ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label iman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iman. Tampilkan semua postingan

JAKARTA DI AKHIR RAMADHAN 1431 H.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 11 September 2010 0 komentar

Kamis siang di saat warga Jakarta yang ada urusan dengan mudik pulang kampung, sehat dengan kundalini reiki bersama kerabat kerja melangkahkan kendaraan dinas menuju Gedung Kementerian Departemen Perhubungan di Jalan Merdeka Barat Jakarta Pusat Kamis siang ( 09/9 ). Perjalanan kami lalui hanya 20 menit dari kantor di Senayan menuju lokasi yang di hari biasa tidak mungkin bisa dicapai dalam waktu 20 menit bahkan bisa 1 jam bila jalanan macet. Maklum di siang Kamis yang cerah itu lalu lintas sangat lengang hanya kendaraan satu dua serta angkutan umum bus melintas di jalanan.



Sungguh kami dalam perjalanan itu merasa nyaman dan berandai-andai jika jalanan selengang itu hanya bisa dinikmati di kurun waktu Jakarta tahun 1970-an. Saat itu tidak ada kemacetan berlebihan di hari kerja. Semua pengguna jalan taat dan mematuhi tertib berlalu lintas. Sepeda motor melaju tidak ugal-ugalan di jalurnya dan opelet yang melayani trayek Pasar Senen ke Jatinegara pulang pergi begitu tertib menunggu penumpang di depan setasiun Jatinegara tidak saling serobot menunggu penumpang yang turun dari kereta api.



Namun lamunan itu kembali buyar manakala membayangkan minggu depan saat masuk kerja kembali selepas liburan bersama, lalu lintas akan macet kembali. Jakarta akan kembali kepada rutinitas yang menjengkelkan bagi warganya. Macet di mana-mana, polusi kendaraan bermotor akan kembali menjadi-jadi dan ketentuan tree in one akan diberlakukan kembali di jalan protokol. Jadi dalam satu minggu menjelang lebaran hari ini, saya nikmati saja kebersamaan dalam kondisi setengah lengang jalanan saat pergi pulang kantor dengan perasaan santai tidak ada beban saat tiba di kantor.




Menikmati susana Jakarta di akhir abad 19 dalam photo.Kira-kira ini Salembanya yang sebelah mana ya ? Deket sama RS Carolus ? atau yang deket sama Taman Surapati atau sudah deket sama Senen ... Ada yang tau ga ya.


Kita yang sudah biasa bermacet-macet menikmati saja apa adanya kondisi lalu lintas yang ada. Dalam kemacetan tiada lain yang bisa diperbuat adalah mengkondisikan diri dalam kondisi rileks sekalipun lalu lintas di sekitarnya saling serobot. Kalau sudah dalam kondisi rileks begini pikiran akhirnya melayang-layang membayangkan lalu lintas di kota-kota tempat tinggal sahabat sehat dengan kundalini reiki.



Kota Banyuwangi, Lumajang, Pamekasan, Klungkung, Banggai, Palu, Poso, Purwareja dan kota lain yang pernah dikunjungi saat meliput kegiatan, suasana kotanya masih lengang di saat jam kerja dan pulang kerja, sungguh nyaman dilalui saat beraktivitas kerja. Maklumlah kota itu adalah kota kabupaten dan kondisi fisik kotanya dikelilingi oleh perbukitan dan dataran rendah, udaranya pun masih segar untuk dihirup di pagi hari. Kegiatan gedung pemerintahan dan pusat perdagangan pun baru mulai jam 8 pagi di saat lalu lintas menuju tempat kerja masih tampak lengang.




Jalan Hayam Wuruk tahun 1948 tampak Perempatan Harmoni dari jauh dengan sado, bedak dan oplet melintas di timur kanal Ciliwung menuju Glodog.


