Keruan
saja suara tembakan itu mengagetkan tetangga sebelah rumah Ira Roberts.
Beverly Rose sang tetangga Ira cukup tanggap akan arti suara tembakan
itu langsung menuju ke rumah Ira. Tanpa takut mantan petinju profesional
itu lalu menjegal salah satu perampok bernama Justin Goodrich ( 23 ).Letak Arizona jauh dari lautan. Meski demikian, terjangan gelombang telah ikut membentuk dataran Arizona. Hanya saja, gelombangnya bukanlah gelombang laut, melainkan gelombang angin. Akibatnya bentukan batu karang sepanjang perbatasan Arizona - Utah, yang dikenal dengan julukan The Wave atau gelombang, merupakan pemandangan indah yang memperlihatkan bagaimana erosi angin bisa membentuk daratan.
Setidaknya itulah gambaran tentang dataran Arizona yang digambarkan Situs GeoWeek yang mengubungkan gerakan angin sebagai mekanisme alamiah yang bisa menggerus permukaan bumi secara terus menerus. Hal ini juga berlaku untuk air, es dan gravitasi yang terjadi di wilayah ini. Dalam iklim yang kering, angin merupakan sumber primer erosi.
Dalam pembentukan batu paras di wilayah The Wave, erosi oleh angin terjadi melalui abrasi. Angin mencungkil sejengkal batu paras dan mengempaskannya ke arah karang. Proses ini berlangsung terus hingga menjadi pahatan berupa garis-garis yang indah.
- Salah satu keindahan alam yang terletak di Amerika Serikat di dekat perbatasan Arizona dan Utah di lereng Coyote Buttes, di Paria-Vermilion Cliffs Canyon Wilderness, di Colorado Plateau, yaitu The Wave. Banyak sekali para pendaki dan fotografer yang datang berkunjung ke tempat ini karena tempatnya berwarna-warni dan bergelombang kasar tekstur permukaan batu parasnya.
- Maha Besar Tuhan dengan segala ciptaan - NYA di muka bumi ini. Para ilmuwan yang mempelajari The Wave mengatakan bahwa bukit pasir tua berubah menjadi batu dipadatkan keras selama berabad-abad, calcifying dalam lapisan vertikal dan horisontal. Erosi oleh angin dan hujan telah menciptakan pemandangan yang spektakuler yang muncul sekarang.
The Wave merupakan bagian dari The Coyote Buttes di Paria Canyon - Vermillion Cliffs Wilderness. Kalau Anda ingin menyaksikan keajaiban alam ini, bersiaplah untuk berjalan kaki sekitar 4,8 kilometer di gurun. Bagi petualang yang biasa merambah daerah berbukit-bukit tinggi, berjalan di gurun juga merupakan tantangan tersendiri untuk ditaklukkan medannya. Daerah gurun selain datar juga ada bukitnya.
Pembentukan batu paras di The Wave sudah lebih dari 200 juta tahun, yang awalnya berupa gurun pasir dengan bukit-bukit pasir tinggi. Garis-garis yang berwarna indah berasal dari zat besi dan mangan yang mengendap di air tanah, dan kemudian mengalir ke permukaan batu paras. Zat kalsit ikut menambah tekstur dan warna batu itu.
Sumber : GeoWeek.
Read More..Jalan-jalan di pusat kota Athena, Yunani kini dipenuhi pecahan kaca dan batu paska bentrokan para demonstran dengan polisi, Rabu ( 29/6 ). Bentrokan terjadi karena saat ini Yunani dalam posisi sulit dimana nilai hasil jajak pendapat yang berada di bawah oposisi akan menghadapi kecaman panas selama debat di parlemen. Sehari setelah bentrokan terjadi yang melibatkan demonstran dan polisi, pusat kota Athena dipenuhi pecahan kaca dan batu.
Para pemulung sampah itu membantu membersihkan jalan setelah protes besar-besaran menjelang pemungutan suara yang diperkirakan akan menyetujui kebijakan penghematan. Pemerintah Perdana Menteri George Papandreou yang memenangkan suara pertama dengan 155 berbanding 138, Rabu lalu berharap dapat menerima tagihan kedua dan terakhir yang mencakup 28 miliar Euro di kenaikan pajak, pengeluaran target dan privatisasi yang disepakati sebagai bagian dari bailout oleh IMD dan Uni Eropa.
Pemerintah Yunani kini berada dalam posisi sulit dengan adanya demo besar-besaran yang mengakibatkan mogok masal selama 48 jam yang diserukan serikat buruh, telah melumpuhkan negara. Pendemo bersumpah untuk terus menentang privatisasi dan langkah-langkah penghematan lainnya.
Sumber : Reuters/Greece in M. Read More..
Pengunjuk rasa melemparkan batu ke arah aparat kepolisian Yunani saat serikat buruh Yunani menggelar aksi protes atas kebijakan ekonomi pemerintah Yunani. Polisi menggunakan gas air mata untuk mencegah meluasnya aksi massa namun serikat buruh Yunani menghimbau tiga hari untuk mogok kerja.
