Kawasan
Lindung Pulau Phoenix ( PIPA ) meliputi area hampir 158.000 mil persegi
atau 410.000 km2. Di dalamnya termasuk 8 atol ( pulau karang melingkar
) dan sejumlah pulau karang rendah, sedikitnya 5 area berkarang lain
serta sekitar 30 gunung bawah laut. Kawasan ini pertama kali ditetapkan
sebagai kawasan lindung oleh Kiribati pada 2006.
Mengenal Ekosistem Terumbu Karang.
Menurut www.ubb.ac.id dalam situsnya menyatakan, terumbu karang merupakan ekosistem yang amat peka dan sensitif sekali. Jangankan dirusak, diambil sebuah saja, maka rusaklah keutuhannya. Ini dikarenakan kehidupan di terumbu karang di dasari oleh hubungan saling tergantung antara ribuan makhluk.
Rantai makanan adalah salah satu dari bentuk hubungan tersebut. Tidak cuma itu proses terciptanya pun tidak mudah. Terumbu karang membutuhkan waktu berjuta tahun hingga dapat tercipta secara utuh dan indah. Dan yang ada di perairan Indonesia saat ini paling tidak mulai terbentuk sejak 450 juta tahun silam.
Sebagai ekosistem terumbu karang sangat kompleks dan produkstif dan keanekaraman jenis biota yang amat tinggi. Variasi bentuk pertumbuhannya di perairan Indonesia dan mancanegara sangat kompleks dan luas sehingga bisa ditumbuhi oleh jenis biota lain. Ekosistem ini adalah ekosistim daerah tropis yang memiliki keunikan dan keindahan yang khas, yang pemanfaatannya harus secara lestari.
Ekosistem terumbu karang ini umumnya terdapat pada perairan yang relatif dangkal dan jernih serta suhunya hangat ( lebih dari 22 derajat celcius ) dan memiliki kadar karbonat yang tinggi. Binatang karang hidup dengan baik pada perairan tropis dan sub tropis serta jernih karena cahaya matahari harus dapat menembus hingga dasar perairan. Sinar matahari diperlukan untuk proses fotosintesis, sedangkan kadar kapur yang tinggi diperlukan untuk membentuk kerangka hewan penyusun karang dan biota lainnya.
Terumbu karang yang ditemukan sekitar 33 kilometer arah timur laut lokasi sumur minyak British Petroleum yang meledak di Teluk Meksiko, April 201o lalu dinyatakan berusia 2000 tahun. Dasar laut di kawasan pantai itu amat berlumpur dan sesekali ada terumbu karang yang muncul.Terumbu karang amat berharga di perairan dingin itu.
Studi dilakukan oleh survei geologi Amerika Serikat (USGS). Pihak USGS, Rabu ( 30/03/11 ) menyatakan, terumbu karang hitam itu hidup di kedalaman sekitar 300 meter di bawah permukaan laut. " Terumbu karang itu amat tua dan amat pelan pertumbuhannya, " kata ahli di USGS, Nancy Prouty. Jika ekosistem perairan tempatnya tumbuh terganggu, terumbu karang itu butuh waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk pulih.
Dengan adanya musibah terbakarnya kilang minyak Deep Water Horizon di Teluk Meksiko yang menyebabkan perairan di kawasan itu tercemar, tentu saja sangat mengkhawatirkan kelestarian pertumbuhan terumbu karang di daerah itu. Selain terumbu karang yang terhambat pertumbuhannya, genangan minyak mentah juga mengganggu ekosistem kehidupan flora dan fauna di perairan Teluk Meksiko.
Sumber : Kompas/www.ubb.ac.id
Read More..Isle Royale pulau terbesar di Danau Superior, Amerika Serikat merupakan rumah bagi sejumlah binatang yang secara alamiah bermusuhan. Rusa besar yang gemar memakan tumbuh-tumbuhan dan serigala yang gemar memangsa rusa besar sudah hidup berdampingan di situ selama lebih dari 50 tahun. Letak Isle Royale yang secara geografis terkurung, mendorong terjadinya keseimbangan eksistensi yang unik antara binatang pemangsa (predator) dan korbannya.
Kondisi ini juga membuat pulau itu menjadi semacam laboratoriom alamiah untuk mempelajari relasi di antara para penghuninya. Keberadaan predator utama semacam serigala diyakini berdampak terhadap ekologi setempat, yaitu dalam bentuk lingkaran nutrisi. Proses pembusukan bangkai hewan dan tumbuhan yang terserap ke dalam tanah memberikan nutrisi bagi tanaman.
Menurut GeoWeek yang sehat dengan inti reiki kutip, memberikan data yang dikumpulkan sejumlah peneliti selama empat dekade menunjukkan adanya wilayah tertentu ( hot spot ) yang tanahnya subur, yaitu tempat-tempat di mana serigala meninggalkan bangkai rusa besar. Sampel tanah yang diambil dari area itu menunjukkan adanya peningkatan zat nitrogen, fosfor, potasiom dan kadar bakteri, mikroba atau pun fungus yang tinggi.
