




Saat belajar reiki akan diperkenalkan istilah chakra. Apakah chakra itu? Chakra adalah pintu gerbang energi dari alam semesta ke dalam tubuh energi manusia dan keluar kembali ke alam semesta juga lewat chakra. Ketika pertama kali mempraktekkan self healing, sehat dengan reiki belum merasakan aliran energi tetapi seiring berjalannya waktu aliran energi akan mengalir begitu saja ketika diniatkan bekerja.
Dalam pembelajaran reiki dalam tubuh kita terdapat sekitar 320 titik chakra yang masing-masing dihubungkan oleh 72.000 meridian. Berbagai penyakit dapat dideteksi sekaligus diterapi penyembuhannya melalui chakra. Namun ada juga yang menyebut keberadaan chakra dalam tubuh berjumlah 365. Chakra mengatur masuk dan keluarnya energi kepada organ-organ tubuh di sekitar chakra agar tetap berfungsi dengan baik dan sehat.
Walau Anda menggunakan mikroskop secanggih apa pun, titik chakra tak mungkin terlihat mata telanjang. Mengapa? Tubuh manusia terdiri atas tubuh fisik, eterik atau bioplasma (tubuh energi), tubuh astral dan roh. Menurut Sumarsono Wuryadi dalam Mind, Body and Soul Majalah Intisari menyebut, bahwa chakra ini berada dalam tubuh energi manusia. Karena itu maka ia tak bisa ditangkap dengan mata bugil kita.
Dari ratusan chakra tadi kita hanya perlu memahami tujuh chakra utama saja dalam tubuh energi yaitu chakra dasar, seks, solar plexus (pusar), jantung, tenggorokan, ajna dan mahkota. Chakra berfungsi sebagai pengendali dan pembangkit tenaga listrik, chakra juga memberi energi pada organ-organ yang ada didekatnya. Bahkan bisa pula mengendalikan kondisi phisik dan spiritual seseorang.
Bentuk chakra utama mirip cakram berputar dengan garis tengah 7.7 - 10.2 cm. Chakra minor bergaris tengah2.5 - 5 cm dan chakra super minor ( mini ) bergaris tenah kurang dari 2.5 cm. Dengan bentuk bagai corong yang mengecil diujungnya mengarah ke dalam dan membesar ke arah luar tubuh fisik. Karenanya chakra utama berfungsi mengendalikan dan memberi energi pada organ-organ vital di sekitarnya. Sementara chakra minor dan mini hanya ke bagian tubuh yang kurang penting.
Jika seorang penyembuh melakukan scaning pada chakra jantung yang terletak di antara dua puting susu, maka saat tangan diposisikan sekitar 10 cm di atasnya akan terasa chakra itu berputar seperti baling-baling. Sangat terasa ada gerakan menyerap energi positif dan kebalikannya akan membuang energi negatif. Dengan latihan teratur melakukan scaning chakra akan membuat peka telapak tangan penyembuh.
Bahkan ketika menyalurkan energi reiki ke pasien dengan sistem distance healing terkadang di tangan praktisi akan terasa kesemutan bahkan kebas. Ini menandakan bahwa energi negatif pasien yang direki mengumpul di tangan penyembuh dan untuk menghilangkan rasa ini segera gerakkan telapak tangan kanan dan kiri mengarah ke bumi dengan cepat sehingga rasa tak nyaman tangan ini akan hilang segera.
Kembali ke masalah chakra dapat dikatakan chakra berfungsi sebagai jendela dalam berhubungan dengan alam semesta. Selama energi alam semesta (kosmis) ini masuk ke dalam tubuh manusia, kita akan tetap hidup." Orang hidup karena adanya suatu pengaliran energi di dalam tubuhnya. Jika ia mati, maka auranya juga hilang," tandas Sumarsono yang menyandang gelar Lightarian Reiki Master ini.
Energi alam semesta juga masuk melalui pori-pori tubuh, tapi yang terbanyak melalui chakra. Oleh karena itu fungsi chakra mayor ini antara lain menyerap energi, memprosesnya, kemudian membagi-bagikannya kepada organ vital manusia. Begitu pentingnya chakra dalam belajar reiki, kita dituntut selalu membersihkan chakra setiap saat dengan melatih self healing, berpikiran positif dan menjalankan meditasi.
