ON LINE

Followers

BENGAWAN SOLO MELUAP LAGI

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 01 Februari 2009




Akibat diguyur hujan hingga lebih dari 10 jam, air Sungai Bengawan Solo Jawa Tengah sejak Jumat malam (30/1) terlihat terus meluap hingga merambah pemukiman warga. Hingga Sabtu dinihari (31/1) ratusan rumah warga di sejumlah kawasan termasuk kampung hidup sehat dengan reiki di Klaseman Laweyan Solo, masih tergenang air sehingga warga harus mengungsi. Air baru surut Sabtu siang (31/1) dengan meninggalkan jejak banjir berupa tumpukan sampah dan lumpur yang menerjang perkampungan.

Luapan air Bengawan Solo mulai masuk pemukiman sekitar pukul 23.00 wib, setelah hujan deras mengguyur kawasan kota Solo sejak siang hari. Kawasan terparah terkena banjir ini terjadi di sejumlah kawasan bantaran Sungai Bengawan Solo, seperti Kampung Sewu, Jagalan, Pucangsawit, Jebres, Gandekan, Sangkrah, Semanggi, Joyotakan. Kawasan tersebut memang merupakan daerah langganan banjir.

Tak hanya di wilayah tersebut, luapan air juga terjadi di sejumlah kawasan yang berdekatan dengan anak Sungai Bengawan Solo seperti Laweyan, Pajang, Premulung, Tipes dan Baron. Akibatnya ribuan warga harus mengungsi ke lokasi lain untuk menyelamatkan diri, seperti sekolah, balai desa atau membangun tenda-tenda darurat di lokasi yang lebih tinggi.

Akibat luapan Sungai Bengawan Solo, sebelas ribu 2 ratus 86 rumah di kecamatan Jebres Banjarsari, Laweyan, Pasar Kliwon dan Serengan terendam air. Banjir di kota Solo kali ini diluar perkiraan merendam pemukiman yang tahun lalu tidak kebanjiran seperti di daerah Pajang dan Bumi Laweyan. Sampai Minggu sore (1/2) warga masih membersihkan tumpukan sampah yang berserakan di pemukiman dan jalan-jalan kampung.

Di Kabupaten Sukoharjo banjir melanda empat ribu seratus 30 keluarga di Kecamatan Gatak, Polokarto, Grogol, Mojolaban dan Kartosura. Sedangkan di Sragen Banjir melanda 34 desa di delapan kecamatan diantaranya kecamatan Sidoharjo, Sragen dan Gondang. Ribuan warga Solo dan Sukoharjo yang tinggal di pinggiran Bengawan Solo mengungsi di tenda yang dibangun di bantaran sungai atau posko di kelurahan setempat.

Hujan deras yang mengguyur menyebabkan air anak Kali Pepe yang bermuara di Bengawan Solo membanjiri sejumlah desa di Kecamatan Ngemplak. Sementara akibat luapan Sungai Bengawan Madiun yang bersatu dengan Sungai Bengawan Solo dan sejumlah anak sungainya juga merendam ratusan rumah warga di sejumlah desa di Kabupaten Madiun, Ngawi dan Magetan. Dilaporkan pula tanggul Sungai Pemali sungai terbesar di Kabupaten Brebes ambrol.

Banjir terbesar yang pernah terjadi merendam 2/3 luas kota Solo terjadi di tahun 1966. Selanjutnya banjir terulang kembali di tahun 2006. Saat itu perkampungan dan perkantoran di dalam kota termasuk ruas jalan utama dan jalan perkampungan terendam air selama 4 hari.

Sumber : hasil penyuntingan dan play back berita banjir redaksi tvri (1/2/09)
Foto : Arief Fajar Nursyamsu/ arief-disolo-com

0 komentar

Posting Komentar

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.