ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label iklim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iklim. Tampilkan semua postingan

PERUBAHAN IKLIM UBAH HABITAT BURUNG.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 22 Agustus 2016 0 komentar

Penelitian menggunakan model pemrediksi populasi spesies selama 30 tahun ( 1980-2010 ) dan data dari ribuan sukarelawan pencinta burung menunjukkan, perubahan iklim mengubah habitat burung di Eropa dan Amerika Serikat. Peningkatan suhu itu menguntungkan sebagaian spesies karena membuat mereka mampu meningkatkan populasi dan memperluas jangkauan. Namun, sebagian lain justru dibuat tidak nyaman dengan habitat aslinya.

Read More..

POPULASI COD TERANCAM.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 10 Juni 2016 0 komentar

Ikan cod akan dilelang ditunjukkan Codie Small di Portland Fish Exchange, Kamis ( 20/10 ) di Potland, Maine, Amerika Serikat. Institut Riset Teluk Maine di Portland mengumumkan temuan dalam sains perikanan dan iklim. Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Science mengindikasikan cod, menghilang dari New England, terus menurun populasinya karena laut yang terus menghangat.

Read More..

MANGROVE BERPERAN ATASI KENAIKAN PARAS LAUT.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 13 September 2015 4 komentar

Hutan mangrove berperan penting melindungi daerah pantai dari kenaikan paras laut akibat perubahan iklim. Penelitian bersama University of Southampton dan beberapa universitas di Auckland dan Waikato di Selandia Baru, menunjukkan itu. Penelitian menggunakan simulasi matematika mempelajari respons hutan mangrove pada kenaikan paras laut.

Read More..

HEWAN PENGIKIS TURUT MENEKAN KARANG.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 27 Maret 2015 0 komentar

Perubahan iklim menyebabkan tekanan tinggi bagi kehidupan tumbuhan karang, penyusun utama ekosistem terumbu karang. Perubahan iklim yang terbukti menurunkan kadar keasaman (pH) air laut menyulitkan karang menumbuhkan kerangkanya. Pengasaman air laut pun memudahkan organisme pengikis ( bioeroders ), seperti moluskan, cacing laut, dan spons, untuk menggerus rumah karang.

Read More..

TANAH BERPOTENSI MELEPAS EMISI LEBIH BANYAK.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 07 November 2014 0 komentar

Selama ini diketahui, penguraian sampah di dalam tanah melepas emisi ke atmosfer sehingga  berkontribusi pada perubahan iklim. Namun, riset terbaru pada jurnal Nature menyebutkan, mikroba di daerah  tertentu bisa mereduksi. Bahkan bisa menghilangkan terlepasnya karbon dioksida ( CO 2 ) dari tanah.

Sebagia lain justru melepas emisi  lebih banyak.  Ide kuncinya adalah uji coba perilaku mikroba pada kenaikan panas memakai  tanah yang dikumpulkan dari tingkatan panas berbeda. Mulai dari Antartika  hingga  hutan tropis di Amazon.

Read More..

RAWA GAMBUT TERLUAS DI BUMI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 05 September 2014 0 komentar

Hanya sekitar 3 persen dari permukaan Bumi diselimuti rawa gambut alias peat bog. Namun, area basah tersebut mengandung karbon sebanyak dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan gabungan seluruh hutan di muka Bumi. Contohnya, Skotlandia memiliki wilayah rawa gambut terluas di dunia.

Meski demikian, area rawa gambut kolosal baru-baru ini ditemukan di Afrika tengah. Boleh jadi penemuan baru ini diklaim sebagai area rawa gambut terluas di planet bumi ini. Situs Geo Week dalam paparannya menyebut, rawa gambut itu luasnya berkisar 100.000 sampai 200.000 kilometer persegi di sebelah utara Kongo-Brazzaville.

Read More..

PEMANASAN GLOBAL ANCAM KANGURU TERKECIL.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 07 Juni 2014 0 komentar

Ada alasan baru untuk menyelamatkan hutan hujan. Penelitian terbaru menemukan, spesies kanguru terkecil di bumi, kanguru pengerat berbau menyengat, hanya bisa bertahan hidup di hutan tropis yang kini menghadapi ancaman pemanasan global. Berdasarkan riset para peneliti di University of Queensland dan University of  New South Wales di Australia, perubahan iklim jelas mengancam keberadaan para kanguru pengerat itu.

Read More..

