ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label muntah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muntah. Tampilkan semua postingan

PESERTA LOMBA LARI DI LUMPUR SAKIT PERUT AKUT.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 20 Agustus 2015 0 komentar

Peserta lomba lari di lumpur barangkali harus mulai mengkhawatirkan tak hanya soal pergelangan kaki yang terkilir atau lutut yang tergores. Di Lelvens, Perancis, lebih dari 1.000 peserta lomba lari di lumpur mengalami sakit di bagian perut setelah berpartisipasi dalam laga yang berlangsung pada akhir pekan lalu. Media UPI melaporkan, Dewan Kesehatan Wilayah Perancis Selatan mengatakan, 1.000 dari 8.400 peserta yang ikut serta dalam The Levens Mud Day pada 20 Juni 2015 mengalami gejala gastroenteritis akut.
Lari gembira melewati genangan lumpur, membuat peserta terengah-engah saat medan mulai menanjak terjal melewati kawasan semak belukar.
Peserta lari gembira melewati genangan lumpur, membuat peserta terengah-engah saat lintasan mulai menanjak terjal melewati kawasan semak belukar.
Sebagian peserta masih bertahan melewati kubangan lumpur. Sebagian lainnya mulai merayap pagar besi untuk selanjutnya berlari melewati kubangan lumpur berikutnya.
Sebagian peserta masih bertahan melewati kubangan lumpur. Sebagian lainnya mulai merayap pagar kayu untuk selanjutnya berlari melewati kubangan lumpur berikutnya.
Pelari yang terjebak kubangan lumpur dalam dengan susah payah berusaha keluar dari jebakan lumpur pekat.
Pelari yang terjebak kubangan lumpur dalam dengan susah payah berusaha keluar dari jebakan lumpur pekat yang membenamkan kaki pelari.

Sakit perut yang umumnya berupa diare, muntah, dan deman itu disebabkan oleh norovirus. Penyakit infeksi ini merupakan penyebab utama radang lambung atau usus. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menyatakan, norovirus ditransmisikan melalui air atau makanan yang terkontaminasi. Atau karena penderita sebelumnya memegang, menyentuh, permukaan yang terkontaminasi.

Pejabat Kesehatan mengaku tidak mengetahui pasti bagaimana para pelari terkontaminasi norovirus. Ada kemungkinan peserta lomba lari menelan lumpur yang terkontaminasi virus sepanjang lomba berlangsung.

UPI /LOK / Images : Dans la boue avec les.
 

Read More..

WASPADA JIKA ADA GANGGUAN ORGAN PERUT.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 07 Desember 2013 0 komentar

Salah satu selebaran info kesehatan pernah sehat dengan reiki terima saat sedang berkendara ke kantor beberapa waktu lalu. Isi selebaran cukup simpatik bukan menyuruh saya berhati-hati saat berkendara, akan tetapi mengingatkan jika kita punya masalah organ pencernaan agar waspada. Pasalnya, bunyi isi selebaran itu mengingatkan kita semua, jika punya keluhan dimaksud kudu waspada agar tidak terlanjur jatuh sakit.

Intinya sedia payung sebelum panas menyengat, turun hujan lebat atau di saat cuaca sedang tidak bersahabat, agar kita tidak kebasahan yang dalam pepatah ini diasosiakan jatuh sakit. Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa hal yang tidak mengenakkan pada organ perut, misalnya perut bagian atas nyeri, atau sakit perut berkepanjangan, segera cari tahu faktor penyebabnya. Lebih dini berobat lebih baik ketimbang penyakit terlanjur parah menggerogoti organ perut.

Read More..

MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 27 Maret 2013 0 komentar

Setiap ibu rumah tangga yang pernah hamil tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah morning sickness. Ada yang mengalamai biasa-biasa saja ada pula yang mengalami cukup serius sehingga perlu konsultasi kepada dokter kebidanan yang menjadi rujukan konsultasi. Yang dikhawatirkan jika morning sickness parah atau hyperemesis gravidarum masuk pada kehamilan trismester kedua, yakni usia kehamilan 12 - 21 minggu, meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan.