Sehat dengan reiki juga sependapat dengan Pak Sumarsono bahwa Energi Ilahi ( Reiki ) ini bekerja otomatis karena memiliki kecerdasan sendiri. Jadi tak perlu pusing apakah chakra perlu dibersihkan atau tidak. Asalkan kita rajin melakukan healing, maka chakra dalam tubuh penyembuh dengan sendirinya akan terjaga bersih sebab setiap saat akan dialiri energi Ilahi.
Sumber : Mind, Body and Soul Intisari ( diedit )
Read More..MENYALURKAN ENERGI REIKI SECARA RUTIN AGAR TUBUH JASMANI MENJADI SEHAT.
Setiap orang tentu ingin sehat. Itu manusiawi dan memang harus demikian adanya. Artinya bahwa sehat adalah kebutuhan utama selagi kita hidup dan bagaimana mengupayakan agar tubuh kita sehat ada beberapa cara yang bisa dilakukan setiap orang. Salah satunya adalah dengan menjaga tubuh bugar dengan olahraga teratur, terukur dan cukup waktu saat melakukan olahraga. Kesehatan tubuh jasmani setiap orang sangat dipengaruhi oleh kesehatan tubuh eterik dan demikian pula kesehatan tubuh eterik berpengaruh terhadap tubuh jasmani.
Metode penyembuhan reiki ataupun metode penyembuhan akupresur, akupresur atau pijat refleksi juga menggunakan energi sebagai sarana penyembuhan. Dalam penyembuhan reiki, seorang praktisi reiki selain menyalurkan reiki ke dalam badan pasien juga mengarahkan energi reiki untuk memperbaiki fungsi-fungsi chakra. Chakra sebagai gerbang pintu energi dalam tubuh energi manusia bisa kotor, lambat perputarannya dan tidak seimbang perputarannya. Karena chakra sudah kotor maka daya kerja untuk menyerap energi dari alam akan terganggu. Akibatnya tubuh akan sakit. Inilah yang disebut dengan terganggunya fungsi chakra sebagai power yang menghidupkan seluruh sistem energi dalam tubuh manusia.
Apabila praktisi reiki mampu membersihkan pembuluh energi dalam tubuhnya dari segala sumbatan, maka gangguan kesehatan pada tubuh jasmani diri sendiri atau pasien akan dapat diatasi dengan baik. Salah satu mencapai kondisi chakra dapat berfungsi dengan baik adalah melakukan self healing. Tradisi Reiki dari G'Tumo dan Tumo mensyaratkan seorang praktisi reiki yang baru saja menerima attunement permulaan harus melakukan ritual wajib 21 hari menjalankan self healing pada 18 titik penyaluran energi. Ini harus dilakukan berurutan selama 21 hari tanpa putus di tengah jalan. Seandainya putus di tengah jalan maka praktisi itu harus kembali mengulangi lagi dari awal. Begitu seterusnya hingga masa 21 hari tanpa putus dilewati dengan penuh sabar, disiplin, tidak berkeluh kesah, semangat dan pantang menyerah maka ujian menyehatkan diri sendiri sudah selesai. Artinya tubuh energi calon praktisi reiki yang mulanya kotor, banyak sumbatan dalam nadi energinya, begitu praktek self healing selesai rata-rata kesehatan tubuh meningkat.
Nah...kalau untuk mendapatkan kesehatan murah meriah hanya berlatih sabar saat self healing bisa dilalui dengan baik, kenapa dalam kehidupan keseharian selepas latihan self healing selesai 21 hari tanpa putus tidak dilanjutkan secara berkesinambungan? Pertanyaan ini bisa sahabat sehat dengan kundalini reiki jawab sendiri. Sekalipun blog ini tidak menganut sistem self healing tanpa putus selama 21 hari dalam praktek reiki mengingat tradisi kundalini reiki tidak menjelaskannya, maka keputusan untuk self healing bagi sahabat semua berpulang kepada niat dan kemauan Anda semua yang telah mendapatkan attunement. Tradisi Kundalini Reiki dari tradisi Usui pun sebenarnya mengharuskan setiap praktisinya menjalankan self healing wajib 21 hari tetapi karena pembangkitan kundalini dimulai dari level 1 maka sebaiknya praktek self healing kapan saja dapat dilakukan oleh praktisi reiki.
