Sekalipun
kawasan sebagian Jakarta dan Tangerang sama-sama terendam banjir,
keceriaan anak-anak bermain air banjir selalu ada. Di mana pun ada
genangan air banjir, di situ anak-anak bermain dan saling menyipratkan
air ke wajah. Jika ada anak yang berusaha keluar dari arena permainan
air banjir, salah satu anak akan menyeretnya kembali berkubang di
genangan air.
Gembira
dan tertawa barangkali yang bisa anak-anak lakukan sekalipun tempat
tinggalnya terendam air banjir. Orangtua anak pun terpaksa merelakan
buah hatinya main air banjir, bahkan orangtua yang stres karena banjir
bisa nyemplung ikut permainan air banjir. Semua tertawa dan bergembira,
tidak mengenal umur lagi pula bermain air banjir, gratis tidak dipungut
biaya.
Hasilnya
seperempat dari anak-anak yang digolongkan tidak fit berkaitan erat
dengan persepsi aktif orangtua. Satu dari lima anak mengatakan hanya
salah satu orangtua mereka yang aktif. Lalu hanya dari 10 anak yang
mengatakan kedua orangtuanya aktif.