Ribuan anggota serikat buruh Yunani melakukan aksi baris menuju Gedung Parlemen Yunani saat berlangsung aksi unjuk rasa memprotes kebijakan ekonomi Pemerintahan Yunani. Aksi unjuk rasa damai tersebut berubah menjadi kericuhan, saat aparat kepolisian juga tidak dapat menahan diri lalu terlibat bentrok dengan pengunjuk rasa. Namun sejauh ini tidak dilaporkan adanya korban luka menyusul aksi unjuk rasa.
Sebelumnya serikat buruh Komunis Peme juga menggelar aksi protes. Sejumlah serikat buruh Yunani telah mengumumkan aksi mogok tiga hari untuk menentang kebijakan tersebut, termasuk pemotongan bonus dan tunjangan pegawai negeri dan pensiun dari kenaikan pajak.
Sementara itu bentrokan juga pecah antara aparat kepolisian Belgia dan Jurnalis Stasiun Televisi ROJ di kota Derleuw Belgia yang disinyalir memihak kepada kepentingan etnis Kurdistan Turki. Dilaporkan polisi telah menangkap 10 jurnalis stasiun televisi ROJ dan dua gerilyawan senior Partai Pekerja Kurdistan-PKK.
Pihak kepolisian Belgia tak dapat menahan diri dan terlibat bentrok dengan pengunjuk rasa jurnalis stasiun televisi ROJ di kota Denderleew. Polisi juga menggunakan meriam air setelah pengunjuk rasa meneriakkan slogan kebebasan media. Sebelumnya aparat polisi Belgia juga menangkap 20 orang yang dicurigai membantu pengrekrutan gerilyawan kelompok separatis Kurdistan.
Kepolisian lalu menghentikan aktivitas siaran dan menangkap jurnalis yang bekerja di stasiun TV ROJ kendati kemudian membebaskan mereka. Pihak Kejaksaan Federal menyatakan telah melakukan investigasi terhadap stasiun televisi ROJ menyusul dugaan membantu pejuang kelompok separatis Kurdistan PKK.
Pihak kepolisian juga memiliki bukti atas keterlibatan sekelompok orang yang melakukan aktivitas pemalsuan dokumen emigrasi dan membiayai pengrekrutan gerilyawan PKK. Stasiun TV ROJ yang sangat populer bagi 12 juta etnis Kurdi di Turki dilarang karena memiliki hubungan dekat dengan partai PKK.
Sumber : Garit/ Foto : AP
Read More..Pernahkan Anda berkunjung ke Malioboro Mall di Jogjakarta? Sehat dengan reiki pun pernah ke sana ketika melakukan perjalanan dinas ke kota gudeg ini. Betapa megah mall ini untuk ukuran kota Jogjakarta yang mencitrakan diri sebagai kota pelajar,budaya, pariwisata dan perdagangan. Nah pernahkah Anda membayangkan bagaimana Mall ini pada mulanya terbentuk?
Tentu saja mall ini terwujud ketika rancangan awal ini masih merupakan konsep lalu dijabarkan menjadi coretan yang oleh seorang arsitek lalu diwujudkan dalam gambar.Dengan perhitungan teknis yang njlimet akhirnya gambar rancang bangun bangunan mall ini terwujud di atas selembar kertas. Nah dengan pekerjaan awal gambar rancang bangun ini pada dasarnya seorang arsitek telah melakukan visualisasi bagaimana mall ini nanti terwujud nantinya dan berdiri megah sebagai pusat perbelanjaan modern.
Memang visualisasi telah biasa dikerjakan manusia. Jadi apa yang ingin diciptakan manusia awal mulanya adalah visualisasi yang wujud nyatanya muncul dalam wujud gambar.Coba simak Leonardo da Vinci telah menggambar konsep model parasut sejak 500 tahun lalu. Pada masanya konsep parasutnya tidak bisa dibuktikan. Baru abad 20 konsepnya bisa dicoba dan terbukti benar.
Tentu pembaca blog sehat dengan reiki pun pernah mendengar Legenda Malin Kundang anak durhaka? Dalam legenda itu Sang Ibu yang sakit hati mengutuk anaknya menjadi batu. Kutukan sang ibu ini merupakan visualisasi kemurkaan luar biasa yang membuat Malin Kundang berubah menjadi batu.Coba tengok kisah Sangkuriang di tanah Pasundan yang menendang perahu yang dibuatnya melayang akhirnya jatuh tengkurap menjadi Gunung Tangkubanperahu, gara-gara marah cintanya ditolah oleh Dayang Sumbi yang sejatinya adalah Ibu kandungnya sendiri.
