

Kali ini sehat dengan reiki ingin berbagi sedikit pengetahuan tentang kriteria rumah sehat yang menjadi dambaan semua orang. Apa itu rumah sehat? Setelah kita semua bisa merawat tubuh agar tetap sehat alangkah baiknya kiat sehat ini juga diteruskan dalam merawat rumah agar terlihat nyaman dan tenteram bagi penghuninya.
Untuk inilah diperlukan rumah sehat sekalipun rumah yang kita diami mungil dari segi fisik bangunan tetapi terasa lapang apabila semua penghuninya bisa hidup rukun saling menyayangi. Di sinilah peranan rumah sehat yang menjadi idaman semua keluarga. Tetapi sebenarnya apa definisi rumah sehat itu? Rumah sehat adalah rumah yang bisa memberikan rasa nyaman kepada semua penghuninya. Bukan saja kenyamanan tinggal yang didapat tetapi juga suasana yang sehat dan bersih.
Lalu rumah seperti apa yang tergolong sehat? Apakah sehat dengan reiki ataukah sehat-sehat yang lainnya? Tentu saja sehat bersama reiki perlu juga dimiliki sebuah rumah agar terhindar dari hal-hal negatif. Karena kita tidak tahu riwayat tanah tempat bangunan rumah kita berdiri sebelumnya, apakah dulu bekas tanah kuburan ataukah tanah ini juga masih dalam sengketa pemilik sebelumnya.
Banyak orang berpikir rumah yang sering dibersihkan dan dirapikan adalah rumah sehat. Ternyata hal tersebut tidak menjamin terwujudnya rumah sehat karena dasar utama rumah sehat adalah rumah yang memiliki sirkulasi udara (ventilasi) dan sistem pencahayaan yang baik. Ventilasi rumah mempunyai banyak fungsi dan sangat menentukan untuk kesegaran udara yang ada di dalam dan di luar rumah.
Fungsi pertama adalah untuk menjaga agar aliran udara di dalam rumah tersebut tetap segar. Hal ini berarti keseimbangan oksigen yang diperlukan oleh penghuni rumah tetap terjaga. Kurangnya ventilasi akan menyebabkan kurangnya oksigen di dalam rumah yang berarti kadar karbondioksida yang bersifat racun meningkat sehingga berbahaya bagi penghuninya.
Fungsi kedua daripada ventilasi adalah membebaskan udara ruangan dari bakteri-bakteri terutama bakteri patogen yang cenderung hidup dan berkembang dalam ruangan dengan tingkat kelembaban tinggi. Dengan sirkulasi yang baik bakteri akan terbawa oleh udara yang selalu mengalir. Rumah yang sehat juga memerlukan cahaya yang cukup, tidak kurang dan tidak berlebihan.
Kurangnya cahaya yang masuk ke dalam ruangan rumah terutama cahaya matahari pagi atau sore hari terkesan terlihat kurang nyaman. Kurang nyaman ini akan menyebabkan ruangan rumah sebagai media atau tempat untuk hidup dan berkembangnya bibit penyakit. Sebaliknya terlalu banyak cahaya di dalam ruangan akan menyebabkan silau dan akhirnya dapat merusakkan mata.
Cahaya yang ada dalam rumah sehat bisa digolongkan menjadi dua, yaitu cahaya alami (cahaya matahari) dan cahaya buatan. Cahaya matahari bisa masuk rumah melalui jendela yang terbuka. Jadi jendela juga memegang peranan penting akan adanya sirkulasi udara baik dari luar rumah atau sebaliknya. Sebaiknya jendela rumah setiap pagi dibuka lebar-lebar agar udara sehat dan segar dari luar rumah masuk dengan leluasa dan udara kotor didorong keluar rumah.
Dalam membuat jendela sebaiknya mempertimbangkan sinar matahari dapat langsung masuk ke dalam ruangan. Fungsi jendela sendiri disamping sebagai ventilasi juga sebagai jalan masuk cahaya matahari dari luar rumah. Lokasi penempatan jendela pun harus diperhatikan agar sinar matahari lama menyinari lantai (bukan menyinari dinding). Sebaiknya jendela itu harus di tengah-tengah tinggi dinding.
