ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label burung laut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label burung laut. Tampilkan semua postingan

KEPULAUAN KARANG FARALLON.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 20 Agustus 2011 0 komentar

Kepulauan Farallon merupakan kluster dari pulau-pulau karang di sepanjang landas kontinen, sekitar 45 kilometer sebelah barat Golden Gate, San Francisco, AS. Farallon diambil dari bahasa Spanyol yang berarti pilar atau tebing laut, yang secara akurat menggambarkan topografi kepulauan tersebut. Nama Fafallon diberikan pada tahun 1603 oleh penjelajah Spanyol, Sebastian Vizcaino, yang pertama kali memetakan areal ini.



Di awal tahun 1800 -an stasiun perburuan ikan paus milik Rusia didirikan di gugusan terluas kepulauan tersebut. Tahun 1848, ketika California menjadi bagian dari Amerika Serikat, kepulauan tersebut disatukan dengan kota San Francisco dan sampai saat ini menjadi batas wilayah kota tersebut.



Pulau-pulau itu saat ini menjadi bagian Suaka Margasatwa Nasinal Farallon, yang menjadi tempat terbesar penangkaran burung-burung laut di sebelah selatan Alaska.Pulau-pulau itu menjadi tempat bersarangnya puluhan spesies burung laut, termasuk menjadi permukiman terbesar di dunia bagi burung petrel abu-abu, burung camar dan gagak ( dandang ). Selain burung, di lokasi itu juga berkumpul spesies anjing laut dan spesies singa laut.


Jembatan Golden Gate adalah sebuah jembatan gantung di sepanjang Golden Gate, sebuah bukaan dari Samudra Pasifik ke Teluk San Francisco. Dia menghubungkan kota San Francisco, California di Semenanjung San Francisco dan Kabupaten Marin, California. Panjang jembatan keseluruhan 2.727 m, jarak antara menara adalah 1.280 m, dan ketinggiannya adalah 230 m di atas permukaan air.


Kepulauan ini menurut Situs GeoWeek dalam tulisannya, sekaligus menjadi penanda batas sebelah barat Cagar Alam Laut Nasional Farallon yang luasnya sekitar 3.370 km persegi, yang ditetapkan tahun 1981. Cagar alam ini berisi ragam habitat laut dengan beragam spesies. Sayangnya di cagar alam ini juga terdapat 48.000 barrel limbah nuklir, yang dibuang ke area ini antara tahun 1946 - 1970.



Sebagian limbah nuklir yang tingkat radio aktifnya rendah itu berasal dari kapal-kapal yang pernah menjadi bagian dari percobaan bom atom tahun 1946 ( Bikini Atoll A - Bom ). Kekhawatiran akan terjadinya kebocoran dari drum-drum baja tersebut meningkatkan upaya pengawasan pemerintah setempat.



Sumber : GeoWeek.

Read More..

UPAYA PENGALIHAN ALIRAN MINYAK.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 03 Juni 2010 1 komentar

Tim gabungan yang terdiri dari pekerja perusahaan energi British Petroleum - BP, para penjaga pantai dan anggota keamanan nasional telah berkumpul di Lousiana ( 3/6 ), untuk melakukan upaya pengalihan aliran minyak di sumur minyak milik British Petroleum. Upaya tersebut kini masih berada pada tahap awal yaitu mengalirkan minyak ke permukaan.



Perusahaan energi British Petroleum akan melakukan usaha beresiko tinggi untuk mengalirkan minyak ke permukaan dari sumur minyak di Teluk Meksiko. Penyaluran minyak tersebut dilakukan dengan menyumbat tempat saluran yang bocor. Anggota keamanan pantai Admiral Thad Allen mengatakan, perlu adanya komunikasi di antara pihak British Petroleum dengan Pejabat Amerika.




Pencemaran air laut oleh minyak mengancam kelestarian ekosistem burung dan ikan.


Sementara itu kepala operasional British Petroleum, Doug Sutter datang ke pelabuhan Fourchon, Louisiana di mana telah disiapkan perlengkapan untuk menjaga agar minyak tidak masuk ke saluran irigasi. Upaya pengaliran minyak akan dilakukan dengan menggunakan robot bawah laut untuk menempatkan pipa yang dihubungkan dengan tangki penampungan, yang akan memakan waktu 72 jam. Upaya tersebut diperkirakan untuk sementara waktu akan meningkatkan aliran minyak ke laut hingga 20 persen.