Yang kita rindukan bersama semoga Jakarta yang semakin tua umurnya semakin memanusiawikan warganya, mulai dari yang tinggal di gedung apartemen mewah, perumahan wewah, perkampungan nyaman atau pun kumuh hingga saudara kita yang belum memiliki tempat tinggal dan masih hidup menggelandang, merasa aman dan nyaman dalam mencari nafkah. Rumah mewah ataupun setengah mewah, baik yang dimiliki orang berpangkat atau warga masyarakat biasa toh akan ditinggalkan dan tidak akan dibawa. Semua akan berpulang kembali kepada Sang Pencipta dengan mendiami kapling sempit 2 kali 3 meter, yang sewaktu-waktu bisa pula digusur layaknya rumah bagi orang yang masih hidup.



Jadi sebaik-baiknya pulang ke pangkuan Ilahi adalah membawa bekal untuk perjalanan jauh ini dengan bekal iman dan takwa sesuai dengan iman dan kepercayaan kita masing-masing dengan mematuhi seruannya dan menjauhi larangannya agar tidak mendapat murka nanti di hari pembalasan. Semoga puasa yang telah mendidik kita sebulan penuh kemaren implementasinya dalam 11 bulan ke depan dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat di manapun kita berada. Selamat Lebaran 1 Syawal 1431 Hijrah Mohon Maaf Lahir dan Bhatin.

Read More..

KESEIMBANGAN DIRI SINKRON DENGAN ALAM SEMESTA.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Selasa, 13 April 2010 1 komentar

Ada sebuah prinsip yang menyatakan Life is Wonderful Thing if You Know How to See It. Hampir setiap kali saat kita merasakan sukses kita teriak girang, namun lupa bersyukur. Di saat kita mengalami kesulitan, terpuruk, terpinggirkan, tersia-sia dengan kata lain mendapat kesulitan atau kegagalan, kita menangis meraung-raung dan dengan lantang menyalahkan Tuhan. Padahal Tuhan telah memberi kita keberhasilan dan sekaligus kegagalan dalam hidup ini untuk maksud dan tujuan sebagai pembelajaran hidup ini.



Semua kondisi gagal sukses, girang sedih, atas bawah merupakan cerminan keseimbangan dalam hidup ini. Jadi intinya semuanya untuk kesimbangan. Kalau kita hanya pernah mengalami keberhasilan tanpa pernah gagal, kita tidak akan pernah tahu betapa indahnya saat kita bangkit dari keterpurukan. Demikian pula sebaliknya saat kita menikmati kegetiran hidup terus menerus kita akan tahu betapa nikmatnya meraih sukses karena usaha keras tanpa kenal lelah selama menjalani lakon kehidupan sebagai orang susah, telah menampakkan hasil setelah berjuang keras dengan segala daya dan upaya.



Keseimbangan hidup dari gambaran di atas itulah yang diungkapkan oleh seorang sahabat sehat dengan intinya inti reiki, seorang Reiki Master dari tradisi Inti Reiki yang memberi pencerahan bagaimana seharusnya memandang hidup ini. Dituliskan olehnya bahwa kalau kita hanya pernah mengalami kegagalan tanpa pernah mengalami keberhasilan, kita tidak akan tahu sampai di mana batas kemampuan diri kita menerima kondisi ini. Karena itu kita harus berusaha agar kegagalan ini bisa dinikmati sebagai bagian hidup ini dan tidak perlu disesali menuju kesuksesan tertunda yang kelak akan membuahkan hasil.



Bagaimana agar hidup tetap seimbang karena di saat kita kehilangan keseimbangan maka bukan hanya berpengaruh kepada kesehatan fisik saja tapi juga berpengaruh kepada kesehatan psikis seperti frustasi, kecewa, rendah diri, tidak percaya diri dan merasa paling menderita hidup di dunia ini. Karena itulah.....Mbak Tindri....Reiki Master ini akan mengajak kita praktek Meditasi Keseimbangan dengan Semesta Alam. Bagaimana caranya? ikuti saja yang satu ini!

Pertama kita butuh rileks dengan melenturkan tubuh agar tidak tegang lalu pejamkan mata beri affirmasi atau niat untuk mohon kepada Tuhan YME :

1> Ya.....Tuhan....sinkronkan pikiran-pikiran/rasa tubuh dan ruhku dengan energi semesta alam ini."

