Sedikitnya 20 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka saat bus yang mereka tumpangi tengah melaju kencang lalu terguling ke pinggir tebing di pegunungan Peru, Rabu ( 1/06 ). Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan umum bus di Peru, tiap tahunnya memakan ratusan korban jiwa, di antaranya disebabkan lemahnya pengawasan kelayakan bus yang dioperasionalkan untuk mengangkut penumpang.
Bus naas itu tengah mengangkut penumpang lalu terguling ke pinggir tebing di Rumichaca, wilayah Ayacucho, Peru. Polisi setempat menyatakan, saat kecelakaan terjadi bus itu tengah dipadati penumpang berjumlah 50 orang. Bus itu berangkat dari Lima dengan tujuan akhir kota Ayacucho.
Seorang korban yang kehilangan suami dan anak laki-lakinya akibat kecelakaan itu, Gerarda Contreras menturkan, ia tidak dapat mengingat saat kejadian karena sedang tidur. Namun ia mendengar teriakan suaminya ketika bus terguling. Contreras merupakan salah satu korban selamat di antara puluhan korban luka-luka lainnya. Saat ini korban luka tengah menjalani perawatan di rumah sakit Marsical Lierena, Ayacucho.
Kecelakaan bis di Peru yang hampir terjadi setiap tahun lebih banyak disebabkan kelalaian pengemudi, tidak layaknya kondisi kendaraan, cuaca buruk dan rute perjalanan melewati pegunungan yang berkelok-kelok dengan tebing curam dan jurang dalam di kanan kiri jalan yang dilewatinya. Pemerintah Peru berjanji akan menekan tingginya angka kecelakaan bus dengan menindak perusahaan bus ilegal dan memaksa pengemudi untuk beristirahat secara teratur saat melewati perjalanan panjang.
Sumber : Reuters/Peru in Bus Accident Crash.
Read More..Sebuah kecelakaan bus yang terjadi di wilayah pegunungan Peru mengakibatkan sedikitnya 19 orang tewas, Jumat 25/02. Kesalahan sopir diduga menjadi penyebab bus naas tersebut masuk ke jurang sedalam 180 meter saat menuju ibukota Lima.
Akibatnya kecelakaan tersebut seluruh penumpang bus the perla del sur yang berjumlah 56 orang, di antaranya 37 orang menderita cedera dan 19 orang tewas. Saat musibah itu terjadi pada pukul 3.30 waktu setempat, di dekat kota Huarochiri, bus naas tersebut melaju ibukota Lima dari Huancayo dengan menempuh jarak 310 kilometer.
Para petugas gawat darurat segera dikerahkan untuk mengangkut para korban ke rumah sakit terdekat di wilayah ibukota Lima. Pejabat polisi setempat mengatakan, informasi awal menunjukkan bahwa kecelakaan itu akibat kesalahan sopir.
Perusahaan yang memiliki bus tersebut, Perla del Sur, mengatakan bahwa bus itu berpenumpang 60 orang. Perusahaan juga mengatakan sebelumnya mereka tidak pernah mengalami kecelakaan dengan korban jiwa.
Kecelakaan di jalan raya merupakan kasus yang sering terjadi di Peru, karena pengawasan yang minim terhadap layanan bus dengan rute panjang. Para pengemudi juga harus berhadapan dengan jalan pegunungan yang sulit dan sempit, serta hujan lebat dalam beberapa musim tertentu.
Sumber : Latin/Reuters : Peru in Bus Crash.
Read More..