


Pernahkah Anda menggunakan self hipnosis untuk membangkitkan kemampuan alam bawah sadar Anda untuk satu tujuan positip misalnya ingin Anda dapat bangun di pagi hari dalam kondisi sehat, bugar tubuh merasa fresh, wajah berseri-seri karena semalam tidur dengan nyenyak? Saya percaya bagi Anda yang sudah menjadi praktisi reiki pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah rileks, pasrah, tidak berusaha saat menyalurkan energi reiki. Demikian halnya dengan sikap pasrah itu pula kita akan menggali kemampuan daya rekam alam bawah sadar yang telah kita program, agar muncul tiba-tiba dimana kita mulai bergabung kembali dengan kesadaran fisik setelah sebelumnya kita tidak sadar karena tidur pulas.
Perlu diulang lagi bahwa saat kita sudah terhubung dengan energi alam semesta sikap selanjutnya diri kita adalah pasrah menerima apa adanya dengan kondisi ini. Jika kita sudah berniat di awal kegiatan saat ingin menyalurkan energi reiki, maka biarlah energi ini bekerja apa adanya tanpa kita berusaha untuk menariknya lebih banyak. Semakin kita berusaha untuk menarik, semakin lemah daya energi reiki itu bekerja. Akan tetapi semakin diri kita rileks-serileknya, maka semakin deraslah energi reiki itu bekerja untuk daya penyembuhan penyakit. Jadi peranan pasrah sangat penting dalam hal penggunaan energi reiki.
Oleh karena sikap pasrah itu begitu penting dalam kegiatan mengakses reiki, maka sikap pasrah ini pula kita manfaatkan untuk melakukan self hipnosis kepada diri sendiri agar tujuan kita mendayagunakan kemampuan alam bawah sadar kita tercapai. Salah satu tujuan mendayagunakan alam bawah sadar adalah program membuat kita bangun tidur tidak kebablasan. Dengan kata lain kita bisa bangun tidur tepat waktu tanpa campur tangan jam weker atau ring tone HP ataupun dibangunkan orang lain.
Apalagi di saat kita harus bangun tidur di waktu makan saur seperti suasana di bulan Ramadhan, maka self hipnosis pribadi perlu kita latih dan jika sudah terbiasa dengan latihan ini, maka dalam kondisi apapun Anda bisa bangun tepat waktu dalam kondisi keseharian di pagi hari. Salah satu syarat untuk menggunakan self hipnosis, adalah Anda harus mau dengan pasrah melakukan latihan ini. Jika Anda sudah OK....maka kita bisa melatihnya sekarang juga. Perlahan silahkan Anda berbaring dengan tenang di tempat tidur. Rileks kan seluruh otot-otot tubuh mulai dari wajah, leher, pundak kanan/kiri, tangan kanan/kiri, dada, perut atas, perut bawah, pangkal paha, paha kanan/kiri, lutut kanan/kiri dan tungkai kaki kanan/kiri. Anda rasakah getaran energi lembut mulai merasuki seluruh kepala, turun ke leher, turun ke pundak kanan/kiri, turun ke tangan kanan/kiri dan pundak kanan/kiri.
Tahan sebentar kondisi rileks ini di bagian tubuh ini. Lalu getaran energi lembut mulai turun ke bawah menuju dada, perut atas, perut bawah, pinggang atas, pinggang bawah, kemaluan, pinggul kanan/kiri, pangkal paha, terus turun ke seluruh bagian kaki kanan/kiri. Rasakan dengan santai pergerakan energi lembut ini merata keseluruh bagian tubuh mulai dari ubun-ubun hingga ujung jari-jari telapak kaki kanan/kiri. Jika anda sudah peka dan mulai merasa mengantuk, silahkan pejamkan mata pelan-pelan. Mulai berdoa kepada Tuhan YME, agar Anda mendapat perlindungan selama tidur malam ini dan atas kehendak-NYA pula esok hari dapat bangun tepat waktu sesuai dengan keinginan Anda.