Morning sickness ditandai dengan mual dan muntah. Umumnya terjadi pada pagi hingga siang hari. Biasanya morning sickness akan berhenti pada usia kehamilan 10 - 16 minggu. Studi terhadap ibu hamil yang dirawat di rumah sakit di Swedia akibat hyperemesis gravidarum pada kehamilan trismester kedua berisiko dua kali lebih besar mengalami preeklampsia, 1,4 kali lebih besar melahirkan bayi kecil, serta tiga kali lebih besar mengalami pemisahan plasenta dari dinding rahim secara mendadak.

Read More..

VERTIGO MENYERANG MAS PENYIAR BERITA TELEVISI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Selasa, 31 Mei 2011 1 komentar

Pernahkah Anda merasa pusing, berkeringat dingin, kemudian dunia terasa berputar disertai rasa mual, bahkan muntah? Jika hal itu terjadi, kemungkinan besar Anda mengalami vertigo. Atau anda pernah merasakan kepala Anda berputar, atau ruangan tempat Anda berada seperti sedang berputar-putar, lalu Anda mual, dan mungkin sampai muntah, bisa jadi Anda sedang terserang gejala vertigo.



Penyakit vertigo bisa menyerang siapa saja. Tak terkecuali kepada sahabat sehat dengan kundalini reiki, seorang penyiar berita televisi yang merasakan bagaimana nyerinya plus pusing kepala hebat saat vertigo ini menyerang dirinya saat sedang tugas live membacakan berita televisi Minggu siang kemaren. Mas Ivan Chandra....penyiar berita tadi, begitulah biasa kita saling menyapa di studio tatkala sedang mempersiapkan naskah berita untuk dibacakan kepada pemirsa televisi di rumah, tidak merasakan gejala apa-apa saat berjalan menuju Studio 6 tempat siaran berita akan dipancarkan.



Begitu pula saat istirahat di ruang tunggu penyiar sambil dimake-up sebelum masuk studio berita, beliau tidak merasakan gejala aneh pada dirinya. Bercanda sesama penyiar berita dan sesekali mengoreksi dan memberi tanda garis miring pada naskah berita pun dilakukan dengan santai. Pokoknya Minggu siang kemaren dia sehat-sehat saja saat berdinas membacakan berita siang.



Ketika siaran berita siang dimulai tepat pukul 11 siang, satu persatu naskah berita dibacakan bergantian dengan rekan penyiar wanita yang duduk di sampingnya. Visual berita dalam kaset satu per satu sehat dengan kundalini reiki play-back kan dari vtr 3-vtr-2 dan mini divi pada vtr-4. Suasana tampak santai, bahkan kedua penyiar ini saling menyimak aba-aba Mas Pengarah Acara dari ruang kontrol kendali siaran studio 6.



Siaran berita pun berjalan mulus hingga menit ke-30. Selepas menit ke-30 dan seterusnya mulai terjadi sesuatu yang menggelisahkan Mas Penyiar ini. Tampaknya mulai menit ini lah penyakit vertigo Mas Penyiar mulai datang tiba-tiba tanpa diundang. Hal ini ditandai dengan gelisahnya Mas Penyiar saat membacakan berita yang tidak seperti biasanya...tenang...kalem dan senyum agar penampilan camera face terlihat oleh pemirsa di rumah. Entah kenapa di menit-menit ini wajah terlihat pucat ketika tertangkap kamera studio dalam posisi Close Up.



Kegelisahan semakin menjadi-jadi menjelang menit ke-40. Apa boleh buat ketika materi berita saya playback kan dari mini divi vtr 4 Mas Penyiar menyerah. Sambil berdiri dia melepaskan clip-0n mikrophone mini yang melekat di jasnya dan melepas pula ear phone yang melekat di lobang kupingnya seraya memohon untuk mundur dari membacakan berita karena rasa pusing hebat yang sedang menyerangnya.


