
Hampir separuh jumlah anak remaja dan orang dewasa di Indonesia mengalami dehidrasi. Meski terkesan ringan, dehidrasi akibat kekurangan cairan tubuh dapat menurunkan produktivitas. Mereka yang mengalami dehidrasi bukan hanya penduduk yang tinggal di dataran rendah bersuhu panas, tetapi juga penduduk yang tinggal di dataran tinggi berhawa sejuk.
Hal ini merupakan hasil penelitian Institut Pertanian Bogor ( IPB ) bersama para peneliti dari Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Hasanuddin Makasar. " Mereka yang tinggal di daerah dingin tidak menyadari bahwa tubuh bisa kehilangan cairan melalui pernapasan dan urine, " kata Hardinsyah, Guru Besar pada Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB, Senin ( 18/7). Anggota tim meneliti 600 remaja dan 600 orang dewasa untuk mengetahui status hidrasi, pengetahuan tentang hidrasi dan kebiasaan minum dan jenis cairan yang diminum, serta aktivitas fisik.
Hasil penelitian menyebutkan, dehidrasi lebih banyak terjadi pada remaja ( 49,5 persen ) dibandingkan dengan orang dewasa ( 42,5 persen ). Mereka yang mengalami dehidrasi kebanyakan tinggal di dataran rendah. Di pedesaan sebagai salah satu faktor penyebab dehidrasi karena masyarakat sulit mengakses air bersih.
Menurut Hardinsyah, hasil penelitian menunjukkan, masih banyak persepsi salah tentang kapan tubuh perlu banyak air. Para responden menjawab bahwa tubuh memerlukan air ketika sedang berolahraga, cuaca panas, demam dan menyusui. Namun, dalam kondisi dingin, mereka menganggap tubuh tidak memerlukan banyak. air. Anggapan itu sebenarnya keliru sebab dehidrasi tidak mengenal kondisi cuaca. Justru dalam kondisi apa pun tubuh tetap memerlukan cairan. Apalagi kalau hal itu terjadi di tengah padatnya lalu lintas saat kita berkendara, kebutuhan cairan tubuh tetap harus dipenuhi.
Air putih sangat penting bagi tubuh dan kebanyakan orang biasanya membutuhkan 8 gelas atau 2 liter air putih. NHS merekomendasikan minum air putih sekitar 1,2 liter setiap hari untuk tetap sehat. Tetapi minggu lalu, laporan di British Medical Journal menyatakan bahwa minum ketika tubuh tidak merasa haus dapat mengganggu konsentrasi.
Sumber : Kompas/IND.
Read More..Tak ada manusia di dunia ini yang tidak ingin hidup bahagia. Apa yang hendak dia capai dalam bentuk kegiatan akan bermuara pada kebahagiaan. Bahkan dalam doa yang kita panjatkan kepada Sang Khalik tentu ingin mendapatkan kebahagiaan dalam hidup juga kebahagiaan setelah mati dan akhir dalam perjalanan diri seorang hamba menuju Rab-Nya adalah berjumpa dengan-Nya. Kebahagiaan di sini bebas setiap orang untuk menterjemahkannya.
Ada orang yang menterjemahkan kebahagiaan dalam bentuk kecukupan materi, memiliki rumah besar dan luas, kendaraan mewah berganti-ganti merek, pakaian mahal, harta melimpah dan masih banyak lagi jenis kebahagiaan hidup di dunia. Kebahagiaan lain adalah mendapat pujian saat dia mendapat promosi jabatan yang dapat memuaskan bathinnya bahwa dia telah sukses dalam hidup ini. Semua itu hanyalah kebahagiaan sementara yang tidak langgeng dan setiap saat bisa tercerabut berganti dengan kesengsaraan yang menyakitkan hati. Bahagia, sedih, kecewa dan frustasi adalah perasaan yang biasa ada dalam diri setiap orang.