Misalnya kita ingin kan bangun tidur tepat pukul 3 pagi dinihari, setelah berdoa dengan khusuk, silakah ucapkan affirmasi yang intinya bisa bangun tidur tepat waktu atau beberapa menit sebelum waktu yang kita program untuk bangun tidur. Anda dapat merancang affirmasi sel hipnosis misalnya,
( 1 ) " Dengan Izin-MU ya Tuhan, aku mohon bangun tidur beberapa menit sebelum tanda alarm HP berdering. "
( 2 ) " Aktipkan delta stage otak kanan dan kiri saya sekarang juga." Rasakan seluruh organ otak kita menjadi rileks, melepaskan beban pikiran yang kita himpun seharian sehingga memori otak menjadi penuh, menjadikan tegang, kita lepaskan pelan-pelan seiring menarik dan membuang napas alami atau tarik napas lewat hidung dan buang napas lewat mulut mendesis pelan. Rasakan rileksasi ini untuk beberapa saat dan Anda pun boleh mengulang-ulang affirmasi yang diucapkan ini sehingga mata menjadi semakin berat. Jika mata sudah menjadi berat, pendengaran kita sudah samar-samar dari suara sekitar, kesadaran akan lingkungan dan diri sendiri sudah tidak bisa dirasakan lagi, ucapkan affirmasi kunci untuk memindahkan kesadaran pisik kita ke kesadaran jiwa selama kita tidur dengan affirmasi lewat mulut, " Wahai kedua belah mata saya, saya perintahkan mulai saat ini Engkau menjadi malas, semalas-malasnya. Setiap kali engkau ingin membuka mata, maka kedua matamu akan semakin lengket menutup rapat-rapat." Ulangi sampai tiga kali dan lepaskan pelan-pelan dalam kondisi apa adanya. Mulai saat itu kesadaran pisik diri kita beralih ke kesadaran jiwa kita dan kita pun tidur lelap.
Untuk melatih memindahkan kesadaran phisik ke kesadaran jiwa, hakekatnya setiap orang tanpa melatihnya pun bisa. Artinya proses perpindahan kesadaran ini secara alami akan terjadi pada siapa pun diminta atau pun tidak diminta. Tapi latihan yang diuraikan dalam tulisan ini hanya bertujuan kita bisa bangun tidur tepat waktu atau beberapa menit sebelum tanda waktu yang kita program bekerja. Untuk melatih ini usahakan saat proses rileksasi, tubuh jangan sampai terganggu oleh gigitan nyamuk karena kalau sering menepuk anggota tubuh karena gigitan nyamuk, maka proses reileksasi tidak akan tercapai alias Anda akan klisikan di tempat tidur.
Sebagai orang beriman dan percaya kepada Tuhan YME, bahwa jiwa kita sejatinya milik Tuhan yang dipersatukan dengan jasad saat menjalani proses kehidupan sehari-hari. Maka saat kita tidur pulas, maka jiwa kita dalam genggaman-NYA dan ditahannya sampai kita diizinkan untuk bangun kembali esok hari. Ada pun permohonan dalam doa bisa bangun tidur sesuai dengan program affirmasi saat proses rileksasi, mengkondisikan gelombang otak ke tingkatan delta stage lalu membuat affirmasi kunci, adalah atas perkenan-NYA pula. Semua ucapan doa yang diiringi affirmasi positif akan direkam alam bawah sadar dan dengan sendirinya akan dimunculkan kembali tepat waktu atau beberapa menit sebelum tanda alam jam weker kita berbunyi seandainya dalam latihan ini kita menggunakan jam weker untuk membangunkan kita.
Latihan self hipnosis model ini lah yang sudah sering sehat dengan kundalini reiki latih di saat ingin bangun tidur tepat waktu atau beberapa menit sebelum kita ingin bangun tidur tanpa kita dibangunkan oleh anggota keluarga lain. Ini pula yang saya praktekkan saat ingin bangun tidur di saat bangun tidur makan saur di bulan Ramadhan ini. Saya pun yakin bahwa Anda yang sudah menjadi praktisi reiki bisa mendayagunakan kemampuan self hipnosis untuk keperluan ini atau keperluan lain. Semakin kita menguasai metode self hipnosis, maka semakin banyak pula aplikasi self hipnosis ini bisa Anda praktekkan untuk keperluan lain.
Read More..Saat menjalankan puasa di siang hari sejak subuh hingga terbenam matahari sore nanti, tentu sahabat sehat dengan kundalini reiki yang tengah berpuasa akan merasa mengantuk saat melakukan aktivitas di siang hari yang panas ini. Hal itu wajar mengingat jadwal tidur yang berubah karena kita bangun dinihari untuk makan saur sekaligus dilanjutkan dengan sholat subuh sehingga waktu tidur yang tersisa sangat sedikit sebelum kita berangkat kerja di pagi hari. Akibat kurang tidur badan jadi lemas menjadikan tubuh serasa ditekuk-tekuk seperti layaknya habis bekerja berat.