Selain kedua fungsi tadi, ada beberapa faktor pendukung lain yang juga penting untuk menunjang terciptanya rumah sehat. Beberapa faktor antara lain, faktor lingkungan tempat tinggal yang juga sama sehat dan kondusif dan faktor tersedianya sistem pembuangan kotoran, baik sampah, air kotor maupun limbah kamar mandi.
Semua fungsi rumah di atas dilihat dari penampilan fisik yang bisa kita lihat melalui indera mata, tapi faktor non fisik pun perlu kita perhatikan dengan seksama. Apa itu? Anda pernah pindah dan menempati rumah baru bukan? Sehat dengan reiki pun pernah pindah rumah dan menempati rumah yang sekarang ini hampir 28 tahun. Tatkala kita pertama kali akan masuk rumah baru tentu berdoa dan memohon kepada Tuhan agar rumah yang hendak kita tempati ini selalu aman, tenteram tidak ada gangguan apapun termasuk keberadaan mahkluk non fisik.
Sebagai praktisi reiki ada kiat menjadikan rumah dan halaman tempat tinggal kita aman dari gangguan sesama dari pikiran negatif, keinginan negatif orang lain yang kelak usil bisa menggangu ketenteraman rumah tinggal kita. Setelah berdoa memohon perlindungan Tuhan, buat metode Reiki untuk proteksi rumah beserta seluruh penghuninya dengan bola energi Cho Ku Rei. Sebelum membuat bola energi Cho Ku Rei ini hapus dahulu unsur negatif baik nyata dan non fisik yang ada dalam rumah ini secara berkala dengan simbol Sei Hei Ki lalu perkuat simbol Sei Hei Ki ini dengan simbol Cho Ku Rei yang telah dilipatgandakan.
Salurkan energi Reiki sesering mungkin keseluruh bagian rumah ini termasuk halaman dan pagar pembatas. Cukup niatkan saja energi reiki ini bekerja dan jangan lupa selalu baca ayat-ayat suci dalam ritual ibadah Anda setiap saat dan mohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar rumah yang kita tempati ini selalu aman dan semua penghuninya nyaman, sehat dan hidup rukun saling menyayangi.
Read More..Mahkota Dewa biasanya sering kita lihat di pementasan wayang orang dimana sang pemain memerankan tokoh dewa dan dikepalanya memakai mahkota yang dihiasi dengan pernak pernik sulaman benang emas. Tatkala berakting inilah mahkota sering memancarkan cahaya keemasan karena pengaruh efek tata lampu panggung. "Mahkota Dewa begitu mencorong," begitulah kilah seorang penonton wayang orang Sriwedari Solo malam itu. Lantas kalau mahkota dewa begitu gemerlap mempesona pandangan penonton seni tradisionil wayang orang, kelebihan apa lagi dari mahkota dewa ini? Mari sehat dengan reiki mengajak Anda mengupas lebih jauh mahkota dewa sebagai buah si merah marun menggemaskan ini bukan untuk dikenakan sebagai mahkota tetapi dikonsumsi sebagai obat herbal.
Mahkota dewa yang satu ini bukan dikenakan oleh pemain wayang orang Sriwedari Solo sebagai aksesoris peran dewa, tetapi salah satu jenis tanaman obat yang multi khasiat di samping mengkudu (pace), sambiloto dan pegagan. Sosok mahkota dewa begitu menggoda selera bagi siapa saja yang melihatnya. Pohonnya berupa perdu dengan tajuk bercabang-cabang. Konon umurnya bisa mencapai puluhan tahun dengan masa produktivitas mencapai umur 10-20 tahun. Ada yang menyebut mahkota dewa berasal dari Papua.
Tanaman ini terkadang masih dapat kita jumpai tumbuh liar di daerah hutan pada ketinggian 10 -1.200 meter di atas permukaan laut dengan curah hujan rata-rata 1.000-2.500 mm/tahun. Dari segi morfologi tanaman ini memiliki buah, batang dan daun yang cukup sempurna dan menarik sehingga bisa disebut sebagai tanaman hias. Karena bentuk buah mirip apel yang biasa kita lihat di perkebunan apel Batu Malang, warna merah marun, ukuran sebesar telur ayam kampung, berbuah lebat sekitar batang membuat tanaman ini makin digemari oleh pencinta tanaman. Di samping sebagai tanaman hias mahkota dewa juga dibudidayakan sebagai tanaman obat.