PERUBAHAN IKLIM TIDAK SERAGAM.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 04 Juni 2014 0 komentar

Perubahan  iklim ternyata tidak terjadi seragam di seluruh bumi. Sebagian belahan bumi justru mendingin, sedangkan mayoritas mengalami pemanasan. Kesimpulan itu diambil tim peneliti dari Florida State University, AS, setelah mengkaji rinci perubahan  suhu global 100 tahun terakhir. " Perubahan iklim tidak terjadi seragam, " kata Eric Chassignet, Direktur Center for Ocean Atmospheric Prediction Studies ( COAPS ) yang turut dalam tim peneliti, Senin ( 5/ 5 ).

Read More..

PERUBAHAN IKLIM PICU INTENSITAS KEBAKARAN HUTAN.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 31 Mei 2014 0 komentar

Perubahan iklim dan kekeringan dituding menjadi penyebab memburuknya kebakaran hutan dan intensitasnya di bagian barat Amerika Serikat dalam 30 tahun terakhir. Kejadian kebakaran hutan melonjak menjadi tujuh kali setiap tahunnya sejak 1984, yang menambah luas lahan terbakar 36.000 hektar setiap tahunnya. Hasil penelitian ini dipublikasikan secara daring dalam Jurnal Geophysical Research Letters edisi 4 April 2014.

" Tiap wilayah di barat mengalami kenaikan kasus kebakaran. Tren ini konsisten dengan segala sesuatu yang kami tahu tentang bagaimana perubahan iklim akan berdampak pada kebakaran di sana, " kata penulis utama studi Phil Dennison, ahli geografi dari Universitas Utah, AS, seperti dikutip Livescience, Jumat ( 18/4 ).

Read More..

KAPASITAS USUS TENTUKAN ADAPTASI IKLIM.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 30 Mei 2014 0 komentar

Ornitolog atau pakar burung dari University of Rhode Island ( URI ), AS, yang mempelajari perubahan fisiologi burung yang bermigrasi, menemukan kapasitas usus burung menjadi faktor penentu yang membedakan kemampuan burung beradaptasi dengan iklim yang terus berubah.

Read More..

POLUSI UDARA BISA BERDAMPAK PADA IKLIM.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 23 Mei 2014 0 komentar

Tingkat polusi udara yang tinggi di Asia berpengaruh pada pola cuaca dan iklim di dunia. Polusi, khususnya dari China masuk ke dalam lapisan atas atmosfer dan membentuk formasi awan. Akibatnya bisa menimbulkan intensitas badai dan topan.

Menurut penelitian yang dikeluarkan Universitas Texas A & M di Amerika Serikat, sebagian besar polusi udara di China datang dari pembangkit listrik bertenaga batubara dan emisi kendaraan bermotor di sejumlah kota, seperti Beijing. Para peneliti menemukan bahwa di sejumlah lokasi seperti itu, tingkat polusi udara mencapai 100 kali lebih tinggi daripada standar kebersihan udara yang direkomendasikan oleh WHO.

Read More..

HUJAN BADAI PALING SERING TERJADI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 12 September 2013 0 komentar

Udara panas yang terjadi pada musim panas ikut menciptakan instabilitas di atmosfer, yang merupakan satu dari tiga faktor penyebab formasi hujan badai, Jika dua faktor lainnya hadir, yaitu kelembaban dan lift ( pergerakan udara ), hujan badai kemungkinan besar akan terjadi. Hujan badai bisa muncul di mana pun di bumi, bahkan di wilayah dekat kutub sekalipun.

Di hutan hujan tropis, hujan badai bisa muncul setiap hari. Namun, hujan badai yang sangat hebat paling banyak muncul di Amerika Serikat. Sekitar 10 persen dari 100.000 hujan badai yang muncul di Amerika Serikat diklarifikasi sebagai sangat lebat.

Read More..

PERUBAHAN IKLIM TINGKATKAN AKTIVITAS VULKANIK.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 24 Januari 2013 0 komentar

Letusan gunung api bisa memicu perubahan iklim. Letusan dahsyat gunung api juga memusnahkan peradaban, baik secara langsung akibat terkena material letusan maupun tidak langsung karena material letusan di atmosfer menghalangi pancaran sinar matahari ke bumi. Dampak lain dari letusan gunung api adalah memicu pendinginan global.

