ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label ikan laut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ikan laut. Tampilkan semua postingan

HARGA IKAN LAUT NAIK

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 01 Februari 2010 0 komentar

Akibat cuaca buruk banyak nelayan tidak melaut, membuat tempat pelelangan ikan di Desa Tasik Agung Kabupaten Rembang Jawa Tengah sepi tidak seperti hari biasanya. Sepinya tempat pelelangan dikarenakan naiknya harga ikan laut sehingga warga mengurangi konsumsi ikan laut. Tempat pelelangan ikan laut yang semula ramai membuat nelayan menghentikan kegiatan menangkap ikan dan mengisi hari kerjanya dengan memperbaiki perahu dan menjahit jala yang robek.



Tempat pelelangan ikan laut Tasik Agung Kabupaten Rembang saat ini hanya terlihat beberapa titik tumpukan ikan hasil tangkapan nelayan setempat. Selain itu kotak-kotak tempat penyimpanan ikan pun kini tidak banyak terisi ikan laut. Kondisi ini ditengarahi karena adanya cuaca buruk yang sudah berlangsung hampir satu bulan lamanya. Nelayan tidak berani melaut dan kegiatan pelelangan ikan pun sepi pengunjung.




Hidangan ikan laut dan air tawar memang enak kita konsumsi di saat melakukan perjalanan dinas ke luar kota.



Karena kondisi cuaca tidak membaik dan hasil tangkapan ikan sedikit maka menyebabkan nelayan dan pedagang ikan di tempat pelelangan ikan ini menjual ikannya lebih mahal agar tidak merugi. Di sini harga ikan laut rata-rata naik 10 ribu rupiah per kilogram untuk jenis ikan favorit seperti ikan kakap merah, tenggiri dan ikan kerapu. Sedangkan cumi-cumi saat ini mengalami kenaikan harga paling tinggi yang semula seharga 17 ribu rupiah menjadi 40 ribu rupiah per kilogram.



Bagi Anda semua yang hobi menyantap ikan laut untuk sementara harus mengeluarkan uang lebih banyak demi kesenangan yang satu ini, tapi ingat tetap jaga kesehatan di saat musim penghujan tiba. Selamat beraktivitas sahabat sehat dengan reiki semua. Mari sambil berwisata di Bina Rianya Rembang yaitu Pantai Kartini kita mencicipi hidangan ikan laut malam ini. Anda mau....di sini areal hotspot internet juga tersedia dan kita tidak akan ketinggalan informasi terkini dari mana pun termasuk komentar dan jumlah pengunjung blog ini.


Tempat pelelangan ikan di saat panen ikan melimpah ruah.

Read More..

MEMILIH MENJADI VEGETARIAN

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 30 Desember 2009 1 komentar


Di saat kita menghindari kolesterol tinggi tiada lain pilihan jatuh kepada makanan tinggi serat rendah lemak. Itulah gaya hidup sehat dengan reiki terhadap makanan saat ini.Tentu saja banyak orang juga tidak menyantap daging setiap kali makan. Mereka lebih senang makan sayur dan buah sebagai ganti menu harian. Boleh dikatakan menjadi vegetarian. Tak ubahnya menyantap makanan biasa, bagi orang yang menjalani hidup sebagai vegetarian juga menjalani diet vegetarian. Dengan menjalani hidup vegetarian diharapkan kesehatan seseorang akan semakin baik tanpa dihantui kelebihan kolesterol setiap kali menyantap makanan.

Menurut gaya hidup sehat awet muda menyebutkan ada dua keuntungan diet vegetarian. Pertama banyak serat berarti menyehatkan saluran pencernaan selain mencegah kanker usus. Kedua, diet vegetarian cenderung rendah garam berarti terhindar dari darah tinggi. Anda ingin tahu berapa banyak orang Amerika makan garam dapur sehari? Di negara sana rata-rata satu setengah sendok teh atau lebih dari 9 gram. Berarti sodium yang masuk sekitar 3.5 gram padahal kebutuhan tubuh hanya 1.2 gram saja atau paling banyak 2.5 gram.

Asupan garam sebanyak itu termasuk yang biasa sehari-hari kita konsumsi. Namun bukankah berarti pola makan Barat sudah menjadi budaya makan kita? Coba lihat di mall atau restoran cepat saji. Menu siap saji, junk food dan makanan olahan pabrik cenderung kelebihan garam. Karena itu penderita darah tinggi di jaman sekarang ini cenderung meningkat khususnya yang biasa menyantap menu Barat. Sebaliknya dengan menjadi vegetarian menu mereka lebih rendah kadar garamnya dibanding menu normal selain itu konsumsi buah-buhanan dan sayur mayur meningkat. D

Penelitian yang pernah dilakukan F.M Sacks melakukan studi dengan diet baru rendah garam DASH (Diet Approach to Stop Hypertension). Hasilnya memperkuat studi-studi sebelumnya bahwa darah tinggi orang modern disebabkan oleh kelebihan asupan sodiom dalam garam dapur. Buktinya tekanan darah vegetarian lebih rendah daripada yang bukan vegetarian. Selain rendah sodium sehingga terhindar dari kemungkinan darah tinggi, asupan protein dari sumber yang berpengaruh terhadap kesehatan tulang. Riset di universitas California pada ibu berusia 65 tahun ke atas memperlihatkan bahwa responden yang mengkonsumsi protein hewan lebih banyak dari protein nabati kehilangan masa tulang lebih besar.