Konon karena penampilan yang mengundang selera layaknya buah yang siap dipetik dari pohonnya, mengundang minat bangsawan keraton untuk memeliharanya. Dalam salah satu literatur disebutkan bahwa Keraton Solo dan Yogyakarta sudah sejak lama memelihara tanaman ini dan menggunakan untuk keperluan pengobatan. Tanaman mahkota dewa akhirnya dimanfaatkan sebagai tanaman herbal. Berdasarkan pengalaman beberapa praktisi herbalist, mahkota dewa digunakan untuk pengobatan jantung, kanker, diabetes melitus, darah tinggi dan penyakit kulit. Berbicara tanaman herbal khususnya mahkota dewa orang akan melihat sosok Ibu Ning Harmanto. Beliau sudah mengembangkan mahkota dewa dalam bentuk instan, bedak dan obat gosok. Karena itulah beliau mendapat sebutan Ibu Mahkota Dewa.
Mahkota dewa yang digunakan untuk pengobatan tidak boleh dikonsumsi secara langsung sebelum diolah. Ini dimaksudkan untuk menghindarkan pemakainya dari efek samping yang mungkin terjadi saat buah mahkota dewa dikonsumsi. Gejala dari keracunan buah mahkota dewa antara lain bibir pecah, timbul luka di rongga mulut, mual dan muntah dan gejala keracunan lain. Untuk menghindarkan diri dari racun buah mahkota dewa maka daging dan buah mahkota dewa harus dikeringkan lebih dulu. Untuk jenis penyakit tertentu buah mahkota dewa bisa dikombinasikan dengan tanaman obat seperti sambiloto, temulawak, temu putih, pegagan, daun dewa, sambung nyawa dan jahe.
Dalam penelitian buah mahkota dewa memang beracun. Sejauh ini belum diteliti secara khusus jenis-jenis racun yang terkandung dalam mahkota dewa. Hasil penelitian Dra. Vivi Lisdawati, M.Si, Apt dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test pengujian racun mematikan terhadap udang laut menunjukkan bahwa ekstrak buah mahkota dewa memiliki toksis yang amat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman memiliki konsentrasi mematikan 50% larva udang atau lethal concentration berkisar 0,1615 - 11,8331 mikrogram/ml. Dapat disimpulkan oleh Dra. Viva Lisdawati bahwa ekstras buah mahkota dewa pemanfaatannya sebagai obat tradisional harus dengan takaran yang sangat hati-hati.
Upaya menghindarkan diri dari racun, sebaiknya buah mahkota dewa sebelum dikonsumsi dikeringkan lebih dulu di bawah sinar matahari. Upayakan menghindari penggunaan biji, batasi penggunaan cangkang biji hanya untuk penderita sakit berat, gunakan hanya daging buah dan daun saja untuk pengobatan. Ini dimaksudkan untuk mengurangi racun yang ada pada buah mahkota dewa. Di samping efek racun tanaman obat ini pun sudah terbukti dapat memberikan dampak positip bagi proses penyembuhan berbagai jenis penyakit.
Tanaman obat bukan hanya mahkota dewa saja. Masih ada jenis tanaman obat yang selain terbukti turun temurun efektif untuk pengobatan, juga telah diteliti secara seksama baik kandungan kimia, effek farmalogi, toksisitas, uji praklinis hingga uji klinis. Banyak tanaman obat dibuat menjadi produksi farmasi obat tradisional dan sekarang ini beredar di pasaran. Obat herbal tadi sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) Departemen Kesehatan. Karena sudah teruji aman dan terdaftar maka tentu saja aman untuk direkomendasikan dan dikonsumsi oleh pasien penderita penyakit tertentu.
