
Tampilkan postingan dengan label atm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label atm. Tampilkan semua postingan
Di
tengah situasi yang kacau selalu saja ada orang yang menangguk di air
keruh dengan caranya sendiri. Ia akan memanfaatkan situasi kacau itu
untuk keuntungan pribadinya. Istilahnya selalu ada kesempatan dalam
kesulitan. Begitulah yang dilakukan seorang lelaki di Belfast saat
mengetahui ada kekacauan pada sistem komputerisasi perbankan, ia pergi
ke Bank Ulster untuk mengambil uang.

Saat
transaksi di mesin ATM, sering ada peringatan agar selalu menjaga
kerahasiaan PIN saat mencolek tombol mesin ATM. Demikian pula selesai
melakukan transaksi dianjurkan segera menghitung uang penarikan dan
jangan meninggalkan kartu ATM di slot mesin tempat memasukkan kartu.
Segera cabut kartu ATM dan tinggalkan kamar ATM segera dan tetap waspada
saat keluar dari kamar ATM.
Himbauan
simpatik ini sudah sering kita lihat saat melakukan transaksi di mesin
ATM. Tujuannya agar membuat nyaman nasabah bank yang melakukan transaksi
tanpa dihantui rasa was-was jika tiba-tiba mesin ATM bermasalah.
Terkadang ada kasus transaksi dinilai sukses tapi uang yang ditarik
tidak keluar dan sudah terlanjur terdebet, nasabah tidak bisa menerima
uangnya.

Sekalipun
dunia telah memasuki abad milenium dengan kemampuan manusia menciptakan
alat komunikasi massa seperti internet, radio, televisi, satelit,
pesawat ruang angkasa dan sederetan produk canggih teknologi, namun
dibandingkan dengan misteri yang ada di alam semesta ini agaknya
terobosan teknologi tinggi itu tidak ada artinya bila masih banyak hal
yang belum dijelaskan oleh logika.
Apa
yang pada zaman dulu diangap mujizat pada abad ini telah dapat
dijelaskan secara rasio. Umpamanya alat bantu telepon yang dulu dianggap
ada jin nya, karena sebuah kotak kecil mungil bisa digunakan bicara
melampaui samudera dan benua. Tapi saat ini sudah tak ada lagi yang
mempersoalkan keberadaannya.
Sekalipun dunia telah memasuki abad milenium dengan kemampuan manusia menciptakan alat komunikasi massa seperti internet, radio, televisi, satelit, pesawat ruang angkasa dan sederetan produk canggih teknologi, namun dibandingkan dengan misteri yang ada di alam semesta ini agaknya terobosan teknologi tinggi itu tidak ada artinya bila masih banyak hal yang belum dijelaskan oleh logika.
Apa yang pada zaman dulu diangap mujizat pada abad ini telah dapat dijelaskan secara rasio. Umpamanya alat bantu telepon yang dulu dianggap ada jin nya, karena sebuah kotak kecil mungil bisa digunakan bicara melampaui samudera dan benua, tapi saat ini sudah tak ada lagi yang mempersoalkan keberadaannya.
