
Beberapa perusahaan minyak terkemuka di Korea Selatan mulai menurunkan harga bahan bakar untuk mencegah laju inflasi, Kamis ( 07/04/2011 ). Sebaliknya para analis memperkirakan langkah tersebut akan menimbulkan kerugian terhadap perusahaan minyak dalam negeri.
Perusahaan minyak terkemuka di Korea selatan mulai mengurangi harga bahan bakar setelah pemerintah mengumumkan antisipasi inflasi. Perusahaan SK Energy mengumumkan telah menurunkan harga minyak dan solar menjadi 100 won atau 10 dollar Amerika Serikat per liternya.
Keputusan tersebut berlaku hari Kamis hingga tiga bulan ke depan untuk membantu pemerintah menekan laju inflasi. Para pengemudi mobil di Korea Selatan menyambut baik penurunan harga ini. Seorang pengemudi Park Seon mengungkapkan dirinya telah berputar-putar untuk mendapatkan harga bahan bakar yang lebih murah. Mengingat harga bahan bakar hari sebelumnya sangat memberatkan.
Namun ia juga menginginkan penurunan harga yang lebih besar lagi. Tiga perusahaan minyak lainnya turut menurunkan harga bahan bakar setelah SK energi menurunkan harga. Para analis memperkirakan tindakan tersebut akan menimbulkan kerugian pada empat kilang minyak domestik sebesar 700 milyar won atau 643 juta dollar Amerika Serikat.
Sumber : Reuters/South Korea - Expensive Oil Price.
Read More..Mengenal Ekosistem Terumbu Karang.
Menurut www.ubb.ac.id dalam situsnya menyatakan, terumbu karang merupakan ekosistem yang amat peka dan sensitif sekali. Jangankan dirusak, diambil sebuah saja, maka rusaklah keutuhannya. Ini dikarenakan kehidupan di terumbu karang di dasari oleh hubungan saling tergantung antara ribuan makhluk.
Rantai makanan adalah salah satu dari bentuk hubungan tersebut. Tidak cuma itu proses terciptanya pun tidak mudah. Terumbu karang membutuhkan waktu berjuta tahun hingga dapat tercipta secara utuh dan indah. Dan yang ada di perairan Indonesia saat ini paling tidak mulai terbentuk sejak 450 juta tahun silam.
Sebagai ekosistem terumbu karang sangat kompleks dan produkstif dan keanekaraman jenis biota yang amat tinggi. Variasi bentuk pertumbuhannya di perairan Indonesia dan mancanegara sangat kompleks dan luas sehingga bisa ditumbuhi oleh jenis biota lain. Ekosistem ini adalah ekosistim daerah tropis yang memiliki keunikan dan keindahan yang khas, yang pemanfaatannya harus secara lestari.
Ekosistem terumbu karang ini umumnya terdapat pada perairan yang relatif dangkal dan jernih serta suhunya hangat ( lebih dari 22 derajat celcius ) dan memiliki kadar karbonat yang tinggi. Binatang karang hidup dengan baik pada perairan tropis dan sub tropis serta jernih karena cahaya matahari harus dapat menembus hingga dasar perairan. Sinar matahari diperlukan untuk proses fotosintesis, sedangkan kadar kapur yang tinggi diperlukan untuk membentuk kerangka hewan penyusun karang dan biota lainnya.
Terumbu karang yang ditemukan sekitar 33 kilometer arah timur laut lokasi sumur minyak British Petroleum yang meledak di Teluk Meksiko, April 201o lalu dinyatakan berusia 2000 tahun. Dasar laut di kawasan pantai itu amat berlumpur dan sesekali ada terumbu karang yang muncul.Terumbu karang amat berharga di perairan dingin itu.
Studi dilakukan oleh survei geologi Amerika Serikat (USGS). Pihak USGS, Rabu ( 30/03/11 ) menyatakan, terumbu karang hitam itu hidup di kedalaman sekitar 300 meter di bawah permukaan laut. " Terumbu karang itu amat tua dan amat pelan pertumbuhannya, " kata ahli di USGS, Nancy Prouty. Jika ekosistem perairan tempatnya tumbuh terganggu, terumbu karang itu butuh waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk pulih.
Dengan adanya musibah terbakarnya kilang minyak Deep Water Horizon di Teluk Meksiko yang menyebabkan perairan di kawasan itu tercemar, tentu saja sangat mengkhawatirkan kelestarian pertumbuhan terumbu karang di daerah itu. Selain terumbu karang yang terhambat pertumbuhannya, genangan minyak mentah juga mengganggu ekosistem kehidupan flora dan fauna di perairan Teluk Meksiko.
Sumber : Kompas/www.ubb.ac.id
Read More..Tumpahan minyak yang berasal dari sebuah sumur yang bocor di lepas pantai Louisiana, Amerika Serikat mengancam kehidupan berbagai jenis burung. Para pakar lingkungan hidup Amerika Serikat saat ini sedang meneliti dampak pencemaran minyak terhadap satwa laut.
Tim pakar lingkungan hidup Amerika Serikat bertolak menuju Pulau Breton untuk meneliti keadaan air laut dan memeriksa kondisi burung dan berbagai jenis satwa lainnya yang hidup di sekitar pulau tersebut. Pencemaran minyak yang berasal dari sebuah sumur minyak yang bocor di lepas pantai Louisiana semakin mengancam kehidupan satwa laut di sepanjang pantai ini.