Banyak kehilangan massa tulang berisiko patah tulang dan osteoporosis. Selain itu jumlah asupan protein hewani tidak berkolerasi dengan kepadatan tulang. Diperkirakan wanita dengan asupan protein hewani tinggi rata-rata tiga kali lebih sering mengalami patah tulang paha dibandingkan dengan yang protein hewaninya rendah. Kecukupan protein tetap penting. Namun memilih protein nabati dan membatasi protein hewani pada lanjut usia juga harus dianggap sama pentingnya. Untuk mereka yang berusia muda protein hewani dibutuhkan lebih banyak dibandingkan dengan protein nabati.

Kita cermati menu orang sekarang rata-rata terdiri dari daging, ikan, telur dan bahan makanan yang berasal dari produk susu. Selain cenderung kelebihan lemak, asupan sodium dari garam dapur menjadi penyebab meningkatnya tekanan darah. Padahal menu olahan yang sudah disimpan, diawetkan, ditambah macam-macam zat kimiawi selain kurang kandungan gizinya juga berbahaya bagi kesehatan. Menu junk food sebagaimana lazim dikonsumsi warga kota besar sebetulnya tinggal ampas. Sebab isinya sebagian besar hanya gula, garam dan bumbu dengan hanya sedikit kandungan bahan gizi utamanya. Termasuk di sini bahaya zat pengawet dalam makanan yang perlu diperhitungkan.

Pembuluh darah orang Amerika sudah kena karat lemak (aterosklerosis) sejak usia muda mengingat menu lemaknya berlebihan sejak usia bayi karena minum susu sapi, makan burger, steak, sosis, es krim dan sejenisnya. Kita sebenarnya sudah terancam oleh bahan-bahan yang sebenarnya sudah terbukti berbahaya tapi masih juga dikonsumsi untuk jangka waktu lama bahkan sejak bayi. Karena sangat berbahaya bagi kesehatan maka menu vegetarian agaknya sudah waktunya kita pertimbangkan untuk beralih pada menu yang lebih arif menuju sehat yakni lebih banyak sayur dan buah serta membatasi daging, telur dan susu.

Belajar dari suku-suku tertentu di dunia yang rata-rata berusia panjang ternyata menu mereka lebih banyak mengandung protein nabati ketimbang hewani. Hendaknya itu menyadarkan kita untuk memihak pada menu vegetarian sekali pun bukan menjadi vegetarian sejati.Cukup saja dengan makan ikan laut sebagai pengganti daging. Anggapan bahwa kurang makan daging membuat badan lemah cuma mitos belaka. Vegetarian yang berkecukupan semua zat gizinya tidak menjadi lemah daripada yang bukan vegetarian. Mereka bahkan relatif sehat.

Kalau sudah tahu manfaat menjadi vegetarian mengapa tidak memilih menjadi vegetarian? Bahwa menurut penelitian tubuh manusia sudah diprogam mampu bertahan hidup sampai usia 120 tahun tapi tidak semua orang mampu menempuhnya hingga usia itu. Selain memanjakan pola hidup salah,makan rakus, boros lemak, gula dan garam namun miskin sayur dan buah dalam menu harian, maka sudah waktunya kita beralih menuju hidup sehat dengan mencoba menjadi vegetarian. Anda mau?

Sumber : Gaya Hidup Sehat Awet Muda (disunting) keterangan gambar kiri atas diet makanan vegetarian penderita diabetes.


Read More..

SENTRA IKAN HIAS JALAN SUMENEP

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 18 Maret 2009 6 komentar





Berkendara di tengah kemacetan lalu lintas dan udara panas Jakarta Rabu siang tadi sungguh menjengkelkan. Bersama tim liputan progama 2 ibukota, sehat dengan reiki terpaksa meluncur menuju Jalan Sumenep. Berkunjung ke Jalan Sumenep bukan suatu keharusan, namun hanya ingin jeda sebentar dari kesibukan kerja sambil meliput kesibukan penjual ikan hias di tempat ini.

Sentra ikan hias di Jalan Sumenep merupakan salah satu lokasi penjualan ikan hias terlengkap yang ada di Jakarta. Di lokasi ini dijual beragam jenis ikan hias baik yang hidup di air tawar atau air laut. Untuk jenis ikan air tawar ada ikan mas koi, arwana dengan berbagai jenis seperti arwana silver, super red dan golden red serta salah satu ikan unik yakni ikan naga yang masih diminati oleh sebagian masyarakat khususnya etnis China.

Ketika tim liputan sedang melihat stand ikan emas, sehat dengan reiki menanyakan kepada salah seorang penjual berapa omzet penjualan ikan hias per harinya. Meski terlihat ramai khususnya di hari libur juga di hari kerja Rabu siang ini, toh penjual ikan hias mengaku omzet penjualan mereka berkurang drastis hingga 50 persen setelah terjadinya krisis ekonomi.