Nah sahabat sehat dengan reiki...sudahkah untuk hari ini saja Anda semua menjaga kesehatan dengan baik? Saat di musim hujan yang sudah sering turun di berbagai daerah di Indonesia ini, ada baiknya kita menjaga diri dengan perilaku bersih. Jika tanaman hias klangenan Anda si mahkota dewa sudah rimbun batang dan daunnya sebaiknya dipangkas agar pertumbuhan buah kembali lebat. Si buah ranum merah marun mahkota dewa memang menggoda selera untuk dimakan...tapi tunggu dulu...buah ini bukan buah apel yang manis...tapi buah pahit dan beracun.
Sumber : Mahkota Dewa Ir. W.P Winarto dan Tim Karyasari.
Read More..Libur panjang yang terjadi selama tiga hari ini sungguh membuat badan ingin istirahat dari kesibukan kerja. Mengecek tanaman hias di kebun sampai membersihkan tanaman hias dalam pot merupakan sarana rekreasi murah meriah yang bisa dilakukan siapa saja di rumah. Tak terkecuali membersihkan tanaman hias anthurium yang harus segera diganti potnya mengingat pertumbuhan tanaman yang sudah berumur 2 tahun ini sangat membutuhkan pot yang lebih besar. Namun tatkala asyik dengan klangenan tanaman hias ini mendadak tetangga sebelah datang bersilaturahmi dan minggu siang ini mengajak sehat dengan reiki untuk menengok tetangga lain yang sedang dirawat di rumah sakit gara-gara kadar gula tinggi, kolesterol tinggi plus asam urat yang juga tinggi.
Begitu mengejutkan berita ini mengingat dampak negative dari kolesterol tinggi sudah sering diperbincangkan dalam kegiatan harian baik lewat media massa hingga penuturan di meja makan ala Warung Tegal. Mendengar penuturan perihal kolesterol tinggi ingatan sehat dengan reiki lalu tertuju kepada penuturan dokter kantor yang menyarankan agar manusia hidup yang sudah masuk usia 4o tahun ke atas harus mewaspadai tentang gejala tidak sehat dampak dari kolesterol tinggi. Kolesterol yang tidak terkendali salah satunya dapat menyebabkan penyakit jantung koroner dan strok. Lantas cara aman bagaimana lagi untuk menghindari kolesterol tinggi dalam tubuh?
Salah satunya adalah memiliki pola hidup yang sehat mulai dari sekarang. "Ya...sekarang ini...jangan ditunda-tunda," saran dokter kantor kepada sehat dengan reiki waktu itu. Memulai hidup sehat sebagai salah satu kunci mencegah kolesterol tinggi lebih baik daripada nanti mengobati bila sudah kena penyakit ini. Dituturkan ada empat kunci hidup sehat ala dokter diantaranya adalah:
1. Makan teratur dan bergizi seimbang dan bervariasi. Makan tepat waktu tiga kali sehari. Porsi makanan harus seimbang nutrisinya. Disarankan untuk menghindari makanan dengan kadar lemak tinggi seperti jeroan dan junk food. Mengonsumsi bahan makanan yang mengandung HDL tinggi seperti red yeast rice yang terdapat dalam produk herbal Nutrafor Chol pun sangat dianjurkan untuk menekan tingkat LDL.
2. Lakukan istirahat cukup dalam aktivitas harian yang sangat sibuk. Dengan istirahat cukup selain makanan, tubuh pun perlu diistirahatkan agar tetap sehat. Akan lebih baik tidur selama enam sampai delapan jam setiap malam hari. Kurang tidur sama tidak baiknya dengan kebanyakan tidur. Jadi tidur harus seimbang jumlah jam tidurnya.
3. Menjalankan kontrak hidup sehat sampai mati nanti yaitu mau dan mau melakukan olahraga secara teratur. Hanya dengan olahraga teratur saja minimal 3 kali seminggu dengan durasi olahraga 30 hingga 6o menit setiap kali latihan olahraga. Anda disarankan tidak harus ke pusat kebugaran olahraga yang memasang tarip tinggi setiap kali kita bertandang. Cukup dengan olahraga sederhana seperti jogging, aerobik, berenang, bersepeda dan jalan kaki yang dilakukan di ruang terbuka dengan kecukupan udara bersih di pagi hari akan lebih baik dampaknya untuk kebugaran tubuh. Jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum olahraga dimulai dan lakukan pendinginan sesudahnya. Harus rutin berolahraga karena salah satu faktor dari olahraga secara teratur adalah kontinuitas.