Menurut Allen, tim pekerja kini sedang melakukan upaya awal mengalirkan minyak ke permukaan dan kemudian memindahkannya dengan menggunakan kapal tanker atau pun dengan kapal tongkang. Hal itu dilakukan untuk mengisolasi minyak melebihi dari sekedar menambal di tempat yang bocor sambil menunggu ditempatkannya perlengkapan yang diperlukan untuk melakukan upaya terakhir pada bulan Agustus mendatang.



Sumber : Reuters/USA - SPILL ALLEN BP.

Read More..

PENCEMARAN MINYAK ANCAM KEHIDUPAN BURUNG.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 13 Mei 2010 0 komentar

Tumpahan minyak yang berasal dari sebuah sumur yang bocor di lepas pantai Louisiana, Amerika Serikat mengancam kehidupan berbagai jenis burung. Para pakar lingkungan hidup Amerika Serikat saat ini sedang meneliti dampak pencemaran minyak terhadap satwa laut.



Tim pakar lingkungan hidup Amerika Serikat bertolak menuju Pulau Breton untuk meneliti keadaan air laut dan memeriksa kondisi burung dan berbagai jenis satwa lainnya yang hidup di sekitar pulau tersebut. Pencemaran minyak yang berasal dari sebuah sumur minyak yang bocor di lepas pantai Louisiana semakin mengancam kehidupan satwa laut di sepanjang pantai ini.



Pasukan penjaga pantai telah memasang perintang di sekitar Pulau Berton yang dihuni 15 spesies burung agar tumpahan minyak tidak memasuki kawasan pantai pulau itu. Namun upaya tersebut tampaknya akan sia-sia karena angin kencang dan gelombang laut sangat tinggi diperkirakan akan menembus perintang dan membawa tumpahan minyak ke pantai.




Lebih dari 15 jenis spesies burung terancam tumpahan minyak yang masuk ke pulau itu.


Ketua organisasi perlindungan satwa nasional Larry Schwager, mengatakan pihaknya hingga saat ini belum mengetahui dampak jangka panjang pencemaran minyak terhadap kehidupan burung. Pada tanggal 20 April lalu sebuah ledakan keras terjadi di galangan minyak Deepwater Horizon menyebabkan kebocoran minyak di Teluk Meksiko, Amerika Serikat.

Ledakan menewaskan 11 pekerja dan menyebabkan galangan minyak tenggelam. Sejak terjadinya kecelakaan itu, sumur minyak milik British Petroleum menyemburkan sekitar 5.000 barel minyak mentah per hari. Upaya untuk menghentikan kebocoran hingga kini belum membuahkan hasil.



Sumber : World/Spill Wildlife

Read More..

PENERBANG LINTAS BENUA MENDARAT DI SINI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 28 April 2010 0 komentar


Kuburan masyarakat desa Adat Trunyan. Kawasan ini terdapat Pohon Tarumenyan yang diyakini menyerap aroma bau busuk mayat sehingga mayat tidak bau ketika didekati.


Bali memang makin terang benderang namanya disebut warga belahan dunia lain di luar Indonesia. Tentu saja aroma mistiknya selalu mengundang siapa saja untuk datang ke sini. Masih teringat dalam ingatan sehat dengan kundalini reiki tatkala mendapat tugas membuat film dokumenter budaya Masyarakat Trunyan tahun 1988 lalu. Di daerah ini kita bisa melihat dan merasakan suasana mistis ketika kaki melangkah masuk ke areal pekuburan Desa Trunyan di mana mayat manusia dikuburkan di atas tanah dan tidak ditutupi dan dibiarkan saja membusuk. Anehnya tidak ada aroma bau busuk mayat menyebar di areal makam ini. Yang ada bau daun kering Pohon Tarumenyan yang jatuh berserakan di areal makam ini. Konon menurut cerita masyarakat adat Trunyan, bau mayat membusuk sudah diserap oleh Pohon Tarumenyan sehingga bau busuk tidak menyebar kemana-mana.



Itulah salah satu sisi magis dari keberadaan Pohon Taru Menyan yang legendaris itu. Namun Bali masih banyak menyimpan cerita unik berkaitan dengan satu kawasan yang sangat erat sekali hubungannya dengan kehidupan binatang. Tengok saja kawasan Lagoon seluas 30 hektar di kawasan Nusa Dua. Lagoon saat itu menjadi tempat tinggal persinggahan burung yang terbang lintas benua. Setidaknya ada 77 spesies burung yang mendarat dan tinggal sebentar setelah itu terbang kembali meninggalkan kawasan ini. Menurut Made Mandra, Direktur Utama Bali Tourism Development Corporation ( BTDC ) Lagoon ini sekarang ini juga menjadi tempat tinggal beberapa jenis ikan. " Keberadaan ikan akhirnya mengundang berbagai komunitas burung untuk bermukim dan membuat ekosistem baru di wilayah ini, " katanya.