Penelitian terbaru ahli geofisika di Geomar, Jerman, Marion Jegen dan rekan, menunjukkan sebaliknya. Penelitian yang dimuat di jurnal Geology itu menemukan perubahan iklim yang cepat juga meningkatkan aktivitas vulkanik. Perubahan iklim sangat cepat beberapa juta tahun lalu membuat gletser benua mencair dan meningkatkan permukaan air laut.

Mencairnya gletser mengurangi tekanan pada benua, sedangkan kenaikan muka air laut meningkatkan tekanan pada kerak bumi di dasar laut. Perubahan tekanan pada kerak bumi ini memicu peningkatan aktivitas vulkanik. Kondisi ini diperoleh Jegen dan tim setelah mengebor dasar laut perairan Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Sedimen menunjukkan, 1 juta tahun terakhir ada perubahan iklim drastis di Bumi. Setiap kali pemanasan global, lapisan abu vulkanik ( tephra ) ada dalam sedimen. " Di beberapa tempat, seperti Kosta Rica, peningkatan aktivitas vulkanik mencapai 5 - 10 kali setelah periode pencairan gletser itu, " kata Jegen kepada Liviscience, Rabu ( 2/1 ). Penelitian ini tidak menyebut apakah perubahan iklim saat ini juga akan meningkatkan frekuensi letusan gunung api. ( Livescience/MZW ).

Read More..

KENAIKAN AIR LAUT LEBIH CEPAT.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 04 Januari 2013 0 komentar

Pengukuran satelit terbaru menunjukkan, ketinggian permukaan laut global meningkat lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Panel Antarpemerintah untukm Perubahan Iklim ( IPCC ) PBB tahun 2007 memperkirakan kenaikan muka air laut tahunannya hanya 2 sentimeter per tahun. Artinya, pada 2100 ke tinggian muka air laut naik 2 meter.

Read More..

SPESIES KELELAWAR TERANCAM PERUBAHAN IKLIM.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 16 September 2012 0 komentar

Spesies kelelawar akan menderita akibat perubahan iklim, sebagaimana publikasi ilmiah Mammal Reviev baru-baru ini. Kelelawar yang merupakan salah satu dari lima spesies mamalia rentan dehidrasi karena penguapan air tubuh melalui permukaan sayapnya yang luas, tergolong cepat.

Read More..

BINATANG CEPAT MERESPON PERUBAHAN IKLIM.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 23 September 2011 0 komentar

Respon Binatang liar atas perubahan iklim berlangsung lebih cepat dari perkiraan. Pergerakan binatang ke daerah yang lebih dingin merupakan proses adaptasi. Binatang bergerak ke arah kutub utara tiga kali lebih cepat dan ke arah pergunungan dua kali lebih cepat dari prediksi sebelumnya. Temuan para peneliti dari Departemen Biologi, Universitas York, Inggris itu diumumkan dalam jurnal ilmiah Science.



Dari 2000 spesies hewan dan tumbuhan yang diteliti, diperoleh hasil bahwa hewan dan tumbuhan itu bergerak ke tempat lebih tinggi rata-rata 12,2 meter per dekade dan bergerak ke daerah lintang tinggi sejauh 17,6 kilometer per dekade. Artinya, habitat hewan dan tumbuhan menjauhi garis khatulistiwa dengan kecepatan 20 sentimeter per jam. " Kondisi ini sudah terjadi selama 40 tahun dan terus berlanjut hingga akhir abad ini, " kata pimpinan penelitian yang juga Guru Besar Konservasi Biologi di Universitas York, Chirst Thomas, kepada Sciencedaily Kamis ( 18/8 ).


Sekitar 2.000 spesies yang diteliti sedang bergerak menjauh dari ekuator dengan kecepatan rata-rata lebih dari 15 kaki per hari, sekitar satu mil per tahun, menurut penelitian baru yang diterbitkan pada hari Kamis lalu dalam jurnal Science yang menganalisis studi-studi terdahulu. Spesies-spesies juga bergerak naik ke pegunungan untuk menghindari panas, tetapi lebih lambat, dengan rata-rata 4 kaki setahun. Kupu-kupu comma/( AP Photo/Butterfly Conservation, Jim Asher )


Kondisi itu turut mengubah keragaman hayati masing-masing wilayah. Kecepatan pergerakan setiap spesies hewan dan tumbuhan tergantung pada sensitivitas mereka terhadap perubahan suhu dan kerusakan habitat asalnya. Di Skotlandia, habitat kupu-kupu bergeser ke utara sejauh 200 kilometer dalam dua dekade. Di Indonesia nyamuk yang sebelumnya merupakan binatang daerah panas, kini mulai banyak ditemukan di daerah pegunungan yang tidak dingin lagi.



