
Miura
dan putra keduanya, Gouta, tiba di puncak sekitar pukul 09.00 waktu
setempat, mengalahkan rekor sebelumnya dengan selisih empat tahun. "
Saya merasa seperti orang paling bahagia di dunia, " kata Miura dalam
percakapan dengan kantor nya di Tokyo. Rekor itu mungkin tidak akan lama
dipegangnya karena Min Bahadur Sherchan, pemegang gelar sebelumnya,
bersiap mendaki puncak Everest pekan depan.
Dalam kehidupan dunia binatang, banyak binatang yang bisa melompat, mulai dari serangga terkecil sampai binatang menyusui yang tubuhnya sangat besar. Sekedar contoh, Puma atau harimau gunung dapat melompat sampai sejauh 6 meter dari tempatnya berdiri. Ini merupakan rekor terjauh bagi binatang mamalia.
Jika anda iseng-iseng mengukur jarak lompatan berdasarkan kelipatan panjang tubuh, pemenangnya adalah lalat. Lalat dapat melompat sejauh 220 kali dari panjang tubuhnya. Sebagai perbandingan, rekor terjauh lompatan manusia diciptakan pelompat jauh asal AS, Mike Powell yaitu 8.95 meter pada tahun 1991. Namun lompatan ini tidak sampai lima kali panjang tubuh Powell.
Jikalau manusia tidak terlalu trengginas dalam melompat, lompatan tertinggi para pemain profesional bola basket hanya 28 inchi. Semua bisa melompat tetapi ada satu sosok mamalia yang sama sekali tidak dapat melompat, yaitu gajah. Binatang berkaki empat ini memang diciptakan Tuhan mempunyai tubuh yang tinggi, besar dan kekar, mempunyai belalai dan berjalan lamban dalam iring-iringan dengan sekawanan gajah lainnya.
Gajah tidak dapat melompat karena struktur tulang di kakinya. Baik telapak kaki maupun pergelangannya tidak memiliki kelenturan seperti yang dimiliki mamalia lainnya yang bisa melompat. Gajah harus menempatkan satu kaki di tanah jika ingin duduk. Itulah sebabnya gerakan gajah terlihat lucu saat berjalan. Mempunyai tubuh besar tetapi lamban gerakannya jika berjalan.
Akan halnya binatang air seperti Paus. Paus dapat melompat, tetapi lompatannya disebut breaching yaitu melompat keluar dari air. Saat melompat itulah paus sedikit berguling ke satu sisi tubuhnya. Adapun Paus pembunuh dan lumba-lumba dapat mengangkat seluruh tubuhnya keluar dari air terlihat seperti terbang melayang di permukaan air laut.
Sumber : GeoWeek. Photo by http://borobudur.yogyes.com
Read More..Seorang anak laki-laki Nepal Tsetsen Sherpa berusia sembilan tahun berencana untuk menaklukkan salah satu gunung tertinggi di dunia, Mount Everest. Misi pendakian tersebut merupakan upaya untuk mencetak rekor dunia sebagai pendaki gunung Everest termuda.
Saat tengah menjalani latihan Rabu ( 10/11 ) lalu ia bertekad untuk mewujudkan keinginannya menjadi orang termuda yang mampu menaklukkan Gunung Everest. Saat ini ia tengah menjalani latihan intensif. Tsetsen Sherpa akan berusaha menggantikan catatan rekor pendaki gunung Everest termuda yang sebelumnya dipegang oleh Jordan Romero, 13 tahun.
- Tseten Sherpa, yang mampu mendaki setinggi 6000 m (19.700 kali) minggu lalu, sangat berharap dapat mengalahkan rekor yang dicetak oleh remaja Amerika Jordan Romero, yang mampu menaklukkan puncak Everest di usia 13 tahun pada bulan Mei lalu, menjadikannya sebagai penakluk gunung Everest termuda di Dunia saat ini.
Tsetsen Sherpa merupakan pelajar kelas tiga di sebuah sekolah di kota Kathmandu. Pendaki cilik ini sebelumnya telah berhasil menginjakkan kakinya di Puncak Gunung Ramdung, wilayah timur Nepal. Sementara Pemba Dorje Sherpa, ayah kandung Tsetsen Sherpa mendukung keinginan anaknya tersebut. Ia juga membantu putranya berlatih untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat menghadang selama menjalani pendakian di Gunung Everest.
Menurut hukum Nepal, pendaki harus berusia di atas usia 16, tetapi ayah Tseten, Pemba Dorje Sherpa, yang juga seorang pendaki terkenal, sedang mencari dispensasi khusus agar anaknya pada bulan April nanti, ketika usianya 10 tahun, diberi izin mendaki. Pemba juga menilai kegiatan pendakian yang diinginkan anaknya merupakan suatu penyaluran kegiatan yang positif. Pemba yang merupakan ayah Tsetsen Sherpa merupakan pemegang rekor dunia sebagai pendaki tercepat di Gunung Everest, yaitu delapan jam dan 10 menit - mengatakan awal tahun 2011 nanti ia ingin melihat seorang anak Nepal mampu mengalahkan rekor Romero.
Sumber : Reuters/Nepal - Record Attempt.
Read More..Srilanka mendapat penghargaan buku rekor dunia Guinnes karena menciptakan secangkir teh terbesar di dunia. Teh terbesar ini terbuat dari 4 ribu liter air, 64 kilogram daun teh ditambah 160 kilogram gula. Proses pembuatan secangkir teh terbesar di dunia ini menghabiskan waktu sekitar 5 jam yang dimulai pada pukul 3 pagi waktu setempat.
Proses membuat secangkir teh ini menghabiskan waktu 5 jam dan membutuhkan 4 ribu liter air yang direbus dalam bejana khusus. Setelah direbus selama 3 jam, kemudian dimasukkan 64 kilogram daun teh, 160 kilogram gula dan 875 kilogram krimer. Pembuatan teh terbesar di dunia ini tentu saja mendapat perhatian dan penghargaan dari buku rekor dunia Guinnes.
Rekor sebelumnya diraih oleh Pusat Kesehatan Mercy di Kansas Amerika Serikat tahun lalu yang membuat teh dari 3 ribu liter air pada saat mereka piknik. Pemecahan rekor cangkir teh terbesar di dunia digelar di lapangan bawah tanah kota Colombo. Penghargaan buku rekor dunia ini selain menjadi kebanggaan Srilanka di dunia yang menjadikan teh sebagai minuman utama warga Srilanka, juga diharapkan dapat mengalihkan trauma berkepanjangan warga Srilanka dari perang saudara yang berakhir tahun lalu.
Sumber : Reuters/AP/Srilanka - Largest Cup of Tea.
Read More..