TRUNYAN, INDONESIA - MARCH 21: Skulls are positioned at a village cemetery in Kuban, on March 21, 2007 near Trunyan, Bali resort island, Indonesia. Unlike the Balinese people, the people of Trunyan do not cremate or bury their dead but lay them out in bamboo cages to decompose. The stench is masked by the perfumed scents from a huge Banyan tree growing nearby. Trunyan ancient village is inhabited by people who call themselves "Bali Aga" or original Balinese who have maintained many of the old Balinese customs. (Photo by Dimas Ardian/Getty Images)

Kawasan Danau Batur dilihat dari arah Penelokan Kintamani. Nun jauh di bawah seberang danau bermukim Masyarakat Trunyan. Di kejauhan berdiri kokoh Gunung Batur, menyambut wisatawan berkunjung ke Kawasan Desa Trunyan.


Kawasan pariwisata berbasis pada alam tampaknya akan diwujudkan di Lagoon ini. Lahan hijau terbuka yang tersisa di Kawasan Nusa Dua dibiarkan terbuka yang dapat diakses masyarakat umum. Dengan dibangunnya fasilitas pengamatan burung untuk pengunjung berupa menara pandang, dengan sendirinya akan membuat pengunjung betah berlama-lama mengamati tingkah polah burung hinggap di dahan pohon. Keunikan satwa lain seperti biawak kecil yang disebut alu pun ada di sini. Banyaknya burung lokal di tambah burung migran tinggal di Lagoon ini mulai dilirik wisatawan domestik dan mancanegara sebagai wisata pengamatan burung atau bird watching.



Pada bulan Oktober hingga November misalnya, dari Lagoon ini kita bisa menikmati dan mengamati burung-burung yang singgah dalam penerbangan mereka dari Siberia menuju belahan bumi Selatan. Karena itulah penerbangan burung ini disebut penerbangan lintas benua. Burung-burung Siberia seperti burung trinil dan cerek cukup banyak. " Kalau sekitar bulan Juni umumnya burung-burung dari Australia seperti jenis kirik-kirik dan cekakak suci terbang dan hinggap tinggal di sini beberapa saat lamanya, " ujar Deni Purwandana, seorang penggiat Komunitas Kokokan Denpasar seraya mengungkapkan Lagoon yang ada di Nusa Dua ini memang menjadi habitat bagus bagi burung-burung lokal dan tempat transit beberapa jenis burung migran.




Kawasan Lagoon sebagai surganya burung memanjakan mata bagi pencinta burung untuk mengabadikan ke dalam pita seluloid atau digital kamera.

Burung jangkung dengan warna dominan hitam, coklat dan putih sedang berjemur di pinggir kolam.

Sekelompok Cakakan Sungai yang berada dipohon kering membuat formasi berjajar di seluruh batang pohon tersebut terlihat biru mengkilap menggantikan dedaunan yang hilang.


Kenapa burung memiliki peran penting bagi perkembangan ekosistem? Menurut Inspiratorial Kompas yang sehat dengan kundalini reiki kutip, satwa ini turut membantu penyebaran tumbuhan di suatu daerah. Dalam rantai makanan, posisi burung berada di bagian atas. Burung dianggap juga sensitip terhadap pencemaran lingkungan dan penurunan kualitas makanannya. Oleh para peneliti burung sering dijadikan indikator untuk menilai tingkat kerusakan lingkungan atau hutan. Penelitian burung sendiri di kawasan Nusa Dua sudah dilakukan beberapa tahun silam, antara bulan Januari 1999 sampai tiga tahun berikutnya jakni bulan Januari 20o2.



Menurut Jurnal Elektronik Universitas Udayana Bali, mencatat pada penelitian tersebut berhasil diamati berbagai jenis burung yang hidup di kawasan itu dimana keberadaannya sangat mendukung pengembangan atraksi ekowisata pengamatan burung. Kesimpulan tersebut diambil para peneliti Unud dengan sandaran fakta bahwa 83 jenis burung ditemukan di kawasan ini. Dalam persentasi angka tersebut mencapai 27 persen dari total spesies burung yang ada di Pulau Bali. Burung-burung itu banyak tinggal di daerah Lagoon. Burung yang ada di Nusa Dua sebagian besar merupakan burung non-migran yang jumlahnya mencapai 87 persen. Sementara burung migran sebanyak 13 persen dan burung endemik Indonesia sebanyak 6 persen.



