ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label kaum muda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kaum muda. Tampilkan semua postingan

GANGGUAN JANTUNG PADA KAUM MUDA.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 19 November 2014 0 komentar

WASPADA PADA USIA PRODUKTIF.

Serangan penyakit jantung kian mengarah ke kalangan muda usia. Hampir 50 persen orang dengan gangguan jantung berusia 30-50 tahun. Konsumsi makanan yang tidak sehat, jarang berolahraga, dan kebiasaan merokok menjadi faktor risiko utama. " Angka kematian akibat penyakit jantung pada usia di bawah 60 tahun lebih dari tiga juta, " kata Pelaksana Tugas Dirjen Pengendalian Penyakit ( PP & PL ), kementerian Kesehatan Agus Purwadianto, saat membuka seminar Hari Jantung Sedunia 2014 di Jakarta, Selasa ( 7/10 ).
Hal ini diprediksi makin meningkat pada 2030. Jika tidak diatasi, bisa memengaruhi bonus demografi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2013, proporsi penduduk usia 15 - 40 tahun dengan kebiasaan mengonsumsi makanan/minuman manis melebihi batas ideal mencapai 52,9 persen, makanan berlemak 40,7 persen, dan makanan asin 26,3 persen. Idealnya, konsumsi gula dalam sehari hanya 50 gram atau setara empat sendok makan, untuk natrium atau garam 2.000 miligram atau satu sendok teh, dan lemak tak boleh lebih dari 67 gram atau setara empat sendok makan.
Dulu, penyakit-penyakit tertentu dicap sebagai penyakit orangtua. Mirisnya, penyakit-penyakit ini kini malah mengincar masyarakat dari negara berpendapatan rendah dan anak muda. Tapi, siapapun bisa mencegahnya jika tahu apa penyebabnya dan bagaimana melawannya.
Dulu, penyakit-penyakit tertentu seperti jantung, gula, darah tinggi dicap sebagai penyakit orangtua. Namun kini penyakit-penyakit itu  malah mengincar masyarakat dari negara dimana anak muda masih produktif dalam kerja. Tapi, siapapun bisa mencegahnya jika tahu apa penyebabnya dan bagaimana melawannya.
CANTUMKAN INFORMASI.
Direktur Penyakit Tidak Menular Direktorat Jenderal PP&PL Kementerian Kesehatan Ekowati Rahajeng mengatakan, masyarakat terutama anak muda, hendaknya cermat memilih makanan. Untuk itu, ketersediaan makanan sehat dengan kandungan rendah gula, garam, dan lemak serta informasi harus terjamin. Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak, serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji, industri dan gerai pangan siap saji diwajibkan mencantumkan informasi tersebut. Aturan itu efektif berlaku pada tahun 2016.

" Tidak hanya pada bungkus makanan. Pada menu yang ada di resto siap saji juga akan kami minta ditampilkan informasi kandungan gula, garam, dan lemak. Kami juga akan melakukan pemetaan makanan yang beresiko mengakibatkan penyakit jantung, " ujar Ekowati. Tidak hanya makanan, aktivitas fisik seperti berolahraga dengan durasi dan waktu yang tepat sangat dianjurkan, terutama bagi masyarakat usia produktif.
Manfaat Olahraga dengan Rajin berolahraga ketika masih muda tak hanya bisa memberikan manfaat saat itu juga, melainkan juga hingga orang tersebut dewasa dan tua. Penelitian terbaru mengungkap bahwa berolahraga teratur di usia muda akan meningkatkan kesehatan tulang dan menguatkannya hingga usia tua.
Dengan rajin berolahraga ketika masih muda tak hanya bisa memberikan manfaat kesehatan tubuh saat itu juga, melainkan juga hingga orang tersebut dewasa dan tua. Penelitian terbaru mengungkap bahwa berolahraga teratur di usia muda akan meningkatkan kesehatan tulang dan menguatkannya hingga usia tua.
" Olahraga harus dibiasakan dan menjadi gaya hidup agar terhindar dari penyakit, terutama penyakit jantung. Tetapi, durasi dan waktu harus diperhatikan, " kata Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia Idrus Alwi. Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia Anwar Santoso, menambahkan, kebiasaan merokok juga berdampak pada munculnya penyakit jantung.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2013, prevalensi perokok usia 15 tahun ke atas naik menjadi 36,3 persen dari 34,7 persen pada 2010. Perokok juga masih didominasi pria yang mencapai 68,8 persen. Hal itu kian mengkhawatirkan, apalagi risiko penyakit jantung besar menyerang pria. Pria juga masih menjadi tulang punggung keluarga.

Sumber : Iptek / Kesehatan Kompas / A04

Read More..

KAKEK RYOKICHI KAWASHIMA IKUT PEMILU.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 05 Januari 2013 0 komentar

Sekalipun usia sudah sepuh dan kenyang dengan ragam kehidupan, tidak mengurangi niat sedikitpun bagi Kakek  Ryokichi Kawashima ( 94 ) untuk merampok uang pribadinya sendiri. Ia berani membobol rekening pribadinya sekalipun niat awal dia menabung untuk membiayai biaya pemakamannya jika waktunya sudah tiba menghadap Sang Pencipta. Untuk mewujudkan keinginan itu, Kawashima tidak pernah berhitung untung rugi  mengeluarkan uang pribadi maju sebagai kandidat majelis rendah.