Floor Director dan Juru Kamera mengarahkan penyiar membaca naskah berita. Teleprompter alat baca pengantar naskah berita diletakkan di bawah lensa kamera yang sedang ON (lampu nyala merah) yang berarti sedang dilihat penonton di rumah.


Dalam keadaan lunglai dan barangkali pandangan Mas Penyiar ini terhadap lampu-lampu studio, kamera, dinding studio yang berputar hebat seolah-oleh hendak menimpanya, maka Mas Penyiar pun undur diri dan segera berlari out frame dari jangkauan ke-3 kamera yang sedang tidak menyorotnya. Dibantu oleh asisten Pengarah Acara di floor studio dia dipapah menuju tempat duduk di belakang kamera. Mas Penyiar tidak berani rebahan mengingat pengalaman selama ini bila vertigo tengah menyerang maka pandangan matanya akan berputar kencang mengitari kepalanya. Pokoknya pusing hebat yang dia rasakan saat itu.



Melihat kondisi darurat yang tidak lazim terjadi di hari libur Minggu, akhirnya sisa materi berita yang belum di playback-kan dibacakan oleh Mbak Penyiar sendirian. Tentunya pemirsa televisi yang tengah menyaksikan di rumah bertanya-tanya ada apa kok penyiar berita tinggal satu? Pemirsa tentu tidak pernah tahu bahwa penyakit vertigo yang sedang menyerang Mas Penyiar sebenarnya sudah lama diidapnya.



Keluhan pusing kepala hebat memang sudah sering dilontarkan kepada rekan-rekan di bagian pemberitaan dan mereka pun telah memakluminya. Kalau kejadian ini sedang recording tentu dapat diulang alias retake. Tetapi kalau sedang live alias siaran langsung tentu tidak dapat di-cut alias dipotong begitu saja siarannya. Sangat berbahaya pula apabila penderita vertigo sedang berkendara di jalan lalu penyakit ini datang tiba-tiba.



Mas Rizal ....sang Pengarah Berita yang memimpin jalannya siaran langsung berita siang kemaren memang cepat tanggap dan segera mengambil keputusan agar Mas Penyiar keluar frame kamera daripada nanti jatuh lunglai duduk di bangku penyiar dan wajahnya tersorot kamera. Tentu saja kita semua yang ada di ruang kontrol gambar di studio 6 tetap melanjutkan tugas hingga materi berita seluruhnya selesai dibacakan dan disiarkan ke rumah.



Kejadian di hari Minggu kemaren tampaknya menyadarkan kepada kita semua bahwa penyakit apa pun jenisnya bila sedang kumat akan membawa kepanikan bagi penderitanya. Lalu langkah apa yang perlu kita waspadai bila menghadapi hal demikian? Kiranya kiat sehat saja perlu kita terapkan dalam pola hidup ini, apakah lewat medis kedokteran, terapi holistik atau gabungan kedua-duanya. Ada banyak pilihan untuk menuju sehat dalam hidup ini.



Menurut situs hati beriman Salatiga, mengulas secara singkat apa itu vertigo dalam blognya. Secara medis gejala vertigo merupakan sakit kepala di mana pasien merasa berputar-putar atau ruangan seperti berputar-putar. Gejala vertigo ini berbeda dari gejala sakit kepala biasa dan migren.



Vertigo adalah perasaan bergerak atau berputar sementara orang tersebut sebenarnya sedang diam. Perasaan berputar yang terjadi ada 2 macam, yaitu orang tersebut yang merasakan dirinya berputar atau lingkungan di sekitarnya yang berputar mengelilinginya. Kadang, keluhan tersebut juga disertai oleh rasa mual sampai ingin muntah.



Vertigo adalah bentuk gangguan orientasi dimana perasaan dirinya berputar, rasa oleng, tidak stabil atau ruangan sekitarnya bergerak terhadap dirinya karena gangguan pada sistem keseimbangan. Keluhan vertigo menduduki peringkat ketiga dalam praktik dokter umum. Bahkan, pada orang berusia sekitar 75 tahun, keluhan vertigo bisa mencapai 50 persen.