Pasukan penjaga pantai telah memasang perintang di sekitar Pulau Berton yang dihuni 15 spesies burung agar tumpahan minyak tidak memasuki kawasan pantai pulau itu. Namun upaya tersebut tampaknya akan sia-sia karena angin kencang dan gelombang laut sangat tinggi diperkirakan akan menembus perintang dan membawa tumpahan minyak ke pantai.
Ketua organisasi perlindungan satwa nasional Larry Schwager, mengatakan pihaknya hingga saat ini belum mengetahui dampak jangka panjang pencemaran minyak terhadap kehidupan burung. Pada tanggal 20 April lalu sebuah ledakan keras terjadi di galangan minyak Deepwater Horizon menyebabkan kebocoran minyak di Teluk Meksiko, Amerika Serikat.
Ledakan menewaskan 11 pekerja dan menyebabkan galangan minyak tenggelam. Sejak terjadinya kecelakaan itu, sumur minyak milik British Petroleum menyemburkan sekitar 5.000 barel minyak mentah per hari. Upaya untuk menghentikan kebocoran hingga kini belum membuahkan hasil.
Sumber : World/Spill Wildlife
Read More..Pasukan penjaga pantai Amerika Serikat menemukan sumber kebocoran baru di lokasi pengeboran minyak di lepas pantai Louisiana yang meledak minggu lalu. Kebocoran minyak mentah telah menyebabkan pencemaran laut hingga ke pantai Louisiana. Komandan pasukan penjaga pantai Amerika Serikat, Mary Landry mengatakan perusahaan minyak Inggris British Petroleum bertanggung jawab atas terjadinya ledakan di salah satu sumur minyak lepas pantai Louisiana.
Sebagai pemilik sumur minyak, British Petroleum harus menanggung seluruh biaya operasi pembersihan laut yang tercemar tumpahan minyak mentah itu. Pasukan penjaga pantai di Negara Bagian Louisiana, Missisipi, Alabama dan Florida telah melakukan upaya untuk membatasi pencemaran minyak. Mary Landry juga mengatakan pihaknya telah menemukan sumber kebocoran baru di lokasi pengeboran minyak yang terletak di lokasi pengeboran minyak yang terletak sekitar 1.500 meter di bawah permukaan laut.
Dengan adanya sumber kebocoran baru di samping sumber kebocoran lama maka jumlah minyak yang tumpah ke laut diperkirakan mencapai 5.000 barel per hari. Pasukan penjaga pantai telah memberikan laporan terperinci mengenai situasi pencemaran laut ini kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Musibah kebocoran minyak ini berawal dari meledaknya galangan minyak lepas pantai Deepwater Horizon yang sedang melakukan pengeboran sumur minyak milik British Petroleum pada tanggal 22 April lalu.
Sumber: Amerika/ USA : Oil Rig - Update.
Read More..Kalangan ahli memprediksi tumpahan minyak yang mencemari perairan Teluk Meksiko, Amerika Serikat akan meluas akibat hembusan angin kencang dan gelombang laut. Sementara itu yang tak kalah prihatin bagi pencinta lingkungan hidup bersih adalah industri budidaya udang Louisiana telah mengajukan gugatan hukum kepada perusahaan minyak British Petroluem, menyusul insiden kebakaran fasilitas pengeboran minyak di Teluk Meksiko.
Lapisan minyak warna orange kekuningan mulai mencemari kawasan Pantak Louisianna kendati petugas telah berupaya keras mengatasi dampak kerusakan lingkungan lebih luas. Kalangan pakar memprediksi lapisan minyak akan menyebar ke wilayah Pantai Louisianna, Mississippi , Alabama dan Florida Barat Daya. Sejauh ini upaya untuk menghentikan penyebaran tumpahan minyak juga mengalami kegagalan. Penyebab ledakan anjungan minyak yang menyebabkan 11 pekerja hilang masih belum jelas.
Lapisan minyak yang mencemari wilayah pesisir juga mengancam industri budidaya ikan dan udang Louisanna dan gugatan hukum terhadap perusahaan minyak British Petroleum telah diajukan. Pemerintah Presiden Barack Obama telah mendesak British Petroleum untuk bertanggunjawab atas pencemaran laut setelah insiden kebakaran di fasilitas pengeboran minyak di Teluk Meksiko. Para nelayan yang terancam kehilangan sumber pencaharian akibat tumpahan minyak ini juga telah diminta bergabung dalam operasi itu. Daerah rawa di lepas pantai Louisiana menjadi habitat ratusan spesies satwa liar dan sangat penting bagi industri makanan laut dan perikanan.
Kebocoran minyak mentah hingga 5000 barel atau 9555 ribu liter per hari telah mencemari kawasan perairan Teluk Meksiko dan segera menyebar ke empat kawasan pantai terdekat. Menurut BBC mewartakan cuaca yang semakin memburuk menghambat upaya mengisolasi penyebaran minyak yang panjangnya kini mencapai lebih dari 200 km. Riak ombak laut membuat minyak mengalir melewati alat penghambat apung yang disebar untuk melindungi garis pantai. Dan peramal cuaca mengatakan angin keras bisa mendorong minyak mengalir ke saluran pembuangan, danau dan kolam di wilayah Louisiana tenggara pada akhir minggu ini.
Sumber : Garit/ USA - Spill Areal.
Read More..