Lantas ada hubungan apa seseorang bisa divonis menderita kolesterol tinggi? Penyebab utama dari gangguan tubuh karena kolesterol tinggi adalah makanan. Saat ini banyak orang cenderung memilih makanan dari segi rasa belaka. Makanan enak banget seperti gorengan yang renyah plus berlemak dan junk food yang tinggi kalorinya menjadi begitu populer di jaman yang serba instan dan cepat ini dibandingkan dengan makanan sehat yang seimbang nutrisinya. Dokter pun bilang bahwa, "Tubuh memiliki batas tertentu terhadap zat makanan yang dicerna. Bila berlebih maka sebagian akan dikeluarkan dari tubuh, sedangkan sisanya menjadi lemak di bawah kulit atau lemak dalam darah yang disebut kolesterol."
Tak bisa dibantah bahwa menurut ilmu kesehatan kolesterol dalam jumlah tertentu memang dibutuhkan oleh tubuh. Kolesterol penting karena fungsinya menjaga keutuhan sel tubuh, membuat hormon, membungkus jaringan saraf, melarutkan vitamin dan membantu proses pembentukan vitamin. Kolesterol yang berlebihan dalam tubuh inilah yang berbahaya bagi kesehatan tubuh misalnya mengakibatkan penyakit jantung koroner dan strok. Seram bukan penyakit ini?


Bagi Anda penggemar tanaman hias dan hobi mengoleksinya, sehat dengan reiki ajak Anda berkunjung ke sentra perdagangan tanaman hias di kawasan Senayan di seberang Gedung TVRI Jakarta Selasa siang tadi. Di sini berbagai jenis tanaman hias dapat Anda temukan dengan kisaran harga tanaman antara seribu lima ratus rupiah hingga mencapai 8 juta rupiah. "Wah kok ada yang murah dan mahal ya," kata Mas Supir yang mengantar saya berkunjung ke tempat ini.
Di sepanjang Jalan Gerbang Pemuda dan Jalan Asia Afrika Jakarta Selatan ini, Anda akan mudah menemukan puluhan kios tanaman hias dan perlengkapannya. Di sini tersedia perlengkapan taman semisal air mancur, patung dan dinding air terjun mini. Sekitar 50 pedagang yang terbagi atas tujuh kelompok berada di bawah binaan Dinas Pariwisata Pemda DKI Jakarta bekerjasama dengan Koni Pusat.
Kawasan Senayan memang telah dikenal sebagai sentra tanaman hias sejak tahun 1980-an. Karenanya berbagai tanaman hias dapat Anda temukan di tempat ini, misalnya Puring, Anggrek, Yasmin, Anting Putri, Kamboja, Palem, Anturium dan Rumput Manila. Harga tanaman hias ini pun berbeda-beda tergantung dari jenis, ukuran dan langka tidaknya tanaman yang tersedia.
Tanaman Washington dijual dengan harga 8 juta rupiah. Tanaman Palem jenis Canaris, Morelia, Konvernesi dan Korma ukuran besar bisa mencapai puluhan juta rupiah harganya. Kalau dulu Anturium sempat menjadi tren dan banyak dicari orang, saat ini harganya sudah turun bahkan harganya merosot tajam. Tanaman Anturium dulu harganya sempat terpatok lebih dari 10 juta rupiah kini hanya dijual dengan harga 1 hingga 2 juta rupiah.
Ketika sehat dengan reiki menanyakan tanaman apa yang sekarang ini kembali ngetren? Mas Nurhasan pemilik salah satu kios mengatakan,"Tanaman anggrek masih selalu dicari orang dan tidak pernah berhenti dicari mengingat tanaman hias anggrek sangat indah mekar bunganya hijau daunnya," katanya seraya menunjukkan rekan sesama penjual sebelah kiosnya yang sedang mengangkut pot anggrek ke bagasi mobil seorang pelanggan.
Di sini tanaman anggrek bisa dijadikan koleksi maupun pajangan sementara waktu di arena pesta pernikahan seperti Anggrek Bulan, Panda, Katelia dan Dendrobium. Tanaman anggrek didatangkan ke Senayan dari Sentra pembibitan tanaman anggrek di Rawa Belong Jakarta Barat.