2> Seimbangkan pikiran/rasa tubuh dan ruhku seperti seimbangnya semesta alam.



Lakukan doa sesuai dengan Iman dan Kepercayaan Anda. Bagi Muslim membaca dzikir, bagi saudara-saudari kita Non Muslim dapat mengucapkan doa yang termaktub dalam kitab sucinya yang intinya , mengakui kebesaran Tuhan Pencipta Alam Semesta beserta segala isinya ini dan menyadari begitu kerdilnya kita dihadapan-Nya bila dibandingkan dengan Alam Semesta Ciptaan-Nya.



Selanjutnya biarkan diri ini lebur menyatu dengan alam sekitar kita. Lepaskan....jangan di tahan....ikuti saja putaran alam mengikuti porosnya. Amati dan renungkan, amati rasa sensasi yang muncul karena bergetarnya hati kita dengan kebesaran Zat Yang Maha Suci. Lihat matahari berputar terbit di ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat, angin semilir menerpa kulit kita, ombak di laut bergelombang, langit membentang di atas, pepohonan bergoyang ditiup angin semilir, bintang berkerlip nun jauh di atas sana di malam hari yang hening, binatang malam mulai keluar mencari makan sementara binatang siang menuju sarangnya untuk istirahat. Saat ayam berkokok matahari muncul di ufuk timur, binatang malam pulang ke sarangnya dan digantikan binatang siang mengais rejeki dengan caranya sendiri. Temukan rasa ini dan masukkan ke dalam hati nurani sanubari kita.



Kita rasakan betapa Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya. Ada siang ada malam, ada laki-laki ada wanita, ada panas ada dingin. Dari kebesaran bagi penciptaan alam semesta adalah malam. Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan, dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.



Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah yang terakhir kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya....Quran Surat Yasin ayat 36 - 40. Ternyata ada Sang Pencipta dan lebih takjub lagi ternyata alam dan seisinya berdzikir memuji Tuhan dan bergerak sebagai sunatullah yang tunduk dan patuh kepada Sang Pencipta tanpa membantah lagi.



Seperti yang kita affirmasikan tadi, untuk menyeimbangkan dan sinkron dengan alam sekitar kita, maka kita pun memasuki putaran alam sehingga tubuh menyatu dengan unsur alam dan selanjutnya sinkron dengan sikap alam yang tetap patuh dan memuji/dzikir kepada Sang Maha Pencipta. Al hasil ketika diri ini bergerak sesuai dengan porosnya atau fitrahnya dengan seimbang mencakup iman, akal dan rasa seperti seimbangnya putaran alam, maka akan dengan mudah mengkondisikan diri kita kepada keadaan yang tengah kita hadapi, sepahit atau semanis madu kondisinya. Semua kondisi yang ada akhirnya kita kembalikan kepada Sang Maha Pencipta. Ini lah kunci akhir yang menjadi kekuatan agar tetap seimbang.



Sumber : Tulisan Master Inti Reiki - Tindri di Buletin Inti Reiki Maret 2010. ( di edit seperlunya )

Read More..

PEMAHAMAN TENTANG REIKI

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 23 November 2008 2 komentar

Sekalipun dunia telah memasuki abad milenium dengan kemampuan manusia menciptakan alat komunikasi massa seperti internet, radio, televisi, satelit, pesawat ruang angkasa dan sederetan produk canggih teknologi, namun dibandingkan dengan misteri yang ada di alam semesta ini agaknya terobosan teknologi tinggi itu tidak ada artinya bila masih banyak hal yang belum dijelaskan oleh logika. 

Apa yang pada zaman dulu diangap mujizat pada abad ini telah dapat dijelaskan secara rasio. Umpamanya alat bantu telepon yang dulu dianggap ada jin nya, karena sebuah kotak kecil mungil bisa digunakan bicara melampaui samudera dan benua, tapi saat ini sudah tak ada lagi yang mempersoalkan keberadaannya.


Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.