ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label ikan air tawar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ikan air tawar. Tampilkan semua postingan

MAKANAN PENGUIN BERKURANG DRASTIS.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 07 Mei 2011 0 komentar

Kenaikan temperatur air laut dan berkurangnya tutupan es di sekitar Antartika akibat pemanasan global membuat populasi krill ( Euphausia superba ) sejenis udang kecil di Antartika terus berkurang. Krill merupakan makanan utama hewan-hewan vertebrata di Antartika termasuk penguin.



Berkurangnya krill membuat jumlah penguin chinstrap ( Pygoscelis antartica ) dan adelie ( Pygoscelis Adelie ) menurun drastis. Penguin juga harus berebut krill dengan paus dan anjing laut. Data selama 30 tahun menunjukkan, jumlah penguin chinstrap dan adelie berkurang hingga separuhnya sejak 1986.


Krill sejenis udang kecil hidup di Antartika rata-rata panjang tubuhnya 6 cm.


Krill mempunyai panjang 6 centimeter dan termasuk species paling melimpah di Antartika. Analisis tim dari Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat dan Institut Oseanografi Scripp sebagaimana dikutip BBC, Selasa ( 12/04 ) menyebutkan, wilayah Semenanjung Antartika Barat yang berbatasan dengan Laut Scotia di ujung Amerika Selatan paling cepat mengalami pemanasan global.



Miturut archive.kaskus.us menyebutkan, Antartika secara keseluruhan adalah benua terdingin di Bumi. Benua ini mencakup lebih dari 14 juta km ² sehingga 1,5 kali ukuran Amerika Serikat. Antartica menempati sekitar 9% dari lahan yang permukaan dunia. Hal ini dibagi menjadi dua daerah besar yang disebut Greater Antartika di sebelah timur dan Kecil Antartika di sebelah barat.


Selain krill hewan vertebrata yang hidup di Antartika adalah penguin, anjing laut dan paus.


Antartika mengandung lebih dari 70% dari dunia air dan 90% dari dunia es, dalam dirinya sendiri. Di beberapa tempat es terhampar seluas 4000 meter. Es mengalir terus menerus dari ketinggian lalu putus untuk membentuk gunung es besar. Jumlah curah hujan di Antartika sangat kecil sehingga digolongkan sebagai daerah gurun (gurun kutub). Daratan Antartika di bawah es memiliki ketinggian yang relatif tinggi, rata-rata sekitar dua kali setinggi itu di Eropa. Antartika berisi sub-glacial, danau air tawar yang terhubung dengan jaringan air sungai, yang bergerak jauh di bawah permukaan benua. Danau-danau ini telah tertutup selama jutaan tahun.



Sumber : BBC/MZW/archive.kaskus.us

Read More..

HOMELESS IN JAPAN

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 07 Februari 2010 0 komentar

Sungguh hati membuat trenyuh melihat para gelandangan mengais rejeki dengan jalan meminta-minta. Tidak ada yang disalahkan dalam kondisi ini mengingat jumlah kaum miskin di negara tercinta kita saat ini semakin banyak di mana lapangan pekerjaan semakin langka dan susah didapat. Minggu Pagi 31/01/10 lalu suasana Tempat Pelelangan Ikan KUD Sarana Mino Desa Tasik Agung Rembang masih sepi dari kegiatan bongkar ikan dari kapal.



Dalam kondisi masih sepi ada beberapa buruh angkut ikan yang sudah bekerja. Salah seorang buruh angkut ikan yang kita temui untuk perbincangan seputar masalah perikanan adalah Mas Bahrudin. Pagi buta ia telah meninggalkan desanya dan bekerja. Demi sesuap nasi ia rela meninggalkan desanya di Wilayah Pamotan Lasem untuk bekerja serabutan sebagai kuli angkut ikan. Ia pantang menjadi pengemis dan berusaha bekerja apa saja asalkan halal.



Dia pernah bekerja di kawasan Industri Pulau Gadung Jakarta beberapa tahun silam. Karena krisis moneter dan pengurangan besar-besaran jumlah karyawan pabrik tempat dia bekerja, akhirnya dia terkena PHK. Suatu pukulan telak baginya mengingat upah sebagai buruh yang biasa dia kirimkan ke keluarga di kampung halaman setiap bulan mulai saat ini sudah tidak dia dapatkan kembali. Berbagai usaha telah dia lakukan untuk menyambung hidup mulai dari tukang batu, menjual koran hingga menjadi pelayan warung tegal di bilangan Pulau Gadung. Namun upah yang dia terima tidak seberapa dan kerasnya hidup di Jakarta memutuskan ia pulang kampung ke Lasem.



Di desa ia mulai menata diri kembali. Tanah warisan dari orang tua yang tidak seberapa luasnya ia olah dan tanami dengan singkong, ubi jalar dan pepaya. Sambil menunggu panen ia menggelandang ke tempat pelelangan ikan dan bekerja serabutan menjadi buruh angkut ikan. Pendapatan yang tidak seberapa ini ia tabung dan sisihkan buat keluarga di rumah. "Aku sudah biasa hidup keras di Jakarta Mbak, jadi tidak kaget bekerja seperti ini lagi. Yang aku khawatirkan dengan adanya perjanjian perdagangan bebas Asean dan China tahun 2010 ini akan banyak industri menengah yang gulung tikar. Akibatnya akan banyak terjadi lagi PHK masal seperti yang pernah aku alami saat di Jakarta dulu," katanya sambil menyeruput teh manis saat menemani kami berbincang di warung Soto depan Kantor Koperasi Unit Desa Sarana Mino. Lebih memprihatinkan lagi mudah-mudahan tidak banyak pengangguran di negeri kita ini.



