Tentu
Anda pernah berkendara lewat hutan di pagi hari saat matahari mulai
terbit di ufuk timur. Jika kita perhatikan dengan seksama di keheningan
pagi hari saat itu, suara riuhnya burung-burung berkicau segera
terdengar. Demikian pula gemericiknya air bening di bebatuan atau
gemuruhnya air terjun yang jatuh di kawasan hutan lindung akan
menimbulkan sensasi pendengaran yang meneduhkan jiwa.
Bunyi
angin bertiup saat menggerakan ranting pohon hutan ditengarai sebagai
musik alam yang selalu terjadi berulang-ulang setiap saat. Dengan
kemajuan teknologi efek bunyi musik alam tadi bisa dimanfaatkan
memulihkan kesehatan jiwa dan raga. Seorang pemusik bisa mencampur
suara yang direkam dari alam, misalnya gemuruhnya suara air terjun,
kicauan burung atau desiran angin lembut dengan musik berirama lembut
hasil olahannya sendiri, menjadi satu kesatuan musik utuh untuk tujuan
penyembuhan.