- Rusa ini sering dianggap sebagai rusa terbesar kedua di dunia, dan juga salah satu mamalia terbesar di Amerika Utara dan Asia Timur, berbeda dengan binatang berkecepatan tinggi lainnya, binatang ini justru menggunakan kecepatannya untuk menghindari pemangsa, bagaimanapun melihat ukuran dan kecepatannya, banyak predator sekalipun lapar, lebih suka mengurungkan niatnya untuk memburu rusa ini.
Tanaman yang tumbuh di wilayah hot spot memiliki kandungan nitrogen yang 47 persen lebih tinggi dibandingkan tanaman yang tumbuh di area lain. Kelompok rusa besar juga cenderung berkerumun mencari makanan di sekitara area yang tanahnya disuburkan oleh urine dan kotoran mereka sendiri. Menemukan keterkaitan dalam hubungan predator-korban dan kesuburan tanah akan membantu upaya konsenvarsi pada masa depan. Hal itu juga menggambarkan pentingnya keberadaan predator utama, semacam srigala bagi keseimbangan ekosistem.
Sumber : Isle Royale Wolf and Moose Study.
Read More..

Untuk menghadapi effek pemanasan global yang tengah melanda dunia saat ini, gerakan penanaman pohon bersama telah dilakukan beberapa elemen masyarakat mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga pemerintah daerah. Di wilayah perbatasan kota Bandung, gerakan penanaman pohon tahap kedua diadakan di Padepokan Silat Tajimalela, Kelurahan Cisurupan Kecamatan Cibiru Kota Bandung Jawa Barat. Ada pun gerakan penanaman pohon bersama tahap kesatu telah dilakukan di daerah Curug Dago Desembar tahun lalu. Sementara itu Pemerintah Kota Kendari mencanangkan penanaman pohon satu guru satu pohon serta satu siswa satu pohon. Gerakan penanaman pohon dimulai di SLTPN Kendari Sulawesi Tenggara diharapkan juga akan ditiru dan dilaksanakan oleh sekolah lain.
Jakarta sebagai Ibukota yang tingkat pencemaran udaranya sudah tinggi sangat mengharapkan adanya penambahan taman kota sehingga hijaunya dedaunan bisa dinikmati warganya yang merindukan taman sebagai paru-paru kota. Gencarnya pemberitahuan tentang isu lingkungan hidup memunculkan elemen masyarakat dari berbagai profesi agar peduli kepada gerakan penanaman pohon untuk mewujudkan Indonesia hijau. Kampanye damai mewujudkan Indonesia hijau dan lestari berkelanjutan dengan menanam serta memelihara pohon oleh elemen masyarakat dalam mensikapi dampak perubahan iklim global dunia.
Ratusan relawan hijau begitu bersemangat mengkampanyekan Indonesia Hijau dengan membagikan lima ratus lebih pohon dan stiker kampanye Indonesia Hijau kepada pengguna jalan di Bundaran Hotel Indonesia Kamis seminggu lalu. Aksi ini sebagai ungkapan bahwa pemberian pohon secara cuma-cuma sangat berarti bagi terselenggaranya pelestarian lingkungan hidup yang pada gilirannya bermanfaat untuk menanggulangi perubahan iklim global dunia.
Setiap warganegara dapat berpartisipasi secara aktif dengan ikut serta melestarikan alam sekitar agar tetap hijau tidak gersang yang dimulai dari lingkungan tempat tinggal, kantor pemerintahan, sekolah dan fasilitas umum. Ke depannya gerakan ini terus berlanjut dengan menanam pohon serta memeliharanya. Gerakan tanam dan pelihara sejuta pohon kali ini dilakukan relawan hijau untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat turut menciptakan lingkungan sehat, hijau dan bersih di seluruh penjuru tanah air Indonesia Tercinta.
Gerakan tanam dan memelihara pohon yang dikoordinasikan anak-anak muda di Bundaran Air Mancur Hotel Indonesia juga sudah diikuti oleh ribuan anak-anak muda yang tersebar di daerah dan mendapat dukungan serta partisipasi dari ribuan anggota relawan hijau lewat situs jejaring sosial seperti Face Book dan Twitter. Diharapkan gerakan ini ke depannya dapat terus melestarikan bumi yang sudah tua demi keseimbangan ekosistem untuk genarasi mendatang. Mari kita dukung gerakan tanam seribu pohon.
Alangkah indahnya bila hijaunya daun pepohonan juga menaungi wilayah pantura Jawa Tengah menuju Jawa Timur khususnya di antara hamparan ladang tambak garam yang membentang antara Rembang hingga Lasem berlanjut masuk Jawa Timur ke arah Tuban. Di daerah sini yang diperlukan adalah gerakan menanam lima juta pohon agar suatu saat nanti pemandangan alam yang gersang panas terik di siang hari berganti menjadi hijau teduh dan menyejukkan mata.
Read More..