ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label batik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batik. Tampilkan semua postingan

MOTIF BATIK TERBANYAK PRODUK KOTA MANGGA PROBOLINGGO.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 21 Oktober 2010 0 komentar

Jakarta saat ini tengah menghadapi musim penghujan yang dikhawatirkan akan menimbulkan banjir. Berbagai usaha untuk mencegah banjir telah dilakukan oleh Pemda DKI di antaranya membuat saluran banjir kanal timur yang membelah daerah Klender dan sekitarnya. Persoalan menghadapi banjir tengah dilakukan unsur aparat Pemda DKI, tetapi banjir yang satu ini telah berlangsung sejak awal Oktober yaitu banjir buah mangga yang menyerbu Jakarta setiap menjelang tutup tahun. Tentu saja semua warga Jakarta tahu bahwa buah mangga yang saat ini beredar di pasar tradisional dan supermarket ada yang berasal dari Probolinggo Jawa Timur dan pedagang mangga menyebutnya dengan mangga Arummanis Probolinggo.



Selain sebagai kota mangga dan anggur, Probolinggo pun mendapat julukan sebagai kota santri. Lalu apalagi yang ada pada kota Probolinggo selain produk pertanian buah mangga dan anggur tadi? Ada sahabat...yaitu kota batik. Orang menyebutnya batik Probolinggo yang mempunyai ciri khas berbeda dengan ciri khas batik Pekalongan yang sama-sama berada di pesisir utara Pulau Jawa.



Baru-baru ini Probolinggo mendapatkan anugerah pengrajin batik tulis terpanjang dengan motif batik terbanyak. Peristiwa yang terjadi tanggal 8 Oktober lalu sekaligus mengukuhkan sebagai rekor terbaru dalam seni batik tulis pertama di tingkat nasional dan internasional dengan kain batik sepanjang 100 meter. Rekan Puji Anugerah Leksono dari Televisi Jawa Timur telah melakukan liputan dan melaporkannya untuk Jawa Timur dalam Berita berikut ini.



Suasana halaman Kantor Pemerintah Kota Probolinggo Jumat pagi lalu tampak cerah. Menjelang penganugerahan museum rekor dunia dan Indonesia kepada pengrajin batik Probolinggo yang telah berkarya membuat motif kain batik tulis terpanjang, sepuluh gadis cantik membawakan tari kiprah lengger yang merupakan tarian khas kota Probolinggo. Tari kiprah lengger ini biasanya dipentaskan sebagai hiburan ketika ada tamu besar datang bertamu ke Probolinggo.


Kota Probolinggo berhak berbangga hati, karena berhasil menyabet penghargaan Pembuatan Gaun Pengantin dari Kain Batik Terpanjang se-Dunia Indonesia dengan nomor : 4504/R.MURI/X/2010. Selain itu, kain batik yang meraih rekor ini, memiliki motif terbanyak sedunia, telah menopang dan mengangkat nilai nasionalis dalam memperingati Hari Batik Nasional serta Hari Jadi Kota Probolinggo ke 651 Tahun 2010.Foto : Pemda Probolinggo.


Usai menarikan tarian kiprah lengger, sepasang pengantin muda berdiri di depan memimpin barisan pembawa kain batik panjang. Dengan mengenakan baju pengantin khas Probolinggo dengan kawalan ketat seorang puteri jelita, maka kain batik sepanjang 100 meter dengan motip sebanyak 651 diperlihatkan kepada penonton yang berjubel di halaman kantor Pemda. Batik khas Probolinggo ini dibuat oleh sebelas pengrajin batik asli Probolinggo.



Dalam proses pembuatan mereka membutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk menyelesaikan proses membatik, mulai dari merancang motif, membatik hingga menyambung kain batik lembar demi lembar hingga mencapai panjang 100 meter. Motif batik Probolinggo kali ini dipilih yang ada hubungannya dengan ciri khas kota Probolinggo. Misalnya motif angin gending, ikan yang menjadi simbol bahwa kota Probolinggo dikenal juga sebagai kota penghasil ikan.