Manusia yang beriman dan saat ini tengah menyelesaikan ibadah puasa menjelang akhir Ramadhan tentu selalu ingat akan tausiah yang diberikan oleh ustadz bahwa setiap orang yang berpuasa akan merasa bahagia ketika bedug azan mahgrib tiba dan kita disunahkan segera berbuka puasa. Rasa haus, dahaga dan lapar segera hilang dan berganti dengan rasa bahagia ketika diperintahkan berbuka segera. Sungguh Allah SWT Maha Penyayang terhadap hamba-Nya dan tidak ada satu syariat pun yang diturunkan kecuali untuk kemasalahatan manusia.
Di dalam ibadah Saum atau puasa, Allah melarang manusia untuk makan, minum, berhubungan badan sekalipun halal bagi pasangan suami isteri di waktu siang hari. Semua dilakukan untuk menahan nafsu badaniah yang cenderung tidak terpuaskan dan hanya diperbolehkan setelah waktu berbuka puasa tiba. Atas kasih sayang Allah pula saat berbuka puasa tiba diperintahkan untuk menyegerakan berbuka puasa segera.
Kebahagiaan kedua adalah bagi orang yang berpuasa adalah berjumpa kelak dengan Allah SWT sebagaimana firman-Nya, " Wajah-wajah orang mukmin pada hari itu berseri-seri memandang Tuhannya." ( 76: 22 - 23 ). Ibnu Rajab berkata, " Bagi orang berpuasa maka ia akan mendapatkan balasan yang besar atas puasanya dengan berjumpa dengan Allah SWT. Kebaikan apa saja yang telah kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh balasannya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan paling besar pahalanya."
Tak terasa Ramadhan sudah berlangsung hingga malam ke 29 dan dalam beberapa jam lagi akan segera meninggalkan kita semua. Dua kebahagiaan ramadhan telah ada di depan mata, beruntunglah bagi siapa saja yang berpuasa karena mengharapkan ridho-Nya dan rugilah bagi siapa yang sengaja tidak berpuasa, maka kesempatan emas saat setiap orang ingin mendapatkan pengampuan atas dosa dari Tuhan, telah lenyap karena melalaikan perintah wajib puasa tanpa alasan jelas dari sisi agama yang dianutnya.
Tiada lain semoga Ramadhan kali ini menjadi Ramadhan yang berkesan bagi setiap orang beriman, demi taat menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan karena takut murka-Nya. Semoga kebahagiaan ketiga Insya Allah kita semua masih dipertemukan dengan Ramadhan tahun depan, karena kita tidak tahu apakah tahun depan akan kembali berjumpa dengan Ramadhan. Misteri kehidupan dan kematian ada di tangan Allah. Wallahua'lam bishawab.
Sumber : Tausiah Ramadhan lewat media masa sebelum waktu berbuka puasa tiba.
Read More..
Waktu di sekolah dasar dulu sehat habis puasa pernah belajar ilmu bumi. Dalam pelajaran tersebut di samping belajar mengenal kota juga belajar mengenai tata air yang ada kaitannya dengan laut dan pulau-pulau. Disebutkan dalam pelajaran ilmu bumi tadi bahwa hal yang tak terbantahkan jika air memiliki peran yang sangat vital bagi kehidupan manusia.
Manusia sendiri di dalam tubuhnya memiliki zat air yang menempati porsi terbesar diperkirakan sekitar 50-60 persen tubuh orang dewasa terdiri atas air. Maka tak heran jika hampir semua reaksi di dalam tubuh manusia memerlukan cairan. Cairan berupa air yang diminum setiap hari disarankan kurang lebih 8 liter. Oleh para pakar kesehatan menyebutkan bahwa di dalam tubuh, cairan tersebut memiliki beberapa fungsi yang sangat penting.
Selain sebagai alat transportasi zat-zat makanan dalam tubuh, cairan tersebut juga berfungsi untuk menjaga dan mengontrol suhu tubuh, serta menjadi tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia. Boleh dikatakan bahwa cairan tubuh tadi bukan hanya air biasa, tetapi memiliki karakter khusus yaitu mengandung elektrolit dan bersifat basa (alkaline) dengan kandungan antara lain Natrium ( Na+), Kalium (K+), Kalsium (Ca2+), Klor (Cl-) yang dibutuhkan agar organ-organ tubuhnya dapat berfungsi dengan baik.