Jika tubuh sendiri sudah sehat maka tiba saatnya Anda membagi kesehatan tubuh pribadi kepada orang lain lewat praktek distance healing atau pun healing tatap muka. Penyaluran energi reiki selain ke tubuh jasmani pasien atau tubuh sendiri, juga mengalir ke tubuh emosional, mental, karsa dan spiritual lewat penarikan energi reiki masuk lewat chakra mahkota lalu keluar lewat chakra kedua telapak tangan milik kita sendiri. Davis dalam buku The 7 Healing Chakras mengemukakan dalam kalimatnya bahwa energi mengalir ke dalam tubuh jasmani agar tetap hidup. Energi ini sangat penting bagi kehidupan sehari-hari seperti halnya makanan dan minuman. Tanpa energi maka manusia akan mati.
Selain energi reiki yang ada di alam semesta ini, banyak pula energi lain di luar tubuh manusia yang dapat digunakan seseorang untuk melakukan penyembuhan. Misalnya energi dari obat dan tumbuhan yang banyak tersedia di sekitar kita. Teknik untuk mengakses energi tumbuhan atau pun obat dapat pula diakses oleh praktisi reiki dan energi non reiki. Setelah seseorang mendapat penyelarasan frekuensi getaran tubuhnya dengan energi non reiki maka dia dapat mengaksesnya lalu menyalurkannya ke tubuh sendiri atau orang lain dalam sesi penyembuhan. Sebaliknya untuk energi tenaga dalam atau energi pribadi harus diolah lebih dulu lewat latihan oleh praktisi tenaga dalam baru disalurkan ke pasien. Begitu energi tenaga dalamnya habis, maka dia harus kembali melakukan pengecasan kembali tenaga dalamnya lewat latihan. Kalau energi reiki pada dasarnya sudah tersedia di alam maka kita tinggal mengaksesnya dan tubuh jasmani praktisinya hanya sebagai saluran saja dari lewatnya energi reiki ini. Apa pun teknik dan metode penyaluran energi semuanya bertujuan untuk menyehatkan tubuh jasmani juga jiwa.
Read More..

Lima orang dilaporkan tewas akibat angin topan yang melanda kawasan sebelah tenggara Michigan Amerika Serikat. Kondisi kota Dundee, Michigan porak poranda usai diterjang badai yang mengakibatkan sejumlah rumah rata dengan tanah, Minggu 06/6.
Pantauan dari udara di kota Dundee menunjukkan sejumlah rumah rata dengan tanah sementara sebagian lainnya hancur di bagian atap. Tumpukan puing dan atap rumah yang beterbangan tampak bertebaran di jalur yang dilalui badai. Jumlah korban tewas dilaporkan mencapai lima orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka tertimpa bangunan.
Selain menghancurkan puluhan rumah, badai juga mengakibatkan 37 ribu orang mengalami pemadaman listrik. Hujan lebat dan angin kencang dilaporkan terjadi di kawasan Indiana dan sebagian Illinois saat angin topan melanda kawasan Michigan.
Sumber : World/ USA - Tornado - Aerial.
Read More..
Dari jalan raya Cikajang Garut menuju Hutan Sancang Garut Selatan rumah mungil dengan cat putih itu bagaikan kuncup melati putih yang tengah mekar di sekeliling daun hijau. Betapa tidak rumah dengan cat putih tadi bisa dilihat dari jalan raya ini dan disekitarnya terlihat tumbuh lebat daun teh hijau yang siap petik. Suasana rumah ini mirip di negeri dongeng antah berantah. Dengan kontur tanah yang semakin meninggi di lereng bukit sekitarnya, rumah tempat tinggal yang nyaman ini semakin asri dilihat manakala kaki telah melangkah masuk ke pekarangan yang cukup luas.
