ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label dusun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dusun. Tampilkan semua postingan

MERAPI KEMBALI MUNTAH AWAN PANAS.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 05 November 2010 0 komentar

Gunung Merapi yang kembali meletus Jumat dinihari ( 05/11 ) kembali memuntahkan awan panas dan meluluhlantakkan kawasan di sekitar gunung. Letusan kali ini merupakan yang paling dahsyat sejak tahun 1870. Korban tewas hingga Jumat pagi tadi sudah mencapai angka 30 orang, kemungkinan korban tewas akan terus bertambah karena para korban mengalami luka bakar cukup banyak dan harus memerlukan pertolongan segera untuk menyelamatkan jiwanya.



Awan panas yang dimuntahkan gunung Merapi menerjang sangat kuat hingga ketinggian 8 kilometer di saat banyak warga desa sedang tertidur lelap. Dusun-dusun yang berada di kecamatan Cangkringan Sleman luluh lantak dan sebagian rumah yang terletak 17 kilometer dari puncak Merapi hangus terbakar. Awan panas menerjang beberapa menit sebelum tengah malam. Penduduk yang tinggal di zona aman berjarak sekitar 17 km dari Merapi ternyata juga kena semburan awan wedhus gembel. Di daerah itu banyak warga tidak mengungsi karena merasa masih dalam jangkauan daerah aman.


Gunung Merapi memuntahkan material vulkanik, terlihat dari Klaten, Kamis (4/11). (AP Photo/Irwin Fedriansyah).

Penduduk menyelamatkan diri dengan motor setelah Gunung Merapi meletus lagi, Jumat (5/11). Pemerintah meluaskan zona bahaya menjadi 20 kilometer dari pusat kawah Merapi. (AP Photo/Achmad Ibrahim).

Tim penyelamat mencari korban Merapi di Argomulyo, Yogyakarta, Jumat (5/11). (AP Photo/Trisnadi).

Tim relawan dan tentara di Argomulyo lari menyelamatkan diri setelah Merapi kembali meletus, Jumat (5/11). (AP Photo/Trisnadi).


Kini daerah aman diperluas hingga 20 kilometer. Jumlah pengungsian pun kini mencapai 62.500 orang yang kini memadati pendopo Kabupaten Klaten. Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM menyatakan desa-desa yang berada di areal 15 km dari puncak Merapi harus dievakuasi yaitu 8 desa di kabupaten Sleman, 17 desa di kabupaten Magelang, Boyolali 3 desa dan kota Klaten 4 desa. Jumlah korban tewas terus bertambah sementara korban luka-luka dan sedang dirawat di rumah sakit Dokter Sarjito mencapai 63 orang.



Menurut informasi dari tim SAR diduga masih banyak korban yang berada di dusun-dusun tersebut. Karena itu tim berencana kembali ke atas untuk mengevakuasi korban yang belum ditemukan dan korban luka lainnya yang masih hidup. Dampak hujan abu Merapi juga telah menyebar meluas hingga wilayah Jawa Barat seperti kota Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, Garut dan kabupaten Bandung.


Sebuah pesawat, berselimut abu vulkanik, diparkir di bandara internasional Adi Sutjipto, Yogyakarta, Jumat (5/11). Bandara yang landasannya tertutup abu putih harus ditutup. (AP Photo/Irwin Fedriansyah).

Masyarakat melakukan aktivitas menggunakan masker saat melintas di Jalan Pangeran Diponegoro, Yogyakarta, Jumat (5/11). Erupsi Gunung Merapi yang kembali terjadi pada Kamis (5/11) mengeluarkan debu vulkanik yang menyelimuti Kota Yogyakarta, sehingga masyarakat diimbau menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar ruangan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat debu vulkanik. (Foto ANTARA Wahyu Putro A).

Seorang anak berjalan di antara pohon yang tumbang di jalan lingkar Muntilan, Jawa Tengah, Jumat (5/11). Banyak pohon tumbang di beberapa wilayah Muntilan akibat hujan abu vulkanik dari Gunung Merapi. (Foto ANTARA/Wihdan Hidayat).


Sumber : Warta Siang /Photo by : Yahoo News Room.

Read More..