Sistem keseimbangan itu terdiri dari beberapa organ tubuh manusia yaitu telinga, mata, dan batang otak dimana ketiganya saling berhubungan supaya keseimbangan tubuh terjaga. Faktor penyebab vertigo antara lain Sistemik, Neurologik, Ophtamologik, Otolaringologi, Psikogenik yang dapat disingkat SNOP.

Read More..

VERTIGO MENYERANG MAS PENYIAR BERITA TELEVISI

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 15 Maret 2010 1 komentar

Pernahkah Anda merasa pusing, berkeringat dingin, kemudian dunia terasa berputar disertai rasa mual, bahkan muntah? Jika hal itu terjadi, kemungkinan besar Anda mengalami vertigo. Atau anda pernah merasakan kepala Anda berputar, atau ruangan tempat Anda berada seperti sedang berputar-putar, lalu Anda mual, dan mungkin sampai muntah, bisa jadi Anda sedang terserang gejala vertigo.



Penyakit vertigo bisa menyerang siapa saja. Tak terkecuali kepada sahabat sehat dengan kundalini reiki, seorang penyiar berita televisi yang merasakan bagaimana nyerinya plus pusing kepala hebat saat vertigo ini menyerang dirinya saat sedang tugas live membacakan berita televisi Minggu siang 14/3 kemaren. Mas Ivan Chandra....penyiar berita tadi, begitulah biasa kita saling menyapa di studio tatkala sedang mempersiapkan naskah berita untuk dibacakan kepada pemirsa televisi di rumah, tidak merasakan gejala apa-apa saat berjalan menuju Studio 6 tempat siaran berita akan dipancarkan.



Begitu pula saat istirahat di ruang tunggu penyiar sambil dimake-up sebelum masuk studio berita, beliau tidak merasakan gejala aneh pada dirinya. Bercanda sesama penyiar berita dan sesekali mengoreksi dan memberi tanda garis miring pada naskah berita pun dilakukan dengan santai. Pokoknya Minggu siang kemaren dia sehat-sehat saja saat berdinas membacakan berita siang. Ketika siaran berita siang dimulai tepat pukul 11 siang, satu persatu naskah berita dibacakan bergantian dengan rekan penyiar wanita yang duduk di sampingnya. Visual berita dalam kaset satu per satu sehat dengan kundalini reiki play-back kan dari vtr 3-vtr-2 dan mini divi pada vtr-4. Suasana tampak santai, bahkan kedua penyiar ini saling menyimak aba-aba Mas Pengarah Acara dari ruang kontrol kendali siaran studio 6.



Siaran berita pun berjalan mulus hingga menit ke-30. Nah tampaknya dari menit ini lah penyakit vertigo Mas Penyiar mulai datang tiba-tiba tanpa diundang. Hal ini ditandai dengan gelisahnya Mas Penyiar saat membacakan berita yang tidak seperti biasanya...tenang...kalem dan senyum agar penampilan camera face terlihat oleh pemirsa di rumah. Entah kenapa di menit-menit ini wajah terlihat pucat ketika tertangkap kamera studio dalam posisi Close Up.


Ruang kontrol studio televisi. Dari ruangan inilah sebuah acara televisi direkam atau disiarkan langsung ke pemirsa televisi.

Floor Director dan Juru Kamera mengarahkan penyiar membaca naskah berita. Teleprompter alat baca pengantar naskah berita diletakkan di bawah lensa kamera yang sedang ON (lampu nyala merah) yang berarti sedang dilihat penonton di rumah.

Kegelisahan semakin menjadi-jadi menjelang menit ke-40. Apa boleh buat....ketika materi berita saya playback kan dari mini divi vtr 4 Mas Penyiar menyerah. Sambil berdiri dia melepaskan clip-0n mikrophone mini yang melekat di jasnya dan melepas pula ear phone yang melekat di lobang kupingnya seraya memohon untuk mundur dari membacakan berita karena rasa pusing hebat yang sedang menyerangnya.



