Waktu
telah menunjukkan pukul 02.00 dini hari. Serombongan petambang menuju
Kawah Ijen dari Pal Tuding, Banyuwangi, Jawa Timur, Juli 2013 lalu. Saat
itu hawa dingin Gunung Ijen sudah menyergap para petambang yang bejalan
pelan menaiki punggung Gunung Ijen. Tentu saja hawa dingin bercampur
suasana gelap sudah akrab dijalani para petambang, karena lokasi inilah
sebagai satu-satunya mereka mencari nafkah dengan menambang belerang
dari dasar Kawah Gunung Ijen.
Dengan
tekad kuat berbekal sarung yang dibalutkan ke muka ala ninja Jepang dan
mengenakan jaket seadanya, mereka mulai melangkah dari pos
peristirahatan Pal Tuding. Kaki para petambang melangkah pelan menaiki
punggung gunung menuju pos Pal Bunder yang berjarak sekitar 2 kilometer.
Di pos Pal Bunder yang menjadi pos pemberhentian kedua menuju Kawah
Ijen, para petambang melepaskan lelah sejenak sebelum mulai mendaki
lagi menuju bibir Kawah Ijen.