Mbak Nancy seorang Kolektor Anggrek yang siang itu membeli Anggrek Bulan mengatakan,"Banyak pedagang di kawasan Senayan ini mendatangkan pasokan tanaman hias dari kawasan Rawa Belong. Tidak itu saja pasokan juga berasal dari luar Jakarta seperti Tangerang, Puncak, Sukabumi dan daerah Jawa." katanya seraya mengajak sehat dengan reiki menuju kios penjual pupuk tanaman hias.
Jadi apabila Anda sedang suntuk dengan pekerjaan kantor, ingin sekedar refresing memanjakan mata melihat segarnya hijau daun, mekarnya bunga anggrek, gemericik air mancur mini buatan tak ada salahnya Anda berkunjung ke kawasan Senayan ini. Tidak usah malu kendati Anda tidak membeli tanaman pun, pedagang di sini tetap ramah kok melayani pertanyaan Anda seputar tanaman hias.

Jumat pagi ini setelah acara olah raga jalan kaki selesai, sehat dengan reiki membenahi tanaman hias yang ada di halaman. Sambil menunggu truk sampah lewat di depan rumah, tetangga budiman sebelah rumah mengajak ngobrol soal editing komputer software adobe premier pro dan pinacle liquid. Kedua perangkat lunak yang dibicarakan ini memang sudah akrab di telinga para editor video non linear termasuk juga aku sendiri.
Maklum pagi ini kok cuaca begitu bersahabat dan hari ini tidak ada acara kantor sehingga perbincangan soal editing non linear merambat ke perbincangan tanaman hias penyejuk halaman rumah. Dari soal rumput liar yang tumbuh mengelilingi batang tanaman, cara perawatan tanaman dengan pupuk, menyemai tanaman dengan memangkas dan mendayagunakan tanaman sebagai obat herbal sampai ke bincang-bincang kesehatan.
Memang si Mas tetangga ini di samping guru juga hobi berkebun sebagai selingan kesibukan di hari libur. Mendengar penuturan tetangga soal perawatan tanaman, sehat dengan reiki pun langsung teringat dengan klangenan tanaman hias anturium yang sudah 1 tahun ini saya pelihara. Dalam kesempatan ini pun saya langsung merawatnya dengan memberi REIKI pada anturium ini.
Anturiumku yang sudah 1 tahun aku pelihara di pot saat ini pertumbuhannya begitu mentakjubkan. Di samping di-reiki juga aku sering siram dengan air leri ( air cucian beras warna putih ) ke batang dan daun-daunnya. Berkat perawatan ini semakin hari anturium ku tumbuh subur dan sebentar lagi perlu ganti pot mengingat batang dan daunnya bertambah besar.
"Memang saudara-saudaraku, reiki di samping untuk kesehatan manusia juga bisa untuk merawat tanaman juga binatang kesayangan, " kata Reiki Master di komunitas reiki-ku saat pertemuan rutin Senin sore di Gedung Olah Raga Krida Bakti Sekretariat Negara jalan Veteran Jakarta Pusat. "Coba sering alirkan Reiki ke batang dan daun tanaman. Reiki pun bisa disalurkan ke hewan peliharaan yang sedang sakit, misalnya kucing, ayam, burung, dan anjing," timpal Senior Personal Masteri yang duduk di sampingku.
Demikan hal nya dengan Reiki. Di samping untuk kesehatan manusia reiki bisa juga untuk makluk hidup lainnya. Penyaluran reiki untuk tumbuhan dan hewan sama saja dengan penyembuhan pada manusia. Sudah tentu besar atau kecilnya hewan dan tumbuhan yang akan disaluri energi akan mempengaruhi lamanya penyaluran energi ke objek ini.
Bagi tumbuhan yang cukup besar, Reiki dapat disalurkan pada bagian bawah pohon untuk memperkuat akar-akar dan pada pohon lainnya bisa disalurkan ke batang dan daunnya agar daun-daun dan batang pohon mendapatkan kesegaran dari Reiki. Setelah ini selesai beri pupuk secukupnya. Sedangkan tumbuhan yang kecil, misal masih berupa tunas dapat disalurkan tanpa menyentuh tumbuhan tersebut dengan jarak beberapa cm. Penyaluran ini akan membantu tumbuhan itu tumbuh dengan lebih cepat dan subur.