Jika menghadapi hal demikian tentu aktifitas bekerja akan terganggu dengan datangnya kantuk yang bertubi-tubi di siang hari. Oleh karena kita harus tetap bekerja dengan sisa kemampuan yang ada tentu saja membutuhkan energi penyuplai yang setara dengan kebutuhan energi harian seperti makan dan minum dalam kegiatan sehari-hari. Akan tetapi karena kita berpuasa dalam berpantang makanan dan minuman di siang hari selama menjalankan puasa, maka jenis energi spiritual ini lah yang diharapkan mampu membuat stamina yang melorot membuat ngantuk, menjadi bertenaga kembali.
Energi spiritual reiki dan kundalini inilah yang kita akses untuk mendoping stamina yang drop agar kembali bertenaga di saat kita tengah bekerja. Bagi Anda yang praktisi reiki tentu bisa mempraktekkan self healing ringan di tempat Anda bekerja sebelum aktivitas kegiatan dimulai. Duduklah manis di kursi Anda sambil memejamkan mata. Akses energi reiki masuk chakra mahkota dan niatkan bekerja untuk menambah stamina. Dalam waktu bersamaan aktifkan kundalini Anda agar membuka gulungannya lalu mengeluarkan energinya. Secara bersamaan lakukan self healing dan salurkan pada tubuh yang pegal-pegal atau pada bagian yang bermasalah.
Sangat dianjurkan untuk tidak menyalurkan energi ke chakra ajna depan dan belakang karena akan membuat Anda mengantuk berat dan tertidur nyenyak di kursi Anda. Kalau demikian halnya, maka keinginan bekerja akan terhambat, kecuali Anda melakukannya di malam hari karena alasan tidak bisa tidur, maka penyaluran energi reiki ke chakra ajna depan dan belakang sangat ampuh untuk mengatasi insomenia yaitu penyakit susah tidur. Jadi lakukan saja penyaluran energi ke bagian tubuh lain seperti kepala, leher, tengkuk, dada, perut atas, perut bawah, paha kanan-kiri dan lutut kanan-kiri. Lakukan dengan menambahkan affirmasi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan untuk apa energi reiki kundalini disalurkan.
Jika Anda diminta rekan untuk memberikan terapi jarak jauh masalah ini, tentu saja peranan simbol reiki jarak jauh diperlukan untuk membuat jembatan penghubung energi antara Anda dan calon penerima energi. Lalu perkuat dengan simbol energi CKR agar energi bekerja berlipat ganda sampai maksimal melakukan penyembuhan. Namun jika Anda lebih familiar dengan program affirmasi sebagaimana dalam tradisi Reiki Kundalini yang tidak menggunakan simbol reiki, ucapkan saja affirmasi yang sesuai dengan keinginan Anda untuk apa menyalurkan energi reiki.
Jadi mari manfaatkan waktu yang ada di siang hari bolong yang panas ini untuk menyegarkan tubuh yang lemas karena kurang tidur dan sedang berpuasa dengan meluangkan waktu self healing ringan dengan tujuan membuat badan kembali segar bugar dan tetap sehat. Atau Anda yang sudah terbiasa dengan metode lawas alami jika sedang berpuasa karena mengantuk berat, pergi ke pancuran lalu membasuh muka sesering mungkin? Boleh-boleh saja sahabat... tidak ada yang melarang. Hanya yang perlu diperhatikan jangan sampai keasyikan membasuh muka, percikan air masuk mulut. Kalau demikian adanya berarti Anda membatalkan puasa. Tetap bersabar karena waktu berbuka puasa masih lama.
Read More..Bulan Ramadhan yang setiap tahun berlangsung adalah bulan ke - 9 dalam kalender Hijrah ( Islam ). Telah diwajibkan berpuasa kepada orang beriman dalam bulan Ramadhan merupakan salah satu Rukun Islam. Melalui Al Quran Allah berfirman, " Diwajibkan bagi kamu berpuasa sebagaimana diperintahkan kepada umat sebelum kamu, agar kamu bisa menjadi Al - Muttaqum." ( Surat Al Baqarah 2 : 183 ). Juga dinyatakan dalam ayat 2 : 185 Surah Al Baqarah, " Barangsiapa muslim atau muslimat melihat bulan sabit Ramadhan, maka wajib bagi mereka untuk berpuasa."
Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan di siang hari maknanya adalah menahan diri dari nafsu makan, minum, berhubungan seksual, marah, membicarakan keburukan orang lain serta nafsu buruk lainnya, sejak terbit fajar hingga matahari terbenam kurang lebih 14 jam lamanya untuk ukuran Indonesia. Dengan berpuasa di bulan suci Ramadhan bagi orang beriman adalah menyadari akan keberadaan Allah SWT, berlatih untuk mengendalikan diri, meninggalkan yang halal untuk sementara waktu selama berpuasa, merasakan sendiri bagaimana penderitaan saudara kita yang kelaparan, papa dan didera kemiskinan dan menderita sakit.
Selain itu pula hikmah berpuasa orang yang beriman adalah ingin mendekatkan diri kepada Sang Khalik yang telah memberikan nikmat berkecukupan selama ini dan hanya kepada-Nya rasa syukur ini pantas dipanjatkan. Selain itu pula hikmah luar biasa dari out put puasa adalah mendapatkan derajat kesehatan yang prima yang di sebelas bulan belum tentu kita peroleh, maka hanya satu bulan saja kita menahan diri terhadap penyakit jasmani dan rohani tadi, maka diharapkan pelaku puasa akan mendapatkan kesehatan yang semakin baik selepas bulan puasa usai.
Menurut pakar kesehatan, penyakit yang bisa timbul mengenai tubuh jasmani seseorang karena makan-makanan yang mengandung unsur lemak tinggi, kurang serat dan tentu saja kurang aktivitas fisik. Sedangkan penyakit rohani menyangkut hati yang kotor karena tertutup emosi negatife seperti rasa marah, benci, tidak suka, culas, mau menang sendiri, tamak, loba, dendam kesumat tidak mau bermaafan dan segudang emosi negative termasuk di dalamnya pikiran negatife yang tidak mudah lepas dari dalam diri. Karena itulah sifat negatife tadi harus dikikis dan dihilangkan selama kita berpuasa dan tidak itu saja dihilangkan selama bulan Ramadhan. Di luar bulan Ramadhan yang sebelas bulan pun perilaku penyakit rohani tadi harus dihilangkan dari dalam diri lewat praktek mengolah jiwa yang orang awam menyebutnya meditasi dengan terus mengendalikan diri lalu membuangnya jauh-jauh agar sifat negatife tadi hilang.
" Puasa adalah melatih mengendalikan diri dari hal negatife itu. Jika orang tidak mampu mengendalikan diri hawa nafsunya akan menjadi manusia yang kehilangan akal sehat, budi pekerti yang baik, karakter dan mentalitas yang tangguh, " tulis Dr. Said Aqil, Siroj Ketua Umum PBNU dalam kolom tulisannya di Kompas Minggu 31/07/2011. Jika seseorang berpuasa masih saja tidak mampu mengendalikan diri dari berperilaku demikian, maka seperti sabda Nabi Muhammad, " Betapa banyak orang yang berpuasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja dari puasanya." ( HR Ibnu Majah ).
Esok hari ketika matahari terbit di ufuk timur bertepatan dengan 1 Agustus 2011 atau 1 Ramadhan 1432 H, umat Islam akan menjalankan ibadah puasa. Puasa ibarat sebuah lomba dimana ada tiga babak yang harus dilalui setiap peserta, masing-masing babak terdiri 10 hari. Sepuluh hari babak pertama adalah babak penyisihan di mana semua kontestan ikut ambil bagian. Lalu sepuluh hari babak kedua masuk babak perempat final dan semi final di mana semua konstentan sudah mulai berguguran. Puncaknya final di sepuluh hari babak ketiga yang tinggal menyisakan peserta yang benar-benar sudah mempersiapkan diri dengan baik jauh sebelum kompetisi digelar.
Bagi rekan-rekan praktisi kundalini reiki yang tidak berpuasa, sekali lagi saya terus mendoakan Anda semua agar tetap sehat dalam keseharian dan terus mempraktekkan reiki kundalini atau pun reiki tradisi lain untuk juga meraih pahala sehat dengan menyebarkan kasih sayang kepada sesama yang memerlukan pertolongan karena kesehatannya terganggu. Marilah terus kita amalkan dan praktekkan teknik penyembuhan ini untuk berbagi kepada sesama yang sedang terganggu kesehatannya. Hubungan silaturahmi tetap kita jalin kepada sesama tanpa membedakan sekat, ras dan keyakinan.
