


Kaisar Jepang Akihito dilarikan ke rumah sakit, Minggu ( 6/11 ) petang, karena menderita demam dan bronkitis atau radang saluran paru - paru. Juru bicara rumah tangga istana kekaisaran Jepang mengumumkan, kaisar berusia 77 tahun itu akan menjalani rawat inap karena menderita demam dan mulai memperlihatkan gejala bronkitis.
Siaran televisi memperlihatkan Akihito diantar menggunakan mobil kekaisaran ke Rumah Sakit University of Tokyo, didampingi Permaisuri Michiko. Akihito dirawat di rumah sakit hanya beberapa hari setelah cucunya, Putri Aiko - satu-satunya anak pasangan Putra Mahkota Naruhito dan Putri Masako - dirawat di rumah sakit yang sama karena radang paru-paru.
Putri Aiko diperbolehkan meninggalkan rumah sakit sehari sebelum Akihito dirawat. Akihito menjabat sebagai Kaisar Jepang tahun 1989 setelah ayahnya, Kaisar Hirohito mangkat. Sebelumnya ia pernah menjalani operasi kanker prostat tahun 2003.
Kaisar yang akan berulang tahun ke 78 pada Desember mendatang dikabarkan sering mengalami gangguan medis yang cukup serius. Kaisar Akihito juga sempat menjalankan terapi hormon sejak dirinya menjalani operasi prostat. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Senin (7/11/2011).
Sebagai kaisar, Akihito adalah Kepala Negara Jepang. Meski tugasnya sebagian besar hanyalah seremonial, Akihito sangat dihormati oleh sebagian besar warga Jepang. Akihito yang menikahi Putri Michiko tahun 1953 dianugerahi tiga anak, yaitu Pangeran Naruhito, Pangeran Akishino dan Puteri Nori.
Sumber : Reuters/Kompas/WAS/Okezone.
Read More..Ribuan warga Turki melakukan aksi long march di ibukota Ankara, memprotes serangan Israel terhadap armada bantuan kemanusiaan ke Gaza, Senin ( 7/7 ). Warga Turki mengutuk kebijakan Israel memblokade Caza dan menyerang kapal Mavi Marmara hingga menewaskan sembilan aktivis Turki.
Ribuan warga meluapkan kemarahan mereka atas tindakan Israel menyerang armada kemanusiaan yang akan menuju ke Gaza. Dalam aksinya para pengunjuk rasa membawa bendera Turki dan Palestina serta poster besar salah seorang korban tewas, Furkan Dogan yang memiliki kewarganegaraan ganda, Turki dan Amerika Serikat.
Selain mengutuk aksi Israel di perairan internasional, unjuk rasa ini merupakan bentuk dukungan kepada Palestina. Mereka juga memanjatkan doa bagi para korban yang tewas. Lima aktivis Turki yang terluka dalam serangan, Jumat kemaren telah dipulangkan Israel dengan menggunakan ambulans udara. Kini mereka dirawat di rumah sakit Ataturk di Ankara.
Laporan forensik menyebutkan ke-9 korban yang tewas di kapal Turki itu mengalami luka tembak 30 kali. Pengunjuk rasa juga menuntut boikot terhadap produk Israel dan meminta Perdana Menteri Tayyip Erdogan memberlakukan sangsi kepada Israel.
Sumber : World/Reuters/ Turkey - Demo.
Read More..