
Kita adalah apa yang kita pikir dan rasakan. Jika positip maka yang akan muncul adalah pikiran dan perasaan positip, yang akan mengakibatkan perilaku dan kondisi positif pula. Salah satu kunci keberhasilan kita adalah mampu berkomunikasi kepada diri sendiri ( self talk ). Bagaimana caranya melakukan dengan tepat?
Demikianlah Amelia Hirawan seorang psikolog dan praktisi neuro linguistic programing ( NLP ) yang tinggal di Semarang menulis prolog dengan judul Ambil Yang Positif, Buang Pikiran Negatif dalam serial Mind, Body and Soul Intisari yang terbit beberapa tahun lalu, masih relevan dengan kondisi sekarang ini di mana tingkat pikiran yang semrawut akan mempengaruhi susana hati seseorang.
Tentu saja pikiran seseorang sangat erat dengan segala informasi yang masuk ke dalam otaknya. Untuk memahami masuknya informasi kedalam pikiran mungkin sebaiknya kita mencoba untuk mencari tahu, apakah mekanisme yang terjadi di balik setiap tindakan manusia? Berbagai kejadian dalam hidup sehari-hari yang sebetulnya sangat mirip dengan pertunjukan hipnotis, yaitu bagaimana seseorang dapat melakukan tindakan yang tidak masuk akal dapat dijelaskan dengan baik apabila seseorang sudah mengenal istilah psikologi.
- Otak kita sebagai modal dan karunia yang luar biasa dari Tuhan YME, mampu menyimpan sekitar 800 informasi per detik selama rata-rata 75 tahun hidup manusia tanpa pernah merasa lelah. Oleh karena itu, jika sebuah komputer dirancang untuk menyamai potensi kekuatan otak manusia, dibutuhkan komputer seukuran sebuah gedung bertingkat setinggi 400 meter atau pernah juga disamakan dengan komputer seukuran lapangan bola dan membutuhkan lebih dari 1.000.000.000 watt daya listrik untuk menjalankannya.
Manusia sebagaimana ditulis oleh Rekan Harlianto Inti Reiki, sebenarnya bertindak dengan dilandasi pikiran. Salah satu model psikologi menjelaskan bahwa pikiran manusia terdiri dari bagian utama, yaitu ( 1 ) Pikiran Sadar disebut Conscious Mind dan ( 2 ) Pikiran Bawah Sadar disebut Sub - Conscious Mind. Lalu apa pikiran sadar dan pikiran bawah sadar?
Pikiran sadar merupakan bagian dari pikiran manusia yang bertugas untuk melakukan analisa dan pertimbangan-pertimbangan rasional dan sering disetarakan dengan bagian kiri dari otak manusia ( Left Brain ). Sedangkan pikiran bawah sadar berisikan data base yang mencerminkan diri kita di mana database ini merupakan akumulasi dari berbagai pemahaman, penalaran, pengalaman, bahkan penularan pikiran karena induksi pihak lain, sejak manusia lahir sampai hidup hari ini.
Pikiran bawah sadar seringkali disetarakan dengan bagian kanan otak manusia ( Right Brain ). Oleh karena itu pikiran bawah sadar masuk wilayah yang didominasi oleh rasa dan emosi. Yang paling menarik pikiran bawah sadar cenderung bersifat netral terhadap data dan atau informasi yang masuk ke dalam otaknya.
Netral artinya tidak mengenal baik dan buruk, salah atau benar. Suatu data yang berhasil masuk ke dalam pikiran bawah sadar akan diterima apa adanya dan tidak akan dipilah-pilah mana yang benar mana yang salah. Data ini bersifat permanen sifatnya dan dianggap suatu kebenaran, walaupun mungkin sebenarnya data tersebut relatif salah berdasarkan kaidah umum.