Lalu ada motif seribu taman yang mencitrakan Probolinggo sebagai kota kecil di pesisir utara Jawa Timur, semua warganya senang membuat taman yang mencitrakan ijo royo-royo dari keindahan sebuah tanaman hias membuat kota Probolingo menjadi segar hawanya. Selain itu ada pula motif buah mangga dan anggur dan motif lain hingga mencapai 651 jenis. Jumlah 651 ini sesuai dengan hari jadi kota Probolinggo yang diperingati tahun 2010 ini. Kain dari motif berbeda-beda itu kemudian disambung menjadi satu hingga mencapai panjang 100 meter.



Karena itu sahabat sehat dengan kundalini reiki ...sambil menikmati buah mangga Probolinggo yang saat ini tengah membanjiri kota Anda, silahkan anda membayangkan suatu saat dapat melancong kembali ke kota ini sebelum Anda meneruskan pejalanan ke kawasan wisata Taman Nasional Gunung Tengger Bromo. Tidak menyesal kok datang ke kota ini?

Read More..

BATIK NDULIT SISIK BANDENG KHAS GRESIK.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 15 Mei 2010 0 komentar

Mari rehat sejenak meninggalkan Jakarta yang semakin sumpek dengan mengalihkan perhatian sejenak ke kota sahabat sehat dengan kundalini reiki Sdr. Arief Wibisono yang tinggal di Gresik Jawa Timur. Kedatangan kami Rabu 14/04/2010 lalu selain ingin melihat Gresik sebagai kota yang menghasilkan semen untuk bahan bangunan rumah, juga ingin melihat peninggalan Mesjid Agung Gresik. Gresik mendapat sebutan kota wali, terkenal pula lukisan lampion karya Masmundari almarhumah yang begitu melegenda sejak dulu, ternyata kota ini diam-diam juga menghasilkan batik.



Geliat produksi batik paska penetapan hak paten oleh Unesco bahwa batik sebagai budaya asli Indonesia, semakin menggairahkan perajin batik lokal gaya pesisir utara Jawa Timur tepatnya di Gresik untuk membuat batik khas pesisir utara Jawa Timur. Ikon batik dengan motif lokal khas daerah pun seperti di Gresik ini pun bermunculan. Salah satunya adalah batik ndulit sisik bandeng khas Gresik.



Geliat batik ndulit sisik bandeng ternyata sudah dimulai lima bulan lalu. Usaha kecil menengah UKM ini dikelola oleh Siti Zainubah Budiarty atau akrab dipanggil Bu Arti. Lokasi pabrik batik mudah ditemui tepatnya di Jalan Magetan Kecamatan Kebomas, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru. Aktivitas produksi batik tidak pernah sepi dari pesanan seiring meningkatnya pesanan. Tidak itu saja selain pengakuan batik oleh Unesco terhadap batik lokal seperti batik Gresik ini, peminat batik mulai melirik motif khas budaya lokal seperti batik Gresik ini.




Batik Dulit Sisik Bandeng merupakan ikon baru batik khas kota Gresik, yang makin bersinar di tengah gempuran produk-produk dari negara lain. Batik dengan motif mengangkat produk lokal seperti sisik ikan bandeng, justeru makin diminati, karena mempertahankan nuansa tradisional, tanpa bahan baku kimia, serta menggunakan daun-daun tanaman, yang banyak tumbuh di lingkungan sekitar rumahnya, sebagai bahan pewarna alami.


Yang menjadi ciri khas batik Gresik adalah motip sisik bandeng yang menjadi ikon baru batik lokal khas Gresik. Selain motipnya yang khas dan tetap mempertahankan nuansa tradisional, penggunaan pewarna alami tanpa bahan kimia dengan bahan alami dari daun jati, daun sirih, daun kenikir dan daun jambu pun dipergunakan untuk pewarnaan kain batik ini. Dengan pewarnaan alami ini maka batik ndulit yang dihasilkan pun lebih natural dengan corak khas sisik bandeng.