Kalau kaum gelandangan di negara kita harus berjuang sendiri dengan cara mengemis dan meminta belas kasihan orang tidak demikian halnya dengan kaum gelandangan di negeri Matahari Terbit. Dampak krisis ekonomi berkepanjangan di Jepang mengakibatkan semakin banyak warga kehilangan pekerjaan dan sebagian menjadi gelandangan. Para gelandangan ini mendapat bantuan dari Organisasi Amal bernama Shinjuku Renkaru. Sekitar 430 gelandangan di Tokyo menerima bantuan makanan dan selimut tebal dari Organisasi Amal Shinjuku Renkaru Minggu 31/01/2010. Maklum saat ini Jepang sedang musim dingin. Para gelandangan antri selama beberapa jam untuk memperoleh nasi hangat yang dibagikan di dapur milik Shinjuku Renkaru.


Krisis ekonomi Jepang menyebabkan kaum muda ikut menggelandang menjadi pengemis.

Jumlah gelandangan di Jepang turun mencapai 15.000 orang di tahun 2009 dari 25.000 orang di tahun 2003.

Pengemis Jepang saat ini lebih banyak didominasi kaum muda korban phk.


Sebagian gelandangan mengatakan tahun 2009 dan awal 2010 merupakan masa yang paling sulit dalam kehidupannya. Jumlah gelandangan di Jepang sebenarnya turun dari 25.000 pada tahun 2003 menjadi 15.000 orang pada tahun 2009. Akan tetapi tipe orang orang yang menjadi gelandangan saat ini mengalami perubahan. Di masa lalu mayoritas gelandangan adalah orang tua, tetapi sekarang banyak warga usia muda dan produktif dalam kerja telah kehilangan pekerjaan yang menjadikan kaum muda ini memilih menjadi gelandangan.



Krisis ekonomi berkepanjangan dan lemahnya konsumsi dalam negeri menyebabkan semakin banyak warga kehilangan pekerjaan. Walau pun ekonomi Jepang telah mulai pulih dari resesi menyusul meningkatnya permintaan terhadap produksi Jepang di Asia, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan pemulihan ekonomi Jepang lebih lamban dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia.

Sumber Reuters: Homeless in Japan

Read More..

HARGA IKAN LAUT NAIK

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 01 Februari 2010 0 komentar

Akibat cuaca buruk banyak nelayan tidak melaut, membuat tempat pelelangan ikan di Desa Tasik Agung Kabupaten Rembang Jawa Tengah sepi tidak seperti hari biasanya. Sepinya tempat pelelangan dikarenakan naiknya harga ikan laut sehingga warga mengurangi konsumsi ikan laut. Tempat pelelangan ikan laut yang semula ramai membuat nelayan menghentikan kegiatan menangkap ikan dan mengisi hari kerjanya dengan memperbaiki perahu dan menjahit jala yang robek.



Tempat pelelangan ikan laut Tasik Agung Kabupaten Rembang saat ini hanya terlihat beberapa titik tumpukan ikan hasil tangkapan nelayan setempat. Selain itu kotak-kotak tempat penyimpanan ikan pun kini tidak banyak terisi ikan laut. Kondisi ini ditengarahi karena adanya cuaca buruk yang sudah berlangsung hampir satu bulan lamanya. Nelayan tidak berani melaut dan kegiatan pelelangan ikan pun sepi pengunjung.




Hidangan ikan laut dan air tawar memang enak kita konsumsi di saat melakukan perjalanan dinas ke luar kota.



Karena kondisi cuaca tidak membaik dan hasil tangkapan ikan sedikit maka menyebabkan nelayan dan pedagang ikan di tempat pelelangan ikan ini menjual ikannya lebih mahal agar tidak merugi. Di sini harga ikan laut rata-rata naik 10 ribu rupiah per kilogram untuk jenis ikan favorit seperti ikan kakap merah, tenggiri dan ikan kerapu. Sedangkan cumi-cumi saat ini mengalami kenaikan harga paling tinggi yang semula seharga 17 ribu rupiah menjadi 40 ribu rupiah per kilogram.



Bagi Anda semua yang hobi menyantap ikan laut untuk sementara harus mengeluarkan uang lebih banyak demi kesenangan yang satu ini, tapi ingat tetap jaga kesehatan di saat musim penghujan tiba. Selamat beraktivitas sahabat sehat dengan reiki semua. Mari sambil berwisata di Bina Rianya Rembang yaitu Pantai Kartini kita mencicipi hidangan ikan laut malam ini. Anda mau....di sini areal hotspot internet juga tersedia dan kita tidak akan ketinggalan informasi terkini dari mana pun termasuk komentar dan jumlah pengunjung blog ini.


Tempat pelelangan ikan di saat panen ikan melimpah ruah.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.