Di luar Nusa Dua kawasan yang strategis untuk menjadi lahan konservasi burung dan dapat dikembangkan menjadi tempat wisata adalah sekitar Bedugul Bali bagian tengah. Objek yang mendukung lokasi ini adalah Kebun Raya Ekakatya, Danau Beratan, Danau Buyan dan Tambingan. Selain itu daerah Karangasem di Bali Timur yang banyak disinggahi burung-burung migran pemangsa seperti elang. Atau Taman Nasional Bali Barat yang menjadi lahan konservasi jalak Bali ( culik Bali ) yang nyaris punah itu. Bila semakin banyak daerah di Bali dikembangkan sebagai habitat burung , liburan kita ke Bali makin variatip saja. Selain Anda dapat mengunjungi Penelokan di Kintamani sambil menikmati hamparan Danau Batur di mana di seberang danau tinggal Masyarakat Adat Bali Trunyan sebagaimana prolog postingan ini, Anda pun dapat melihat penangkaran burung Jalak Bali di Ubud.



Sumber : Inspiratorial Kompas ( diedit ) / Foto : Andry Khusnul/Dimas Ardian.

Read More..

WISATA KULINER PANTAI MALABERO

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 23 Februari 2009 5 komentar






Kalau berbicara makanan tentunya anda semua pernah mencicipi makanan ikan laut bukan? Kali ini sehat dengan reiki mengajak Anda berkunjung ke sebuah kawasan Kuliner Makanan Laut Tradisional di Kota Bengkulu, yaitu sebuah kawasan pantai yang penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Mereka menangkap ikan di perairan Samudera Indonesia yang terkenal dengan ombak birunya yang tinggi, sementara isteri nelayan menunggu di rumah sambil membuat makanan tradisional hasil laut.

Matahari baru saja memancarkan sinarnya di ufuk timur kota Bengkulu Minggu pagi kemaren ketika sejumlah ibu rumah tangga di kawasan Pantai Malabero atau yang dikenal dengan sebutan Pasar Pantai, menjajakan panganan produk hasil laut hasil kreasi mereka sendiri. Ibu-ibu ini adalah isteri nelayan tradisional setempat. Mereka menggelar dagangannya di sepanjang bibir pantai yang teduh berpasir lembut bercampur pecahan koral..

Pagi itu seiring dengan merayapnya Sang Surya ke angkasa dan tampak sekawanan burung merpati putih yang terbang di atas perkampungan nelayan itu saling berkejaran dengan burung laut. Di perkampungan nelayan inilah ibu-ibu ini mulai menjajakan dagangan ikan laut kepada pengunjung pantai. Produk hasil laut yang mereka jual pagi itu seperti Udang, Lobster dan Kepiting sudah tertata rapi di lapak yang dinaungi dengan tenda terpal menghadap ke laut lepas Samudera Indonesia yang biru dengan ombaknya bergulung tinggi.

Di sini Anda dapat mencicipi nikmatnya udang goreng saos pedas manis dengan harga miring. Ya...harga miring dengan merogoh uang sebesar 5 ribu rupiah saja dapat mencicipi seekor kepiting atau udang. Untuk lobster goreng dijual seharga 40 ribu rupiah per ekor. Selain udang, kepiting dan lobster Anda dapat juga mencicipi kelezatan salah satu penganan olahan hasil laut khas Bengkulu yakni Sate Gembolo dengan harga terjangkau. Cukup 7 ribu 500 rupiah hingga 10 ribu rupiah saja seporsi, sate ini sudah bisa dinikmati sebagai kudapan di pagi hari yang sejuk.

Bila perut telah kenyang setelah mencicipi kelezatan panganan produk hasil laut, silakan lanjutkan perjalanan Anda menyusuri pinggir pantai dan menyaksikan aktivitas para nelayan yang baru kembali dari melaut. Atau bila Anda capai silakan duduk santai melihat birunya laut menyaksikan kesibukan kampung nelayan ini sambil berdendang Angin Laut nya Koes Bersaudara.

Sahabatku... sudahkah Anda berkunjung ke pantai hari ini sambil melihat matahari terbit di ufuk timur? Dari Bengkulu sehat dengan reiki menulis untuk sekolah internet.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.