Umumnya Reiki dimanfaatkan hanya untuk penyembuhan saja. Tetapi bila dilihat lebih jauh, manfaat-manfaat Reiki yang luar biasa dapat dilihat dengan mudah. Seseorang yang sering mempergunakan Reiki akan selalu terhubung dengan Cahaya Ilahi. Bukankah ini merupakan anugerah yang sangat luar biasa teman-temanku?
Cukup banyak orang yang melakukan berbagai latihan berat dalam olah bhatin dan olah raga dengan tujuan mencapai kesehatan dan kebugaran, namun dengan Reiki pada penyelarasan/attunement tingkat pemula pun Cahaya Ilahi ini dapat dirasakan seketika oleh seorang murid. Setelah banyak mempergunakan simbol Reiki yang merupakan alat komunikasi langsung dengan Energi Ilahi, maka Cahaya Ilahi ini dengan mudahnya ditangkap oleh praktisi yang bersangkutan.
Jadi Reiki bukan saja sekedar teknik penyembuhan orang kuno dulu dan muncul kembali di abad ke-19 ini, tetapi juga amat bermanfaat untuk spiritualitas. Untuk penyembuhan Reiki dari semua tingkatan, perlu diketahui bahwa Inti Dari Reiki sebenarnya adalah cinta kasih, yaitu menyebarkan cinta kasih kepada sesama dalam bentuk Cahaya Ilahi yang dijadikan Rahmat atau Berkat penyembuhan.
Cahaya Ilahi ini tidak harus diberikan kepada sesama dengan sebuah penyembuhan atau penyaluran reiki saja. Tetapi Cahaya Ilahi dapat dibagikan dalam bentuk doa dan yang paling mudah adalah dalam bentuk senyum yang tulus. Hanya dengan senyum yang tulus, Anda telah membagikan Cahaya Ilahi dan kegembiraan kepada orang lain.
Nah di hari Kasih Sayang tanggal 14 Pebruari 2009 ini yang juga disebut Hari Valentin bagi yang merayakannya silakan ujudkan kasih sayang Anda kepada orang-orang yang Anda cintai, sayangi, kagumi dalam hidup ini. Wujud kasih sayang pun tidak harus dalam pemberian kado yang dipaksakan tetapi dengan senyum yang tulus pun sudah menjadi kado istimewa bagi pasangan Anda. Kalau Anda bisa menyayangi sesama lebih dulu tentunya juga menyayangi mahkluk Tuhan lainnya yang hidup berdampingan dengan kita, misalnya binatang peliharaan juga tanaman hias itu.
Nah kembali kepada senyum ini, sebenarnya senyum pun wajib Anda lakukan setiap harinya di luar Hari Valentine ini. Senyum dapat memberikan kegembiraan dan kebahagiaan kepada orang lain dan diri sendiri. Oleh sebab itu bagi semua penyembuh Reiki termasuk sehat dengan reiki sendiri pun selalu berusaha melaksanakan prinsip Master Reiki Mikao Usui seperti di bawah ini:
1. Untuk hari ini saja, saya akan selalu tersenyum penuh kegembiraan dan kebahagiaan, untuk dibagikan kepada orang-orang di sekeliling saya.
2. Untuk hari ini saja, saya tidak akan terpengaruh oleh sikap negatif orang lain.
3. Untuk hari ini saja, saya tidak akan menilai orang lain, semua orang, semua makluk termasuk binatang dan tumbuhan akan saya cintai sebagaimana adanya.
Untuk esok hari Insya Allah bila saya masih diberi umur akan melakukan kembali ke-3 prinsip itu dengan senyum kepada orang-orang di sekelilingku namun juga kepada pengunjung blog ku ini dengan senyum sehat berkat reiki yang tulus, iklas dan juga bersahabat. Nah kawan-kawan ku semua, sudahkah Anda hari ini tersenyum dengan gembira dan senyum ini Anda bagikan kepada orang-orang yang Anda kasihi dan sayangi? Mohon jawabannya ya?...terima kasih.