Dengan pekarangan cukup luas sang pemilik rumah ini leluasa menata tanaman hias dengan eloknya. Di belakang rumah terdapat pot-pot tanaman anggrek yang tengah mekar bunganya. Di samping kiri bersebelahan dengan garasi tumbuh dengan lebatnya 2 pohon jeruk keprok. Sedangkan di halaman samping kanan terdapat kolam ikan emas dan agak jauh dari rumah induk terdapat kandang kambing dan ayam. Manakala sehat dengan reiki dan teman-teman sedang duduk di beranda depan, sejauh mata memandang di kanan kiri rumah hanyalah pemandangan hijau segar menyergap mata. Betapa tidak mengesankan kalau pemandangan indah ini hanya terdapat di areal perkebunan teh di Cikajang Garut Selatan dan di kejauhan terbentang hutan perawan Hutan Sancang.
Memasuki rumah dengan perabotan sederhana layaknya rumah di pedesaan, terdapat areal penghangat badan bersebelahan dengan dapur basah dan kering. Kamar tidur cukup nyaman dengan dipan kayu jati. Cendela cukup lebar dengan korden warna putih mendominasi seluruh jendela rumah yang ada. Atap rumah berbentuk limas dengan atap seng membuat sirkulasi udara panas di malam hari sedikit menghangatkan badan mengingat di siang hari udara pegunungan masih cukup dingin kendati di siang hari cuaca terik tengah melanda perkebunan teh ini..
Dari aspek ergonomis penataan perabot cukup sederhana. Udara segar dibiarkan masuk melalui bukaan jendela yang lebar.Harum bunga melati yang tengah tumbuh di samping kamar tidur tamu menyergap masuk ke ruang tamu. Sementara itu kenyamanan tempat tidur tamu tetap dijaga dengan penerangan lampu cukup terang di malam hari. Beginilah sang pemilik rumah yang sekaligus menyewakan tempat tinggalnya ini membikin tamu betah bagaikan di rumah sendiri.
Kami rombongan dari Jakarta saat itu tengah meliput kegiatan Upacara Perkawinan Adat Sunda dan setting lokasi mengambil sebuah rumah kuno di dusun lain masih di areal perkebunan Cikajang Garut Selatan. Saat itu tengah musim kemarau panjang di mana di siang hari udara sangat panas tetapi di malam hari udara bisa mencapai suhu 18 derajat celcius. Dalam perbincangan hangat dengan sang pemilik rumah di tengah rehat break shooting, sang pemilik rumah membicarakan lokasi rumahnya dari aspek kearifan lokal adat Tanah Sunda di mana sebagian besar rumah di pedesaan ini menggunakan atap seng juga genteng pelentong. Sirkulasi udara juga disebut-sebut dalam pembicaraan ini di mana unsur keseimbangan energi positip ( sheng Qi ) tetap dijaga dan sebisa mungkin menghindarkan diri dari energi negative ( sha Qi ).
Perbincangan ini sudah cukup lama terjadi. Saat itu di tahun 1982 dan aspek Feng Shui dari sebuah rumah tempat tinggal ternyata sudah dipahami oleh sebagian besar penduduk lokal pedesaan ini. Kearifan lokal dan pengetahuan Feng Shui di tahun ini belum terkenal seperti sekarang ini. Namun penataan lingkungan tempat tinggal dikaitkan dengan alam sekitarnya ternyata sudah dipahami oleh sesepuh masyarakat pedesaan ini. Buktinya mereka menjalani kehidupan sebagai petani, buruh petik daun teh, peternak sapi perah dengan bahagia. Mereka menyebut bahwa rumahku beserta pekarangan dan seisinya adalah istanaku.