Karena itu lah sehat dengan berpuasa yang mengelola blog ini sekali lagi mohon maaf sebesar-besarnya semua sahabat sehat dengan kundalini reiki yang masih rajin bertandang ke blog ini, jika ada tulisan yang tidak mengenakkan hati, mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya. Jika ada tulisan yang bermanfaat ambillah dan mari kita jadikan pembelajaran untuk menuju hidup sehat. Namun jika ada tulisan yang tidak atau kurang bermanfaat mohon tinggalkan saja. Sekali lagi untuk rekan-rekan praktisi kundalini reiki dan reiki tradisi lain, bagi Anda yang esok hari akan menjalankan ibadah puasa, sehat dengan kundalini reiki berharap semoga dengan kembali kita menjalankan ibadah wajib yang harus ditunaikan yaitu ibadah puasa di bulan Ramadhan, Tuhan YME berkenan menganugerahkan kita semua nikmat sehat di sepanjang sisa umur hingga masing-masing diri kita bila waktunya telah tiba, pulang ke haribaan Tuhan YME dengan membawa iman sesuai dengan keyakinan yang kita anut.
Selamat menjalankan ibadah puasa. Salam...
Read More..
Manusia sebagai makhluk sosial dalam hidup keseharian tentu dituntut berinteraksi dengan manusia lainnya baik itu dalam organisasi pekerjaan,kegiatan sosial ataupun jenis pekerjaan lain yang membutuhkan mobilitas tinggi dalam kegiatan ini. Tentu saja manusia yang bergerak ini maka fisik dan pikirannya akan terus sibuk bekerja pula seiring dengan tuntutan pekerjaan yang ditekuninya. Nah apakah Anda termasuk dalam katagori manusia dengan predikat pekerja ulet sehingga untuk istirahat pun dilupakan?
Dalam organisasi perkantoran tempat sehat dengan reiki bekerja telah diatur jam istirahat kerja dimana didalamnya tercakup jam istirahat misalnya untuk makan siang dan kegiatan ibadah. Selanjutnya istirahat ini pun telah menjadi aturan bagi setiap pekerja dimana ia dapat memanfaatkan waktu istirahat kerja untuk tujuan mengistirahatkan fisik dan pikiran dari beban kerja yang menumpuk. Dengan istirahat kerja maka ia dapat mengendorkan pikiran dari kegiatan berpikir dan kegiatan fisik.
Bagi pekerja ia dapat menemukan dua bentuk istirahat yang bisa ia lakukan. Pertama, istirahat dalam keadaan sadar yakni menghentikan pekerjaan yang tengah dilakukan dan menggantinya dengan rehat sejenak untuk makan siang dan kebutuhan ibadah. Dengan menghentikan pekerjaan yang tengah dilakukan baik pekerjaan pikiran atau pekerjaan fisik, maka ia akan mampu mengumpulkan semua tenaganya kembali dan siap bekerja dengan semangat baru.
Kedua, istirahat dengan tidur di malam hari yakni menghentikan sistem syaraf dan otot dari aktivitasnya, memutuskan daya indrawi dari dunia luar dan selanjutnya menghentikan aktivitas fisik sehingga ia mendapatkan porsi istirahat yang dibutuhkan. Istirahat pertama dan kedua tadi menurut Muhammad Izzuddin Taufik dalam buku Psikologi Islam terbitan Gema Insani 2006 halaman 664 menitikberatkan kepada tidur sebagai motif naluriah yang dibutuhkan setiap mahkluk hidup seperti manusia, binatang dan tumbuhan.
Bagi manusia sendiri terkadang kemampuan berpikir pun terkadang mengalami kekacauan atau gangguan dan gerakan fisik pun menjadi tidak terkendali bila ia tidak mendapat istirahat cukup di malam hari minimal 5 jam dalam tidurnya. Dalam Islam dibahas adab yang terkait dengan masalah tidur agar selaras dengan fitrah manusia. Misalnya anjuran untuk tidur di awal malam, bangun pun di awal pagi, bersuci sebelum tidur, berbaring menghadap kiblat ( arah kanan ) dan tak lupa berdoa atau berzikir sebagai pengantar tidur.
Bila adab tidur dilakukan tepat waktu boleh jadi akan mengantar pelakunya mendapatkan kesehatan fisik dan mental sebagaimana Firman Allh SWT yang berbunyi, "Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat." ( Quran Surat An Naba:9)
Nah dalam bulan puasa tidur orang berpuasa adalah ibadah sudahkah Anda mengatur waktu tidur dengan sebaik-baiknya sehingga bangun pagi tepat saat makan saur badan tetap sehat dan bugar?
