ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label segala mahkluk hidup yang ada di langit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label segala mahkluk hidup yang ada di langit. Tampilkan semua postingan

ENERGI ALAM SEMESTA UNTUK MAKHLUK HIDUP.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 10 Juni 2011 0 komentar

Di dalam tubuh setiap makhluk Tuhan termasuk tubuh manusia terdapat energi. Tubuh manusia penuh energi. Tanpa energi makhluk hidup akan mati. Demikian pula hal nya sehat dengan reiki pun dan Anda semua pembaca blogku ini memiliki energi yang terdapat di tubuh energi di samping tubuh fisik yang bisa kita lihat lewat indera mata ini.



Begitu bayi dilahirkan ke dunia di dalam tubuhnya sudah ada energi. Sejak lahir ke dunia bayi sudah mempunyai energi dan dari waktu ke waktu selama hidupnya mengalir pula energi dari luar tubuh manusia yaitu energi kehidupan yang di sebut REIKI atau Prana dalam bahasa Sanskerta. Energi ini masuk tubuh manusia melalui pernafasan. Choa Kok Sui seorang penyembuh Prana mengatakan," Kita mendapatkan sebagian energi vital atau Ki dari udara yang kita hirup." (Sui, 200:1).



Energi tersebut ada di seluruh tubuh yaitu diseluruh atom di dalam tubuh kita sebagaimana dikemukakan oleh Nicholas bahwa para ilmuwan menyadari atom itu sendiri bukan dibuat dari materi tetapi dari energi. Dalam kondisi inilah setiap makhluk hidup diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Tubuh manusia memperoleh energi dari berbagai sumber energi. Secara normal sumber energi bagi tubuh manusia berasal dari makanan yang dimakan, air yang diminum, udara yang dihirup melalui sistem pernafasan.



Energi yang berasal dari sinar matahari pun masuk diserap oleh kulit. Bumi termasuk di dalamnya unsur tanah, pohon-pohonan, hewan, laut, pegunungan memancarkan energi yang bisa kita serap melalui chakra tubuh. Alam semesta sendiri juga memancarkan energi yang kita sebut REIKI dan masuk tubuh manusia melalui gerbang energi yang disebut Chakra.



Chakra adalah gerbang tempat masuknya energi ke tubuh manusia dan keluar dari tubuh manusia juga melewati chakra. Nah keberadaan chakra ini bukan di tubuh fisik manusia tetapi di tubuh eterik. Choa Kok Sui selanjutnya mengemukakan bahwa terdapat tiga sumber utama energi vital yaitu matahari, udara dan bumi. Manusia memperoleh energi matahari yang berasal dari sinar matahari, energi udara diserap paru-paru melalui pernafasan dan chakra-chakra dalam tubuh manusia, sementara energi bumi diperoleh dari dalam bumi melawati chakra telapak kaki. ( Sui, 2002 :2)



Saat tubuh manusia dalam kondisi sehat energi mengalir tanpa hambatan melalui pembuluh energi yang disebut nadi atau meridian. Apabila penyaluran energi dalam tubuh mengalami hambatan atau blockage, tubuh yang tidak memperoleh energi tersebut menjadi sakit. Supaya sembuh harus diupayakan pengaliran energi ke bagian tubuh yang mengalami hambatan sirkulasi energi ini. Caranya dengan mengalirkan energi secara terus menerus ke bagian yang sakit.



Salah satu metode penyaluran energi dari alam semesta ke dalam tubuh manusia disebut REIKI, yaitu energi kehidupan alam semesta (the universal life of energy). Ada juga metode tusuk jarum, pijat refleksi, penyaluran energi pribadi (tenaga dalam yang diolah melalui latihan). Bukan manusia saja yang mengandung energi, binatang dan tumbuhan pun mengandung dan memancarkan energi.



Beberapa tumbuhan pun memiliki energi penyembuhan yang apabila kita konsumsi dapat menyembuhkan penyakit. Sebaliknya apabila kita sedang sakit pun bisa bersahabat dengan alam untuk sementara waktu dan berkunjung ke daerah pegunungan untuk mendapatkan segarnya hawa pegunungan. Sehat dengan reiki pun tentunya sependapat dengan Anda semua bahwa hawa pegunungan yang dingin, sejuk bisa menenangkan pikiran dan efeknya bisa menyembuhkan penyakit, Insya Allah.

Read More..

CIPTAAN ALLAH SWT PADA MAKHLUK BERCAHAYA

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 10 Januari 2009 1 komentar

Penerangan sudah menjadi simbol penting bagi peradaban manusia. Namun masih ada sumber penerangan lain yang lebih menakjubkan. Apa itu? Tentu Anda pencinta blog ini pernah menjumpai cahaya kecil yang menerangi kegelapan malam di tengah hamparan luas tanaman padi desa Anda. Cahayanya sungguh kuat dan terang, namun sumber penerangan itu berbeda dengan bola lampu. Ia bukan benda melainkan makhluk hidup.