Contoh klasik yang biasa ada di sekitar kehidupan kita sehari-hari misalnya, saat kita kecil sering orangtua mengatakan ( entah bergurau, serius atau setengah serius ) perkataan, " Awas jangan main jauh-jauh dari rumah, nanti kamu diculik hantu sawah". Atau, " Awas jangan memanjat pohon tinggi-tinggi, nanti jatuh, " maka pikiran bawah sadar yang polos milik sang anak akan menangkap energi suara dari perkataan itu apa adanya dan tidak membantahnya apakah perkataan itu benar atau salah.
Sang anak akan selalu menurut bahwa perkataan orang tua pasti benar adanya, maka sejak saat itu di dalam pikiran bawah sadar anak terdapat data yang telah terekam, bahwa hantu itu ada, naik pohon tinggi pasti akan jatuh dan sebagainya. Hal lain yang tak kalah menarik dari pikiran ini, bahwa ternyata porsi pikiran bawah sadar manusia ternyata sangat dominan dalam menentukan tindakan seseorang.
Sebuah buku yang berjudul Peace of Mind dari Sandy Mc Gregor menyatakan bahwa kontribusi Pikiran Sadar hanyalah 12%, sedangkan kontribusi pikiran bawah sadar adalah 88%. Jelas sekali perbedaannya bahwa pikiran rasional tidaklah cukup untuk mewujudkan suatu tindakan. Karena rasional adalah tugas dari pikiran sadar yang hanya berperan sebanyak 12% untuk melakukan tindakan. ( bersambung )
Sumber : Buletin Inti Reiki Nopember 2010 oleh Harlianto. ( diedit )
Read More..Kekerasan yang dilakukan polisi Paraguay terlihat dalam rekaman video terhadap seorang anak berumur 13 tahun dengan posisi tangan terborgol ( 15/10 ). Bocah malang tersebut disiksa dengan pukulan dan tendangan setelah dituduh mencopet. Aksi brutal salah seorang polisi Uruguay bocor ke tengah publik setelah video kekerasan yang dilakukannya terpampang luas.
Bocah yang terlihat di dalam video tersebut disiksa dengan pukulan di perut secara berualang-ulang. Bahkan penganiayaan terus berlanjut dengan tendangan kejam dari aparat keamanan Paraguay. Menteri dalam negeri Paraguay Rafael Filizolla, mengatakan kekerasan yang dilakukan polisi tersebut sudah diluar batas kewajaran sebagai seorang manusia yang mempunyai sifat welas asih pada sesama, apalagi korban penyiksaan adalah seorang bocah kecil yang tidak bisa berbuat apa-apa ketika dianiaya.
Oknum polisi tersebut menurut Rafael telah menggunakan kekuasaannya melebihi kewenangan yang dimilikinya. Aksi kekerasan ini akan terus diselidiki hingga tuntas. Investigasi tidak hanya berhenti sampai pada oknum polisi yang terlihat di dalam rekaman video, tapi juga akan dilakukan evaluasi terhadap atasan yang bersangkutan.
Sumber : Latin/Reuters/Paraguay Police Abuse.
Read More..MENGATASI MIMISAN PADA ANAK DENGAN ENERGI REIKI.
Sahabat sehat dengan kundalini reiki semoga hari ini Anda dan keluarga di mana pun berada senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa... sehat selalu dalam aktivitas sehari-hari. Tetapi bagaimana jadinya seandainya Anda...yang sekarang ini sudah memiliki si buah hati sedang lucu-lucunya, tiba-tiba dia menghampiri Anda dengan kondisi hidung berdarah saat tengah bermain bersama teman-temannya. Panik dan cemas barangkali menghinggapi perasaan Anda sebagai ibu muda bila melihat si kecil yang tadinya riang gembira tiba-tiba menangis sambil memegang hidungnya.
Si kecil ini memegang hidungnya bukan karena sedang ngupil tetapi kondisi hidung berdarah atau orang tua menyebut mimisan, cenderung terlihat berbahaya daripada kondisi sebenarnya, misalnya lubang hidung kemasukan debu. Karena kondisi hidung berdarah inilah yang kerap memicu rasa panik orang tua. Sebenarnya mimisan itu wajar terjadi saat masa kanak-kanak. Tentunya sahabat sehat dengan kundalini reiki pernah mimisan bukan sewaktu kecil dulu?
