



Sedikitnya 31 orang dilaporkan meninggal dunia akibat diterjang angin puting beliung yang menghantam wilayah Dinapur Utara di Negara Bagian Bengal Barat India, Rabu 14 April 2010. Sementara itu lebih dari 100 orang juga mengalami luka-luka. Badai yang disertai angin puting beliung juga merusakkan lebih dari 50 ribu rumah.
Salah seorang korban yang merupakan warga setempat mengatakan kerugian yang mereka derita sangat besar, tidak hanya harta tapi juga nyawa. Selain rumah-rumah yang hancur, sejumlah jalan juga dalam keadaan rusak berat. Puluhan pohon tumbang dan seluruh jaringan komunikasi seperti tiang listrik dan telepon patah dan kabel putus terjurai ke mana-mana akibat kencangnya angin puting beliung yang menerjang wilayah tersebut.
Saat ini upaya penyelamatan masih dilakukan terutama di wilayah yang paling parah mengalami kerusakan. Badai dan angin puting beliung selalu terjadi dan menimpa kawasan Assam dan Bengal Barat selama musim semi berlangsung.
Sumber : Reuters/India-Cyclone.
Read More..Sekalipun dunia telah memasuki abad milenium dengan kemampuan manusia menciptakan alat komunikasi massa seperti internet, radio, televisi, satelit, pesawat ruang angkasa dan sederetan produk canggih teknologi, namun dibandingkan dengan misteri yang ada di alam semesta ini agaknya terobosan teknologi tinggi itu tidak ada artinya bila masih banyak hal yang belum dijelaskan oleh logika.
Apa yang pada zaman dulu diangap mujizat pada abad ini telah dapat dijelaskan secara rasio. Umpamanya alat bantu telepon yang dulu dianggap ada jin nya, karena sebuah kotak kecil mungil bisa digunakan bicara melampaui samudera dan benua, tapi saat ini sudah tak ada lagi yang mempersoalkan keberadaannya.