Dengan melihat fungsi tersebut dapat dibayangkan betapa keseimbangan cairan tubuh sangat signifikan dalam menunjang setiap aktivitas seseorang setiap harinya. Agar aktifitas tidak terganggu maka kecukupan air minum dalam tubuh harus tetap terjaga dengan baik. Mengingat kekurangan cairan dalam tubuh atau disebut dehidrasi akan membawa dampak yang serius bagi kesehatan tubuh.
Tentu sahabat sehat bersama reiki pernah mendengar istilah dehidrasi bukan? Dehidrasi memang ada kaitan erat dengan kecukupan air dalam tubuh manusia. Ini bukan istilah baru di telinga. Istilah tadi mengacu kepada kurangnya cairan dalam tubuh karena jumlah cairan yang keluar lebih banyak dari pada cairan yang masuk. Yang menjadi penanda bahwa tubuh mengalami dehidrasi adalah gejala ringan seperti haus, mulut kering, bibir kering. Sedangkan gejala menengah seperti kulit tidak kenyal sampai gejala serius seperti kulit pucat, mata cekung dan ujung jari menjadi dingin. Gejala umum yang berlaku bahwa pengurangan frekuensi dan volume urin serta perubahan warna air seni menjadi lebih pekat.
Saat kita semua beraktifitas dalam keseharian, manusia selalu akan kehilangan cairan tubuh sekitar 2.500 ml per hari yang keluar dalam bentuk air seni ( lebih kurang 1500 ml), feses, keringat, dan pernapasan ( lebih kurang 900 ml) dan buang air besar ( lebih kurang 100 ml). Tentu saja kehilangan sebesar itu harus segera digantikan dengan jumlah relatif sama agar keseimbangan cairan dalam tubuh tetap terjaga. Lantas dalam bulan puasa yang baru berlalu itu bagaimana cara menyiasati agar kekurangan cairan tubuh tidak terjadi?
Menjadi kewajiban bagi setiap umat muslim untuk berpuasa di bulan Ramadhan sebagai bentuk penyucian diri dan mengembalikan manusia kepada fitrahnya yang suci. Saat berpuasa kemaren sehat ala reiki dan tentunya Anda semua tengah menahan diri kurang lebih 14 jam dari makan dan minum. Saat berpuasa tubuh tidak mendapat energi dan zat-zat gizi dari makanan. Yang didapat adalah energi vital kehidupan berupa energi reiki yang menandakan kendati pun kita tidak makan dan minum selama puasa masih bisa bernapas dengan lega dan hidup. Karena kekurangan energi dari produk makanan dan minuman saja, maka tubuh akan berusaha memenuhi kebutuhan energi dengan cara membongkar lemak dan protein tubuh.
Pembongkaran lemak tubuh sangat baik terutama bagi sahabat sehat bersama reiki yang berbadan gemuk dan ingin sekali menurunkan berat badan. Pembongkaran protein tubuh sebaiknya dihindari dan agar kita semua tidak mudah kehilangan cairan tubuh, maka diperlukan minuman yang tepat untuk tubuh. Apa itu? Minumlah isotonik. Sebagai pengganti kehilangan air, minuman ini dapat dibuat dengan kadar air sampai 98 persen. Di samping itu air juga berfungsi sebagai pelepas dahaga dan pelarut nutrien lainnya.
Disebut isotonik karena minuman ini dirancang sehingga memiliki tekanan osmotik yang sama dengan tekanan darah manusia. Minuman isotonik sangat mudah diserap oleh tubuh. Salah satu minuman selain isotonik adalah air hexagonal yang sangat mudah kita dapat di toko atau warung. Air hexagonal sendiri adalah produk pabrik minuman, tapi tak ada salahnya kita semua sebagai praktisi reiki bisa memodifikasi air biasa menjadi air hexagonal dengan metode Inti Reiki atau Reiki tradisi lain yang ada di Indonesia.
Mau tahu bagaimana air biasa bisa dimodifikasi menjadi air hezagonal? Silakan simak uraian yang satu ini dengan cermat.