Menurut situs kesehatan umum perihal mimisan, penyebabnya adalah akibat alergi yang tidak terkendali, kebiasaan terlalu sering mengusap-usap hidung serta udara panas dan kering sehingga selaput lendir hidung rentan teriritasi. Penyebab lainnya adalah saat si kecil sedang pilek, dia membuang ingus terlalu keras sehingga membuat peradangan pada lubang hidung. Saat anak mencium bahan kimia yang baunya tajam seperti bensin, amonia atau asam sulfat pun membuat mimisan si kecil.
Terkadang gejala tersebut bisa termasuk gejala penyakit darah seperti kurang trombosit, kurang faktor pembekuan ataupun leukemia yang perlu dikonsultasikan ke dokter. Bila Anda menghadapi kasus mimisan anak ada beberapa cara praktis untuk mengatasi gangguan mimisan. Di antaranya segera sandarkan si kecil di tempat duduk dalam posisi menghadap ke depan. Ajak si anak untuk menundukkan kepala. Tujuannya untuk mencegah darah mengalir ke area belakang masuk tenggorokan yang bisa membuat anak tersedak.
Kondisikan anak dari rasa panik karena melihat darah segar mengalir terus dari lubang hidungnya. Yakinkan anak bahwa kondisi ini tidak begitu membahayakan dan sedang ditangani oleh mamanya. Beri informasi bahwa darah yang keluar adalah darah kotor dan perlu dibuang dan darah yang keluar sebanyak satu sendok makan. Bila lubang hidung sudah dibersihkan dengan handuk warna gelap yang bertujuan menghilangkan rasa cemas melihat darah menempel bila dibersihkan dengan handuk putih, lalu tekan kedua cuping hidung si kecil dengan lembut sampai tertutup dengan jempol dan jari-jari telunjuk Anda.
Jangan sekali-kali memasukkan tisu ke dalam lubang hidung anak. Karena tindakan itu bisa berbahaya dan menyebabkan penyumbatan yang berisiko bagian tisu kemungkinan tertinggal di dalam lubang hidung. Nah....bila mimisan tidak berhenti pada menit ke sepuluh, tekan kembali kedua cuping hidung anak dengan lembut. Sebagai alternatip yang biasa dipakai oleh nenek dan kakek ketika berbagi pengalaman seputar mimisan, petik daun sirih muda lalu gulunglah daun sirih ini dan masukkan sebentar saja ke dalam lubang hidung anak. Secara tradisi bau daun sirih atau getahnya yang menempel pada daun diyakini dapat membuat aliran darah dari hidung berhenti.
Patut diberi perhatian bila mimisan itu terus menerus disertai kondisi berkeringat atau pucat pada wajah anak, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Begitu pula Anda sahabat sehat dengan kundalini reiki bisa melakukan healing pada anak ini dengan cara kondisikan anak rileks....sewaktu lubang hidung sudah dimasukkan gulungan daun sirih muda dan masih meneteskan darah segar warna gelap....pegang chakra ajna dan tenggorokan anak sambil meniatkan mengalirkan energi reiki untuk menghentikan pendarahan, membuat sel darah tetap bekerja dan sekaligus menaikkan kadar trombosit darah.
Salurkan energi reiki dengan santai, rileks sambil memegang kedua chakra tersebut. Bila kondisi sudah membaik yang ditandai berhentinya darah keluar pada hidung, segera arahkan kedua telapak tangan ke leher dan batok kepala anak. Tunggu reaksinya sebentar saja. Ketika wajah anak yang tadinya pucat berganti merah merona karena efek penyaluran energi reiki segera hentikan penyaluran reiki. Bila perlu sahabat bisa membuat penyaluran energi reiki dengan progam energi bekerja kembali di saat anak sedang tidur. Mudah-mudahan tips sehat untuk si kecil ini bermanfaat bagi Anda semua yang saat ini sudah memiliki buah hati dan pernah mengalami pendarahan karena mimisan.
Sumber tulisan : Fitur Klasika Kompas ( re-edit ).
Read More..