Tidak ada yang salah dalam ungkapan itu. Rumah memang laksana istana yang tempak indah, tempat menampung anggota keluarga dalam menjalani kehidupan. Barangkali tak ada istana megah lain yang lebih megah dibandingkan dengan rumah sendiri yang membawa kebahagiaan, keberkahan dan kenyamanan di mana semua anggota keluarga dalam kondisi nyaman, sehat dan bugar. Ya...Feng Shui kata ini yang lebih tepat untuk menggambarkan kenyamanan tempat tinggal sesaat ketika kami bertamu dan menginap untuk beberapa minggu di desa ini.
Berbicara tentang Feng Shui sebaiknya jangan serta merta alergi terhadap ilmu penataan lingkungan tempat tinggal yang berasal dari akar budaya Tiongkok ini. Jika tidak mengenal dari dekat boleh jadi terjadi salah paham terhadap keberadaan Feng Shui. Ada yang mengira ini ilmu mistik, serba misterius dan klenik. Padahal dalam belajar dan memahami Feng Shui tak lebih dari mengenal dan memanfaatkan aliran energi saja yang ada di bumi ini. Energi positip disebut Sheng Qi dan energi negative disebut Sha Qi.
Boleh jadi ada energi ada juga aura dari benda. Benda hidup memang memancarkan aura dan ini bisa dibuktikan dengan memotret benda ini dengan kamera Photo Kirlian. Secara kasat mata pancaran aura dari benda berupa spektrum warna yang mengelilingi benda tadi. Aura bisa mempengaruhi seseorang bila ada dalam radius pancarannya. Tubuh manusia sendiri juga memancarkan aura yang berkaitan dengan aura benda-benda di dekatnya. Termasuk di sini tanaman di taman halaman rumah tinggal kita. Konon di Amerika tanaman yang memancarkan aura positip bisa dimanfaatkan sebagai sarana penyembuhan alternatip dikenal dengan sebutan healing of tree.
Prinsip penataan taman berdasarkan Feng Shui dan jenis pancaran dari aura tanaman sejalan dengan prinsip desain lansekap, yaitu mengacu kepada bentuk dan warna tanaman, mencakup peletakan ornamen-ornamen taman ( sculpture).
Bagi orang yang menyebut diri rasional penggunaan Feng Shui dalam pengaturan taman mungkin sedikit mengganjal. Kegalauan yang sok rasional ini ditangkap oleh para ahli Feng Shui dan mencoba menyelaraskan dengan aspek psikologi bahkan ilmu Fisika.
Terrence Conran dalam buku The Essensial Garden Book tahun 1999 menjelaskan bahwa taman menjadi tempat pikiran untuk istirahat dan berekspresi. Sarana ekspresi layaknya menulis, melukis atau menyanyi termasuk di sini menata kebun dan tanaman menjadi penyalur hobi di tengah istirahat dari kesibukan kerja di hari libur. Penataan lingkungan menyangkut tanaman memberi pengaruh pada manusia secara psikologis. Untuk mengatur tanaman unsur material halus tanaman ditata berdasarkan tekstur dan warna tanaman. Bila menata tepat maka akan enak dipandang tanaman ini dan sangat meneduhkan bila ditatap dengan pikira jernih.
Kebalikannya bila menata tanaman dengan berantakan dan tidak cocok maka tidak enak dilihat bahkan menambah pikiran ruwet. Sama halnya bila kita dihadapkan kepada suasana lalu lintas yang padat merayap semawrut setiap harinya maka energi kegembiraan dan ketenangan diri kita akan tersedot oleh energi berantakan dan semrawut dari lalu lintas ini. Kita akan capai dan gampang emosi melihat hal ini.
Dalam tinjauan fisika bahwa energi alam yang tidak kasat mata ini bisa diwujudkan menjadi gerak seperti hanya energi angin dan air, sinar matahari dan energi potensional seperti pegas. Penataan tanaman pada rumah di postingan sehat bersama reiki ini semisal tanaman melati yang sedang berbunga di rumah perkebunan ini mengandung unsur logam. Sedangkan penggunaan atap seng dimaksudkan bila siang hari cerah dengan udara sangat panas terik, suasana dalam rumah tetap sejuk. Di malam hari dengan udara pegunungan dingin berkabut cadangan panas dari atap seng masih cukup tersedia untuk penghangat badan di dalam kamar dan ruang tamu.