Dalam keadaan lunglai dan barangkali pandangan Mas Penyiar ini terhadap lampu-lampu studio, kamera, dinding studio yang berputar hebat seolah-oleh hendak menimpanya, maka Mas Penyiar pun undur diri dan segera berlari out frame dari jangkauan ke-3 kamera yang sedang menyorotnya. Dibantu oleh asisten Pengarah Acara di floor studio dia dipapah menuju tempat duduk di belakang kamera. Mas Penyiar tidak berani rebahan mengingat pengalaman selama ini bila vertigo tengah menyerang maka pandangan matanya akan berputar kencang mengitari kepalanya. Pokoknya pusing hebat yang dia rasakan saat itu.



Melihat kondisi darurat yang tidak lazim terjadi di hari libur Minggu, akhirnya sisa materi berita yang belum di playback-kan dibacakan oleh Mbak Penyiar sendirian. Tentunya pemirsa televisi yang tengah menyaksikan di rumah bertanya-tanya ada apa kok penyiar berita tinggal satu? Pemirsa tentu tidak pernah tahu bahwa penyakit vertigo yang menyerang Mas Penyiar sebenarnya sudah lama diidapnya. Keluhan pusing kepala hebat memang sudah sering dilontarkan kepada rekan-rekan di bagian pemberitaan dan mereka pun telah memakluminya. Kalau kejadian ini sedang recording tentu dapat diulang alias retake. Tetapi kalau sedang live alias siaran langsung tentu tidak dapat di-cut alias dipotong begitu saja siarannya. Sangat berbahaya pula apabila penderita vertigo sedang berkendara di jalan lalu penyakit ini datang tiba-tiba.



Mas Rizal ....sang Pengarah Berita yang memimpin jalannya siaran langsung berita siang kemaren memang cepat tanggap dan segera mengambil keputusan agar Mas Penyiar keluar frame kamera daripada nanti jatuh lunglai duduk di bangku penyiar dan wajahnya tersorot kamera. Tentu saja kita semua yang ada di ruang kontrol gambar di studio 6 tetap melanjutkan tugas hingga materi berita seluruhnya selesai dibacakan dan disiarkan ke rumah. Kejadian di hari Minggu kemaren tampaknya menyadarkan kepada kita semua bahwa penyakit apa pun jenisnya bila sedang kumat akan membawa kepanikan bagi penderitanya. Lalu langkah apa yang perlu kita waspadai bila menghadapi hal demikian? Kiranya kiat sehat saja perlu kita terapkan dalam pola hidup ini, apakah lewat medis kedokteran, terapi holistik atau gabungan kedua-duanya. Ada banyak pilihan untuk menuju sehat dalam hidup ini.



Menurut situs hati beriman Salatiga, mengulas secara singkat apa itu vertigo dalam blognya. Secara medis gejala vertigo merupakan sakit kepala di mana pasien merasa berputar-putar atau ruangan seperti berputar-putar. Gejala vertigo ini berbeda dari gejala sakit kepala biasa dan migren. Vertigo adalah perasaan bergerak atau berputar sementara orang tersebut sebenarnya sedang diam. Perasaan berputar yang terjadi ada 2 macam, yaitu orang tersebut yang merasakan dirinya berputar atau lingkungan di sekitarnya yang berputar mengelilinginya. Kadang, keluhan tersebut juga disertai oleh rasa mual sampai ingin muntah.



Vertigo adalah bentuk gangguan orientasi dimana perasaan dirinya berputar, rasa oleng, tidak stabil atau ruangan sekitarnya bergerak terhadap dirinya karena gangguan pada sistem keseimbangan. Keluhan vertigo menduduki peringkat ketiga dalam praktik dokter umum. Bahkan, pada orang berusia sekitar 75 tahun, keluhan vertigo bisa mencapai 50 persen. Sistem keseimbangan itu terdiri dari beberapa organ tubuh manusia yaitu telinga, mata, dan batang otak dimana ketiganya saling berhubungan supaya keseimbangan tubuh terjaga.
Faktor penyebab vertigo antara lain Sistemik, Neurologik, Ophtamologik, Otolaringologi, Psikogenik yang dapat disingkat SNOP.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.