ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label intisari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label intisari. Tampilkan semua postingan

CHAKRA SEBAGAI PINTU MASUK ENERGI ALAM SEMESTA.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 07 Desember 2011 0 komentar


Saat belajar reiki akan diperkenalkan istilah chakra. Apakah chakra itu? Chakra adalah pintu gerbang energi dari alam semesta ke dalam tubuh energi manusia dan keluar kembali ke alam semesta juga lewat chakra. Ketika pertama kali mempraktekkan self healing, sehat dengan reiki belum merasakan aliran energi tetapi seiring berjalannya waktu aliran energi akan mengalir begitu saja ketika diniatkan bekerja.



Dalam pembelajaran reiki dalam tubuh kita terdapat sekitar 320 titik chakra yang masing-masing dihubungkan oleh 72.000 meridian. Berbagai penyakit dapat dideteksi sekaligus diterapi penyembuhannya melalui chakra. Namun ada juga yang menyebut keberadaan chakra dalam tubuh berjumlah 365. Chakra mengatur masuk dan keluarnya energi kepada organ-organ tubuh di sekitar chakra agar tetap berfungsi dengan baik dan sehat.



Walau Anda menggunakan mikroskop secanggih apa pun, titik chakra tak mungkin terlihat mata telanjang. Mengapa? Tubuh manusia terdiri atas tubuh fisik, eterik atau bioplasma (tubuh energi), tubuh astral dan roh. Menurut Sumarsono Wuryadi dalam Mind, Body and Soul Majalah Intisari menyebut, bahwa chakra ini berada dalam tubuh energi manusia. Karena itu maka ia tak bisa ditangkap dengan mata bugil kita.



Dari ratusan chakra tadi kita hanya perlu memahami tujuh chakra utama saja dalam tubuh energi yaitu chakra dasar, seks, solar plexus (pusar), jantung, tenggorokan, ajna dan mahkota. Chakra berfungsi sebagai pengendali dan pembangkit tenaga listrik, chakra juga memberi energi pada organ-organ yang ada didekatnya. Bahkan bisa pula mengendalikan kondisi phisik dan spiritual seseorang.



Bentuk chakra utama mirip cakram berputar dengan garis tengah 7.7 - 10.2 cm. Chakra minor bergaris tengah2.5 - 5 cm dan chakra super minor ( mini ) bergaris tenah kurang dari 2.5 cm. Dengan bentuk bagai corong yang mengecil diujungnya mengarah ke dalam dan membesar ke arah luar tubuh fisik. Karenanya chakra utama berfungsi mengendalikan dan memberi energi pada organ-organ vital di sekitarnya. Sementara chakra minor dan mini hanya ke bagian tubuh yang kurang penting.



Jika seorang penyembuh melakukan scaning pada chakra jantung yang terletak di antara dua puting susu, maka saat tangan diposisikan sekitar 10 cm di atasnya akan terasa chakra itu berputar seperti baling-baling. Sangat terasa ada gerakan menyerap energi positif dan kebalikannya akan membuang energi negatif. Dengan latihan teratur melakukan scaning chakra akan membuat peka telapak tangan penyembuh.



Bahkan ketika menyalurkan energi reiki ke pasien dengan sistem distance healing terkadang di tangan praktisi akan terasa kesemutan bahkan kebas. Ini menandakan bahwa energi negatif pasien yang direki mengumpul di tangan penyembuh dan untuk menghilangkan rasa ini segera gerakkan telapak tangan kanan dan kiri mengarah ke bumi dengan cepat sehingga rasa tak nyaman tangan ini akan hilang segera.



Kembali ke masalah chakra dapat dikatakan chakra berfungsi sebagai jendela dalam berhubungan dengan alam semesta. Selama energi alam semesta (kosmis) ini masuk ke dalam tubuh manusia, kita akan tetap hidup." Orang hidup karena adanya suatu pengaliran energi di dalam tubuhnya. Jika ia mati, maka auranya juga hilang," tandas Sumarsono yang menyandang gelar Lightarian Reiki Master ini.



Energi alam semesta juga masuk melalui pori-pori tubuh, tapi yang terbanyak melalui chakra. Oleh karena itu fungsi chakra mayor ini antara lain menyerap energi, memprosesnya, kemudian membagi-bagikannya kepada organ vital manusia. Begitu pentingnya chakra dalam belajar reiki, kita dituntut selalu membersihkan chakra setiap saat dengan melatih self healing, berpikiran positif dan menjalankan meditasi.





Sehat dengan reiki juga sependapat dengan Pak Sumarsono bahwa Energi Ilahi ( Reiki ) ini bekerja otomatis karena memiliki kecerdasan sendiri. Jadi tak perlu pusing apakah chakra perlu dibersihkan atau tidak. Asalkan kita rajin melakukan healing, maka chakra dalam tubuh penyembuh dengan sendirinya akan terjaga bersih sebab setiap saat akan dialiri energi Ilahi.

Sumber : Mind, Body and Soul Intisari ( diedit )

Read More..