TRADISI MASYARAKAT LOMBOK

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 01 April 2009 11 komentar



Tahun 1993 Sehat dengan reiki berkesempatan pergi Ke Lombok Nusa Tenggara Barat untuk membuat dokumentasi Tradisi Nyale yaitu menangkap cacing laut diperairan laut dangkal di malam hari. Tradisi itu begitu lekat di masyarakat Lombok dan sudah biasa dilakukan bertahun-tahun mengikuti tradisi leluhurnya.Dalam kesempatan liputan itu kami juga berkunjung ke Lombok Tengah tepatnya di Dusun Sade.

Ada apa ya dengan keunikan Dusun Sade ini? Dusun Sade sebagai lazimnya dusun-dusun di tanah air Indonesia mempunyai keunikan tradisi tersendiri yang sudah turun temurun diwariskan oleh pendahulunya. Di desa ini kotoran hewan selain diolah menjadi biogas adalah lumrah, namun bagaimana jika kotoran sapi atau kerbau dimanfaatkan untuk mengepel lantai?

Nah kebiasaan turun temurun ini hanya bisa Anda temui di perkampungan Suku Sasak Dusun Sade Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. Memasuki perkampungan Suku Sasak Di Dusun Sade Lombok Tengah Anda akan disuguhi pemandangan yang tidak biasa.Deretan rumah bernuansa tradisional berjejer rapi di perkampungan ini dan mengikuti kontur tanah yang menurun.

Masyarakat Sade masih mempertahankan arsitektur dan tata ruang dengan makna filosofis dan nilai estetika yang jelas turun temurun dilakukan penduduk dusun ini. Di desa ini rumah adat yang lazim disebut Bale Ratih atapnya terbuat dari alang-alang dan dinding dari bambu.

Selain itu ada kebiasaan unik yang hanya dimiliki masyarakat Dusun Sade yaitu tradisi bersih rumah khususnya mengepel lantai. Saya kira Anda pun sudah biasa membersihkan lantai rumah dengan bahan pewangi lantai dan menjadikan ubin mengkilap sepanjang hari. Namun di dusun ini tradisi membersihkan rumah termasuk ubin juga dinding cukup dibersihkan dengan bahan pembersih alami yang ada di desa ini. Apa itu bahan pembersihnya?

Mereka membersihkan rumah menggunakan kotoran sapi atau kerbau yang dicampur air. Lantai dan dinding rumah yang dibaluri kotoran sapi dipercaya dapat mengusir lalat dan menjadikan lantai mengkilap. Memang ketika kita menginjakkan kaki di lantai rasa kesat lantai tidak ada dan hanya rasa licin dingin menyentuh telapak kaki.

Selain kotoran sapi dapat menyerap debu dan menjadikan lantai mengkilap, kotoran sapi dapat mendinginkan rumah pada musim kemarau serta menghangatkan rumah pada musim penghujan. Biasanya tradisi membersihkan lantai dan dinding rumah dilakukan oleh kaum perempuan yang sudah berkeluarga.

Setidaknya sebulan sekali mereka membersihkan lantai dengan kotoran sapi atau kerbau. Selain untuk mengepel lantai kotoran sapi atau kerbau juga menjadi bahan campuran untuk membuat lantai rumah adat. Dengan adanya campuran sisa buangan hewan lantai rumah menjadi kuat dan tidak mudah retak.

Karena kotoran kerbau atau sapi tidak bisa bersenyawa dengan tanah liat yang ada di dusun ini maka materi campuran ini berfungsi juga sebagai zat perekat. Lantai rumah juga tidak menjadi lembab.Inilah bentuk kearifan lokal yang terus bertahan di tengah perubahan zaman yang modern inji.

Kalau di kampung sehat dengan reiki di Solo Jawa Tengah, kotoran sapi atau kerbau menjadi bahan campuran membuat bata merah. Kotoran sapi atau kerbau dicampur dengan tanah kebun lalu diaduk dengan air, baru adonan tanah campuran ini dicetak menjadi bata yang siap dikeringkan lebih dulu baru kemudian dibakar, hasilnya batu merah.

Bila Anda ingin menikmati pesona eksotisme sebuah pedesaan alami ala Dusun Sade ini, silakan berkunjung ke Mataram Nusa Tenggara Barat. Dari ibukota propinsi ini menuju desa Sade berjarak 70 kilometer atau sekitar 1 jam 30 menit berkendara mobil. Namun kalau Anda ingin santai menggunakan angkutan tradisional lainnya silakan jelajahi sudut-sudut perkotaan di propinsi ini dengan cidomo, semacam dokar tradisional yang hanya ada di Nusa Tenggara barat.

Foto : Estebano dan Tokyo Tanenhaus.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.