Ia adalah seekor kunang-kunang. Mahkluk kecil ciptaan Tuhan ini menghasilkan cahaya dari dalam tubuhnya meski ia sendiri tidak mempunyai bola lampu. Sungguh penciptaan yang luar biasa dari Sang Pemilik Hidup ini. Meski kunang-kunang tidak menggunakan listrik, ia memiliki teknologi yang jauh lebih hebat. Teknologi ini lebih efektif dari bola lampu yang mampu merubah 10% saja dari energinya menjadi cahaya, sedangkan 90% sisanya berubah dan hilang menjadi panas.

Sebaliknya kunang-kunang mampu menghasilkan hampir 100% cahaya dari energi yang ada.Ini karena desain sempurna pada sistem penghasil cahaya yang dimilikinya. Tubuh kunang-kunang berisi zat kimia bernama lusiferin dengan enzim yang disebut lusiferase. Untuk menghasilkan cahaya dua zat kimia ini bercampur dan hasil pencampuran menghasilkan energi dalam bentuk cahaya.

Molukel kompleks ini telah didesain khusus oleh Tuhan untuk memancarkan cahaya. Penempatan setiap atom yang membentuk molekul itu telah ditentukan sesuai tujuan. Tidak ada keraguan bahwa desain biokimia ini bukan sebuah kebetulan. Ia sengaja diciptakan secara khusus sebagaimana Allah SWT telah memberi semua makhluk hidup di bumi ini dengan ciri masing-masing. Dia juga telah mengajarkan kunang-kunang cara membuat cahaya sebagaimana Allah juga menciptakan lebah untuk membuat sarang-sarang di dahan kayu di hutan, bukit, pepohonan sebagai persiapan menghasilkan madu untuk obat bagi manusia.

Untuk apa kunang-kunang membuat cahaya? Cahaya ini sangat penting bagi kunang-kunang sebagai alat komunikasi. Kunang-kunang menggunakan sinyal cahaya untuk berkomunikasi sebagaimana menyerupai sandi morse. Kunang-kunang jantan menyalakan dan memadamkan cahayanya untuk mengirim pesan kepada kunang-kunang betina.Pesan ini berupa kode tertentu dan kunang-kunang betina menggunakan kode yang sama untuk mengirim pesan balik kepada sang jantan. Akhirnya setelah masing-masing mengirim pesan sang jantan bertemu sang betina untuk memadu kasih. Sungguh penciptaan yang agung dari fenomena alam jagad semesta ini yang bisa kita rasakan setiap harinya selama kita hidup.

Sejak dilahirkan kunang-kunang mengetahui bagaimana mengirim pesan dan memahami pesan yang diterima dari lawan jenisnya. Singkatnya masing-masing dari ribuan bahkan jutaan kunang-kunang yang dilihat manusia secara bersama-sama di kegelapan malam adalah sebuah keajaiban penciptaan yang luar biasa dari Allah SWT. Dialah sebaik-baiknya pencipta yang maha sempurna hingga kiamat datang. Salah satu penciptaan lain dari makhluk Tuhan di dalam laut adalah ubur-ubur.

Diantara mahkluk bercahaya di dasar lautan adalah ubur-ubur yang memiliki tubuh lunak dan lembut. Mereka tidak mempunyai akal atau kecerdasan dan juga tidak tahu bagaimana cahaya dalam tubuhnya terbentuk. Sungguh tidak rasional berpikir bahwa makhluk yang demikian komplek sistem hidupnya di dalam laut muncul secara kebetulan. Mahkluk Tuhan yang satu ini juga diciptakan dengan desain khusus agar dapat hidup berkembang biak di dalam lautan.

Cahaya yang muncul di kegelapan lautan dalam di dasar laut sebenarnya mengungkapkan kepada manusia akan kekuasaan Allah. Dia menciptakan secara khusus. Segala yang ada di laut, darat dan juga udara semua adalah kepunyaan-Nya. Dan Dia memiliki ilmu dan pengetahuan yang tak terbatas. Dalam sebuah ayat Al Quran dinyatakan, " Dialah Allah yang Menciptakan, Mengadakan, Membentuk Rupa, Mempunyai Nama-nama yang Baik. Bertasbillah kepada-Nya apa yang ada di langit dan bumi dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. Al-Hasyr: 24).

Inilah kunang-kunang yang bisa Anda jumpai malam nanti. Perhatikan bagaimana dia memancarkan cahaya dari dalam tubuhnya.

kunang.jpg

Makhluk kecil sebangsa lalat itu, suka terbang di malam hari dan mengeluarkan cahaya yang berkelap-kelip. Apalagi kalau malam gelap tak ada cahaya bulan, tak ada sinar listrik cahaya kunang-kunang makin terang. Kunang-kunang barangkali menjadi inspirasi bagi pengarang lagu, “Kunang-kunang tunjukkan aku jalan, kutersesat di tengah gelap malam. Ooo Kunang-kunang terangi jalan. Oo Kunang-kunang kumau pulang. Kunang-kunang aduhai engkau datang…”.

Bahan tulisan hasil editing Solo Pos edisi 13 Juni 2008 dan gambar dannumurik.wordpress.com



Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.