Aliran energi dari prinsip Feng Shui yaitu unsur Yin yang berarti dingin dan Yang berarti panas saling berinteraksi berlawanan. Sedangkan prinsip ketiga dari Feng Shui segala sesuatu di alam semesta ini terbuat dari perpaduan lima elemen mencakup tanah, besi, air, kayu dan api. Ada yang tahu dan boleh jadi tidak tahu bahwa Feng Shui di samping untuk menata ruang interior ( nei lui shi ) juga untuk menata eksterior ( wai liu shi ). Interior di sini meliputi ruangan di dalam rumah semisal ruang tidur, ruang kerja dan ruang tamu. Sementara yang eksterior termasuk di dalamnya teras dan pekarangan.
Feng Shui memang kental dengan budaya dan kepercayaan China dan memang dari sana ilmu ini berasal.
Sumber tulisan : Mind, Body and Soul Intisari ( diedit )


Saat belajar reiki akan diperkenalkan istilah chakra. Apakah chakra itu? Chakra adalah pintu gerbang energi dari alam semesta ke dalam tubuh energi manusia dan keluar kembali ke alam semesta juga lewat chakra.Ketika pertama kali mempraktekkan self healing, sehat dengan reiki belum merasakan aliran energi tetapi seiring berjalannya waktu aliran energi akan mengalir begitu saja ketika diniatkan bekerja.
Dalam pembelajaran reiki dalam tubuh kita terdapat sekitar 320 titik chakra yang masing-masing dihubungkan oleh 72.000 meridian. Berbagai penyakit dapat dideteksi sekaligus diterapi penyembuhannya melalui chakra.Namun ada juga yang menyebut keberadaan chakra dalam tubuh berjumlah 365. Chakra mengatur masuk dan keluarnya energi kepada organ-organ tubuh sekitar chakra agar tetap berfungsi dengan baik dan sehat.
Walau Anda menggunakan mikroskop secanggih apa pun, titik chakra tak mungkin terlihat mata telanjang. Mengapa? Tubuh manusia terdiri atas tubuh fisik, eterik atau bioplasma (tubuh energi), tubuh astral dan roh. Menurut Sumarsono Wuryadi dalam buku Mind, Body and Soul Majalah Intisari menyebut bahwa chakra ini berada dalam tubuh energi kita. Itulah maka ia tak bisa ditangkap dengan mata bugil kita.
Dari ratusan chakra tadi kita hanya perlu memahami tujuh chakra utama saja dalam tubuh energi kita yaitu chakra dasar, seks, solar plexus (pusar), jantung, tenggorokan, ajna dan mahkota.Chakra berfungsi sebagai pengendali dan pembangkit tenaga listrik, chakra juga memberi energi pada organ-organ yang ada didekatnya. Bahkan bisa pula mengendalikan kondisi phisik dan spiritual seseorang.
Bentuk chakra utama mirip cakram berputar dengan garis tengah 7.7 - 10.2 cm. Chakra minor bergaris tengah2.5 - 5 cm dan chakra super minor ( mini ) bergaris tenah kurang dari 2.5 cm. Dengan bentuk bagai corong yang mengecil diujungnya mengarah ke dalam dan membesar ke arah luar tubuh fisik. Karenanya chakra utama berfungsi mengendalikan dan memberi energi pada organ-organ vital di sekitarnya. Sementara chakra minor dan mini hanya ke bagian tubuh yang kurang penting.
Jika seorang penyembuh melakukan scaning pada chakra jantung yang terletak di antara dua puting susu, maka saat tangan diposisikan sekitar 10 cm di atasnya akan terasa chakra itu berputar seperti baling-baling. Sangat terasa ada gerakan menyerap energi positif dan kebalikannya akan membuang energi negatif. Dengan latihan teratur scaning chakra akan membuat peka telapak tangan penyembuh.
Bahkan ketika menyalurkan energi reiki ke pasien dengan sistem distance healing terkadang di tangan praktisi akan terasa kesemutan bahkan kebas. Ini menandakan bahwa energi negatif pasien yang direki mengumpul di tangan penyembuh dan untuk menghilangkan rasa ini segera gerakkan telapak tangan kanan dan kiri mengarah ke bumi dengan cepat sehingga rasa tak nyaman tangan ini akan hilang segera.
