
Puing-puing
bangunan seperti bagian rumah, kapal, bangunan pabrik ada yang
hanyut sampai ke pantai barat Amerika Serikat setelah
diombang-ambingkan gelombang air Samudra Pasifik. Salah satu barang yang
hanyut ditemukan adalah perahu untuk memancing. Perahu itu terdampar
di Kota Pesisir Crescent City California, AS.
Pemerintah Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB memberlakukan genjatan senjata dan segera menempatkan pasukan PBB di Libya. Pemerintah menegaskan perlunya koridor kemanusiaan melalui penetapan wilayah aman untuk memberikan perlindungan bagi warga sipil Libya. Situasi Libya yang semakin memprihatinkan mendorong pemerintah Indonesia melalui delegasinya di PBB menggulirkan proses untuk membuat surat bersama negara-negara anggota PBB kepada presiden dewan keamanaan PBB terkait genjatan senjata di Libya.
Hal itu ditegaskan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa saat rapat dengar pendapat dengan komisi satu DPR RI. Menlu menyatakan sejak awal Indonesia menentang dan menolak cara-cara kekerasan dalam menyelesaikan krisis di Libya. Karena itu Indonesia juga mendesak perlunya dialog politik antara pihak yang bersengkata di Libya.
Meski sejumlah upaya menciptakan perdamaian Libya ditempuh pemerintah Indonesia termasuk melalui PBB, sejumlah kalangan menilai langkah itu belum cukup optimal. Selain melalui PBB, Indonesia yang menjadi ketua Asean juga dapat menyerukan negara-negara anggota Asean lain berkontribusi mewujudkan jalan damai dalam penyelesaian konflik Libya.
Gempuran melalui operasi militer di Libya yang digalang Amerika Serikat bersama koalisi internasional selama lebih dari satu pekan masih terus berlangsung. Menyikapi kondisi ini Indonesia secara tegas menyatakan kecaman dan penolakan atas intervensi asing yang menyebabkan jatuhnya korban warga sipil. Asean sebagai kekuatan regional Asia Tenggara dinilai dapat memberikan kontribusi membentuk tatanan internasional yang lebih baik terkait intervensi barat dalam penuntasan konflik domestik negara lain.
Sumber : Berita Malam.
Read More..Penduduk kota kecil Greymouth Selandia Baru berharap pekerja tambang yang terjebak di bawah tanah dapat segera diselamatkan. Hingga kini komunikasi dengan 29 pekerja tambang yang terperangkap dibawah tanah sejak dua hari lalu belum dapat dilakukan.
Malcolm Cambell orang tua salah seorang pekerja tambang asal Scotlandia yang terjebak dibawah tanah pertambangan Pike River percaya bahwa anaknya dan rekan-rekannya akan dapat diselamatkan. Putranya menjadi salah satu dari 29 orang pekerja tambang yang terjebak di dalam tambang batubara di dekat kota kecil Greymouth di Pulau Selatan Selandia Baru.
Cambell menuturkan ia memiliki keyakinan yang besar anaknya dan para pekerja tambang lainnya akan keluar dari bawah tanah dalam keadaan selamat. Sementara itu Ardeacon Robin Kingstone salah seorang penduduk Greymouth, usai mengikuti ibadah di gereja kecil kota Minggu 21/11 kemaren mengatakan bahwa ia menangkap rasa pesimisme warga kota itu akan keselamatan pekerja tambang yang terjebak dalam tanah. Namun ia tetap berharap dan berdoa bagi keselamatan 29 pekerja tambang agar segera dapat keluar dari dalam tanah dengan selamat.
Robin Kingstone menambahkan ia dan warga lainnya telah mempersiapkan diri jika kemungkinan terburuk terjadi. Hingga kini komunikasi dengan 29 pekerja tambang yang terperangkap dibawah tanah belum dapat dilakukan. Mengingat kandungan gas yang tinggi di lokasi pertambangan itu, menyebabkan regu penyelamat kesulitan memasuki terowongan pertambangan untuk dapat segera menyelamatkan korban yang terperangkap.
Sumber : World/Reuters/Accident in New Zealand.