Baginya menjadi wakil rakyat di legislatif majelis rendah adalah cita-citanya yang belum terkabul sampai usia setua ini. Yang jelas  karena iming-iming yang menggiurkan akan jabatan sebagai wakil rakyat di legislatif majelis rendah, jika dia terpilih dalam pemilu, maka demi memuluskan keinginannya itu berani merogoh kocek sendiri untuk maju dalam pemilu legislatif.

Read More..

HOMELESS IN JAPAN

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 07 Februari 2010 0 komentar

Sungguh hati membuat trenyuh melihat para gelandangan mengais rejeki dengan jalan meminta-minta. Tidak ada yang disalahkan dalam kondisi ini mengingat jumlah kaum miskin di negara tercinta kita saat ini semakin banyak di mana lapangan pekerjaan semakin langka dan susah didapat. Minggu Pagi 31/01/10 lalu suasana Tempat Pelelangan Ikan KUD Sarana Mino Desa Tasik Agung Rembang masih sepi dari kegiatan bongkar ikan dari kapal.



Dalam kondisi masih sepi ada beberapa buruh angkut ikan yang sudah bekerja. Salah seorang buruh angkut ikan yang kita temui untuk perbincangan seputar masalah perikanan adalah Mas Bahrudin. Pagi buta ia telah meninggalkan desanya dan bekerja. Demi sesuap nasi ia rela meninggalkan desanya di Wilayah Pamotan Lasem untuk bekerja serabutan sebagai kuli angkut ikan. Ia pantang menjadi pengemis dan berusaha bekerja apa saja asalkan halal.



Dia pernah bekerja di kawasan Industri Pulau Gadung Jakarta beberapa tahun silam. Karena krisis moneter dan pengurangan besar-besaran jumlah karyawan pabrik tempat dia bekerja, akhirnya dia terkena PHK. Suatu pukulan telak baginya mengingat upah sebagai buruh yang biasa dia kirimkan ke keluarga di kampung halaman setiap bulan mulai saat ini sudah tidak dia dapatkan kembali. Berbagai usaha telah dia lakukan untuk menyambung hidup mulai dari tukang batu, menjual koran hingga menjadi pelayan warung tegal di bilangan Pulau Gadung. Namun upah yang dia terima tidak seberapa dan kerasnya hidup di Jakarta memutuskan ia pulang kampung ke Lasem.



Di desa ia mulai menata diri kembali. Tanah warisan dari orang tua yang tidak seberapa luasnya ia olah dan tanami dengan singkong, ubi jalar dan pepaya. Sambil menunggu panen ia menggelandang ke tempat pelelangan ikan dan bekerja serabutan menjadi buruh angkut ikan. Pendapatan yang tidak seberapa ini ia tabung dan sisihkan buat keluarga di rumah. "Aku sudah biasa hidup keras di Jakarta Mbak, jadi tidak kaget bekerja seperti ini lagi. Yang aku khawatirkan dengan adanya perjanjian perdagangan bebas Asean dan China tahun 2010 ini akan banyak industri menengah yang gulung tikar. Akibatnya akan banyak terjadi lagi PHK masal seperti yang pernah aku alami saat di Jakarta dulu," katanya sambil menyeruput teh manis saat menemani kami berbincang di warung Soto depan Kantor Koperasi Unit Desa Sarana Mino. Lebih memprihatinkan lagi mudah-mudahan tidak banyak pengangguran di negeri kita ini.



Kalau kaum gelandangan di negara kita harus berjuang sendiri dengan cara mengemis dan meminta belas kasihan orang tidak demikian halnya dengan kaum gelandangan di negeri Matahari Terbit. Dampak krisis ekonomi berkepanjangan di Jepang mengakibatkan semakin banyak warga kehilangan pekerjaan dan sebagian menjadi gelandangan. Para gelandangan ini mendapat bantuan dari Organisasi Amal bernama Shinjuku Renkaru. Sekitar 430 gelandangan di Tokyo menerima bantuan makanan dan selimut tebal dari Organisasi Amal Shinjuku Renkaru Minggu 31/01/2010. Maklum saat ini Jepang sedang musim dingin. Para gelandangan antri selama beberapa jam untuk memperoleh nasi hangat yang dibagikan di dapur milik Shinjuku Renkaru.


Krisis ekonomi Jepang menyebabkan kaum muda ikut menggelandang menjadi pengemis.

Jumlah gelandangan di Jepang turun mencapai 15.000 orang di tahun 2009 dari 25.000 orang di tahun 2003.

Pengemis Jepang saat ini lebih banyak didominasi kaum muda korban phk.


Sebagian gelandangan mengatakan tahun 2009 dan awal 2010 merupakan masa yang paling sulit dalam kehidupannya. Jumlah gelandangan di Jepang sebenarnya turun dari 25.000 pada tahun 2003 menjadi 15.000 orang pada tahun 2009. Akan tetapi tipe orang orang yang menjadi gelandangan saat ini mengalami perubahan. Di masa lalu mayoritas gelandangan adalah orang tua, tetapi sekarang banyak warga usia muda dan produktif dalam kerja telah kehilangan pekerjaan yang menjadikan kaum muda ini memilih menjadi gelandangan.



Krisis ekonomi berkepanjangan dan lemahnya konsumsi dalam negeri menyebabkan semakin banyak warga kehilangan pekerjaan. Walau pun ekonomi Jepang telah mulai pulih dari resesi menyusul meningkatnya permintaan terhadap produksi Jepang di Asia, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan pemulihan ekonomi Jepang lebih lamban dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia.

Sumber Reuters: Homeless in Japan

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.