Dinamakan batik ndulit karena proses pewarnaannya dengan cara di dulit atau dioleskan dengan menggunakan kanvas dari batang rotan. Sementara inovasi penggunaan motif lokal sisik bandeng dan mahkota giri diambil karena Gresik merupakan salah satu sentra penghasil ikan bandeng yang sudah cukup lama dikenal masyarakat pesisir utara Jawa Timur khususnya warga Surabaya dan sekitarnya. Sama dengan produk batik lainnya, pembuatan batik ndulit sisik bandeng ini pun diawali dengan pembuatan desain di atas kain putih.



Dengan mengikuti alur coretan pensil di atas kain putih, pekerja batik lalu menorehkan malam atau lilin dengan menggunakan canting mengikuti pola batik sisik bandeng yang terlukis di kain putih. Selesai proses menyanting, tahap berikutnya adalah proses ndulit atau memberi warna motif desain dengan menggunakan kanvas dari rotan. Selesai proses ini kemudian dilanjutkan proses nembok dengan menggunakan malam atau lilin untuk menutup warna yang telah ditorehkan pada motif sisik bandeng.



Selanjutnya kain siap untuk memasuki proses pewarnaan total dan menghilangkan malam yang dicelupkan di dalam jambangan berisi air panas mendidih yang disebut dengan nglorot. Proses nglorot selesai lalu kain dicuci bersih kemudian diangin-anginkan di bawah atap rumah agar tidak terkena terpaan sinar matahari untuk menghindari warna tidak luntur dan tetap alami. Batik ndulit khas Gresik ini dijual dengan harga bervariasi. Mulai harga seratus dua puluh lima ribu rupiah sampai satu setengah juta rupiah tergantung kualitas kain yang digunakan.



Ternyata batik ndulit karya Bu Arty ini sudah mulai dipasarkan di beberapa kota antara lain Surabaya, Lamongan dan Malang. Di tengah kesuksesan memperkenalkan produk batik lokal khas daerah Gresik ini, demi kelangsungan usahanya sebagai usaha kecil menengah pihaknya berharap adanya dukungan modal dari pemerintah daerah setempat. Tidak itu saja promosi yang berkelanjutan pun dipermudah perizinannya baik lewat koran lokal Jawa Timur dan koran nasional. " Wah....kalau urusan promosi pun jangan takut Bu Arty...blog sehat dengan kundalini reiki ini pun menjadi ajang promosi gratis bagi usaha Anda."

Read More..

PENGAKUAN UNESCO ATAS BATIK INDONESIA

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 03 Oktober 2009 1 komentar




Sahabat dengan reiki tentunya Anda semua mempunyai baju batik dan selalu mengenakan batik ini untuk keperluan tertentu. Sebut saja untuk keperluan menghadiri pesta kenalan, kerabat bahkan mengenakan batik di hari kerja tertentu misalnya hari Jumat yang merupakan hari wajib pakai batik. Tidak berlebihan bila batik saat ini telah menjadi primadona dan semua orang mengenal batik sebagai produk budaya asli Indonesia setelah keris, wayang dan saat ini mendapat pengakuan dari Unesco.

Batik Indonesia telah mendapat pengakuan internasional sebagaimana telah dikukuhkan Unesco Jumat lalu dalam sidang Unesco di Abu Dhabi. Dengan adanya pengakuan ini berarti batik Indonesia berhak mendapatkan perlindungan internasional. Batik sebagai hasil budaya adi luhung bangsa Indonesia telah dikenal di Jawa sejak zaman kerajaan dulu hingga sekarang ini. Sentra produksi Batik Jawa ada di pesisir dengan pusat kerajinan di Cirebon, Pekalongan, Indramayu dan Lasem. Sedangkan sentra produksi batik pedalaman ada di Banyumas, Solo, Klaten, Madura dan Jogjakarta.

Perlu dipahami bahwa batik Indonesia mempunyai teknik dan simbol budaya sebagai identitas rakyat Indonesia sejak lahir sampai meninggal. Karena proses pembuatan yang menitik beratkan kepada kehalusan,kesabaran,ketelatenan dan keuletan dari perajin batik menyangkut tenaga kerja buruh dan majikan yang di kampung batik sehat ala reiki di Laweyan Solo dikenal dengan istilah Mbok Mase dan Den Nganten Kakung, maka tepatlah bila Unesco mengakui batik sebagai budaya tak benda warisan adiluhung manusia sejak dulu kala.