MAKAN MENGIKUTI PERJALANAN CHI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 18 Mei 2011 0 komentar

" Waktunya makan siang sudah tiba. Ayo segera kita pergi ke warung Yu Semi yang jualan pecel itu, agar kebagian tempat duduk," ujar sahabat kantorku, Mbak Rina siang tadi. Maklum lah warung pecel Yu Semi di kantorku sudah cukup dikenal oleh kalangan penikmat kuliner di kawasan Senayan. Pada jam makan siang, banyak pekerja dari kantor lain sering singgah ke warung ini. Jadi kalau tidak cepat datang ke warung, dijamin tidak kebagian tempat duduk dan harus rela berdiri sambil makan, itu pun kalau tidak malu dilihat teman.



Kebetulan kami sekantor hobi menyantap nasi pecel yang kalau bisa sehat dengan kundalini reiki jabarkan sebagai makan siang mengikuti perjalanan chi. Sedangkan sahabat ku tadi sekedar makan siang untuk mengatasi rasa lapar saja setelah bekerja setengah hari. Mengingat makan siang pada umumnya dilakukan sekitar pukul 12.00 s/d 15.00, maka chi yang bekerja saat sedang makan siang akan berada di usus kecil.



"Makan siang mengikuti perjalanan chi? Apa itu maksudnya? " sergah Mbak Rina yang sering mengeluhkan justru sehabis makan siang untuk kembali bekerja, badan tidak menjadi segar tetapi malah mengantuk berat. Padahal pekerjaan masih menumpuk dan harus segera diselesaikan sore hari ini juga sebelum bubaran kantor. Itulah gambaran tentang makan siang pekerja kantoran yang salah, karena mengikuti jadwal makan siang pada saat jam istirahat kerja pukul 12.oo hingga pukul 13.00.



Barangkali si Mbak Rina ini tidak pernah sarapan pagi sehingga saat makan siang tiba, semua makanan dia santap asalkan mengenyangkan. Makan siang sebagai balas dendam yang akhirnya perut menjadi kenyang, mblenger dan berkesudahan menjadi ngantuk saat akan mulai aktivitas setelah istirahat siang. Makan siang seperti ini justru memperberat kerja jantung karena organ vital ini sedang giat-giatnya bekerja. Akibatnya badan jadi lemes rasa kantuk pun menyerang.



" True taste is in the hearth, not on the tounge, " Gandhi says. Itulah sepenggal kalimat bijak dari Mahatma Gandhi, menganjurkan kita cara makan yang baik yaitu berdasarkan hati, dan bukan lidah semata. Hasilnya adalah keseimbangan fungsi organ tubuh dan kesehatan kita tentunya. Bagaimana sebenarnya pola makan yang selaras dengan kebutuhan tubuh dan jiwa kita... sahabat?


Sarapan pagi sebelum bekerja atau pergi ke sekolah sangat penting karena makanan sumber tenaga untuk aktivitas sepanjang hari.


Orang tahu bahwa makan untuk menyambung hidup. Itu sudah jadi pengakuan setiap orang. Tetapi jika salah makan baik kelebihan atau kurang makan, justru bisa berakibat buruk, yakni mengundang penyakit. Salah makan itulah sebutannya. Itu istilah di masyarakat tentang makan, walau sebenarnya yang salah bukan makanannya, tapi pola makannya.



Kesalahan pola makan tidak lain merupakan muara dari pola hidup yang tidak sehat. Kerja keras berlebihan, tidak kenal waktu sekaligus tidak memperhatikan asupan makanan. Lebih ironis bagi kaum yang mapan berkelimpahan uang, sebentar-bentar mengonsumsi vitamin atau suplemen tertentu yang saat ini banyak beredar di pasaran. Hasilnya bukannya sehat tapi sakit.



Pola makan hidup sekarang termasuk pola makan, perlu penyesuaian agar tercipta keselarasan. Begitu anjuran simpatik dr. William Adi Tedja, TCM, MA dari Klinik Utomo Chinece Medical Center, Jakarta Barat. Sinse lulusan Shanghai China ini memberi gambaran berdasarkan teori pengobatan tradisional China, orang dulu selalu sarapan setelah melakukan aktivitas. Entah itu berkebun atau olahraga pagi hari.



Sebagaimana dia paparkan di Mind Body and Soul Intisari 3 yang ditulis oleh Bimo Wijoseno, mengatakan bahwa kebiasaan orang zaman sekarang langsung sarapan setelah bangun tidur dan mandi. Akibatnya proses metabolisme tubuh menjadi kacau. Efek yang dirasakan secara langsung setelah makan pagi bukan makanan menjadi energi, tapi justru dibuang alias murus-murus. Di pagi hari sekitar pukul 5.00 - 7.00 organ tubuh yang aktif bekerja maksimal adalah usus besar yang bertugas melakukan pembuangan sisa metabolisme tubuh yang terjadi malam harinya. ( bersambung )



Sumber : Mind Body and Soul Intisari Nomer 3 Tahun 2007 ( diedit ).

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.