lainnya, baik jarakdekat atau jarak jauh. Energi ini juga tidak bisa dihalangi perjalanannya ketempat organ tubuh manusia yang sakit. Tetapi Reiki tidak dapat digunakan perlindungan diri dari serangan phisik orang lain. Hanya dengan membuat bola energi simbol Cho Ku Rai saja perisai diri bagi seseorang yang perlu perlindungan dapat dibuat agar niat, pikiran, kehendak jahat seseorang dapat ditangkal dan diredam.

Setiap makluk hidup membutuhkan energi. Pada manusia energi masuk dan keluar melalui gerbang energi yang disebut chakra. Selain itu juga ada jalur yang menghubungkan chakra-chakra tersebut sehingga terjadi sirkulasi energi. Energi negative (penyakit) didorong keluar tubuh keluar melalui chakra telapak kaki kanan atau kiri masuk ke bumi dan energi positif masuk tubuh pasien sebagai penyembuh penyakitnya.

Jalur energi ini bukan berbentuk fisik namun berada dalam tubuh manusia, yakni disekeliling jalur syaraf dan pembuluh darah. Sedangkan jalur energi terbesar didaerah sumsum tulang belakang. Jalur ini dalam Reiki disebut jalur Shusumna. Chakra merupakan pusat energi kehidupan yang berarti roda putaran. Dalam Reiki dikenal 7 chakra utama, di samping ada chakra mayor dan minor. Chakra berasal dari Tibet (bahasa Shansekerta) yang membagi chakra menjadi 9 chakra terdiri atas 7 chakra utama, kedelapan adalah ruh dan kesembilan jiwa.

Tujuh chakra yang dimaksud adalah chakra dasar, sex, solar pleksus, jantung, tenggorokan dan mahkota. Reiki mengalir masuk melalui chakra mahkota dan terus merambat ke chakra lainnya yang aktif dan terus aktif melalui meditasi (muasabah). Dari penjelasan ini kelihatannya pendekatan Reiki lebih dekat kepada ilmu tasawuf di dalam Islam, bukan pendekatan fiqih (hukum Islam). Ilmu tasawuf pada dasarnya bagaimana mendekatkan diri seorang hamba kepada Allah sedekat mungkin, sehingga tidak ada penghalang antara hamba dengan Allah. Karenanya energi hamba seluruhnya tercurah kepada Allah.

Pendekatan kepada Tuhan inilah yang dicoba oleh seorang Sufi. Karenanya dari segi agama, Reiki dalam istilah alam semesta yang ditarik masuk dan keluar tubuh manusia dapat diterima. Penyembuhan dengan Reiki adalah penemuan baru yang tidak ada salahnya dicoba. Tuhan menciptakan obat-obatan dari alam dan tinggal manusia mencarinya. Bila sudah ketemu tinggal mengolahnya dan mendayagunakan penemuannya ini untuk kesejahteraan umat manusia.

Untuk mengaktifkan chakra agar selalu bersih aktif dapat ditempuh cara muasabah (meditasi). Pertama mencari tempat yang jauh dari manusia lainnya. Artinya seseorang harus berada dalam kesendirian yang tidak bisa diganggu orang lain atau alam sekitar. Lalu kedua seseorang menghilangkan semua hasrat, nafsu, keinginan dan harapan. Ketiga memusatkan konsentrasi ke pusat chakra mahkota sebagai gerbang pengendali spiritual manusia. Disebut energi alam semesta atau energi Ilahi karena masuk ke tubuh manusia melalui Chakra Mahkota.

Seiring berjalannya energi dari Chakra Mahkota lalu energi digerakkan menuju Chakra Ajna, Tenggorokan, Jantung, Solar Flexus, Sex dan terakhir Chakra Dasar. Jika proses memindahkan energi dari chakra satu ke chakra lainnya dilalui dengan baik, seseorang ini telah mampu menyalurkan energi ke tubuhnya melalui meditasi. Sensasi yang diterima orang ini adalah timbulnya getaran energi yang merambat menimbulkan rasa hangat, panas dan dingin bahkan sejuk di sekujur tubuhnya.

Meditasi dalam tasawuf sebenarnya sama dengan meditasi dalam Reiki. Meditasi dalam tasawuf bertujuan mendekatkan diri kepada Allah sedekat mungkin dengan mengerahkan energi ke arah sifat sabar, tawakal, zahid dan taubat. Khusus dalam mencapai tingkatan zahid seseorang bermeditasi bertahun-tahun, persis seperti yang dilakukan Mikao Usui ketika bermeditasi dalam Reiki, yang memakan waktu 5 tahun hanya untuk mengaktifkan chakra-chakra dalam dirinya. Setelah belajar Sutra di Tibet dan kembali ke Jepang Mikao Usui menuju Gunung Kuri untuk menyempurnakan meditasi dan puasa selama 21 hari. Di hari ke-21 inilah Mikao Usui mendapatkan attunement yang memungkinkan dirinya mampu mengakses energi alam semesta untuk penyembuhan penyakit manusia.

Dilihat dari tata cara bacaan yang dilakukan saat mulai menggunakan Reiki tentunya disesuaikan dengan keyakinan praktisi Reiki itu sendiri. Jika ia muslim maka tata cara dan bacaan disesuaikan dengan ajaran Islam, misalkan berdzikir, berdoa, minta ampun kepada Allah. Demikian pula agama lain menurut keyakinan dan iman masing-masing praktisinya. Sekalipun Reiki pertama kali datangnya dari Tibet namun istilah yang digunakan tidak bertentangan dengan syariat Islam. Ulama juga mengatakan, "Tidak ada masalah dengan perbedaan istilah asal tidak substansialnya yang berbeda."

Rasulullah SAW menyatakan, " Tuntutlah ilmu itu walaupun ke negeri China." ini artinya yang sifatnya ilmu dari manapun datangnya boleh diambil asalkan itu baik bagi umat manusia. Adapun jika terdapat menyalahi syariat Islam maka harus dihindarkan oleh setiap muslim sehingga masalah aqidah tidak terganggu. Diharapkan Reiki sebagai salah satu alternatif penyembuhan penyakit dapat berjalan dengan baik berjalan sejajar dengan medis kedokteran juga metode penyembuhan lainnya misalnya Prana, Chikung, Akupresuer dan Akupuntur.

Untuk menambah wawasan tentang Reiki Anda dapat membaca buku Hidup Sehat dengan Reiki dan Energi-Energi Non Reiki karya Prof.Dr.Sutan Remy Sjahdeini, S.H juga buku Mukjizat Tasawuf Reiki karya Syamsul Bakri. Bagaimana pendapat Anda tentang Reiki? Silahkan berikan komentar artikel ini, terima kasih.

Diedit berdasarkan makalah Prof. Dr. H. Nasrun Haroen, M.A. Ketua Majelis Ulama Indonesia propinsi Sumatera Barat dan Guru Besar IAIN Padang, Agustus 2003.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.