"Saat ini penggemar ikan hias lebih mengurangi porsi belanja ikan hiasnya dan sedang menunggu harga baru setelah krisis keuangan global nanti usai. Kendatipun demikian untuk kebutuhan hobbi dengan harga yang tinggi pun tetap dibeli oleh penggemar ikan hias," kata Abdillah salah seorang penjual ikan di tempat ini.

Namun tidak demikian halnya dengan Ibu Wahyuni yang siang itu mengajak dua puteranya berkunjung ke lokasi ini. "Saya kerap mendatangi lokasi penjualan ikan hias khususnya di hari libur. Hari kerja siang ini pun saya datang bersama anak saya. Selain bertujuan mencari ikan hias, tempat ini juga saya jadikan sarana hiburan kedua anak saya. Memang anak saya senang dengan ikan hias ini," katanya sambil membetulkan kerudung jilbabnya.

Ketika ditanyakan seputar harga ikan hias,seorang penjual menjawab bahwa harga ikan hias di sini cukup bervariasi dan terbilang mahal. Tak heran bila ada ikan hias berharga puluhan juta rupiah. Untuk Ikan Arwana jenis Super Red, misalnya harganya berkisar 3,5 hingga 4 juta rupiah per ekor. Sedangkan Ikan Arwana jenis Golden Red harganya berkisar 1,5 hingga 2 juta rupiah per ekor.

Sedangkan untuk ikan laut seperti ikan jenis Domi, Clown dan Kuda Laut juga kerap dicari oleh pecinta ikan.Menyaksikan ikan hias yang berseliweran di dalam akuarium dengan berbagai warna ikan di dalamnya sungguh mengasyikan. Di sini Anda bebas melihat-lihat ikan hias sekali pun sekedar cuci mata saja dan tidak niat membeli.Kalau harga yang ditawar cocok silakan bawa ikan hias pulang ke rumah dan pelihara dengan baik sebagai klangenan.

Read More..

WISATA KULINER PANTAI MALABERO

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 23 Februari 2009 5 komentar






Kalau berbicara makanan tentunya anda semua pernah mencicipi makanan ikan laut bukan? Kali ini sehat dengan reiki mengajak Anda berkunjung ke sebuah kawasan Kuliner Makanan Laut Tradisional di Kota Bengkulu, yaitu sebuah kawasan pantai yang penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Mereka menangkap ikan di perairan Samudera Indonesia yang terkenal dengan ombak birunya yang tinggi, sementara isteri nelayan menunggu di rumah sambil membuat makanan tradisional hasil laut.

Matahari baru saja memancarkan sinarnya di ufuk timur kota Bengkulu Minggu pagi kemaren ketika sejumlah ibu rumah tangga di kawasan Pantai Malabero atau yang dikenal dengan sebutan Pasar Pantai, menjajakan panganan produk hasil laut hasil kreasi mereka sendiri. Ibu-ibu ini adalah isteri nelayan tradisional setempat. Mereka menggelar dagangannya di sepanjang bibir pantai yang teduh berpasir lembut bercampur pecahan koral..

Pagi itu seiring dengan merayapnya Sang Surya ke angkasa dan tampak sekawanan burung merpati putih yang terbang di atas perkampungan nelayan itu saling berkejaran dengan burung laut. Di perkampungan nelayan inilah ibu-ibu ini mulai menjajakan dagangan ikan laut kepada pengunjung pantai. Produk hasil laut yang mereka jual pagi itu seperti Udang, Lobster dan Kepiting sudah tertata rapi di lapak yang dinaungi dengan tenda terpal menghadap ke laut lepas Samudera Indonesia yang biru dengan ombaknya bergulung tinggi.

Di sini Anda dapat mencicipi nikmatnya udang goreng saos pedas manis dengan harga miring. Ya...harga miring dengan merogoh uang sebesar 5 ribu rupiah saja dapat mencicipi seekor kepiting atau udang. Untuk lobster goreng dijual seharga 40 ribu rupiah per ekor. Selain udang, kepiting dan lobster Anda dapat juga mencicipi kelezatan salah satu penganan olahan hasil laut khas Bengkulu yakni Sate Gembolo dengan harga terjangkau. Cukup 7 ribu 500 rupiah hingga 10 ribu rupiah saja seporsi, sate ini sudah bisa dinikmati sebagai kudapan di pagi hari yang sejuk.

Bila perut telah kenyang setelah mencicipi kelezatan panganan produk hasil laut, silakan lanjutkan perjalanan Anda menyusuri pinggir pantai dan menyaksikan aktivitas para nelayan yang baru kembali dari melaut. Atau bila Anda capai silakan duduk santai melihat birunya laut menyaksikan kesibukan kampung nelayan ini sambil berdendang Angin Laut nya Koes Bersaudara.

Sahabatku... sudahkah Anda berkunjung ke pantai hari ini sambil melihat matahari terbit di ufuk timur? Dari Bengkulu sehat dengan reiki menulis untuk sekolah internet.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.