Kembali ke masalah chakra dapat dikatakan chakra berfungsi sebagai jendela dalam berhubungan dengan alam semesta. Selama energi alam semesta (kosmis) ini masuk ke dalam tubuh manusia, kita akan tetap hidup."Orang hidup karena adanya suatu pengaliran energi di dalam tubuhnya. Jika ia mati, maka auranya juga hilang," tandas Sumarsono yang menyandang gelar Lightarian Reiki Master ini.
Energi alam semesta juga masuk melalui pori-pori tubuh, tapi yang terbanyak melalui chakra. Oleh karena itu fungsi chakra mayor ini antara lain menyerap energi, memprosesnya, kemudian membagi-bagikannya kepada organ vital manusia.Begitu pentingnya chakra dalam belajar reiki, kita dituntut selalu membersihkan chakra setiap saat dengan melatih self healing, berpikiran positif dan menjalankan meditasi.
Sehat dengan reiki juga sependapat dengan Pak Sumarsono bahwa Energi Ilahi ( Reiki ) ini bekerja otomatis karena memiliki kecerdasan sendiri, Jadi tak perlu pusing apakah chakra perlu dibersihkan atau tidak. Asalkan kita rajin melakukan healing maka chakra dalam tubuh penyembuh dengan sendirinya akan terjaga bersih sebab setiap saat akan dialiri energi Ilahi.
Sumber : Mind,Body and Soul Intisari ( telah diedit )

Apabila Anda sudah menjadi praktisi reiki diharapkan chakra utama Anda akan semakin aktif seiring dengan menyalurkan reiki dan berlatih membersihkan chakra melalui praktek meditasi. Demikian pesan Senior Personal Mastery kepada sehat dengan reiki dan teman-teman praktisi ketika mengikuti Lokakarya Reiki di Hotel Indonesia tahun 2003 lalu.
Aktifnya chakra utama karena Anda telah menjalani attunement yang dilakukan Master Reiki di mana sebelumnya Anda tidak bisa mengakses Reiki, kini hanya dengan "niat semata" seketika itu juga Chakra Mahkota akan bergetar mengikuti getaran energi alam semesta (reiki) dan reiki pun masuk ke tubuh dan keluar kembali melalui Chakra telapak Tangan kanan dan kiri.
Memang benar setelah menjalankan paktek latihan reiki kepekaan akan energi yang mengalir ke seluruh tubuh akan semakin terasa begitu tangan menempel di tubuh. Bahkan untuk mentransfer reiki jarak jauh pun kepada objek penerima yang berjarak ribuan kilometer yang berbeda negara dan waktu pun energi tetap mengalir dengan deras. Ini dibuktikan dengan keluarnya energi di telapak tangan kanan dan kiri dengan sensasi hawa panas menyengat kadang-kadang hawa sejuk bahkan dingin saling bergantian keluar lewat chakra telapak tangan.
Saya sendiri dulu juga heran apa bisa reiki ditransfer ke objek yang berjarak ribuan kilometer dari tempat tinggal sehat dengan reiki. Namun dengan bantuan pesawat HP dan komunikasi Internet saya mendapat jawaban bahwa energi reiki telah diterima dengan baik oleh kerabat saya di Denver Colorado USA di mana dia merasakan kantuk yang luar biasa disertai adanya hawa panas dingin yang merasuki tubuhnya.
Selang beberapa kali transfer energi reiki yang saya lakukan dengan sistem pemrogaman energi dan distance healing langsung, segala keluhan sakit yang dia rasakan mulai berkurang dan saya sendiri menyarankan untuk selalu aktip mengakses reiki sendiri setiap kapanpun tanpa komunikasi dengan saya lebih dulu mengingat reiki untuk kerabat ini selalu saya up-date energinya dan dibuat sistem pemrogaman reiki jarak jauh.