Read More..Gunung Merapi yang kembali meletus Jumat dinihari ( 05/11 ) kembali memuntahkan awan panas dan meluluhlantakkan kawasan di sekitar gunung. Letusan kali ini merupakan yang paling dahsyat sejak tahun 1870. Korban tewas hingga Jumat pagi tadi sudah mencapai angka 30 orang, kemungkinan korban tewas akan terus bertambah karena para korban mengalami luka bakar cukup banyak dan harus memerlukan pertolongan segera untuk menyelamatkan jiwanya.
Awan panas yang dimuntahkan gunung Merapi menerjang sangat kuat hingga ketinggian 8 kilometer di saat banyak warga desa sedang tertidur lelap. Dusun-dusun yang berada di kecamatan Cangkringan Sleman luluh lantak dan sebagian rumah yang terletak 17 kilometer dari puncak Merapi hangus terbakar. Awan panas menerjang beberapa menit sebelum tengah malam. Penduduk yang tinggal di zona aman berjarak sekitar 17 km dari Merapi ternyata juga kena semburan awan wedhus gembel. Di daerah itu banyak warga tidak mengungsi karena merasa masih dalam jangkauan daerah aman.
Kini daerah aman diperluas hingga 20 kilometer. Jumlah pengungsian pun kini mencapai 62.500 orang yang kini memadati pendopo Kabupaten Klaten. Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM menyatakan desa-desa yang berada di areal 15 km dari puncak Merapi harus dievakuasi yaitu 8 desa di kabupaten Sleman, 17 desa di kabupaten Magelang, Boyolali 3 desa dan kota Klaten 4 desa. Jumlah korban tewas terus bertambah sementara korban luka-luka dan sedang dirawat di rumah sakit Dokter Sarjito mencapai 63 orang.
Menurut informasi dari tim SAR diduga masih banyak korban yang berada di dusun-dusun tersebut. Karena itu tim berencana kembali ke atas untuk mengevakuasi korban yang belum ditemukan dan korban luka lainnya yang masih hidup. Dampak hujan abu Merapi juga telah menyebar meluas hingga wilayah Jawa Barat seperti kota Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, Garut dan kabupaten Bandung.
- Masyarakat melakukan aktivitas menggunakan masker saat melintas di Jalan Pangeran Diponegoro, Yogyakarta, Jumat (5/11). Erupsi Gunung Merapi yang kembali terjadi pada Kamis (5/11) mengeluarkan debu vulkanik yang menyelimuti Kota Yogyakarta, sehingga masyarakat diimbau menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar ruangan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat debu vulkanik. (Foto ANTARA Wahyu Putro A).
Sumber : Warta Siang /Photo by : Yahoo News Room.
Read More..Di saat penduduk Jepang selatan mengungsi karena banjir bandang yang terjadi di Pulau Amami Oshima, banjir juga melanda kawasan Benin Afrika Barat, Kamis ( 21/10 ). Hujan deras yang turun dalam beberapa minggu terakhir menyebabkan banjir di sejumlah tempat. Banjir menewaskan 60 orang dan memaksa lebih dari 100.000 penduduk mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.
Banjir musiman sering melanda Benin yang terletak di Afrika Barat. Namun tahun ini kondisi banjir jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Banjir yang disebabkan hujan deras yang mengguyur Benin menyebabkan beberapa korban meninggal dunia karena terserang berbagai jenis penyakit seperti kolera dan malaria. Para pengungsi hingga kini masih tinggal di tempat penampungan dan tenda yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Mereka sangat mengharapkan pemerintah pusat dan daerah segera memberikan bantuan makanan dan obat-obatan. Sebagian penduduk memilih untuk tetap tinggal di rumahnya yang sudah tergenang air. Mereka khawatir akan kehilangan barang-barangnya jika ikut mengungsi ke tempat lain. Banjir juga menghancurkan ribuan hektar lahan pertanian sehingga para petani tidak dapat memanen hasil pertaniannya.