Masuknya batik Indonesia dalam daftar budaya tak benda Unesco pada sidang keempat di Abudabi Uni Emirat Arab, Jumat lalu merupakan pengakuan dunia internasional terhadap batik sebagai salah satu karya budaya Indonesia. Di sini batik memang sering ditemui dan diakui dimiliki negara lain, namun inskripsi oleh Unesco tadi berarti dunia telah resmi mengakui batik Indonesia sebagai identitas rakyat Indonesia dan dengan sendirinya batik Indonesia berhak mendapat perlindungan internasional.

Upaya agar batik Indonesia diakui Unesco memang telah melewati perjuangan dan jalan panjang dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait industri batik. Di antara pemangku kepentingan terhadap batik adalah unsur pemerintah Indonesia sendiri, kalangan perajin batik, pakar batik, asosiasi pengusaha batik, yayasan dan lembaga batik maupun masyarakat luas dalam penyusunan dokumen nominasi. Sukses pengakuan ini juga tidak lepas dari kerja keras Perwakilan R.I di negara-negara anggota tim juri yakni Uni Emirat Arab, Turki, Estonia, Meksiko, Kenya dan Korea Selatan serta Unesco Paris.

Unesco telah mencatat batik Indonesia dan telah mengakui secara sah sebagai produk asli Indonesia .Satu usulan lainnya dari Meksiko adalah menjadikan batik sebagai dokumen nominasi terbaik dan dapat dijadikan contoh dalam proses nominasi mata budaya takbenda di masa mendatang. Dalam sidang di Abu Dabi Unesco juga menetapkan diklat budaya batik Indonesia yang bekerjasama dengan musium batik Pekalongan dalam katagori best practices.

Atas pencapaian Indonesia ini sejumlah negara menyampaikan apresiasi dan berharap ke depan apa yang telah dilakukan Indonesia dapat ditularkan ke negara-negara anggota Unesco. Pemerintah Indonesia sendiri juga telah menyarankan karyawan baik pemerintah dan swasta memakai baju kerja batik di hari Jumat (2/10 ) kemaren. Boleh jadi batik akan dianggap sebagai barang istimewa setelah badan kebudayaan PBB Unesco mengukuhkan batik sebagai warisan budaya Indonesia.

Setiap negara mempunyai busana tradisional yang mencerminkan pakaian khas negara tersebut. Tengok saja Philipina mempunyai Barong, orang Arab mengenakan busana Dishdasha dan konon Bangsa Kuwait paling memperhatikan detil corak paling fashionable. Lalu lihat Bangsa Jepang bangga dengan Kimono yang telah dipakai turun temurun sementara orang China mempunyai baju khas berkerah Shanghai dan India bangga dengan pakaian Sari nya. Maka tidak berlebihan bila langkah pemerintah menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Sekarang tinggal giliran kita sebagai warga negara Indonesia harus mendukung dan menunjukkan kebanggaan bahwa Batik tetap eksis di dalam negeri dan selebihnya telah go abroad dan kini resmi mendapat pengakuan badan kebudayaan PBB Unesco.

Read More..

KAMPUNG BATIK KAUMAN SOLO

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 30 Agustus 2009 2 komentar


Mumpung masih ada di kota kelahiran Solo minggu ketiga Juli 09 lalu, sehat dengan reiki juga hadir di Kampung Kauman yang terletak bersebelahan dengan Masjid Agung Solo dekat Pasar Klewer. Nah setelah ada Kampung Batik Laweyan di Solo juga ada Kampung Batik Kauman yang tak kalah menarik dalam hal produksi kain batik. Monggo pun lajengaken postingan bab Kota Solo?