Maaf kawan... sistem pemrogaman reiki jarak jauh ini memang sulit sekali dilakukan. Hanya praktisi reiki yang sudah duduk di tingkat master dan senior personal master saja bisa melakukannya. Di samping pemahaman tentang energi reiki juga memahami simbol-simbol reiki yang khusus digunakan untuk pengiriman reiki jarak jauh.Namun dengan seringnya mempraktekkan reiki dengan sistem pemrogaman kendala kesulitan ini akan teratasi asalkan yakin dan percaya bahwa reiki mampu bekerja sesuai dengan niat dan pikiran praktisi sendiri.
Chakra utama dalam tubuh manusia bisa kotor yang akan mengakibatkan daya kerja chakra melambat. Untuk itulah agar chakra utama tetap bersih diperlukan latihan membersihkan chakra sehingga chakra akan tetap aktif. Menurut Sumarsono Wuryadi LRM seorang penyembuh holistik sebagaimana ditulis dalam intisari mind,body and soul ada cara untuk mengaktifkan chakra dalam tubuh manusia.
Cara pertama dengan bantuan praktisi penyembuh reiki. Namun orang awam yang tidak belajar reiki pun dapat belajar mengaktifkan chakra sendiri. Di antaranya dengan olah raga yang menggerakkan tubuh semisal jalan kaki dengan speed tertentu. Lalu olahraga gerakan kepala untuk mengaktifkan chakra ajna, mahkota dan tenggorokan. Gerakan tangan dan tubuh tengah mengaktifkan chakra jantung, pusar dan seks. Gerakan kaki bawah mengaktifkan chakra seks dan dasar. Lihat semua gerakan Yoga sebenarnya mengaktifkan seluruh chakra.
Setelah gerakan tubuh dengan olahraga ini, meditasi chakra healing bisa dilakukan dengan bantuan musik utamanya musik yang teduh seperti musik klasik. Memang meditasi banyak gunanya, bisa memperbaiki dan mengaktifkan chakra, memperbaiki sirkulasi energi, mengaktifkan perputaran sirkulasi energi. Apabila jenis meditasi kundalini yang dipilih maka sirkulasi energi seluruh chakra akan berfungsi optimal. Dengan optimalnya chakra dalam tubuh maka chakra yang berhubungan dengan organ tubuh tertentu akan bekerja dengan baik yang efeknya kesehatan organ tubuh akan terjaga.
"Cara lain untuk menjaga aktifnya chakra dengan menyatu bersama alam semesta, berhubungan dengan udara segar pegunungan atau di pantai. Atau menarik energi dari alam semesta misalnya kita duduk di bawah pohon rindang, otomatis akan terjadi interferensi energi pada diri kita, sehingga kita menjadi segar dan tetap menjaga pikiran positif," jelas Sumarsono lebih lanjut.
Saya percaya Anda juga sering sebal di rumah.Cobalah pergi ke luar, melihat pemandangan alam, tarik nafas segar maka rasa sebal akan hilang. Dengan memendam rasa sebal maka chakra chakra solar yang berhubungan dengan psikis dan perasaan pasti akan terganggu.Bila sudah yakin hal itu sebenarnya cukup dengan niat saja Anda dapat membersihkan chakra dalam tubuh.
Misalnya kita berniat dalam hati," Ya Tuhan, bersihkan dan aktifkan selalu chakra dasar atau sebut chakra lainnya agar tetap bekerja maksimal." Pasrahlah, otomatis energi Ilahi akan bekerja. Sebab kata (niat) itu sudah merupakan software. Niat sendiri itu sudah merupakan energi. Energy follows the mind, energi mengikuti pikiran pemiliknya.
Jika Anda mengarahkan pikiran memperhatikan chakra dasar, maka chakra dasar akan memperbaiki diri. Karena bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain, sekalipun Anda bukan praktisi reiki dan tidak kenal sehat dengan reiki, maka chakra yang lainnya pun bisa dibersihkan hanya dengan niat saja. "Saya ingin memperhatikan chakra seks saya, bersihkan dan aktifkan chakra seks saya...Ya Tuhan, maka langsung bekerjalah chakra sex itu secara automatically.