Menurut kementerian pertanian sekitar 25.000 hektar lahan pertanian jagung, padi dan kacang rusak. Sementara itu Uni Eropa telah memulai program pembersihan pelabuhan Cotonou di Benin yang diperkirakan akan menghabiskan biaya 18 juta Euro. Pelabuhan Cotonou merupakan pelabuhan utama yang menghubungkan Afrika Barat dengan Eropa.
Sumber : World/Reuters/Benin - Floods.
Read More..Sedikitnya 50 orang di perkirakan tewas setelah sebuah bis tergelincir dan terjun ke sungai Turag di Bangladesh ( 10/10 ). Para petugas penyelamat dan penyelam dikerahkan untuk mencari bis yang tenggelam di arus sungai yang deras tersebut. Operasi pencarian korban masih terus dilakukan terhadap sopir berikut 50 penumpang yang diduga telah tewas.
Ratusan orang termasuk kerabat dan keluarga para penumpang bis naas tersebut menyaksikan operasi pencarian, sambil berharap korban selamat ditemukan. Sejumlah petugas penyelamat yang terdiri dari prajurit angkatan laut, darat dan petugas penyelamat lainnya dikerahkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan tersebut.
Arus sungai yang cukup deras dan banyaknya tumbuhan enceng gondok yang tumbuh sepanjang aliran sungai, menyulitkan para penyelam melakukan pencarian. Sejumlah saksi mata mengatakan sekitar 6 atau 7 penumpang terlihat berenang ke tepi sungai setelah kecelakaan terjadi. Namun 50 orang penumpang lainnya diperkirakan tewas hanyut terbawa arus sungai, setelah hujan deras terus menerus mengguyur wilayah itu.
Salah seorang penumpang selamat, Tapan Roy mengatakan, korban yang tewas dalam bis tersebut lebih dari 50 orang karena ada beberapa orang yang berdiri di dalam bus ketika kecelakaan terjadi. Regu penyelamat yang terdiri dari 27 orang hingga Minggu malam masih belum menemukan lokasi tenggelamnya bus naas itu. Meski pencarian telah dilakukan sejak sore hari, petugas setempat mengatakan kemungkinan bus telah terseret arus sungai yang deras akibat hujan yang turun terus menerus sejak beberapa hari terakhir.
Sumber : AP/Bangladesh - Bus Search.
Read More..Hujan yang masih saja turun di semua bagian wilayah Indonesia akhir-akhir ini ternyata juga berlangsung di China. Hujan lebat terus menerus yang menyebabkan tanah longsor di wilayah China bagian selatan mengakibatkan sedikitnya 38 orang tewas. Selain korban tewas dan hilang, puluhan ribu orang diungsikan akibat rumah mereka hancur diterjang banjir dan tanah longsor, Kamis 3/6.
Kantor berita pemerintah melaporkan selain 38 korban meninggal, sedikitnya 14 orang dinyatakan hilang akibat banjir dan tanah longsor di Provinsi Guangxi. Hujan lebat berkepanjangan mulai menerjang Guangxi sejak Senin lalu dan memicu longsor besar di Provinsi Guangxi mengakibatkan tertutupnya jalan-jalan dan mengubur tertutupnya jalan-jalan dan mengubur rumah-rumah penduduk.
Stasiun Televisi Pemerintah CCTV melaporkan 23 orang meninggal di Desa Rongxian di mana pada hari Selasa kemaren 8 jenazah ditemukan di desa itu. Regu penolong masih melakukan pencarian di balik puing-puing reruntuhan terhadap 14 orang yang dinyatakan masih hilang. Rongxian daerah yang paling parah terkena dampak tanah longsor, setidaknya 2800 orang dievakuasi setelah rumah mereka hancur diterjang longsor.
Kantor Berita Xinhua melaporkan lebih dari 15 orang meninggal di empat kabupaten lainnya. Hujan lebat terus menerus telah melanda 27 kabupaten di Provinsi Guangxi di mana sekitar 80 ribu orang diungsikan pada Rabu malam kemaren, namun pejabat pemerintah mengatakan curah hujan diperkirakan akan menurun dalam beberapa hari ke depan.
Sumber : Reuters/China - Landslides.
Read More..