Kampung Batik Kauman yang menyandang Kampung Wisata Batik berada di kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. Letak kelurahan ini mendiami areal tanah seluas 20.10 hektare. Menurut data yang diperoleh dari Kelurahan Kauman, hingga bulan Juni 2009 terdapat 735 kepala keluarga dengan total warga 7.461 jiwa.

Ingatan sehat bersama reiki kembali mundur ke tahun 1966 di mana banjir besar sedang melanda Solo yang juga merendam 2/3 bagian kota termasuk di dalamnya Kampung Kauman yang ikut terendam air banjir akibat meluapnya Bengawan Solo. Saat itu penduduk kota Solo yang kebanjiran sebagian mengungsi ke Balai Kampung Laweyan. Kampung Kauman sendiri terendam air banjir hingga 5 hari.

Lahirnya Kampung Kauman ada setelah Pemerintahan Keraton Kartusuro berpindah ke Desa Solo yang kemudian berubah nama menjadi Kasunanan. Kauman menurut namanya jelas merupakan tempat para kaum ulama tinggal di mana lapisan masyarakat di dalamnya terdiri atas penghulu tafsir anom, ketip, modin serta suronoto. Karena adanya kaum yang menjadi penduduk mayoritas wilayah ini maka daerah ini disebut Kauman.

Kauman akhirnya menjadi kampung batik setelah banyak show room yang menjajakan batik di wilayah ini. Karena tidak semua show room menjual batik produksi sendiri maka ada inisiatip sebagian warga membuat batik. Batik yang diproduksi masyarakat Kauman pada awalnya merupakan batik-batik pesanan para abdi Dalem Kasunanan.

Awalnya motif batik yang dihasilkan merupakan motif khas keraton. Seiring dengan berkembangnya pasar, motif yang dihasilkan juga bervariatif, bahkan berani menggunakan warna sebagai variasi. Dalam perkembangannya seni batik yang ada di Kauman dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu batik tulis, cap dan kombinasi batik cap dan batik tulis.

Produksi batik Kauman menggunakan bahan sutra alam dan sutra tenun, katun jenis primisima dan prima serta rayon. Menurut Gunawan Setiawan, Ketua Paguyuban Kampung Batik Kauman bersama rekan-rekannya di Paguyuban ini berinisiatif mengubah nama wilayah Kauman menjadi Kampung Batik Wisata Batik Kauman.

Pertimbangan perubahan status nama kampung ini dikarenakan wilayah Kauman tidak saja kampung yang menampilkan batik saja. Tengok saja wisatawan asing dan domestik yang berkunjung ke Pasar Klewer juga menyempatkan diri berbelanja batik di kampung ini. Selain berbelanja mereka juga menikmati jejak bangunan bersejarah seperti musium batik dan rumah kuno khas Jawa bergaya Eropa. Sebuah perpaduan unik antara wisata budaya dan sejarah.

Wisata religi disamping mengunjungi Mesjid Agung Solo, Pasar Klewer dan Keraton Kasunanan Solo tidak lengkap bila tidak melangkahkan kaki di Kauman. Bila nanti Pemda Solo jadi menjalankan kereta api wisata dengan Lokomotif Uap melintas Jalan Slamet Riyadi mulai dari Stasiun Purwosari menuju Stasiun Sangkrah, tak ada salahnya Anda...sahabat sehat bersama reiki juga mencoba kereta uap ini dan minta diturunkan di Perempatan Gladag. Dari perempatan Gladag ini Anda tinggal melangkahkan kaki melewati Gapuro Gladag dan sampailah di Kauman.

Di era tahun 1960 kereta api uap masih melintas di tengah kota Solo. Sejak Musium kereta api Ambarawa dibuka lokomotif uap mulai dipensiunkan. Menurut rencana wisata dengan kereta uap dari stasiun Purwosari menuju Sangkrah akan dihidupkan kembali. Saat ini perbaikan bantalan rel kereta api sedang dikerjakan dan diharapkan kereta uap kembali lewat di tengah kota. Di tahun itu saya sering naik kereta uap ini, kini giliran Anda semua nantinya juga bisa menikmati kereta uap yang sama.

Gambar atas tengah salah satu sudut Kampung Batik Kauman Solo.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.