Sumber : Sciencedaily/MZW.

Read More..

EVOLUSI BINATANG YANG KIAN MENAKJUBKAN.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 10 Maret 2011 0 komentar

Di habitat aslinya berbagai hewan memiliki kemampuan penyesuaian diri secara alami terhadap kondisi di sekitarnya. Sejumlah penelitian menguatkan hal itu mulai adaptasi hewan terhadap racun ataupun iklim. Sebut saja burung hantu yang harus mampu menghadapi perubahan iklim.



Populasi burung hantu di Finlandia menjadi salah satu kelompok hewan yang harus berubah menghadapi perubahan iklim. Kini populasi burung hantu coklat naik menjadi 50 persen dari sebelumnya 30 persen. Salah satu dugaan penyebabnya adalah hamparan putih salju yang menyelimuti daratan tak separah dulu lagi, yang membuat keberadaan burung hantu coklat kian tersamar dari pemangsa.



Perubahan iklim membuat musim salju kian menghangat. "Musim dingin kini semakin hangat sehingga burung berwarna cokelat lebih bisa bertahan," ujar Dr Karell yang sudah mengumpulkan data burung hantu dalam waktu 30 tahun terakhir. Ia menerangkan bahwa musim dingin yang hangat membuat salju berkurang, burung-burung hantu coklat bisa terhindar dari pemangsa.


Warna bulu burung hantu dibagi menjadi dua kategori besar: cokelat atau abu-abu. Burung hantu kuning kecokelatan memiliki kedua unsur warna tersebut.


Di sisi lain para peneliti mengatakan perubahan komposisi populasi burung hantu di Finlandia itu sebagai bentuk respons perubahan iklim. Kesimpulan itu didasarkan atas data penelitian jangka panjang terhadap burung hantu coklat muda selama 30 tahun terakhir.



Menurut ketua penelitian, Dr Patrik Karell dari Universitas Helsinki, seperti dikutip BBC menyatakan, seleksi yang didorong iklim membawa perubahan evolusioner pada populasi burung hantu coklat muda. Namun secara detail belum diketahui penjelasannya. Hasil penelitian menyebutkan iklim yang berubah, pada beberapa spesies dapat mengurangi jumlah dan varietas karakter yang nantinya terwariskan.



Artinya berkurangnya jenis tertentu dapat menyebabkan hilangnya jenis mereka dari daftar. Misteri evolusi hewan juga dijumpai pada ikan tomcod Atlantik di Sungai Hudson, New York, Amerika Serikat. Secara menakjubkan populasi ikan itu bertahan dari racun PCB yang mencemari sungai tersebut. Bahan berbahaya dan beracun yang memicu kanker itu tak lagi membunuh ikan-ikan tomcod Atlantik.



Para peneliti belum tahu benar penyebab semua fenomena itu. Fakta itu meruntuhkan anggapan selama ini bahwa evolusi hewan berlangsung ribuan tahun. Ikan tomcod Atlantik hanya butuh 50-an tahun untuk berevolusi.



Sumber : BBC Nature/GSA/Kompas.

Read More..

SUNGAI AMAZON MULAI KERING.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 03 November 2010 0 komentar

Sebagian negara di Wilayah Asia yang saat ini tengah dilanda bencana angin ribut dan banjir besar akibat curah hujan cukup tinggi, ternyata tidak berlaku bagi negara Brazil. Negara Brazil justru tengah dilanda musim kering dimana pola cuaca ekstrim terjadi di hutan tadah hujan terbesar di kawasan Amazon Brazil, sehingga mengakibatkan sungai Amazon mulai mengering dan tandus.



Kalangan ilmuwan memprediksi musim kering aikan semakin berkepanjangan akibat fenomena El Nino, musim badai topan di Samudra Atlantik dan kerusakan hutan yang berpengaruh kuat terhadap perubahan iklim. Dampak dari keringnya Sungai Amazone mengakibatkan ribuan perahu motor tak dapat beraktivitas. Debit air anak sungai Amazone, sungai Rio Negro dan Solimoes juga terus menyurut drastis.

