Ingin sehat dalam kehidupan sehari-hari terutama saat Anda esok menjalankan ibadah puasa? Ada cara mudah dan murah untuk mewujudkannya. Salah satunya adalah memperhatikan makanan dan minuman. Dengan kata lain kesehatan seseorang amat tergantung dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Makanan dan minuman tidak sekedar mengenyangkan dan menghilangkan dahaga saja, kandungan dalam santapan tersebut sudah sepatutnya mampu menyokong kondisi vitalitas tubuh.
Selain vitamin dan gizi, kandungan lain dalam makanan yang mutlak diperlukan tubuh adalah diatery fiber ( serat ) yang beberapa dekade lalu dikenal engan sebutan bulk atau roughage. Sejak wacana seputar pentingnya serat dimulai pada tahun 1970, sampai saat ini ada beberapa manfaat yang sudah diketahui. Sebut saja kemampuan serat larut menahan air, sehingga dapat menunda pengosongan makanan di dalam lambung.
Sebentar lagi umat Islam akan menjalankan ibadah puasa. Melihat kemampuannya menunda pengosongan makanan atau menahan kenyang lebih lama, maka wajar pula kalau mereka yang sedang berpuasa atau yang tengah melakukan diet dianjurkan untuk mengonsumsi makanan berserat. Manfaat lain dari makanan berserat adalah kemampuan mengikat zat organik seperti empedu yang membuat turunnya jumlah asam empedu. Hal tersebut mengakibatkan hati harus menggunakan kolesterol untuk pembentukan asam empedu yang baru. Hasil akhir dari proses tersebut adalah turunnya kolesterol.
Sebaiknya jika seseorang kekurangan serat, sangat mungkin akan mengalami konstipasi hingga meningkatkan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu sudah sebaiknya setiap orang memenuhi kebutuhan tubuhnya akan serat, yang pada wanita kebutuhan serat hariannya sekitar 30 - 35 gram. Lantas, makanan apa saja yang memiliki kandungan serat? Sekedar contoh, sayuran dan buah-buahan adalah sumber serat yang paling mudah dijumpai di sekitar kita berada.
Selain makanan berserat dan mengandung vitamin dan gizi, juga mengandung antioksidan yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Akan sangat disayangkan, meski pengetahuan dan manfaatnya sudah sedemikan luas, masih saja ada orang lupa atau enggan untuk mengonsumsi sayur dan buah-buahan. Alasannya bermacam, salah satunya sangat ribet untuk membuat makanan atau minuman yang mengandung serta.
Barangkali cara menyiasati hal ini adalah mengonsumi buah dan sayur dalam bentuk jus bisa menjadi pilihan praktis. Karena itu sehat dengan kundalini reiki mengajak Anda semua yang sebentar lagi akan berpuasa, untuk selalu mengonsumsi makanan dan minuman berserat. Sebagai ganti olahraga perbanyak self healing dan manfaatkan waktu yang ada sepanjang hari selama berkarya untuk menjaga tubuh tetap sehat, dengan memperhatikan makanan dan minuman saat makan saur dan berbuka puasa. Jangan berlebihan untuk balas dendam saat buka puasa tiba. Sesuatu yang berlebihan tidak baik bagi kesehatan tubuh.
Sumber : Gaya Hidup Sehat Klasika Kompas ( diedit ).
Read More..Tak ada manusia di dunia ini yang tidak ingin hidup bahagia. Apa yang hendak dia capai dalam bentuk kegiatan akan bermuara pada kebahagiaan. Bahkan dalam doa yang kita panjatkan kepada Sang Khalik tentu ingin mendapatkan kebahagiaan dalam hidup juga kebahagiaan setelah mati dan akhir dalam perjalanan diri seorang hamba menuju Rab-Nya adalah berjumpa dengan-Nya. Kebahagiaan di sini bebas setiap orang untuk menterjemahkannya.
Ada orang yang menterjemahkan kebahagiaan dalam bentuk kecukupan materi, memiliki rumah besar dan luas, kendaraan mewah berganti-ganti merek, pakaian mahal, harta melimpah dan masih banyak lagi jenis kebahagiaan hidup di dunia. Kebahagiaan lain adalah mendapat pujian saat dia mendapat promosi jabatan yang dapat memuaskan bathinnya bahwa dia telah sukses dalam hidup ini. Semua itu hanyalah kebahagiaan sementara yang tidak langgeng dan setiap saat bisa tercerabut berganti dengan kesengsaraan yang menyakitkan hati. Bahagia, sedih, kecewa dan frustasi adalah perasaan yang biasa ada dalam diri setiap orang.
Manusia yang beriman dan saat ini tengah menyelesaikan ibadah puasa menjelang akhir Ramadhan tentu selalu ingat akan tausiah yang diberikan oleh ustadz bahwa setiap orang yang berpuasa akan merasa bahagia ketika bedug azan mahgrib tiba dan kita disunahkan segera berbuka puasa. Rasa haus, dahaga dan lapar segera hilang dan berganti dengan rasa bahagia ketika diperintahkan berbuka segera. Sungguh Allah SWT Maha Penyayang terhadap hamba-Nya dan tidak ada satu syariat pun yang diturunkan kecuali untuk kemasalahatan manusia.
Di dalam ibadah Saum atau puasa, Allah melarang manusia untuk makan, minum, berhubungan badan sekalipun halal bagi pasangan suami isteri di waktu siang hari. Semua dilakukan untuk menahan nafsu badaniah yang cenderung tidak terpuaskan dan hanya diperbolehkan setelah waktu berbuka puasa tiba. Atas kasih sayang Allah pula saat berbuka puasa tiba diperintahkan untuk menyegerakan berbuka puasa segera.
Kebahagiaan kedua adalah bagi orang yang berpuasa adalah berjumpa kelak dengan Allah SWT sebagaimana firman-Nya, " Wajah-wajah orang mukmin pada hari itu berseri-seri memandang Tuhannya." ( 76: 22 - 23 ). Ibnu Rajab berkata, " Bagi orang berpuasa maka ia akan mendapatkan balasan yang besar atas puasanya dengan berjumpa dengan Allah SWT. Kebaikan apa saja yang telah kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh balasannya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan paling besar pahalanya."
Tak terasa Ramadhan sudah berlangsung hingga malam ke 29 dan dalam beberapa jam lagi akan segera meninggalkan kita semua. Dua kebahagiaan ramadhan telah ada di depan mata, beruntunglah bagi siapa saja yang berpuasa karena mengharapkan ridho-Nya dan rugilah bagi siapa yang sengaja tidak berpuasa, maka kesempatan emas saat setiap orang ingin mendapatkan pengampuan atas dosa dari Tuhan, telah lenyap karena melalaikan perintah wajib puasa tanpa alasan jelas dari sisi agama yang dianutnya.
Tiada lain semoga Ramadhan kali ini menjadi Ramadhan yang berkesan bagi setiap orang beriman, demi taat menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan karena takut murka-Nya. Semoga kebahagiaan ketiga Insya Allah kita semua masih dipertemukan dengan Ramadhan tahun depan, karena kita tidak tahu apakah tahun depan akan kembali berjumpa dengan Ramadhan. Misteri kehidupan dan kematian ada di tangan Allah. Wallahua'lam bishawab.
Sumber : Tausiah Ramadhan lewat media masa sebelum waktu berbuka puasa tiba.
Read More..