ON LINE

Followers

WISATA KULINER PANTAI MALABERO

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 23 Februari 2009






Kalau berbicara makanan tentunya anda semua pernah mencicipi makanan ikan laut bukan? Kali ini sehat dengan reiki mengajak Anda berkunjung ke sebuah kawasan Kuliner Makanan Laut Tradisional di Kota Bengkulu, yaitu sebuah kawasan pantai yang penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Mereka menangkap ikan di perairan Samudera Indonesia yang terkenal dengan ombak birunya yang tinggi, sementara isteri nelayan menunggu di rumah sambil membuat makanan tradisional hasil laut.

Matahari baru saja memancarkan sinarnya di ufuk timur kota Bengkulu Minggu pagi kemaren ketika sejumlah ibu rumah tangga di kawasan Pantai Malabero atau yang dikenal dengan sebutan Pasar Pantai, menjajakan panganan produk hasil laut hasil kreasi mereka sendiri. Ibu-ibu ini adalah isteri nelayan tradisional setempat. Mereka menggelar dagangannya di sepanjang bibir pantai yang teduh berpasir lembut bercampur pecahan koral..

Pagi itu seiring dengan merayapnya Sang Surya ke angkasa dan tampak sekawanan burung merpati putih yang terbang di atas perkampungan nelayan itu saling berkejaran dengan burung laut. Di perkampungan nelayan inilah ibu-ibu ini mulai menjajakan dagangan ikan laut kepada pengunjung pantai. Produk hasil laut yang mereka jual pagi itu seperti Udang, Lobster dan Kepiting sudah tertata rapi di lapak yang dinaungi dengan tenda terpal menghadap ke laut lepas Samudera Indonesia yang biru dengan ombaknya bergulung tinggi.

Di sini Anda dapat mencicipi nikmatnya udang goreng saos pedas manis dengan harga miring. Ya...harga miring dengan merogoh uang sebesar 5 ribu rupiah saja dapat mencicipi seekor kepiting atau udang. Untuk lobster goreng dijual seharga 40 ribu rupiah per ekor. Selain udang, kepiting dan lobster Anda dapat juga mencicipi kelezatan salah satu penganan olahan hasil laut khas Bengkulu yakni Sate Gembolo dengan harga terjangkau. Cukup 7 ribu 500 rupiah hingga 10 ribu rupiah saja seporsi, sate ini sudah bisa dinikmati sebagai kudapan di pagi hari yang sejuk.

Bila perut telah kenyang setelah mencicipi kelezatan panganan produk hasil laut, silakan lanjutkan perjalanan Anda menyusuri pinggir pantai dan menyaksikan aktivitas para nelayan yang baru kembali dari melaut. Atau bila Anda capai silakan duduk santai melihat birunya laut menyaksikan kesibukan kampung nelayan ini sambil berdendang Angin Laut nya Koes Bersaudara.

Sahabatku... sudahkah Anda berkunjung ke pantai hari ini sambil melihat matahari terbit di ufuk timur? Dari Bengkulu sehat dengan reiki menulis untuk sekolah internet.

5 komentar

  1. baca artikel.jadi lapar nich..bagus bgt
    ded aremasscare http://aremassacre.blogspot.com

     
  2. Kirain Malioboro, ternyata Malabero. Ups, Bengkulu? Mauuu!!!

    So, kerjaanmu itu jalan-jalan ya? Enak banget!

     
  3. waduh jadi kangen balik ke bengkulu, kenalkan aq asal bengkulu nih....

     
  4. Ini adalah makanan tradisional Bengkulu juga makanan tradisional di belahan manapun nelayan Indonesia tinggal, hasil laut yang melimpah bisa diolah dikembangkan menjadi makanan tradisional setempat. Ikan laut, kepiting, lobster bagaimanapun tetap enak sekalipun dijajakan dan diolah oleh istri nelayan tradisional, bukan diolah oleh juru masak/koki hotel berbintang. Silakan cicipi makanan khas hasil laut tersebut bila sedang di Bengkulu, selamat menikmati keindahan Pantai Malabero.

     
  5. elm Says:
  6. mmmm jadi mupeng....

    ----
    thanks artikelnya....

     

Posting Komentar

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.