Graze Androliza wanita cantik berkulit hitam tengah membawa air bersih yang ia ambil dari sisa anak sungai yang mengering di Sungai Amazon, di Parana, Amazonas.

Pablo Soarez menarik kuda dan perahunya menyeberangi lumpur yang mulai mengeras dari anak sungai Amazon yaitu sungai Rio Negro. Musim kering merupakan kondisi yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir, di Parana, Amazonas.

Photo dokumentasi : Seorang penduduk di sekitar sungai Amazon sedang mendayung kano, ikan mati ditemukan di tepi Sungai Parana de Manaquiri, sebuah anak sungai Amazon, dekat kota Manaquiri November 22, 2009

Dasar sungai Amazon kering sehingga perahu sudah tidak bisa digunakan kembali karena tinggi air di sungai itu sudah menurun karena kekeringan.


Sementara itu bantaran sungai mengalami longsor sehingga mengancam kawasan permukiman warga yang tinggal di pinggir sungai. Di kota kecil Careiro Da Varzea yang memiliki populasi penduduk 23 ribu jiwa, bencana tanah longsor terjadi di wilayah permukiman. Kendati tidak dilaporkan adanya korban jiwa, organisasi pecinta lingkungan Green Peace menyatakan 27 kawasan Brazil berstatus keadaan darurat.



Saat ini warga sekitar Sungai Amazon mulai bergantung pada bantuan darurat. Pemerintah Brazil mengumumkan bantuan darurat 13,5 milyar dolar Amerika untuk negara bagian Amazon dan sejauh ini telah mendistribusikan 600 ton bantuan. Studi internasional pada musim kering terburuk di tahun 2005 lalu mendapati adanya kerusakan hutan Amazon yang mengakibatkan pelepasan gas carbon lebih dari emisi gas rumah kaca negara Eropa dan Jepang.


Penduduk mendayung kano mereka diantara ikan-ikan yang mati di Sungai Parana de Manaquiri, sebuah anak sungai Amazon, dekat kota Manaquiri.

Aligator yang mati tergeletak karena terjebak lumpur panas akibat keringnya dasar Sungai Rio Negro yang terus menyusut.

Arieztha Vandemno, bocah kecil tengah asik menombak ikan di Sungai Solimes yang merupakan anak Sungai Amazon yang sudah kering kerontang.

Sumber : Reuters/Manaus Brazil. Photo by REUTERS/Bruno Kelly/Amazonaspress .

Read More..

MASIH SEPUTAR MBAK HILLARY CLINTON

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 18 Februari 2009 2 komentar


Sekretaris Jenderal Asean Surin Pitsuwan menegaskan kembali sikap Asean untuk bekerjasama dengan Amerika Serikat guna mencari solusi bagi masalah-masalah global, dari mulai reformasi sistem keuangan global, stabilitas ekonomi, keamanan pangan hingga masalah perubahan iklim. Hal itu dikatakan kepada pers setelah menerima Hillary Clinton yang datang berkunjung ke Sekretariat Asean Rabu petang ini.

Saat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton di Kantor Sekretariat Asean Jakarta Surin Pitsuwan menyatakan, masyarakat Asean dengan latar belakang budaya yang beragam mampu menunjukkan stabilitas dan hidup berdampingan secara damai. "Kunjungan Hillary Clinton ke Jakarta menunjukkan pentingnya posisi Asean bagi Amerika Serikat," katanya.

Selanjutnya Sekjen Asean ini berharap Amerika Serikat tetap membuka pasarnya bagi perdagangan dunia, mampu mengatasi krisis ekonomi dalam negerinya mengingat keberhasilan Amerika Serikat sangat berarti bagi perkembangan ekonomi dunia. Terkait isu Palestina, Sekjen Asean berharap Hillary Clinton mampu mencari solusi bagi pemecahan masalah konflik Israel-Palestina dengan melibatkan beberapa negara yang ikut memainkan peranan penting dalam menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton menyatakan Pemerintah Amerika Serikat dibawah kepemimpinan Barack Obama tetap menunjukkan komitmennya untuk memelihara stabilitas politik dan keamanan di kawasan Asia Tenggara. Hillary juga menyatakan keinginannya untuk menghadiri Asean Post Ministerial Meeting serta Forum Regional Asean ke-16 yang akan berlangsung di Thailand Juli mendatang.

Sehat dengan reiki menulis untuk sekolah internet.


Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.