Walau kedua cerita tradisional ini cuma legenda, kisahnya menunjukkan adanya muatan visualisasi. Semuanya padat dengan visualisasi pada zamannya. Apalagi ditambah kesaktian Sang Tokoh Sangkuriang dan kemurkaan Ibu Malin Kundang maka apa yang telah divisualisasikan menjadi kenyataan. Ah...itu cerita dulu. Dalam cerita keseharian, visualisasi sering kita gunakan tanpa sadar kebanyakan untuk hal yang negatif. Betul tidak?...hayo ngaku saja...
Sehat dengan reiki dan Anda pun tentu pernah tanpa sadar melarang anak kita agar jangan memanjat pohon atau pagar. "Awas jangan naik ke pohon tinggi nanti jatuh!" Atau berpikiran negatif ke diri sendiri manakala merasa cemas lalu dada berdegup kencang,"Duh dadaku sakit, jangan-jangan saya sakit jantung." Nah secara tidak sadar dengan mengucapkan "nanti jatuh...jangan-jangan sakit jantung" sebenarnya secara tidak sadar kita memvisualisasikan segi negatif sesuatu yang tidak diinginkan bersama.
Setelah postingan kemaren tentang afirmasi kali ini sehat dengan reiki sedikit membahas visualisasi dalam kaitannya penyaluran energi reiki kepada orang lain atau diri sendiri.Dalam pembelajaran Inti Reiki visualisasi adalah salah satu teknik terpenting dalam belajar Inti Reiki. Memang dalam visualisasi ini kita harus membayangkan sesuatu. Apakah sesuatu itu?
Sesuatu adalah citra, hal, perihal, kejadian apa yang kita inginkan terjadi. Visualisasi dapat kita definisikan sebagai teknik internal dalam menggunakan imajinasi Anda untuk menciptakan (citra) apa yang Anda inginkan secara mental. Ingat pendulum dapat bergerak karena pikiran kita. Pikiran adalah energi yang menyebabkan pendulum bergerak berputar.
Pamela Oslie dalam Wujudkan Impian Anda yang dialih bahasakan Wawan Setiyawan menyatakan, Fisika Quantum menjelaskan bahwa kita sesungguhnya adalah medan kesadaran, energi dan informasi. Kita adalah kesadaran-kesadaran murni energi yang bergerak dan sesungguhnya bukanlah makhluk fisik.
Bila seorang pengamat memfokuskan perhatian pada medan energi ini akan ditemukan adanya partikel-partikel yang memancarkan energi. Secara harafiah menciptakan partikel cahaya atau sinar melalui proses penyerapan. Bukti kuat untuk menyimpulkan bahwa pikiran-pikiran kita tidak hanya mempengaruhi dunia fisik, namun benar-benar membentuk dunia fisik ini.
Bisa disimpulkan bahwa visualisasi merupakan teknik membentuk energi sesuai ciptaan/keinginan kita dan diperkuat dengan afirmasi. Energi apa pun dapat kita bentuk melalui visualisasi, misalnya kita ingin memvisualkan energi menjadi sebuah bola padat, tali, jembatan penghubung antara satu orang dengan orang lain yang dipisahkan jarak ribuan kilometer dalam transfer reiki jarak jauh, energi kesehatan, keceriaan dan kegembiraan dan sebagainya.
Visualisasi juga merupakan dasar dari materialisasi dengan asumsi bahwa proses penciptaan selalu dimulai dalam bentuk pikiran yang dilanjutkan dengan perwujudan atau manifestasi materi. Namun visualisasi juga memerlukan power/kekuatan. Dalam Inti Reiki power ditingkatkan untuk mendukung visualisasi kita hingga terwujud sesuai dengan harapan kita.
Kali ini praktek visualisasi sederhana di mana setiap orang bisa melakukannya dengan mudah. Apa itu? Praktek visualisasi melihat aura sendiri dilakukan dengan cara di depan kaca. Lihat wajah Anda sebentar, posisi duduk sempurna, rileksasi lalu afirmasikan, "Saya bisa melihat aura saya yang dominan saat ini." Pelan-pelan mata terpejam, tahan sebentar kurang lebih 3-5 menit. Buka mata Anda, lihat wajah Anda fokuskan perhatian sekitar 5-7 cm di atas rambut/kepala Anda.
Mula-mula Anda akan melihat pendaran warna putih menyelingkupi kepala, lama kelamaan akan muncul warna dominan dari diri Anda. Bila mata tegang kedipkan mata sebentar, lalu perhatikan lagi ada warna apa? Nah warna dominan yang menyelingkupi wajah/kepala/leher ini merupakan warna aura Anda. Bila latihan ini sudah mahir diharapkan Anda dapat melihat warna aura orang lain tanpa bantuan cermin.
Ketika pertama kali sehat dengan reiki latihan melihat aura sendiri dalam Lokakarya Reiki di Hotel Indonesia, hanya melihat warna putih pelan-pelan berubah menjadi hijau muda. Nah warna hijau muda inilah warna aura pribadi sehat berkat reiki. Pertanyaan saya kepada Anda semua," Sudahkah Anda belajar melihat aura pribadi?"
Sumber: Inti Reiki Dr. Riko Rahardian (diedit seperlunya).
